Program Pembinaan Lingkungan Hidup, Kodim 0804/Magetan Gelar Penghijauan

Magetan. Komando Distrik Militer  0804/Magetan menggelar kegiatan program pembinaan lingkungan hidup khususnya dalam kegiatan penghijaun, dengan melibatkan karang taruna dan elemen masyarakat di  Embung Duwet Sewu Desa Baleasri, Kec. Ngariboyo, Magetan,   Sabtu (06/11/2021).

Kegiatan diawali dengan apel bersama ini dihadiri langsung oleh Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo, Bupati Magetan Suprawoto, Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, perwira staf,  prajurit, dan tamu undangan yang terdiri dari pemuka masyarakat Baleasri dan karang taruna.

Menurut  Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo, penyelenggaraan program pembinaan lingkungan hidup ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan gerakan menjaga dan melestarikan Lingkungan Hidup khususnya dalam kegiatan Penghijauan”, ucapnya.

Dengan kegiatan Penghijauan ini, kita dapat mengurangi dampak kerusakan lingkungan yang dapat mengakibatkan bencana alam di Kab. Magetan.

Dandim mengajak seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat tanaman ini. Mari kita jaga bersama sehingga nanti setelah berbuah dapat bermanfaat bagi anak cucu kita, ” tutupnya”.

Hal Senada juga disampaikan Bupati Magetan Suprawoto, Ia sangat berterima kasih kepada TNI Khususnya Kodim 0804/Magetan karena sangat peduli terhadap lingakungan terutama pada penghijauan, mengigat di Kabupaten Magetan masih rentan terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor jadi saya rasa langkah ini sagat tepat, “ucapnya”. (MC0804)

Kota Batu Banjir Bandang, Kapenrem 081/DSJ Beri Pesan Kepada Masyarakat

MALANG, Memasuki bulan November ini, BMKG mencatat curah hujan di berbagai wilayah di Indonesia cukup tinggi, tak terkecuali di Jawa Timur.Bahkan hari ini, sejak pagi guyuran hujan intensitas sedang hingga tinggi hampir merata di Jawa Timur. Hal itu pulalah yang mengakibatkan Kota Batu sore ini diterjang oleh banjir bandang.

Banjir bandang yang terjadi di Kota Batu hingga sepanjang aliran Sungai Brantas itu telah banyak menimbulkan kerugian, khususnya dari segi materill.Atas musibah yang terjadi itu, Kapenrem 081/DSJ Mayor Arm Nurwahyu Sujatmiko turut menyampaikan rasa keprihatinannya.“Duka mendalam bagi saudara-saudara kami di Kota Batu yang tertimpa musibah banjir. Semoga mereka yang terdampak senantiasa diberikan ketabahan dan kesabaran,” kata Kapenrem melalui rilis tertulisnya, Kamis (4/11/2021).

Dia berharap, musibah tersebut dapat dijadikan pelajaran yang berharga agar bencana tersebut dapat dicegah dan diminimalisir supaya tidak terulang kembali.“Mari jadikan musibah banjir di Kota Batu sebagai pelajaran yang berharga, agar kita dapat lebih peduli dalam menjaga dan memelihara lingkungan,” terangnya.Dijelaskannya, kepedulian terhadap lingkungan dapat dilakukan dengan tidak sembarangan menggunduli lahan, baik di hutan ataupun di sekitar aliran sungai.“Dan yang tak kalah pentingnya adalah tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di sungai,” imbuhnya.Kapenrem juga berharap, musibah banjir bandang di Kota Batu itu tidak akan terulang lagi. “Semoga tidak akan terjadi lagi hal serupa, khususnya di Jawa Timur,” pungkasnya.(Arw/Ang).

338 Pendaftar Perwira Karir di Kodam Brawijaya Masuk Tahap Pengecekan Postur Tubuh dan Kesehatan

Surabaya,- Setidaknya, terdapat 338 pendaftar calon prajurit Perwira Karir yang terdiri dari 273 pria dan 65 wanita, kali ini memasuki seleksi tahap pengecekan kesehatan dan postur tubuh sesuai kriteria yang sebelumnya sudah ditetapkan.
Selain pengecekan postur tubuh dan kesehatan, para pendaftar itu juga memasuki tahap pengecekan admnistrasi. Pengecekan tersebut, dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto di Gedung Balai Prajurit, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Selasa, 02 Nopember 2021 siang.
Meski melibatkan banyak massa, pengecekan itu tak luput dari adanya pemberlakuan protokol kesehatan. Bahkan, pengecekan dilakukan secara bergelombang atau bergantian.
Demikian dijelaskan Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra. Menurutnya, pengecekan itu adalah rangkaian dari tahapan kegiatan penerimaan calon prajurit Perwira Karir yang sudah menjadi program rutin bagi institusi TNI-AD, khususnya Kodam. “Pembukaan pendaftaran itu rutin dibuka setiap tahunnya,” kata Kusdi.
Seleksi administrasi, khususnya kesehatan menurutnya sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, selama menjalani proses di Lembaga Pendidikan TNI-AD, para calon yang ditetapkan sebagai siswa nantinya akan membutuhkan kondisi fisik yang prima.
“Sehingga, peserta yang sudah dipilih dan ditetapkan sesuai dengan kriteria, berhak mengikuti pendidikan lanjutan. Proses seleksi ini, betul-betul berjalan secara ketat,” tegas almamater Akademi Militer tahun 1995 ini.

