Berkunjung ke Kota Pariwisata, Pangdam V/Brawijaya ; Masyarakatnya Ramah, Forkopimda Nya Kompak

Malang,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama PJU Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Malang. Dalam kunjungannya tersebut, Mayjen TNI Farid Makruf mengaku kagum dengan keberadaan masyarakat Kabupaten Malang yang ramah serta jajaran Forkopimda yang kompak.

Hal itu disampaikan Mayjen TNI Farid Makruf saat menghadiri gelaran silaturahmi bersama Forkopimda se-Malang Raya bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Setelah mendengar paparan Wakil Bupati tadi, saya mendapatkan gambaran bahwa di Malang sekarang ini sudah sangat berbeda. Forkopimda nya Kompak, masyarakatnya ramah, guyub, dan damai. Insya Allah akan menjadi kota atau kabupaten yang Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghafur,” ujar Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., Rabu, (4/1/2023).

Kedatangan Jenderal Asal Madura ke Kota Pariwisata tersebut, tidak lain untuk menjalin sinergitas dengan Forkopimda Malang Raya, sekaligus bertemu dengan prajurit yang ada di Kabupaten/kota Malang. Mengingat, Mayjen TNI Farid Makruf baru menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya.

“Mohon kerjasama yang saat ini sudah bagus lebih ditingkatkan lagi. Baik dengan Korem maupun dengan satuan-satuan lainnya. Sesama TNI saya minta juga harus kompak. Saya tidak berharap ada konflik antara TNI-Polri maupun dengan yang lainnya. TNI semuanya bersatu untuk memakmurkan kota Malang,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya menegaskan akan selalu mendukung soliditas dan sinergitas pemerintah daerah dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Turut hadir Dalam kegiatan tersebut, Kapok Ahli Kasdam V/Brw, Brigjen TNI Totok Suhartono S.sos, Danlanud Abd. Saleh Marsma TNI Zulfahmi, S.Sos.,M.Han, Danlanal Malang Kolonel Laut (KH/W) Dewi Lestari, S.Pd., M. Tr. Hanla dan Para Asisten Kodam V/Brw, Forkopimda Se-Malang Raya, dan tokoh agama di Kabupaten-kota Malang.

Berkunjung ke PLTU Awar-Awar Tuban, Pangdam V/Brawijaya Pastikan System’ Keamanan Objek Vital Nasional

Tuban – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke PLTU Tanjung Awar-awar di Jalan Tanjung Awar-Awar, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam kunjungannya tersebut, Pangdam V/Brawijaya ingin memastikan system’ keamanan objek vital nasional tersebut berjalan aman dan lancar.

Setibanya di kantor PLTU Tanjung Awar-Awar Kabupaten Tuban, Mayjen TNI Farid Makruf disambut hangat oleh Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power, Rachmanoe Indarto, Senior Manager PLTU Tanjung Awar-awar, Abdi Nafi’ dan jajaran direksi lainnya.

Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power, Rachmanoe Indarto, menjelaskan keberadaan PLTU Tanjung Awar-awar sebagai salah satu pembangkit listrik tenaga uap di Indonesia yang berada di bawah PLN Nusantara Power. Total beban puncak kebutuhan listrik di Jawa, Madura, dan Bali mencapai 27.547 Megawatt.

“Saat ini, PLTU Tanjung Awar-awar mampu memasok 646 Megawatt. Sementara kontribusi terhadap Jawa Timur dan Bali mencapai 11,10 persen dan untuk Kabupaten Tuban mencapai 97,52 persen,” terang Rachmanoe Indarto kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

PLTU Tanjung Awar-awar memiliki kapasitas 2 X 350 Megawatt. Unit 1 sudah beroperasi sejak 24 Januari 2014 dan Unit 2 beroperasi sejak 18 Juli 2016. PLTU yang berada dalam areal seluas 86 hektare, menjadi salah satu PLTU hijau yang dioperasikan menggunakan bahan bakar campuran batu bara dengan sawdust atau co-firing.

