Kasiren Korem 082/CPYJ Ikuti Rapat Panhar Kodam V/Brawijaya

MOJOKERTO – Kasi Perencanaan Korem 082/CPYJ Mayor Inf Dedi Indrawan, S.T. mengikuti Rapat Panhar Kodam V/Brawijaya secara Virtual bertempat di Ruang Puskodalops Makorem 082/CPYJ, Jalan Veteran Nomor 3 Kota Mojokerto.Kamis, (14/10/2021)

Kegiatan Rapat Panhar dibuka secara langsung  oleh Asisten Perencanaan Kodam V/Brawijaya Kolonel Arh Bambang Utomo, S. I. P., M. Sos. diikuti seluruh satuan jajaran Kodam V/Brawijaya secara Virtual.

Tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada seluruh  jajaran Kodam V/Brawijaya dibidang perencanaan terutama anggota yang bertugas sebagai operator agar lebih teliti dalam menginput atau memasukkan data, ” ujarnya. 

Lanjut Asren, seluruh satuan jajaran Kodam V/Brawijaya agar menyerap seluruh anggaran yang sudah dialokasikan, ” tambahnya

Dalam kesempatan tersebut Kasiren Korem 082/CPYJ Mayor Inf Dedi Indrawan, S.T. menyampaikan bahwa, kegiatan ini sangat penting agar para operator di satuan lebih teliti dan cermat dalam menginput dan memasukkan data.

“Kegiatan ini sangat penting, khususnya untuk para pejabat perencanaan dan para operator agar tidak salah dalam mengimput data, ” ujarnya

Turut hadir dalam rapat tersebut Pasi Anev Mayor Arm Gunawan Riyanto dan Pasi Renproggar Mayor Cku (K) Anies Erdiyanti. (Penrem CPYJ)

Serbuan Vaksinasi di Banyuwangi Lebihi Batas Target

Banyuwangi,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi yang digelar di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Selain Pangdam, terlihat beberapa pejabat teras TNI-Polri yang hadir meninjau serbuan vaksinasi tersebut, diantaranya ialah Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta.
Ditemui usai mendampingi peninjauan serbuan vaksinasi, Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan jika adanya serbuan vaksinasi itu mendapat respon positif dari masyarakat.
Itu terbukti ketika banyak masyarakat yang tiba ke lokasi vaksinasi berlangsung. Setidaknya, terdapat 45 titik vaksinasi yang disediakan pada serbuan vaksinasi saat ini.
“Trend kasus Covid sudah turun. Tapi, masyarakat harus waspada. Kewaspadaan itu bisa dilakukan melalui cara patuh protokol kesehatan,” kata Kusdi. Kamis, 14 Oktober 2021 siang.
Kusdi pun juga mengapresiasi antusias masyarakat Banyuwangi yang secara sukarela mendaftarkan diri menjadi pemohon vaksin. “Sesuai informasi, sore ini sudah mencapai 17 ribu pemohon. Vaksin ini khusus untuk lansia. Padahal sesuai targetnya, hanya 15 ribu,” jelasnya.

Brigjen Agus Setiawan Minta Hasil Pembangunan TMMD Dirawat

Pamekasan,- Program Tentara Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-112 yang berlangsung di sejumlah daerah yang ada di Jawa Timur secara resmi berakhir. Brigjen TNI Agus Setiawan, di Jawa Timur sendiri terdapat lima daerah yang dijadikan sasaran pelaksanaan TMMD. “Ada lima Kabupaten, Blitar, Malang, Pamekasan, Mojokerto dan Kediri,” ujar Kasdam usai menghadiri penutupan program TMMD di Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur. Kamis, 14 Oktober 2021 siang. Sebelum dilakukan penetapan lokasi TMMD, Agus menyebut jika berbagai perencanaan dilakukan terlebih dahulu.

