Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A Tinjau Kesiapan Pengamanan Presiden RI dan Wakil Presiden RI beserta Rombongan Pada Gelaran Resepsi Puncak Peringatan 1 Abad NU

Sidoarjo – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., meninjau secara langsung kesiapan pengamanan kunjungan Presiden RI, Ir. Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin beserta rombongan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (4/2/2023). Presiden RI dan Wakil Presiden RI beserta rombongan dijadwalkan akan menghadiri Resepsi Puncak peringatan 1 Abad Nadhlatul Ulama (NU).

Dalam kegiatan tersebut 2.415 personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan jalannya kegiatan dengan dibantu dari unsur Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, yakni personel Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kebersihan dan unsur lainnya.

“Saya perintahkan kepada seluruh personel yang bertugas harus selalu waspada, teliti, antisipatif dan humanis, tidak boleh arogan, mengingat acara ini melibatkan para Ulama, Santri dan Masyarakat.” tegas Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. yang pernah berhasil memimpin penumpasan gerombolan Teroris beberapa tahun lalu di Poso, Sulawesi Tengah.

Pemeriksaan itu dilakukan mulai dari kesiapan personel, pintu kedatangan, pintu masuk dan pintu keluar serta sarana prasarana lainnya yang disiapkan oleh Panitia termasuk Toilet umum dan tempat parkir. Hal itu dilakukan selain untuk mengamankan acara juga memperlancar, menyukseskan dan memberi kenyamanan bagi masyarakat yang akan hadir di acara tersebut, mengingat kegiatan ini rencananya akan dihadiri oleh tidak kurang dari 12 ribu orang.

Turut hadir, Menteri Agama RI Bapak Yaqut Cholil Qoumas, Deputi 3 Badan Intelijen Negara (BIN), Asintel Paspampres, Protokol Kepresidenan, Asintel Kasdam V/Brawijaya, Asops Kasdam V/Brawijaya, Kapendam V/Brawijaya dan Unsur Forkopimda Kabupaten Sidoarjo serta perwakilan Panitia Resepsi Puncak Peringatan 1 Abad NU.

Menjelang Acara Puncak 1 Abad NU, Pangdam Brawijaya Minta Semua Pihak Bersinergi

Surabaya – Pada rapat koordinasi menjelang pelaksanaan 1 Abad NU yang nantinya akan digelar di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur pada 7 Februari 2023 mendatang, berbagai persiapan mulai dibahas.

Rakor yang digelar pada Jumat (03/02/2023) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya itu melibatkan berbagai pihak. Salah satunya, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Berbagai hal disampaikan oleh Pangdam pada rakor tersebut, diantaranya terkait langkah antisipasi jika terjadi kericuhan, hingga soal kebersihan selama pelaksanaan peringatan 1 Abad NU mendatang.

“Keluhan dari bapak Bupati tadi, masalah sampah. Hal itu sudah terpikirkan oleh Saya, yang pertama sediakan tempat sampah. Kemudian, panitia jangan segan-segan memberikan seruan kepada yang hadir untuk tetap menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya,” jelas Pangdam.

Selain itu, Jenderal Bintang Dua TNI-AD peraih gelar Master di bidang Security Study di University of Hull, Inggris pada tahun 1998 itu juga menambahkan jika permasalahan sampah, seakan menjadi perhatian serius. Menurutnya, pihak Dinas PU memiliki peranan terpenting dalam upaya penanggulangan sampah pada acara peringatan 1 Abad NU mendatang.

“Sirkulasi truk sampah ini harus betul-betul diatur. Kita hitung kekuatan truk sampah di Sidoarjo ditambah dari Surabaya disumbangkan untuk 2 hari ekstra ini. Ini (sampah) hal kecil, tapi sangat mengganggu,” pintanya.

Selain soal kebersihan, juga menghimbau semua aparat keamanan untuk saling bersinergi.

“Pada aparat keamanan (TNI-Polri), mohon bantuannya agar acara ini dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama,” tegas Jenderal lulusan Akademi Militer tahun 1991 itu.