“selain menggunakan batubara, kami menggunakan sampah rumah tangga dari seluruh wilayah Tuban. Jadi kami juga menggunakan bahan bakar biomassa sampai 3 persen dari total bahan bakarnya,” jelasnya.

Sementara Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., memastikan TNI siap membantu menjaga dan mengamankan proses produksi energi serta keamanan lingkungan di PLTU Tanjung Awar-Awar.

“Terima kasih kepada para direksi PLTU Tanjung Awar-awar yang telah mempercayakan pengawasan, penjagaan dan pengamanan obyek vital nasional ini kepada TNI. Kami memastikan proses produksi energi ini berjalan aman dan lancar,” tegas Mayjen TNI Farid Makruf.

PLTU Tanjung Awar-Awar telah menjalin kerjasama dengan TNI sejak 2015 lalu. Kerjasama itu dilakukan untuk membantu dalam melaksanakan atau mengamankan objek vital nasional. Termasuk dalam hal pengawasan alur masuk dan pengujian bahan bakar batu bara.

Kunjungi Ponpes Ar-Ridwan Tuban, Pangdam V/Brawijaya Santuni Anak Stunting, Fakir Miskin dan Yatim Piatu.

Tuban – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama PJU Kodam V/Brawijaya mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Ridwan yang terletak di Jalan Pahlawan, Kelurahan Gedongombo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam kunjungannya tersebut, Pangdam V/Brawijaya memberikan santunan kepada anak Stunting, Fakir Miskin dan Yatim Piatu.

Ponpes Ar-Ridwan Tuban merupakan lembaga pendidikan binaan Habib Husein Ba’agil. Di pondok tersebut, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., sempat berdialog dengan ibu anak Stunting terkait kondisi dan asupan gizi bagi anak. Selain itu, Pangdam V/Brawijaya juga menyapa anak-anak stunting, dan yatim piatu.

“Harus rajin makan sayur ya bu. Supaya anak-anaknya tumbuh sehat,” pesan Mayjen TNI Farid Makruf.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya memberikan santunan kepada anak yatim piatu, stunting dan fakir miskin. Dengan harapan dapat membantu meringankan beban masyarakat di wilayah Kabupaten Tuban.

Selain pemberian santunan, Mayjen TNI Farid Makruf juga mengunjungi sumur air bersih di Lingkungan Pesantren. Di daerah tersebut sebelumnya mengalami kesulitan air. Sehingga TNI AD melalui Kodam V/Brawijaya melakukan pembangunan sumur bor untuk mendapatkan air bersih. Hingga saat ini, air bersih tersebut dapat dinikmati santri dan masyarakat setempat.

“Seperti perintah Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat, TNI harus selalu hadir menjadi solusi dari masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Sumur air bersih ini adalah wujud dari upaya itu,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Menurut Pangdam V/Brawijaya, Program TNI Manunggal Air yang sudah dilakukan di daerah tersebut tidak lepas dari peran serta atau dukungan semua pihak. Termasuk Forkopimda Kabupaten Tuban. Sehingga program tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar serta bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

Sementara, Pengasuh Ponpes Ar-Ridwan Tuban, Habib Husein Ba’agil menghaturkan terima kasih kepada jajaran TNI AD yang telah membantu dalam pembangunan sumur bor. Dengan adanya sumur bor tersebut, para santri maupun masyarakat setempat dapat menikmati air bersih.

“Terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurrachman, Terima kasih juga untuk Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf atas kunjungannya ke Tuban. Insya Allah para pemimpin-pemimpin kita ini senantiasa diberi kesehatan dan rahmat Allah SWT hingga karir tertingginya,” ujar Habib Husein.

