Kodam V/Brawijaya bersama PSSI Jawa Timur Kick Off Liga Santri PSSI Jawa Timur Piala Kasad Tahun 2022 di Stadion Brawijaya Kodam V/Brawijaya Surabaya

Surabaya – Kodam V/Brawijaya bersama Perwakilan PSSI Jawa Timur Kick Off Liga Santri PSSI Jawa Timur Piala Kasad Tahun 2022 yang digelar di Stadion Brawijaya Kodam V/Brawijaya Surabaya Jalan Raden Wijaya Surabaya, Kamis, (18/8/2022).

Liga Santri dibuka langsung oleh Kajasdam V/Brawijaya Kolonel Inf. Nanang Arianto dengan Asprov PSSI Jawa Timur, bidang Kompetisi, Arif Antoni. Hari ini, ada dua tim yang akan bertanding yakni Santri dari Ponpes An Harul Ulum (Blitar) melawan santri Ponpes As-Salam (Pasuruan). Dan santri Ponpes Mambaul Hikam (Sidoarjo) melawan Santri Ponpes Al-Makruf (Kediri).

Pada kesempatan tersebut, Kajasdam V/Brawijaya Kolonel Inf. Nanang Arianto mengatakan Liga Santri PSSI Jawa Timur Piala Kasad merupakan ajang pencarian bibit-bibit baru dalam dunia persepakbolaan Indonesia. Terutama dari kalangan santri.

“Seperti yang kita ketahui bersama, dari pemain nasional yang masih berkiprah ada lima orang dari kalangan santri. Salah satunya Tatang Sulaiman CS. Nah, dengan adanya kegiatan ini kita mencoba untuk mencari bibit-bibit baru dari kalangan santri,” jelas Kol. Nanang Arianto.

Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan pasca dibukanya liga santri di Jombang Jawa Timur. Sedikitnya ada 264 tim yang tersebar di 28 titik di 34 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Liga Santri tingkat Kodam V/Brawijaya digelar pada 18-30 Agustus mendatang.

Sementara, Asprov PSSI Jawa Timur, Bidang Kompetisi Arif Antoni mengungkapkan liga santri piala Kasad merupakan sebuah terobosan baru dalam pencarian bibit-bibit persepakbolaan di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Selama ini, pencarian bibit pemain sepakbola difokuskan pada kalangan umum.

“Santri, selama ini belum tersentuh. Harapannya dengan adanya kegiatan seperti ini terlihat pemain-pemain baru yang cukup potensial untuk memajukan Provinsi Jawa Timur,” tandasnya.

Pada laga Liga santri kali ini, juga dapat disaksikan di Channel Resmi Youtube Kodam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya Bersama PJU Kodam V/Brawijaya Melaksanakan Kunjungan Kerja ke Kantor PJB – PLTU Tanjung Awar-Awar, Tuban.

Tuban – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc., bersama Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke PJB – PLTU Tanjung Awar-Awar bertempat di Jalan Tanjung Awar-Awar, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat, (5/8/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya disambut Direktur Operasi II PT. PJB Tanjung Awar-Awar, Rahmanoe Indarto, General Manager PT. PJB PLTU Awar-Awar. Abdi Nafi dan beberapa pejabat manajemen di lingkungan PT. PJB Tanjung Awar-Awar Tuban.

“Sebenarnya saya tidak asing dengan kerjasama PLN. Karena sebelum saya disini saya menjadi asisten teritorialnya Kasad. Memang ada beberapa program kerjasama dengan PLTU yang sudah berjalan. Mulai Sumatera, Jawa dan seterusnya. Dan hampir seluruh PLTU yang bekerjasama dengan kami responnya juga positif,” papar Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc.,

Meski demikian, lanjut Pangdam, selain bersilaturahmi, Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc., ingin mengetahui lebih lanjut terkait keberadaan perusahaan BUMN yang ada di Jawa Timur. Mengingat sebagian besar perusahaan tersebut merupakan objek vital nasional.