Berhasil Kembalikan Kejayaan Sumenep, Mayjen Farid Makruf Apresiasi Dandim

Sumenep – Kinerja Dandim 0827/Sumenep, Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi dalam mengembalikan kejayaan Sumenep, ternyata menyita perhatian Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Dalam waktu yang terhitung singkat sejak dilantiknya Letkol Donny telah berhasil berkolaborasi dengan Pemda dan Polres dalam mengembalikan kejayaan Kabupaten Sumenep melalui budidaya ternak sapi dan penanaman jagung.

Apresiasi itu, dikatakan oleh Pangdam usai meresmikan adanya renovasi Gedung milik Kodim Sumenep pada Kamis (02/01/2023) pagi.

“Ternak sapi dan tanam jagung ini budaya turun-temurun yang diturunkan oleh para leluhur Sumenep,” ungkap Pangdam.

Pangdam menilai, upaya yang dilakukan oleh pihak Kodim itu sejalan dengan adanya visi dan misi yang saat ini menjadi prioritas bagi dirinya, terutama mampu menangani kesulitan di masyarakat.

“Kehadiran seluruh prajurit Kodam V/Brawijaya, harus menjadi solusi permasalahan di masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya itu, apresiasi itu juga diberikan pada pihak Kantor Pertanahan yang telah menyerahkan sertifikat tanah ke Pangdam V/Brawijaya.

Bahkan, Mayjen TNI Farid Makruf pun mempersilahkan pihak yang ingin melakukan gugatan berkaitan tanah milik negara yang diamanahkan kepada Kodim 0827/Sumenep tersebut.

“Saya selaku Pangdam menegaskan, tanah ini milik negara dan milik Kodim. Makannya kami bangun. Kami siap mempertahankan tanah ini, karena ini bukan kepentingan kami pribadi. Dari pihak manapun yang ingin mencoba mengganggu gugat tanah ini, saya siap hadapi,” tegas Jenderal Bintang Dua jebolan Kopassus tersebut.

Mayjen Farid Makruf Yakin menanam jagung untuk Silase Mampu Dongkrak Perekonomian Warga Sumenep

Sumenep – Tanam jagung untuk silase, ternyata mampu membuahkan hasil yang cukup optimal.

Hal itu, terbukti dengan adanya panen jagung yang dilakukan oleh Pangdam di Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur pada Kamis (02/02/2023) siang.

Tanam jagung untuk silase ini sudah membuktikan, hari ini saya panen dengan masa tanam yang sangat pendek. Biasanya bibit bisa dipanen itu 105 hari, sekarang hanya 80 hari. Itu suatu keunggulan,” kata Pangdam. Kamis (02/02/2023).

Selain keunggulan masa panen yang cukup pendek, Mayjen Farid menambahkan jika tanam jagung di gunakan untuk silase itu dipercaya bisa menambah penghasilan warga Sumenep yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

“Hasil panen, itu nanti dibeli oleh pengusaha dengan harga khusus. Jadi, 1 hektar bisa dapat Rp 38 juta. Lebih cepat, lebih besar keuntungannya,” jelasnya.

Mantan Danrem 132/Tadulako itu, juga meyakini jika tanam jagung untuk silase tersebut, mampu meningkatkan perekonomian warga.

“Ini harus disebarkan, dan disosialisasikan. Ayolah masyarakat Sumenep, kita ramai-ramai nanam jagung dengan metode silase. Ini akan menambah penghasilan, dan membuat pengerjaan pertanian jagung lebih mudah,” pinta Pangdam.

Pangdam V/Brawijaya Dukung Program Revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling di Jawa Timur

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama Forkopimda Jawa Timur menggelar kegiatan sarapan bareng tiga pilar Desa/Kelurahan serta Revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa, (31/1/2023).

Kegiatan Omah Rembug dan Siskamling tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jajaran Forkopimda Jawa Timur dalam menyederhanakan persoalan yang ada di masyarakat. Sehingga dapat memberikan kemudahan dan kecepatan dalam penyelesaian.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., menyambut baik terkait program revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling. Menurutnya, jika program tersebut dapat berjalan dengan efektif, maka segala persoalan yang ada ditingkat bawah bisa terselesaikan.