Pangdam V/Brawijaya Bersama PJU Kodam V/Brawijaya Ziarah Ke Makam Waliyullah Tuban

Tuban : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya melakukan ziarah ke makam waliyullah sekaligus silaturahmi dengan Bupati dan Tokoh Agama di Kabupaten Tuban, Selasa, (3/1/2023).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf didampingi Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H, M.H, Asintel Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto, S.I.P., Asops Kasdam V/Brw, Kolonel Inf Fadli Mulyono, S.I. P., M.Sos., Aster Kasdam V/Brw, Kolonel Arm Wijang Rimoko Ardani, S.Sos., dan Kapendam V/Brw, Kolonel Arm Kusdi Yuli Suhandra.

Setibanya di Pendopo Kabupaten Tuban, Pangdam V/Brawijaya disambut hangat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky dan Habib Husein Baagil. Konon, Bupati Tuban yang sekarang merupakan anak dari mantan Bupati Tuban dua periode sejak 2001 hingga 2011, Haeny Relawati Rini Widyastuti.

“Ini menunjukkan berhasilnya orang tua Mas Bupati, utamanya dalam mendidik putra-putrinya. Sehingga mas Bupati bisa seperti sekarang. Bahkan adik Mas Bupati yakni Kapten Laut (P) Aldwin Hafidz Harsandi merupakan lulusan terbaik di Akademi Angkatan Laut TNI 2009. Dia juga peraih Adhi Makayasa di Akademi Angkatan Laut,” unkap Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Pangdam V/Brawijaya bersama Rombongan kemudian melakukan ziarah ke Makam Raden Maulana Makhdum Ibrahim atau yang dikenal dengan sebutan Sunan Bonang. Sunan Bonang merupakan putera dari Raden Rachmat Rahmatullah atau Sunan Ampel.

Selain Sunan Bonang, Rombongan Pangdam V/Brawijaya juga melakukan ziarah ke makam Syekh Maulana Ishaq. Syekh Maulana Ishaq merupakan putera dari Syekh Ibrahim Asmarakandi. Sedangkan Putera Syekh Maulana Ishaq yakni Raden Ainul Yaqin atau dikenal dengan sebutan Sunan Giri.

“Dari sinilah saya memahami peran serta ulama besar yang ada di Tuban. Dengan karomah dan berkahnya beliau, masyarakat Tuban ini sangat rukun dan harmonis,” kesan Mayjen TNI Farid Makruf.

Meminimalisir Pelanggaran, Pangdam V/Brawijaya Tekankan Prajurit Mempedomani Tujuh Pelanggaran Berat di Lingkungan TNI AD

SURABAYA- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., memberikan pengarahan kepada seluruh Prajurit dan PNS di lingkungan Kodam V/Brawijaya bertempat di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Jalan. Raden Wijaya nomor 1, Surabaya. (2/1/2023).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menekankan kepada seluruh prajurit untuk mempedomani tujuh pelanggaran berat yang ada di lingkungan TNI AD. Sehingga mampu meminimalisir berbagai pelanggaran yang terjadi di lingkungan TNI AD khususnya di satuan jajaran Kodam V/Brawijaya.

“Jadilah prajurit yang dewasa dengan cara mengurangi pelanggaran-pelanggaran yang ada. Laksanakan tugas dengan jujur, tulus dan ikhlas,” papar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

“Pelanggaran tidak hanya merugikan diri sendiri. Melainkan keluarga dan orang lain. Kalau bisa sejahterakan keluarga kalian. Begitupun dengan para Dansat agar bisa mensejahterakan anggotanya,” tambah Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Dalam melaksanakan tugas, lanjut Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., prajurit harus mengedepankan etika, moral, dan prosedur yang ada. Sebagaimana semboyan “Bhirawa Anoraga” Gagah Perkasa tetapi Tetap Rendah Hati.

“Tingkatkan potensi diri kalian di masing-masing satuan. Tumbuhkan kepercayaan diri dalam menjalankan tugas dimana pun berada. Sehingga mampu menjadi prajurit yang Tanggap Tanggon, dan Trengginas,” tegas Pangdam V/Brawijaya .

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya juga berpesan agar prajurit menghindari kasus-kasus yang mengarah pada kekerasan KDRT.

