Lagi Dan Lagi, Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 511/DY Menerima Penghargaan Di Perbatasan Papua

Rawa Biru,- Sungguh Luar biasa, Kinerja dari Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 511/DY dimana kembali menerima piagam penghargaan dari Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Merauke pada acara Peresmian Destinasi Wisata Taman Pelangi Badak Hitam di Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupten Merauke, Kamis (06/07/2023).

Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Merauke diwakili oleh Bapak Tifolius Bam memberikan Piagam penghargaan kepada Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 511/DY yang diterima langsung oleh Dansatgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P.

Piagam Penghargaan tersebut diberikan Kepada Satgas Yonif 511/DY atas pengabdian dan dedikasi dalam membantu memajukan Program Wisata Kategori Rintisan Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Usaha yang dilakukan oleh Satgas Yonif 511/DY tersebut adalah dengan menciptakan Destinasi Wisata dan Spot Foto yang baru yaitu Pelangi Badak Hitam.

Dansatgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dalam wawancaranya mengatakan bahwa merasa sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diberikan oleh Bapak Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan Merauke tersebut. Dansatgas Yonif 511/DY juga mengatakan bahwa Piagam tersebut atas ide, usaha, dedikasi dan perjuangan dari Seluruh Prajurit Badak Hitam.

Sekretaris Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Merauke Bapak Tifolius Bam (41), mewakili Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Merauke mengucapkan rasa terima kasihnya dan penuh bangga kepada Satgas Yonif 511/DY karena telah mendukung program Pemerintah Kabupaten Merauke untuk memajukan Kampung Wisata Rintisan khususnya di Kampung Rawa Biru, Distrik Sota.

Pangdam V/Brawijaya Pastikan Kesiapan Prajurit yang Akan Dilibatkan dalam Latgab TNI

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M. A, memastikan kesiapan para personel Kodam V/Brawijaya yang nantinya terlibat dalam pelaksananaan Latgab TNI.

Peninjauan kesiapan itu dilakukan oleh Pangdam melalui apel gelar pasukan yang digelar di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Rabu (05/07/2023) pagi.

Jenderal bintang dua yang mengawali karirnya di Korps Baret Merah itu mengatakan, apel gelar pasukan itu dilakukan sebagai upaya untuk memastikan seluruh komoditi militer yang nantinya akan digunakan pada pelaksanaan Latgab mendatang.

“Saya menaruh harapan besar agar mekanisme kontrol komoditi militer bisa berjalan dengan baik. Sehingga, Kodam Brawijaya selalu berada pada kondisi yang layak, serta memenuhi standar untuk dioperasionalkan,” kata Pangdam.

Selain upaya preventif, Mayjen Farid menyebut adanya apel kesiapan itu dilakukan demi terwujudnya upaya untuk mencegah adanya insiden latihan yang bisa mengakibatkan kerugian personel maupun materiil.

“Saya tidak akan bosan untuk mengingatkan pada para Dansat jajaran Kodam agar lebih aktif meningkatkan pengendalian dan pengawasan dalam bidang alutsista, serta materiil di Satuan masing-masing,” tegasnya.

Untuk diketahui, terdapat beberapa penekanan yang harus dipedomani oleh para personel yang terlibat pada pelaksanaan Latgab TNI mendatang. Penekanan itu, menyoal adanya pemanfaatan sisa waktu yang ada demi tewujudnya kesempurnaan kesiapan.

Pasalnya, Latgab itu digelar bukan hanya sebatas meningkatkan profesionalisme prajurit semata. Namun, Latgab itu digelar dengan tujuan untuk meningkatkan sekaligus menguji kemampuan prajurit, sekaligus Satuan TNI.

Pangdam Berangkatkan Atlet Pencak Silat Kontingen Madura di Jabar

Surabaya,- Setelah melewati proses seleksi yang cukup ketat, akhirnya beberapa atlet Pencak Silat Kontingen Madura Fornas VII resmi diberangkatkan ke Jawa Barat.

Pemberangkatan itu, dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A. Selasa (04/07/2023).

Beberapa pesan disampaikan oleh Pangdam dihadapan para Pesilat yang terpilih sebagai duta Madura. Salah satunya menyangkut sportifitas.

“Kepercayaan ini, hendaknya dijadikan sumber motivas untuk menggelorakan semangat bertanding dalam diri para atlet, dengan harapan dapat menorehkan prestasi,” pinta Pangdam.

Tak hanya itu, Mayjen Farid juga mewanti-wanti para atlet utuk tak melakukan segala hal yang bisa merusak nilai-nilai sportifitas selama pertandingan berlangsung.