“Selain penyelesaian masalah, saya berharap program Omah Rembug dan Siskamling mencegah terjadinya persoalan. Nah, bagaimana caranya? Rutin berkomunikasi dan diskusi dengan masyarakat,” jelas Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Terlebih, lanjut Pangdam V/Brawijaya, wilayah Jawa Timur beberapa bulan belakang kerap terjadi insiden yang mengganggu ketertiban di masyarakat. Seperti gangster, gesekan antar kelompok dan lainnya. Diharapkan dengan adanya gagasan program tersebut dapat mencegah terjadinya permasalahan yang dapat mengganggu ketertiban di masyarakat.

“Di era modern seperti ini memang dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi antar instansi. Untuk itu saya memerintahkan seluruh Babinsa yang ada di Jawa Timur untuk mendukung dan mensukseskan program tersebut,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya Terjunkan Ribuan Personel Dalam Pengamanan VVIP Pada Peringatan Satu Abad NU di Sidoarjo

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., mendukung 100 persen kegiatan perayaan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) yang bakal dihadiri Presiden RI, Joko Widodo dan Wakil Presiden RI, KH. Makruf Amin di Stadion GOR Sidoarjo pada 7 Februari 2023 mendatang.

Hal itu disampaikan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., saat menghadiri Rapat Koordinasi pengamanan Satu Abad NU di Gedung Rupatama Polda Jatim, Selasa, (31/1/2023). Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jatim, Kabinda Jatim, Panitia Penyelenggara Kegiatan, dan seluruh stakeholder terkait.

“Kami mendukung seratus persen kegiatan 1 Abad NU yang digelar di Sidoarjo,” ungkap Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Dalam hal pengamanan, lanjut Pangdam V/Brawijaya, pihaknya menerjunkan sekitar 400 personel yang akan ditempatkan dibeberapa titik, dan kurang lebih 1.300 personel untuk pengamanan VVIP. Dengan harapan, kegiatan tersebut dapat berjalan lancar tanpa kendala apapun.

Disisi yang lain, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., juga menyatakan siap membantu angkutan truk maupun bus, jika dibutuhkan dalam kegiatan tersebut. Mengingat kegiatan tersebut bakal dihadiri jutaan warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia.

“Siapkan segala sesuatunya, terutama hal-hal yang perlu diantisipasi saat jalannya acara. Misal di tempat parkir, atau tempat keluar masuknya tempat acara,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya berharap segala bentuk kesiapsiagaan yang direncanakan sebelumnya dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.

Berkunjung Ke Kantor Muhammadiyah, Pangdam V/Brawijaya Jalin Sinergitas Dalam Peningkatan SDM dan Keagamaan

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama PJU Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, selain bersilaturahmi juga memohon doa restu, saran dan masukan dalam bersama-sana memajukan Jawa Timur, terutama dalam bidang SDM dan Keagamaan.

Kehadiran Pangdam V/Brawijaya disambut hangat Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Dr. dr. Sukadiono, MM, dan beberapa Wakil Ketua PWM, Dr. Hidayatullah, Dr. Syamsuddin, dan Dr. Muhammad Sholihin.

Adapun maksud dan tujuan kedatangan Pangdam V/Brawijaya, selain bersilaturahmi juga meminta doa dan dukungan dari Muhammadiyah agar dapat mengemban amanah, tugas dan tanggungjawab sebagai Pangdam V/Brawijaya dalam menjaga kondusifitas di wilayah Jawa Timur.

“Saya yakin tidak ada manusia yang super, dan tidak ada juga lembaga yang super body. Maka dari itu, kami memohon doa dan dukungan para Kiai agar kami bisa bekerja dengan baik,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Disamping itu, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., juga meminta saran dan masukan kepada Muhammadiyah dalam meningkatkan kemajuan Jawa Timur. Baik dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM) maupun keagamaan.