“Tentunya ini juga berkaitan dengan tugas kami dalam membantu melaksanakan, atau mengamankan objek vital nasional. Ada sektor Pertamina, Pertanian, Perdagangan, Kesehatan, dan masih banyak sekali sektor yang dijadikan objek vital. Artinya kami punya kepentingan yang bisa disinergikan dengan PLTU,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc., juga meninjau langsung proses pengawasan penerimaan Batubara yang dilaksanakan oleh anggota kodim 0811/ Tuban yang ditugaskan di PJB PLTU Tanjung Awar-awar. Pengawasan batubara oleh personel TNI AD ini sudah terjalin sejak tahun 2015 yang diwadahi dalam perjanjian kerjasama antara PT PLN dan TNI AD.

Pangdam V/Brawijaya berharap kunjungan kerja ini dapat memperkuat kerjasama antara PT. PJB dengan TNI AD, sehingga dapat terwujud situasi yang aman dan kondusif.

“Kami siap membantu sesuai tupoksi kami, dan membantu kelancaran operasional. Konsep yang kita tawarkan adalah bagaimana pembinaan teritorial yang kita lakukan selama ini. Sebab, keberadaan PLTU tidak terlepas dari situasi dan kondisi lingkungan,” tandasnya.

Pangdam V/Brawijaya Bersama Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya melaksanakan Kunjungan Kerja Ke Kodim 0813/Bojonegoro.

Bojonegoro – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya, Ny. Evy Nurchahyanto dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kodim 0813/Bojonegoro bertempat di Jalan HOS. Cokroaminoto, Ledok Kulon Tiga, Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat, (5/8/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya memberikan arahan kepada seluruh prajurit beserta anggota Persit Kodim 0813/Bojonegoro agar terus membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang timbul di masyarakat seperti pandemi covid-19 dan penanggulangan PMK pada hewan ternak.

“Saya tahu kegiatan kalian diluar sangat luar biasa. Terutama dalam membantu masyarakat,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc.,

Sejak dua tahun terakhir, masyarakat tengah dilanda berbagai persoalan pelik. Mulai dari covid-19, hingga penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Dan pemerintah tengah berupaya mengatasi berbagai persoalan tersebut.

“Intinya, Pandemi Covid-19 belum selesai. Meski ada kenaikan sedikit tapi tidak akan lama. Dengan catatan harus vaksin booster,” jelas Mayjen TNI Nurchahyanto

Kodam V/Brawijaya,lanjut Pangdam V/Brawijaya sudah menyediakan tenaga kesehatan sekaligus vaksin booster bagi prajurit dan keluarganya. Vaksin booster merupakan salah satu cara untuk menanggulangi virus Covid-19.

“Untuk masalah PMK, trennya sudah menurun. Vaksinasi bagi hewan ternak juga sudah kita lakukan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu pula, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., berpesan agar setiap prajurit dan keluarganya harus dapat menjaga keharmonisan dalam kehidupan rumah tangga sebab keberhasilan prajurit tidak terlepas dari peran serta seorang istri.

Pangdam V/Brawijaya Bersama Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya melaksanakan Kunjungan Kerja Ke Kodim 0811/Tuban.

Tuban : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya, Ny. Evy Nurchahyanto dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kodim 0811/Tuban bertempat di Jalan Dr. Wahidin SH, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat, (5/8/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya memberikan arahan kepada seluruh prajurit beserta anggota Persit Kodim 0811/Tuban tentang pentingnya melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing secara profesional dan dengan penuh rasa tanggungjawab. Tugas-tugas Satkowil sangat bersentuhan dengan kepentingan masyarakat, seperti penanganan pandemi Covid-19, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, hingga pemberdayaan UMKM.

“Saya apresiasi. Kalian sudah menjalankan tugas dengan baik. Terus lanjutkan tugas kalian secara profesional dan dengan rasa penuh tanggungjawab,” papar Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc.,

Menurut Pangdam V/Brawijaya, hanya TNI di Indonesia yang memiliki tugas dan fungsi teritorial. Fungsi teritorial, selain dapat membantu menyelesaikan persoalan ditengah masyarakat, juga mampu membangun emosional prajurit dengan warga masyarakat.

“Itulah kenapa sampai saat ini, berdasarkan survei TNI paling dipercaya oleh masyarakat. Maka jangan segan-segan membantu mereka. Carilah kawan sebanyak-banyaknya,” tegasnya.