Bahkan, Mayjen TNI Farid Makruf meminta jika ada keluarga anggota yang mengalami sakit agar segera dilaporkan kepada Komandan satuan. Sehingga dapat memberikan pertolongan atau bantuan untuk meringankan beban keluarga prajurit.

Pangdam V/Brawijaya Salurkan Bantuan Makanan dan Air Bersih Untuk Korban Banjir di Kabupaten Bangkalan dan Sampang

Madura,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., melakukan kunjungan ke lokasi korban bencana alam banjir di kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Minggu, (1/1/2023).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf M.A., didampingi Aster Kasdam V/Brawijaya mengecek dan meninjau secara langsung warga yang menjadi korban bencana alam banjir di dua Kabupaten tersebut. Diantaranya, Desa Blega, Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan dan Kecamatan Kota, Kabupaten Sampang.

Di Desa Blega, Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bertemu dengan beberapa warga terdampak. Dari keterangan warga, banjir setinggi dada orang dewasa tersebut disebabkan adanya curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari ini dan terjadinya pendangkalan sungai. Sehingga keberadaan sungai tidak mampu menampung intensitas air hujan.

“Bencana banjir ini sangat signifikan dan merugikan warga. Sejak tadi malam mereka sudah ada yang mengungsi di masjid, ada juga yang mengungsi di rumah keluarganya,” ujar Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Sementara di Kecamatan Kota Kabupaten Sampang, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., didampingi Bupati Sampang Slamet Junaidi, Dandim 0828/Sampang Letkol CZI Suprobo Harjo Subroto, Kapolres Sampang AKBP Arman dan unsur Forkopimda Kabupaten Sampang. Dari hasil peninjauan di lokasi, genangan air setinggi dada orang dewasa tersebut membuat akses kota lumpuh total.

“Disini banyak sekali rumah-rumah yang terendam banjir, warga pun juga banyak yang mengungsi,” terang Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Melihat kondisi tersebut, Pangdam V/Brawijaya berinisiatif untuk menyalurkan bantuan makanan, paket sembako dan air bersih untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang.

“Kami berharap malam ini banjir bisa menyusut. Sehingga masyarakat bisa melakukan aktifitas kembali. Selain itu, kami juga menghimbau kepada warga untuk tetap hati-hati dan waspada terhadap terjadinya banjir susulan,” tandasnya.

Pangdam V/Brawijaya bersama Gubernur Jawa Timur dan Kapolda Jatim Melaksanakan Patroli Dalam Rangka Pengamanan Malam Pergantian Tahun 2022-2023

Surabaya – Usai dilantik sebagai Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., saat ini resmi menjadi warga Kodam V/Brawijaya. Hal itu ditandai dengan adanya tradisi Penerimaan warga baru Kodam V/Brawijaya bertempat di Makodam V/Brawijaya, Jalan Raden Wijaya No.1 Surabaya, Jumat, (30/12/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. diterima oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., dan disambut oleh seluruh Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya dan Dansat jajaran Kodam V/Brawijaya beserta prajurit, PNS dan Persit di lingkungan Kodam V/Brawijaya. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lepas sambut Pangdam V/Brawijaya yang dilaksanakan di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak beserta istri, Kapolda Jatim, Kajati Jatim, Kabinda Jatim dan unsur Pejabat TNI-Polri di wilayah Jawa Timur. Meski digelar secara sederhana, namun kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan cukup meriah.

“Alhamdulillah ibunda saya juga hadir disini. Rekan-rekan dan seluruh pejabat Forkopimda juga turut hadir disini. Terima kasih semuanya. Dan saya harap silaturahmi ini tetap akan terjalin,” ucap Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf dalam sambutannya.

Dihadapan seluruh tamu yang hadir, Mayjen TNI Farid Makruf tak pernah menyangka dapat mengemban tugas dan amanah di Kota Pahlawan. Pria kelahiran Madura tersebut sebelumnya lebih banyak bertugas di Lombok, Poso, dan Palu.