“Karena itu, saya meminta agar atlet Pencak Silat kontingen Madura jangan sampai ada yang terlibat perbuatan negatif. Sebab, itu bisa merusak citra Jawa Timur,” tegasnya.

Selain sebagai sarana motivasi, Jenderal bintang dua yang mengawali karir di Korps Baret Merah itu juga menghimbau para atlet untuk memanfaatkan momentum itu, sebagai salah satu wahana untuk memperkuat silaturahmi.

“Tunjukkan bahwa atlet Pencak Silat kontingen Madura sebagai kontingen yang simpatik dan mampu meraih kemenangan dengan cara yang sportif,” tegasnya.

Satgas Yonif 511/DY Berikan Penyuluhan Ketahanan Nasional Dan Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Di Perbatasan Papua

Naukenjerai-, Untuk menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat binaannya, Satgas Pamtas Statis RI-PNG Statis Yonif 511/DY Pos Komando Kompi Kuler SSK IV berikan penyuluhan ketahanan nasional dan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat yang ada di Kampung Ndalir, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Senin (3/07/2023).

Dansatgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dalam rilis tertulisnya di Pos Kotis mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami dari Satgas agar masyarakat dapat memahami dengan betul apa itu Ketahanan Nasional dan memiliki kemampuan untuk menangkal dan mengatasi segala bentuk ancaman, hambatan serta gangguan terhadap kelangsungan hidup bangsa dan negara baik yang datang dari dalam maupun dari luar.

“Kami juga memberikan pelayanan kesehatan agar masyarakat dapat hidup sehat dan juga kami mensosialisasikan dengan mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan diri dan lingkungannya dengan cara mengkonsumsi makanan yang bergizi dan selalu menjaga kebersihan lingkungan hidup tempat mereka tinggal,” ucap Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P.

Sementara itu, Komandan Kompi SSK IV Lettu Inf Gatot Primadasa, S.Tr.(Han)., juga menambahkan bahwa
kegiatan tersebut sebagai wujud pengabdian dan kepedulian kami kepada masyarakat yang berada di perbatasan RI-PNG dan sebagai salah satu bentuk dedikasi kami dari Satgas dengan memberikan pemahaman tentang ketahanan nasional dan juga memastikan masyarakat selalu hidup sehat.

Salah satu warga Kampung Ndalir, Bapak Randos (41) mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Satgas Yonif 511/DY yang telah memberikan
penyuluhan dan pelayanan kesehatan gratis di kampungnya.

“Selain peduli dengan kesehatan kami, bapak-bapak TNI dari Pos Kuler juga memberikan kami pengetahuan tentang ketahanan nasional sehingga kami dapat mengerti apa saja yang harus kami lakukan untuk membela Negara Indonesia dari ancaman apapun,” ucap Bapak Randos.

Prada Ihwan Mulyono Sang Juara Fun Run Hari BhayangkaraPrada Ihwan Mulyono Sang Juara Fun Run Hari Bhayangkara

Prajurit Sriti mengikuti 10K Semeru Fun Run dalam Rangka  Hari Bhayangkara yang ke 77 bertempat di Polda Jawa Timur, Surabaya. Minggu (2/7/2023)

Ihwan Mulyono Prajurit Sriti Atlit Lari yang membanggakan larinya begitu kencang dan lincah seperti burung Sriti, sehingga berhasil meraih juara pertama.

Pada event yang dibuka langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Toni Harmanto S.H.M.H itu, Prada Ihwan Mulyono menjadi yang tercepat dalam kategori Fun Run 10K dengan catatan waktu 27 menit 50 detik.

Hasil Lomba 10 K Semeru Fun Run dalam Rangka HUT Bhayangkara ke 77 :
1. Prada Ihwan Mulyono Arhanud-8/MBC catatan waktu 27 Menit 50 detik
2. Ardi Wirayudha / Jombang catatan waktu 27 Menit 54 detik
3.David Sandi Eka / Lumajang catatan waktu 28 Menit 05 detik.

Atas hasil yang diraih oleh prajuritnya, Danyon Letkol Arh Iwan Hermaya P.,S.I.P.,M.I.P menjelaskan kegiatan sinergitas Fun Run sejauh 10 Km dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-77.

“Tentunya ini sangat membanggakan dan saya sangat mengapresiasi kepada prajurit Sriti yang telah ikut serta memeriahkan lomba tersebut dan berhasil meraih juara pertama,”tuturnya.

“Untuk menjadi yang terbaik perlu latihan yang konsisten, disiplin dan terprogram dengan baik. Sehingga mampu menorehkan prestasi dan mengharumkan nama satuan dalam setiap event perlombaan dimana pun berada,” ucapnya.