Pada kesempatan itu pula, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., berpesan agar setiap prajurit dan keluarganya harus dapat menjaga keharmonisan dalam kehidupan rumah tangga sebab keberhasilan prajurit tidak terlepas dari peran serta seorang istri.

“Didik dengan baik anak-anak kalian. Terutama ibu-ibu Persit. Jika kalian mendidik anak dengan baik, maka sangat membantu tugas seorang suami,” tandasnya.

Pangdam V/Brawijaya Bersama Gubernur Jawa Timur Meresmikan Hasil Renovasi Rutilahu dan Jamban Keluarga di Kabupaten Ngawi

Ngawi – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan hasil renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis, (4/8/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc., menjelaskan bahwa program Rutilahu dan Jamban Keluarga merupakan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Kodam V/Brawijaya dalam rangka membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur, sehingga masyarakat miskin dapat merasakan tinggal di rumah yang layak huni.

“kebutuhan pokok manusia adalah sandang, pangan, dan papan. Program rutilahu ini menjadi salah satunya, yakni papan. Terima kasih Ibu Gubernur karena turut membantu keberlangsungan program ini,” papar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc.,

Program Rutilahu tahun ini, lanjut Pangdam, ada sebanyak 1.952 unit rumah yang mendapatkan bantuan renovasi Rutilahu oleh Pemprov Jatim bersama Kodam V/Brawijaya. Jumlah tersebut tersebar di 11 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Sedangkan program Jambanisasi Keluarga terdapat sebanyak 210 unit yang tersebar di 4 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

“warga yang mendapatkan bantuan renovasi Rutilahu dan Jamban Keluarga diharapkan dapat merawat dan memanfaatkannya dengan baik. Semoga program ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur, terutama tinggal dirumah layak huni,” pesan Pangdam V/Brawijaya.

Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi rumah tinggal layak huni merupakan bagian penting dalam membangun keberseiringan proses akseleratif atau percepatan pembangunan dari seluruh elemen masyarakat di Jatim.

Hal ini dikarenakan program renovasi rutilahu dilakukan dengan melibatkan banyak elemen, seperti Baznas, pemkab/pemkot, maupun aparat TNI yang bekerja sama dengan Pemprov Jatim untuk terus menyisir rumah-rumah tidak layak huni di Jatim.

“Gotong royong adalah kunci percepatan pembangunan di semua lini. Dengan gotong royong semua pihak dan dalam hal ini jajaran TNI AD, masyarakat dan seluruh forkopimcam, kades, lurah, dan masyarakat, maka hasilnya bisa melebihi standar, baik waktu pengerjaan lebih cepat, anggaran maupun ukurannya,” jelas Khofifah.

Khofifah berharap kegiatan renovasi rutilahu dan jambanisasi ini mampu memberikan rasa aman, rasa nyaman, dan salah satu pintu masuk ke dalam keluarga bahagia dan sejahtera.

Pangdam V/Brawijaya Tanam Bibit Jagung Dalam Rangka Ketahanan Pangan.

Blitar – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, melakukan penanaman bibit jagung dalam rangka ketahanan pangan bertempat di Desa Pojok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis, (14/7/2022).

Penanaman bibit jagung oleh Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan, khususnya di Jawa Timur dengan cara memanfaatkan lahan yang belum dimaksimalkan dengan baik.

“Kebetulan disini ada lahan milik warga sekitar 0,7 hektar yang masih belum digunakan dengan baik. Sehingga kodim berinisiatif untuk mengolah lahan untuk dimaksimalkan,” jelas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc,

Ketahanan pangan, lanjut Pangdam, sangat penting. Mengingat saat ini kebutuhan bahan pokok sangat meningkat, sedangkan jumlah komoditasnya kian berkurang.

Sementara, untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan juga dibutuhkan impor barang. Sehingga terjadi ketimpangan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup.

“Ini adalah upaya kami untuk membantu masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan, dengan cara apa? Ya memanfaatkan lahan yang belum digunakan dengan baik. Sisanya, akan kita kembalikan ke masyarakat,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya berharap dengan adanya program penanaman jagung atau tanaman pangan lainnya yang digelar secara serentak di Jawa Timur dapat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Diakhir kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada kelompok tani di wilayah tersebut.