“Harapannya sinergitas ini mampu menjadikan Jawa Timur lebih baik lagi,” tegas Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Berlatar Belakang NU, Pangdam V/Brawijaya Minta Do’a Restu Ulama NU Dalam Menjaga Kondusifitas Masyarakat Jawa Timur

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama PJU Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke kantor PWNU Jawa Timur. Dalam kunjungannya tersebut, Pangdam V/Brawijaya yang memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama meminta doa restu sekaligus saran dan masukan dalam membantu menciptakan kondusifitas keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur.

Kedatangan Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan disambut baik Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, KH. Abdul Matin Djawahir dan jajaran pengurus PWNU Jawa Timur.

“Maksud kedatangan kami disini, selain bersilaturahmi dengan para ulama, kami jugal m memohon doa semoga saya sebagai Pangdam V/Brawijaya bisa berbuat yang terbaik untuk Jawa Timur. Terutama dalam membantu masyarakat Jatim,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Disamping itu, Mayjen TNI Farid Makruf juga memohon bimbingan, arahan, serta masukan dari para ulama di Jawa Timur dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur. Mengingat, Nahdlatul Ulama merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia.

“Akhir-akhir ini, kami melihat masih banyak yang membuat kegaduhan mengatasnamakan agama, aliran sesat, dan lain sebagainya. Maka dari itu, kami meminta bimbingan, arahan dan masukan dari para ulama untuk tetap menjaga kondusifitas di tengah masyarakat,” tambah Pangdam V/Brawijaya.

Menurut Pangdam V/Brawijaya, peran serta para ulama dan umara (pemerintah) tidak dapat terpisahkan dalam menjaga kondusifitas keamanan dan kenyamanan ditengah masyarakat. Sehingga dibutuhkan sinergitas dan kerjasama yang baik untuk masyarakat Jawa Timur.

Terlebih, Pangdam V/Brawijaya adalah putra kelahiran Bangkalan Madura yang memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama. Konon, Paman Pangdam V/Brawijaya, Yakni Dr. KH. Malik Madani pernah menjabat sebagai Katib Aam Syuriah PBNU periode 2010-2015.

“Meski saya tentara, saya juga pernah nyantri di Bangkalan. Selain itu, saya juga pernah diminta menjadi pengawal Pribadi Gusdur. Kebetulan saya keponakan dari KH. Malik Madani (PBNU),” ungkap Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Pangdam V/Brawijaya berharap dengan adanya dukungan para ulama, TNI AD dapat membantu menciptakan suasana yang kondusif, serta dapat hadir (membantu) ditengah-tengah kesulitan warga.

PRESTASI ; Kisah Serda (K) Allegrya Hantja Qalambe Dapat Promosi Prioritas Satgas Ke Luar Negeri

Surabaya : Serda (K) Allegrya Hantja Qalambe, Rindam V/Brawijaya mendapat penghargaan sekaligus promosi prioritas menjadi Satgas Luar Negeri. Penghargaan tersebut diberikan kepada Serda Ale atas prestasi yang diraih dalam ajang Internasional Pencak Silat Indonesia Open Championship 2022 di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta.

Hal itu tertuang dalam surat keputusan Kepala Staf Angkatan Darat dengan Nomor Keputusan 1139/XII/2022. Dalam surat keputusan tersebut, Serda Ale adalah satu dari 43 prajurit Kodam V/Brawijaya yang mendapat penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Darat.

“Rejeki tuhan, saya enggak pernah nyangka dapat penghargaan dari Kasad,” ujar Serda (K) Alle melalui sambungan selularnya, Minggu, (31/1/2023).

Ale, tercatat Juara 1 kelas A Puteri Senior International Pencak Silat Indonesia Open Champhionship 2022. Bagi Ale, prestasi ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi dirinya, keluarga dan TNI AD.

Menurut Alle, menjadi seorang juara dibutuhkan kerja keras dan kemauan yang tinggi. Bukan tidak mungkin, pencak silat yang dulunya sekedar hobi, kini sudah mendarah daging dalam diri Ale.