Kapolda Jatim Berikan Penghargaan Tan Hana Dharma Mangrwa Untuk PangdamKapolda Jatim Berikan Penghargaan Tan Hana Dharma Mangrwa Untuk Pangdam

Surabaya,- Upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-77 yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya. Sabtu (01/07/2023) pagi, diwarnai dengan adanya pemberian penghargaan Tan Hana Dharma Mangrwa dari Kapolda Jatim kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A.

Penghargaan itu, diberikan atas dasar peran aktif yang selama ini dilakukan oleh Pangdam dalam membantu tugas-tugas Polri di berbagai bidang sehingga mampu mendukung perkembangan organisasi, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya di Jawa Timur.

“Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk kolaborasi dan sinergitas dalam menciptakan ketertiban dan keamanan,” kata Irjen Pol Toni Hermanto.

Sementara itu, pemberian penghargaan tersebut pun diapresiasi oleh Pangdam. Bahkan, Pangdam menegaskan jika pihaknya bakal terus bersinergi dengan aparat Polri, khususnya Polda Jatim dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan.

“Terima kasih atas penghargaan yang saya terima ini. Saya berharap, sinergitas antara TNI dan Polri selalu terjalin dengan baik,” pinta Pangdam.

Kapolda Jatim dapat Kejutan dari Pangdam Brawijaya di Pagi Hari

Surabaya,- Pada peringatan HUT Bhayangkara ke-77, tahun ini. Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Hermanto dikejutkan dengan kedatangan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf beserta sang Istri di rumah dinas Kapolda pada Sabtu (01/07/2023) pagi.

Bukan tanpa sebab, kejutan yang diberikan oleh Pangdam dan istrinya, beserta beberapa pejabat utama Kodam Brawijaya tersebut dalam rangka memberikan ucapan HUT Bhayangkara untuk Kapolda Jatim.

Nuansa keakraban semakin kental ketika Mayjen TNI Farid Makruf menyerahkan sebuah kue tart berukuran besar pada Irjen Pol Toni dan istrinya.

“Sebelumnya, kami (Pangdam, red) beserta keluarga dan pejabat utama Kodam mengucapkan selamat HUT Bhayangkara,” ujar Pangdam sebelum melakukan prosesi pemotongan kue.

Pangdam berharap, adanya momentum pada perayaan HUT Bhayangkara saat ini bisa menambah kekompakan dan sinergitas antara TNI dan Polri yang selama ini sudah terjalin cukup baik di Jawa Timur.

“Semoga Polri tetap jaya dan semakin dapat bersinergi dengan TNI beserta Pemerintah Daerah demi terwujudnya Kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif,” kata Mayjen Farid.

Sementara itu, kejutan yang diberikan oleh Pangdam bersama Ny. Shally Farid Makruf tersebut mendapat respon hangat dari Kapolda Jatim. Bahkan, Irjen Pol Toni mengaku jika dirinya sangat terkejut dengan kedatangan Pangdam di rumah dinasnya saat itu.

“Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih yang setingg-tingginya atas kehadiran Pangdam Brawijaya beserta ibu dan rombongan pejabat Kodam. Saya tidak menyangka kalau rumah dinas saya di pagi-pagi buta ini, didatangi rombongan TNI (Kodam Brawijaya, red) dan mengucapkan selamat HUT Bhayangkara,” ungkap Kapolda.

Komitmen Bangun Desa, Kodam Brawijaya Bersinergi dengan Mahasiswa

Kota Malang,- Komitmen memajukan Desa tertinggal yang saat ini gencar dilakukan oleh Kodam V/Brawijaya, mulai menuai dukungan. Dukungan itu, kali ini muncul dari salah satu universitas di Jawa Timur, yaitu Universitas Brawijaya.

Universitas tersebut, ternyata memiliki kesamaan visi dan misi dalam bidang pembangunan melalui adanya program mahasiswa membangun Desa atau MMD.

Program itupun, mendapat apresiasi langsung dari Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A. Apresiasi tersebut, diberikan Pangdam usai menerima sambutan dari Rektor Unibraw pada kegiatan pelepasan seribu mahasiswa peserta MMD di Gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya, Kota Malang. Jumat (30/06/2023).

“Saya sangat mengapresiasi program MMD di Universitas Brawijaya ini. Karena, ini akan mensinergikan kekuatan di Desa yang dulu Namanya Tiga Pimpinan Kecamatan atau Tripika yang tugasnya mengawal para mahasiswa. Ini wujud penghargaan saya pada kampus UB,” kata Mayjen Farid.

Jenderal bintang dua yang mengawali karir sebagai prajurit TNI-AD di Korps Pasukan Khusus atau Kopassus itu menegaskan jika dirinya bakal mengerahkan para Babinsa yang ada di wilayah Kodam Brawijaya untuk menyambut, sekaligus mengawal para mahasiswa ke setiap Desa dengan bantuan perangkat Desa.