Pastinya, perencanaan itu melibatkan semua pihak. “Sistemnya, kita minta masukan atau saran dari bawah atau bottom up. Nantinya, kita olah dan kita kelola dalam bentuk TMMD,” bebernya. Untuk di Pamekasan sendiri, terdapat dua program yang sebelumnya sudah dilaksanakan dengan baik. Program itu, meliputi program fisik dan non fisik. “Kalau sasaran fisiknya itu, ada pavingisasi sepanjang 450×2 meter setengah. Semula, itu hanya jalan setapak. Kemudian, ada pengerjaan sumur bor dan tandon air, sebanyak lima titik. Nah, air ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” bebernya. Bukan hanya itu saja, program fisik tersebut juga menyasar pembangunan rumah tidak layak huni. Setidaknya, semua sasaran fisik itu sudah dituntaskan oleh Satgas TMMD. “Kalau dikerjakan oleh pemborong atau kontraktor, ini membutuhkan waktu yang lama dan biayanya semakin banyak,” tegasnya. Kasdam berharap, dengan adanya hasil pembangunan Satgas TMMD itu, nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. “Sehingga, usia pakainya itu bisa lebih panjang. Program ini harus terus berlanjut dan sangat bermanfaat dari berbagai aspek, terutama kesejahteraan dan keamanan,” tandasnya.

Menolak Lupa, Perjuangan Paur Penrem 081/DSJ Pada TMMD ke-112 Blitar

Blitar(dsj) – Besok lusa (14/10), pelaksanaan TMMD ke-112 Blitar yang telah dilaksanakan selama hampir satu bulan akan secara resmi ditutup.Berbagai pembangunan infrastruktur dilakukan dalam TMMD tersebut, mulai dari makadam jalan, pembangunan jembatan bentang dan gorong-gorong, rehab teras masjid dan mushola, rehab Poskamling dan RTLH (rumah tidak layak huni), serta jambanisasi.Pada TMMD yang dilaksanakan di Desa Pakisaji, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Penrem 081/DSJ turut menerjunkan personelnya untuk meliput dan mempublikasikan kegiatan yang bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat itu.Tugas yang mereka lakukan bisa dibilang tidaklah mudah. Selain harus berpacu dengan waktu dalam mempublikasikan kegiatan, mereka juga dihadapkan dengan tantangan sullitnya kondisi medan yang harus dihadapi.Seperti kemarin, saat meliput kegiatan Tim Wasev TMMD ke-112 yang dilakukan oleh Asintel Kasad, Mayjen TNI Suko Pranoto, (11/10). Paur Penrem 081/DSJ, Letda Inf Lamidi yang memimpin tugas peliputan tersebut sempat terkendala dengan kondisi medan yang terdapat di sasaran makadam jalan.Motor yang ditunggangi bersama rekannya mengalami kendala yang dikarenakan gagal menanjak. Meskipun begitu, namun dia tidak menyerah dan tetap melanjutkannya dengan mendorong motornya.Upaya dan semangat pantang menyerah yang dilakukan Letda Inf Lamidi itu mendapatkan applause dari personel lainnya yang turut serta dalam kegiatan tersebut.Perjuangan semacam itu sudah terbiasa dilakukannya dalam setiap pelaksanaan tugas. “Inilah suka dan dukanya dalam setiap tugas, khususnya saat TMMD,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (12/10/2021).Meskipun begitu, sebagai prajurit TNI dia tetap mengaku senang dan bangga dapat diterjunkan dalam setiap pelaksanaan TMMD. “Sangat-sangat bangga,” ujar mantan prajurit Kostrad itu.Karena menurutnya, program TMMD yang dilaksanakan serentak di bebagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia itu merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian TNI terhadap masyarakat.(arw/pen)FacebookTwitterEmailSambung

Cara Jenderal Bintang Dua TNI Sapa Masyarakat di Blitar

Blitar, Predikatnews – Berbagai pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh TMMD ke-112 Blitar telah ditinjau langsung oleh Tim Wasev TMMD yaitu Asintel Kasad, Mayjen TNI Suko Pranoto, (11/10).

Dia menilai, TMMD ke-112 yang dilaksanakan terpusat di Desa Pakisaji, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar secara keseluruhan hampir telah selesai dan sesuai dengan target.

Lebih dari itu, ada satu momen yang menarik dalam kegiatan yang dilakukan oleh Tim Wasev tersebut yaitu saat Mayjen Suko memberikan bantuannya dan menyapa masyarakat Desa Pakisaji.

