Kunjungan Kerja ke Tanah Papua, Pangdam Sematkan Pangkat untuk Prajurit

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menggelar kunjungan kerjanya ke perbatasan Indonesia-Papua Nugini, tepatnya di Kabupaten Keerom, Papua pada Jumat, 1 Oktober 2021. Kunjungan kerja itu, dilakukan dalam rangka memantau kinerja Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY yang selama ini ditugaskan untuk menjaga perbatasan antar dua negara tersebut. Beberapa penekanan, diberikan oleh Suharyanto pada prajurit Marabunta itu, salah satunya adanya menghindari berbagai pelanggaran yang bertentangan dengan delapan wajib TNI. “Selama melaksanakan tugas, Satgas harus humanis,” ujarnya. Bukan hanya itu saja, pejabat nomor satu di tubuh Makodam V/Brawijaya tersebut juga mengapresiasi adanya kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Satgas, termasuk diantaranya ialah pembekalan mengenai pengolahan hasil kebun yang dinilai dapat mendongkrak tali perekonomian warga di perbatasan. “Sebab, kehadiran TNI di masyarakat harus bisa memberikan suatu inovasi dan solusi. Ini bagian dari implementasi delapan wajib TNI,” jelasnya. Bukan hanya itu, dalam peninjauan tersebut Suharyanto juga menyempatkan diri untuk menyematkan pangkat bagi prajurit yang telah naik pangkat satu tingkat dari pangkat sebelumnya, hingga dilanjutkan dengan adanya penanaman pohon yang dilakukan langsung oleh dirinya.

Bahas Penanganan Kepulangan PMI, Pangdam V/Brawijaya Rangkul Berbagai Pihak

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto kembali membahas upaya penanggulangan kepulangan pekerja migrain Indonesia atau PMI yang masuk melalui jalur Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Dalam rapat terbatas yang digelar di Aula Hayam Wuruk, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Kamis, 30 September 2021 malam, nampak dihadiri oleh beberapa Forkopimda, sekaligus stakeholder terkait lainnya yang masuk dalam struktur Satgas organisasi penanganan PMI.

Beberapa peraturan, mulai diberlakukan oleh Pangdam menjelang kepulangan para PMI, salah satunya karantina hingga empat hari sekaligus pelaksanaan swab PCR yang ditujukan bagi para PMI.

“Untuk penjemputan, apabila sudah dinyatakan negatif, maka diperbolehkan untuk pulang,” ujar Suharyanto.

Selain memberlakukan swab dan karantina bagi para PMI, Suharyanto juga mengatakan jika untuk seluruh biaya karantina, nantinya akan ditanggung tim Satgas.

“Sementara masih diusulkan. Tapi yang jelas kita butuhkan adalah kekompakan dan soliditas mengantisipasi terjadinya klaster pandemi,” ucapnya.

Sekedar informasi, sebelumnya Pangdam V/Brawijaya telah membahas upaya pencegahan terjadinya klaster baru pandemi menjelang kepulangan PMI. Bahkan, pihaknya telah mengimbau seluruh pihak untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus MU di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Timur.(*)

164 Perwira Kodam Brawijaya Naik Pangkat

           Surabaya,- 164 Perwira Kodam V/Brawijaya dinyatakan naik pangkat satu tingkat dari pangkat sebelumnya.

            Kenaikan pangkat itu, ditandai dengan adanya laporan Korps Perwira yang digelar di Lapangan Ahmad Yani, Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Jumat, 1 Oktober 2021 pagi.

            Acara itu, dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan.

            “Kenaikan pangkat itu bagian dari mekanisme dalam suatu organisasi dan sebagai wujud penghargaan dari Pemerintah, dan TNI,” ujar Kasdam.

            Beberapa pesan, disampaikan oleh Kasdam dihadapan Perwira yang saat ini menyandang pangkat baru, salah satunya berkomitmen menghadapi suatu tugas demi meningkatkan kualitas dalam suatu pengabdian.

             Ia berharap, dengan adanya kenaikan bagi para Perwira di jajaran Kodam V/Brawijaya itu, nantinya bisa berkontribusi dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa. “Terutama dalam menghadapi pandemi saat ini,” pinta Kasdam. (*)

Percepat Penanganan Covid, Koarmada II Bersinergi dengan Kodam V/Brawijaya

Surabaya, – Pihak Koarmada II bersinergi dengan Kodam V/Brawijaya dan instansi terkait lainnya dalam rangka percepatan vaksinasi dan pemulihan ekonomi nasional.

Vaksinasi maritim yang digagas oleh Koarmada II itu, digelar di GOR Pancasila, Surabaya.

Setidaknya, terdapat puluhan ribu dosis, dan ratusan vaksinator sudah dipersiapkan dalam kegiatan tersebut.

Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhanda menjelaskan, jenis vaksin yang digunakan dalam vaksinasi itu, adalah Sinovac.

“Untuk dosis kedua, nanti ditujukan bagi anak usia 12 tahun, dan lansia,” kata Yuli. Kamis, 30 September 2021 siang.