“Adanya pengawalan dari Babinsa, maka masyarakat akan jauh lebih mudah menerima para mahasiswa. Sehingga, dapat mempermudah pelaksanaan program MMD yang sudah direncanakan,” ujarnya.

Selain itu, Pangdam juga berpesan terhadap para mahasiswa yang masuk sebagai peserta MMD untuk bisa memanfaatkan momentum tersebut dengan baik.

“Jadikan program MMD ini menjadi tes ujian kualitas hidup kalian sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya. Sehingga, kalian akan dapat sukses di masa yang akan datang,” pintanya.

Kodam Brawijaya Gelar Sholat Idul Adha 1444 Hijriah

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A bersama Ketua Persit KCK PDv/Brawijaya, Ny. Sally Farid Makruf mengikuti pelaksanaan sholat Idul Adha 1444 Hijriah yang digelar di Lapangan Makodam Brawijaya, Surabaya. Kamis (29/06/2023) pagi.

Kegiatan itu, juga turut diikuti oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han), Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Abdul Rachman, S.Sos., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Totok Suhartono, S.Sos, para pejabat utama di lingkungan Kodam dan masyarakat.

Pelaksanaan sholat itu, dipimpin oleh Dr. KH. Ahmad Muzakki Alhafidz, Lc. M. Hi. Dr. KH. Ahmad diketahui juga mengemban amanah sebagai Imam besar Masjid Nasional AL-Akbar, Surabaya.

Dalam ceramahnya, Ahmad Muzakki mengajak semua jama’ah untuk menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha saat ini, sebagai sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan rasa kepedulian terhadap sesama mellaui keteladanan yang telah diajarkan oleh Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan Nabi Muhammad SAW.

“Kurban mengajarkan kita tentang arti sebuah keikhlasan. Sebuah pengorbanan bagi umat Islam. Itu diceritakan pada kisah Nabi Ibrahin dan Nabi Ismail. Saat itu, Nabi Ibrahim harus mengikhlaskan untuk menyembelih anaknya, yaitu Nabi Ismail. Ujian tersebut merupakan ujian yang sangat berat,” kata KH. Ahmad.

Sejatinya, ia menyebut jika kurban memiliki makna yang lebih penting. Makna itu, ialah untuk lebih mendekatkan diri pada Allah SWT. Kurban, menurutnya berasal dari kalimat Qariba. Kalimat itu, berarti mendekatkan diri kepada Allah.

“Bukankah kita akan menjadi individu yang baik bila kita melaksanakan segala perintah Allah,” jelasnya.

Selain pelaksanaan sholat Idul Adha, acara tersebut juga diwarnai dengan adanya penyerahan hewan kurban ke pihak panitia. Daging hewan kurban tersebut, nantinya akan diserahkan pada masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan Makodam Brawijaya.

Berkunjung di Hubdam, Pangdam Tegaskan Bakal Ada Kejutan untuk Veteran di Tanggal 17 Agustus

Malang,- Rangkaian kunjungan kerja dilakukan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A. Kunjungan itu, kali ini dilakukan di Perhubungan Kodam V/Brawijaya, Kota Malang. Selasa (27/06/2023).

Sambutan hangat dari prajurit Hubdam mengawali kedatangan Pangdam. Selain prajurit Hubdam, kedatangan Pangdam juga disambut oleh beberapa elemen masyarakat, hingga Veteran yang ada di Kota Malang.

Bahkan, dihadapan veteran yang berada di lokasi itu, Pangdam berencana bakal menyediakan panggung untuk para Veteran dan Warakawuri.

“Dimanapun saya bertugas, Veteran dan Warakawuri selalu saya utamakan. Insyaallah nanti, tanggal 17 Agustus malam ada panggung hiburan untuk Veteran dan Warakawuri di Surabaya,” ucap Pangdam.

Adanya gelaran panggung itu, kata Pangdam, merupakan bentuk dharma bakti dirinya terhadap para Veteran yang kala itu berjuang mempertahankan keutuhan NKRI kala masa penjajahan. “Ini bentuk dharma bakti kami sebagai generasi penerus,” tegasnya.

Tak hanya itu, Pangdam juga menyampaikan beberapa pesan yang harus bisa dijalankan oleh organisasi FKPPI. Salah satunya soal harus bisa menjunjung tinggi nama besar Keluarga Besar TNI-AD.

“Jadilah kalian para pemuda yang siap bersaing di masa depan, di era kemajuan teknologi seperti sekarang,” pintanya.