Di Lombok, Mayjen TNI Farid Makruf diamanahkan menjadi Dansatgas Komando Satgas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) dalam Operasi Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mayjen TNI Farid berhasil membuat system’ bantuan pemerintah yakni rumah senilai Rp.50 juta per unit.

“Alhamdulillah sudah terbangun 47 rumah di Lombok. Sampai akhirnya saya keterima di Lemhanas tanpa tes,” terangnya.

Selain itu, dia pernah ditugaskan Panglima TNI untuk mengatasi radikalisme di Poso. Saat itu, dia turun langsung ke lapangan bersama anak buahnya untuk memburu sisa-sisa anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora cs.

“Berbagai kesulitan itu yang membuat saya bisa beradaptasi. Sebagai orang baru, kami mohon dukungan, bantuan dan saran. Karena di era ketidakpastian ini tidak ada yang bisa memecahkan persoalan seorang diri. Kita butuh kerjasama dan sinergitas antar elemen. Sehingga mampu menyelesaikan berbagai kesulitan yang ada di Jawa Timur,” tandasnya.

Sementara diakhir kegiatan, juga dilaksanakan tradisi pelepasan terhadap Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., beserta Ny. Evi Nurchahyanto sebagai warga Kodam V/Brawijaya.

Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., Resmi Menjadi Warga Kodam V/Brawijaya

Surabaya – Usai dilantik sebagai Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., saat ini resmi menjadi warga Kodam V/Brawijaya. Hal itu ditandai dengan adanya tradisi Penerimaan warga baru Kodam V/Brawijaya bertempat di Makodam V/Brawijaya, Jalan Raden Wijaya No.1 Surabaya, Jumat, (30/12/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. diterima oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., dan disambut oleh seluruh Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya dan Dansat jajaran Kodam V/Brawijaya beserta prajurit, PNS dan Persit di lingkungan Kodam V/Brawijaya. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lepas sambut Pangdam V/Brawijaya yang dilaksanakan di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak beserta istri, Kapolda Jatim, Kajati Jatim, Kabinda Jatim dan unsur Pejabat TNI-Polri di wilayah Jawa Timur. Meski digelar secara sederhana, namun kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan cukup meriah.

“Alhamdulillah ibunda saya juga hadir disini. Rekan-rekan dan seluruh pejabat Forkopimda juga turut hadir disini. Terima kasih semuanya. Dan saya harap silaturahmi ini tetap akan terjalin,” ucap Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf dalam sambutannya.

Dihadapan seluruh tamu yang hadir, Mayjen TNI Farid Makruf tak pernah menyangka dapat mengemban tugas dan amanah di Kota Pahlawan. Pria kelahiran Madura tersebut sebelumnya lebih banyak bertugas di Lombok, Poso, dan Palu.

Di Lombok, Mayjen TNI Farid Makruf diamanahkan menjadi Dansatgas Komando Satgas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) dalam Operasi Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mayjen TNI Farid berhasil membuat system’ bantuan pemerintah yakni rumah senilai Rp.50 juta per unit.

“Alhamdulillah sudah terbangun 47 rumah di Lombok. Sampai akhirnya saya keterima di Lemhanas tanpa tes,” terangnya.

Selain itu, dia pernah ditugaskan Panglima TNI untuk mengatasi radikalisme di Poso. Saat itu, dia turun langsung ke lapangan bersama anak buahnya untuk memburu sisa-sisa anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora cs.

“Berbagai kesulitan itu yang membuat saya bisa beradaptasi. Sebagai orang baru, kami mohon dukungan, bantuan dan saran. Karena di era ketidakpastian ini tidak ada yang bisa memecahkan persoalan seorang diri. Kita butuh kerjasama dan sinergitas antar elemen. Sehingga mampu menyelesaikan berbagai kesulitan yang ada di Jawa Timur,” tandasnya.

Sementara diakhir kegiatan, juga dilaksanakan tradisi pelepasan terhadap Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., beserta Ny. Evi Nurchahyanto sebagai warga Kodam V/Brawijaya.