Meski menyandang pangkat bintang dua di pundaknya, namun Suko tidak ragu-ragu untuk dapat berkomunikasi dengan salah seorang lansia yang sudah kesulitan untuk dapat berdiri dan hanya bisa duduk di tempat duduk yang telah disediakan.

Dengan berlutut, pria kelahiran Malang, Jawa Timur itu berupaya mengajak komunikasi lansia tersebut dan mendengarkan keluh kesahnya.

Dengan sikapnya yang humanis, Mayjen Suko menunjukkan perhatian dan simpatinya sebagai prajurit TNI kepada rakyat, khususnya warga Desa Pakisaji.

Sikap humanis seperti itu merupakan wujud hubungan emosional yang erat antara Prajurit TNI dengan rakyat. “Kami TNI ini berasal dari rakyat, maka sudah semestinya juga kami harus selalu dekat dengan mereka,” kata Kapenrem 081/DSJ, Mayor Arm Nurwahyu saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait sikap humanis dari Mayjen Suko tersebut, Selasa (12/10/2021).

Ditambahkannya, sikap semacam itulah yang nantinya akan membuat TNI semakin manunggal dengan rakyat dan semakin kuat.

Kapenrem menjelaskan, apa yang dilakukan oleh Mayjen Suko juga merupakan cermin prajurit TNI yang senantiasa berupaya dapat hadir dan mengatasi setiap kesulitan rakyat.

“Sudah menjadi panggilan bagi kami prajurit TNI, untuk dapat memberikan pengabdian yang terbaik terhadap rakyat, bangsa dan negara,” tandasnya. (Penrem 081).

AKABRI 89 Turun Tangan Sukseskan Vaksinasi Nasional

Bangkalan,- Alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau yang sekarang dikenal dengan sebutan Akademi Militer (Akmil, red) 1989 turun tangan dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Daerah yang disasar, ialah Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur. Lokasi vaksinasi dan bakti sosial itu, terbagi di beberapa titik area yang ada di Kabupaten Bangkalan, salah satunya di Ponpes Nurul Cholil. Setidaknya, terdapat seribu nakes yang dilibatkan dalam kegiatan vaksinasi tersebut.

Para nakes itu, diambil dari para pengurus Ponpes setempat. “Untuk hari ini, vaksinasi di Ponpes ini sudah mencapai tahap 75 persen,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Rabu, 13 Oktober 2021 siang. Selain di Bangkalan, ternyata vaksinasi yang digelar oleh alumni AKABRI 89 itu juga berlangsung di Kabupaten Sampang, Pamekasan dan Sumenep. “Madura adalah yang paling rendah cakupan vaksinasinya di Jawa Timur. Sehingga, kita (TNI-Polri, red) bersinergi supaya bisa mencapai standar nasional,” kata dia. Beberapa starategi, saat ini digagas oleh dirinya dalam upaya mewujudkan program vaksinasi nasional, diantaranya ialah vaksinasi secara door to door, hingga vaksin mobile respon cepat. “Mobil vaksin respon cepat ini untuk mendatangi masyarakat yang belum tervaksin. Selain itu juga, kita siagakan Satgas yang terdiri dari TNI-Polri untuk mencari orang-orang yang belum divaksin,” ungkapnya. Selain vaksinasi, Suharyanto menegaskan jika kegiatan itu nantinya akan dibalut dengan adanya kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako. Sembako itu, kata dia, ditujukan bagi warga terdampak pandemi. “Bantuan itu juga kita berikan untuk warga yang sudah divaksin,” pungkasnya.

Mayjen TNI Suharyanto Kawal Kedatangan Presiden di Gresik

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto mengawal kunjungan kerja yang dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo di Gresik, Jawa Timur.

Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan, kedatangan Presiden dalam rangka melakukan groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (FI).

“Beliau (Presiden, red) juga neninjau Kawasan Ekonomi Khusus di Gresik,” ujar Kapendam.

Selain didampingi Pangdam, beberapa Menteri juga turut mendampingi kunjungan kerja Presiden, diantaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo.

Danrem 081/DSJ Ingatkan Peran Serta Masyarakat dalam Penanganan Covid-19

Magetan – Guna memperingati Hari Jadinya ke-76, Pemprov Jatim yang dipimpin langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa melakukan agenda rutinnya ziarah di Makam Gubernur Suryo di Magetan.