Kusdi menambahkan, dalam vaksinasi itu pihak Koarmada II juga menyediakan ruang tambahan perawatan, baik di RSAL maupun gedung lainnya.

“Semua program itu dilaksanakan dengan mengerahkan seluruh sumber daya, atau sarana yang dimiliki jajaran TNI-AL,” pungkasnya. “Vaksinasinya, digelar sampai 1 Oktober, besok,” imbuhnya. (*)

Danrem 081/DSJ : Prajurit Harus Jago Menembak

MADIUN, – Korem 081/DSJ menggelar latihan menembak senjata ringan di Lapangan Tembak Gunung Kendil, Wungu, Kabupaten Madiun.

Memasuki hari kedua, latihan menembak senapan dan pistol itu ditinjau langsung oleh Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho.

Peninjauan yang dilakukan oleh Danrem itu merupakan bentuk tugas dan tanggung jawabnya. “Kita ingin melihat sejauh mana latihan menembak ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan,” katanya saat ditemui di lokasi, Rabu (29/9/2021).

Diungkapkannya bahwa, kemampuan menembak sangat penting dan harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI. “Prajurit harus jago menembak,” ujarnya.

Untuk itu dia ingin, agar para prajuritnya dapat memanfaatkan latihan tersebut dengan baik guna mengasah dan meningkatkan kemampuan mereka.

Danrem pun berharap, hasil yang diraih oleh para prajuritnya dalam latihan menembak kali ini akan lebih baik dari latihan menembak sebelumnya. “Harus lebih baik dan meningkat.” tandasnya.

Tampak dalam peninjauannya itu, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho juga turut serta mengasah kemampuannya dalam menembak pistol.

Sumber :Penrem

jurnalis : yuli

Pangdam V/Brawijaya Sambut Kedatangan Wapres Ma’rif Amin

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menyambut kedatangan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Kamis, 30 September 2021.

Menurut informasi, kedatangan Wapres ke Jawa Timur, dalam rangka memimpin rapat koordinasi penyelesaian kemiskinan ekstrem, sekaligus melakukan peninjauan kawasan industri halal yang berada di Sidoarjo, Jawa Timur.

Rapat koordinasi itu, digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Beberapa pejabat, tampak hadir dalam rakor itu, salah satunya Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Beberapa Kabupaten di Jawa Timur, menjadi prioritas penanganan ekstrem, beberapa diantaranya ialah Kabupaten Lamongan, Sumenep, Bangkalan, Bojonegoro dan Probolinggo.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Kesiapan Pengamanan Kunjungan Wapres RI

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto meninjau kesiapan pengamanan kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin.

Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhanda menjelaskan, peninjauan itu dilakukan ke beberapa lokasi, salah satunya Kawasan Industri Halal (KIH) yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur. Rabu, 29 September 2021.

“Rencananya, Wapres melihat proses pembangunan di lokasi itu,” ujar Kapendam.

Bangunan itu, kata Kapendam, dipergunakan sebagai kawasan penyimpanan barang industri, sekaligus sektor farmasi yang berfungsi membantu UMKM dalam upaya peningkatan produk.

“Itu nanti dapat dijadikan peluang menjadi pusat produksi,” bebernya.

Untuk diketahui, PT MBA membangun proyek kawasan halal itu dengan tujuan untuk memastikan semua produk atau barang yang diprodukai lulus tahap pengecekan laboratorium berprinsip syariah.

Pengerjaan proyek itu, berjalan sejak bulan Mei, hingga September. Kawasan itu, akan menjadi klaster industri halal yang terintegrasi pertama, dan terbesar di Jawa Timur.

Di Lokasi TMMD, Kapendam V/Brawijaya Ingatkan Prokes

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V Brawijaya Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra, meninjau program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 112 Kodim 0815 Mojokerto, di Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Selasa (28/9/2021).

Selain meninjau pembangunan musala, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra juga meninjau pengerjaan jalan sepanjang 820 meter, dan melihat langsung proses pengerjaan rehab gedung SD, serta pengerjaan pembangunan jaringan irigasi.

Pada TMMD 2021 kali ini, terdapat lima lokasi yang menjadi lokasi TMMD di wilayah Kodam V Brawijaya, yakni di Kabupaten Blitar, Kediri, Mojokerto, Kabupaten Malang-Batu, dan Pamekasan. Berbekal semangat juang yang tinggi, anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD tetap menjalankan pengabdian dengan penuh dedikasi. Dan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid 19 sesuai imbauan Pemerintah.

“Meski pandemi, semua target di lima wilayah tersebut tuntas sebelum tanggal yang sudah ditetapkan. Keberhasilan ini merupakan kerjasama dan gotong royong dari Satgas TMMD dan warga setempat,” kata Kusdi.

Kusdi menjelaskan, berbagai sasaran fisik dan non fisik berhasil dikerjakan dengan baik dan tuntas. Seperti sasaran fisik berupa rumah ibadah, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), rabat jalan, hingga MCK. Semuanya pun sudah bisa dinikmati warga sekitar sasaran program TMMD 112.