Ale mulai menekuni pencak silat sejak kelas 4 SD. Dulunya, Alle hanya iseng mengikuti ekstra kurikuler Pencak Silat karena ajakan teman. Namun karena ketekunan dan potensi yang ada dalam diri Alle, dia pun akhirnya menjadi juara dalam lomba pencak silat tingkat regional.

Ale hidup dalam keluarga yang sederhana. Alle merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Sony Tenggara dan Ni Wayan Puspasari. Ayahnya bekerja sebagai driver, sedangkan ibu nya sebagai pegawai swasta. Namun sejak empat tahun belakangan, Ayah Ale harus terbaring dirumah dikarenakan sakit yang dideritanya.

Kabar tentang penghargaan dan prestasi yang diraihnya membuat Ale tertegun sekaligus terharu. Sebab, apa yang diimpikan keluarga selama ini terjawab. Selain menjadi seorang prajurit, Ale juga berprestasi dilingkungan TNI.

“Terima kasih bapak Kasad, semoga ini menjadi motivasi bagi saya dan seluruh prajurit TNI AD untuk kedepannya agar lebih baik lagi,” ucap Alle.

Pastikan Kondisi Patok RI-PNG, Yonif 511/DY gelar Patroli

Merauke, Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) yang memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan NKRI dan pengamanan serta mencegah pergeseran patok batas negara antara Indonesia dengan Papua New Guinea, Satgas Pamtas RI-PNG YONIF 511/DY BADAK HITAM gelar Patroli Patok.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P., dalam rilis tertulisnya di Kampung Sota, Distrik sota, Kabupaten Merauke. Jumat (27/01/2023)

Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P., mengatakan bahwa pelaksanaan patroli patok perbatasan ini dilaksanakan oleh seluruh pos yang memiliki tanggung jawab dan dengan semangat yang kuat Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY berhasil melaksanakan patroli dalam keadaan aman meskipun mendapatkan kendala dan hambatan selama pelaksanaan, hal itu tidak jadi masalah bagi prajurit Badak Hitam.

“Terdapat 102 patok yang menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY yang terdiri dari 17 Patok MM, 9 Patok type A dan 76 Patok type B. Kurang lebih 4 bulan penugasan patroli patok perbatasan dilaksanakan berjumlah 81 Patok yang sudah terpatroli. Salah satu diantaranya Patok Monumen Meridian (MM) 11.2 yang berada di Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua yang merupakan tanggung jawab bersama dari Pos Bupul 12 dan Pos Bupul 13. Dengan jarak tempuh dari Pos menuju patok MM. 11.2 yang cukup jauh yakni ± 25km, sehingga dibutuhkan waktu tiga hari perjalanan,” ujar Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P.

Lettu Inf Sena Nur Jabbar (Pasi Ops Satgas) mengatakan pelaksanaan patroli untuk mengetahui dan memastikan kondisi patok batas negara tidak bergeser ataupun rusak dan untuk meminimalisir, mencegah, mengatasi apabila terdapat pelanggaran batas wilayah serta kegiatan ilegal di wilayah perbatasan kedua negara karena hal ini menyangkut tentang kedaulatan NKRI.

“Meskipun prajurit Badak Hitam mendapatkan kendala di sepanjang perjalanan dengan kondisi alam yang bervariasi seperti menerobos Semak Belukar, Hutan Tropis, menyusuri Rawa hingga Melewati Sungai itu tidak menurunkan mental dan fisik bagi prajurit kami, karena semua prajurit telah mempunyai pengalaman tempur dan latihan yang sangat profesional. Sisah Patok yang belum terpatroli akan dilaksanalan pada bulan Februari 2023” ucap Lettu Inf Sena Nur Jabbar.

Bagi Seorang Prajurit TNI, mengemban tugas operasi termasuk pengamanan perbatasan adalah suatu Kehormatan. Maka dari itu Prajurit Satgas Yonif 511/DY Badak Hitam berkomitmen penuh akan selalu mengabdikan seluruh jiwa raganya demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.