Selepas melakukan ziarah di makam gubernur pertama Jatim tersebut, Khofifah yang turut didampingi Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho bersama Forkopimda meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pendopo Suryo Graha Magetan.

Di sela peninjauannya, mantan Mensos itu mengatakan bahwa, pencapaian Jatim yang saat ini termasuk level 1 merupakan hasil kerja keras dari seluruh masyarakat.

“Beberapa waktu yang lalu sudah terkonfirmasi dari 38 kabupaten dan kota di Jatim sudah 32 daerah yang masuk level 1, selebihnya level 2,” ujarnya di lokasi, Minggu (10/10/2021).

“Ini doa kita semua dan mudah-mudahan terus bisa menekan nol angka kematian Covid-19, karena di saat yang sama ekonomi kita juga harus bangkit dan tumbuh secara signifikan,” terangnya.

Sementara itu, Danrem siap mendukung penuh berbagai upaya dan kebijakan yang dilakukan oleh Pemprov Jatim dalam penanganan Covid-19. “Kami beserta jajaran senantiasa siap mendukung,” tegasnya.

Lebih dari itu, dia juga mengungkapkan akan lebih meningkatkan sinergitas dengan berbagai instansi terkait dan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam penangananya.

“Dalam penanganan Covid-19, tentunya tidak dapat mengandalkan berbagai pihak atau unsur dari pemerintah saja, namun seluruhnya harus terlibat dan ambil bagian,” jelasnya.

Danrem optimis, dengan keterlibatan dari seluruhnya, nantinya akan dapat membuahkan hasil yang lebih baik lagi. “Kita optimis, Covid-19 di Jatim akan semakin baik,” pungkasnya.(*).

Potret Kemanunggalan TNI dengan Rakyat Dalam TMMD 112

MALANG – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 112 Kodim 0818 yang difokuskan di Desa Tulungrejo Kecamatan Ngantang dengan sasaran fisik dan non fisik ini merupakan salah satu bentuk kebersamaan, baik antara Satgas TMMD Bersama elemen masyrakat lainnya.Dengan adanya program TMMD 112 yang sudah berjalan beberapa minggu ini telah menambah keakraban antara mereka. Nampak dalam foto, mereka kelihatan guyub rukun dan saling akrab. Hal ini diungkapkan langsung oleh Serma Erfan, Tim Satgas Penerangan TMMD, ” Sabtu (9/10/2021).

“Dengan adanya TMMD 112 Kodim 0818 ini, baik warga, TNI, bersama seluruh eleman warga Tulungrejo saling akrab, dan tentu saja ini merupakan perwujudan nilai-nilai Pancasila yang sudah ditanamkan oleh warga Desa Tulungrejo, yakni Gotong royong, ” pungkasnya.(Penrem083)

Penanggulangan Covid di Wilayah Kodam V/Brawijaya Kembali Dievaluasi

Surabaya,- Penanggulangan pandemi Covid-19 di Jawa Timur kembali dievaluasi oleh Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, beserta beberapa Menteri terkait lainnya. Di konfirmasi mengenai hal itu, Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan jika dalam rakor virtual itu, Menteri Luhut mengimbau semua pihak untuk tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat.

Meski sudah berada di posisi yang lebih baik, kata Kusdi, penerapan protokol kesehatan di Pulau Jawa dan Bali sangat penting dilakukan. Pasalnya, saat ini terjadi beberapa kasus lonjakan pandemi di Provinsi Papua. “Meskipun angka penurunan kasus di Papua sudah melandai, tapi sesuai angka reproduktif efektif menunjukkan belum terkendali,” jelas Kapendam di konfirmasi terkait rakor virtual yang berlangsung pada Minggu, 10 Oktober 2021 malam itu. Beberapa arahan, ditegaskan oleh Menko Luhut termasuk soal antisipasi terjadinya penyebaran pandemi kasus Covid-19 pasca pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX yang dihelat di Papua. “Forkopimda diminta untuk mempersiapkan skenario dan langkah antisipasi terjadinya gelombang baru kenaikan Covid,” jelas Kapendam.