Kusdi menambahkan, TMMD tahun ini memang berbeda karena adanya pandemi COVID-19. Bahkan pelaksanaan TMMD, baik anggota TNI maupun masyarakat selalu mematuhi aturan dari Pemerintah dengan melaksanakan protokol kesehatan. “Protokol kesehatan selama program TMMD ini merupakan ketaatan anggota Satgas dan warga dalam memutus rantai penyebaran COVID-19,” urainya.

Sedangkan t Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, yang turut di lokasi menyampaikan, TMMD ke 112 di Kabupaten Mojokerto dibagi menjadi dua, yakni kegiatan pembangunan fisik dan non-fisik.

Beberapa yang dilaksanakan di antaranya pembangunan jaringan irigasi Sumber Lumpang, peningkatan jalan lingkungan Dusun Duyung-Dusun Bantal, pembangunan jalan usaha tani (JUT) Dusun Bantal, rehabilitasi ruang kelas SDN Duyung, serta rehabilitasi musala Punden.

Untuk kegiatan non-fisik, dilaksanakan bekerjasama dengan OPD Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam bentuk giat penyuluhan, sosialisasi dan pemberian bantuan kepada masyarakat Duyung.

“Semoga ke depan kita dapat terus bersinergi untuk pemerataan pembangunan nasional, meningkatkan kesejahteraan, keadilan dan gotong royong serta dalam rangka memperkuat kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat,” pungkas Dandim.

TNI Hadir Untuk Membantu Rakyat

MADIUN, – Melalui TMMD ke-112 Blitar, TNI hadir untuk dapat membantu dan mengatasi kesulitan masyarakat. Hal itu sesuai dengan sumpah mereka sebagai seorang prajurit dan nilai-nilai 8 Wajib TNI yang menjadi pedoman mereka sehari-hari.

Berbagai pembangunan infrastruktur dilakukan pelaksanaan TMMD tersebut, mulai dari makadam jalan, pembangunan jembatan bentang dan gorong-gorong, rehab teras masjid dan mushola, rehab Poskamling dan RTLH, serta pembuatan jambanisasi.

Selain itu, untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam TMMD yang dilaksanakan di Desa Pakisaji, Kecamatan Kademangan tersebut juga diberikan berbagai penyuluhan-penyuluhan.

Dalam melakukan pengerjaan berbagai sasaran fisik, TMMD ke-112 selalu mengedepankan Kemanunggalan TNI-Rakyat yang diwujudkan melalui semangat saling gotong royong dan bahu-membahu.

“Kemanunggalan TNI-Rakyat sejatinya merupakan tujuan terkandung dalam setiap gelaran TMMD, di samping tentunya untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Kapenrem 081/DSJ, Mayor Arm Nurwahyu Sujatmiko melalui rilis tertulis, Minggu (26/9/2021).

Lebih dari itu menurutnya, program TMMD juga merupakan wujud jati diri TNI sebagai tentara rakyat, yang selalu dekat dengan rakyat dan siap membantu setiap kesulitan rakyat.

“Apapun kesulitan atau permasalan yang dialami rakyat, kami TNI merasa terpanggil dan senantiasa siap untuk membantu,” tegas mantan prajurit Cakra Kostrad tersebut.

“Semoga, melalui TMMD ke-112 yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia, kehidupan masyarakat akan semakin baik dan sejahtera,” pungkasnya. (Arif)

Pesan Pangdam V/Brawijaya Kepada Ujung Tombak Satkowil

BANYUWANGI – Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Irwan Subekti mendampingi Panglima  Komando Daerah Militer V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. beserta rombongan laksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0825/Banyuwangi.  

Kedatangan Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan disambut hangat oleh Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, S.I.P., M.I. Pol, bersama Forkopimda Kab. Banyuwangi, Sabtu (25/09/2021).

Dari release yang dikeluarkan Penerangan Korem 083/Bdj, Kedatangan orang nomor satu di Kodam V/Brawijaya ke Kodim 0825/Banyuwangi adalah dalam rangka meninjau pangkalan dan sekaligus ingin bertahap muka dengan Perwira serta para Babinsa saya di ujung timur pulau jawa ini.

Dalam arahannya kepada Perwira dan Babinsa  Kodim 0825/Banyuwangi, Mayjen Suhariyanto  memberikan pesan,  “Meskipun Banyuwangi level 2 jangan sampai lengah tetap tegakkan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat, dan  laksanakan tracing.  

Kepada seluruh Perwira agar selalu mengecek anggotanya yang sedang sakit dan komorbit agar dapat kita antisipasi dan ambil langkah.” Babinsa merupakan ujung tombak sekaligus sebagai garda terdepan dalam memutus mata rantai Corona Covid-19, jadi saya ingin semua anggota TNI yang ada di wilayah jajaran Kodim 0825/Banyuwangi untuk selalu menjaga kesehatan, terapkan 6 M, makan makanan yang bergizi minum vitamin berjamur dan tak lupa untuk selalu berdoa kepada Allah SWT, ” pungkasnya. (Penrem083)