Dikunjungi Bintara Mahasiswa Poltekad, Pangdam Brawijaya Sampaikan Pesan

Surabaya,- Kodam V/Brawijaya, kali ini menjadi salah satu tujuan yang dijadikan lokasi kunjungan oleh para Bintara Mahasiswa (Bamasis) D4 Angkatan III Poltekad, Kodiklat TNI-AD dalam rangka pengarahan studi Ekskursi.
Kunjungan para Bamasis itu, mendapat respon hangat dari Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Kedatangan mereka pun, disambut di Lapangan Ahmad Yani, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Selasa, 02 Nopember 2021 pagi.
Beberapa wejangan, diberikan langsung oleh Pangdam terhadap 47 Bamasis tersebut, salah satunya kewaspadaan menghadapi era revolusi industry 4.0.
Suharyanto menjelaskan, terjadi berbagai perubaha perspektif ancaman maupun tantangan pada era tersebut, salah satunya ialah perang siber, hingga network centric warfare.
“Untuk menghadapi ancaman itu, maka diperlukan sistem pertahanan yang kuat, meliputi transformasi personel, alutsista pertahanan, transformasi teknologi militer, hingga modernisasi alutsista,” ujar Pangdam.
Selain membahas soal revolusi industri, Suharyanto juga membahas soal pengoptimalan waktu bagi para Bamasis, terutama menyangkut waktu untuk lebih meningkatkan kemampuan, hingga kedisiplinan. “Terutama memelihara moril dan semangat pengabdian pada Satuan, TNI dan bangsa,” pintanya.
Perlu diketahui, Politeknik Angkatan Darat atau Poltekad memiliki peranan penting dalam mendukung tugas di Satuan TNI-AD, terlebih dalam mencetak SDM berbasis teknologi.
Tak hanya itu, selama kunjungan kerja yang dilakukan oleh para Bamasis itu berjalan, Pangdam juga memberlakukan adanya peraturan protokol kesehatan. Bukan tanpa sebab, peraturan itu diberlakukan sebagai bentuk memutus rantai penyebaran pandemi.

Dandim 0822 Hadiri Rapat Paripurna 6 (Enam) Reperda Propemperda Tahun 2021

Propemperda merupakan instrumen perencanaan program pembentukan peraturan daerah yang dilakukan secara terencana, terpadu dan sistematis yang dilaksanakan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang disusun berdasarkan skala prioritas dan ditetapkan sebelum rancangan peraturan daerah tentang APBD disahkan.

Bertempat Di Ruang Rapat Graha Paripurna DPRD Bondowoso Jl. KH.R As’ad Syamsul Arifin No. 100 Kec.Tenggarang Kab. Bondowoso telah di laksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Nota Penjelasan Bupati Bondowoso Terhadap 6 ( enam ) Reperda Propemperda Tahun 2021, Senin (1/11/2021).

Turut hadir dalam rapat tersebut Bupati Bondowoso Drs. KH. Salwa Arifin, Ketua DPRD Kab Bondowoso H. Ahmad Dhafir, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Kav Widi Widayat, ST., Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto S.I.K, Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar Rahmad, SE., M.Si, Wakil Ketua DPRD Drs. H. Buchori Mun’im, Wakil Ketua DPRD H.Moh Supriadi , S.E, dan Kasi Intel Kejari Bondowoso Sucipto, SH, serta Ketua Pengadilan Negeri Bondowoso I Gede Susila Genuyasa, SH.

Penyampaian Nota Penjelasan 6 (Enam) Reperda Propemperda Tahun 2021 oleh Bupati Bondowoso Drs. KH. Salwa Arifin mengatakan, “Raperda perubahan tentang retribusi jasa umum, agar dapat di nikmati oleh masyarakat umum, dalam perkembangan nya di butuhkan kontribusi oleh semua pihak, sehingga berpotensi untuk pendapatan Daerah.

Jasa pengusaha, telah diatur dalam peraturan Daerah Nomor 17 tahun 2010. Merupakan salah satu bidang penting dalam membantu retribusi Daerah, sehingga dalam rangka upaya peningakatan pembangunan Daerah sehingga membentuk peraturan yang mengatur tentang retribusi jasa pengusaha.

Perindustrian sangat penting dalam membantu dan mendongkrak perekonomian masyarakat sehingga masyarakat dapat sejahtera, diharapkan mampu mendorong ekonomi masyarakat. Laporan keuangan diwilayah Bondowoso, perlu di kaji dengan lebih matang sehingga penggunaan nya lebih produktif dan efisien dan tepat program.

Perubahan rencana pembangunan daerah 2018-2023, tentang rencana pembangunan Nasional, klasifikasi perlu pembentukan pemantauan dan laporan hasil pembangunan menengah ke atas, dengan semakin berkurangnya lahan pertanian akibat alih fungsi, sehingga perlu dikeluarkan peraturan guna untuk membatasi perubahan alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman”,fadillah KOREM 083 / BDJ

Kodam V/Brawijaya Berkomitmen Untuk Bersinergi Atasi Bencana Alam dan Pandemi

Surabaya,- Adanya apel siaga banjir yang dipimpin Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Bendungan Semantok, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Senin, 1 Nopember 2021 pagi, seakan membuat semua pihak mengambil sikap tegas.

Pada apel yang dihadiri oleh Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan tersebut, Kapendam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menyebut jika Kodam berkomitmen untuk bersinergi dengan semua pihak, terutama dalam upaya penanggulangan bencana alam yang terjadi di Kota/Kabupaten.

“BMKG sebelumnya sudah memberikan sinyal jika ada potensi La Nina. Potensi hujan, diperkirakan meningkat antara 20-70 persen. Diduga bisa menimbulkan banjir,” kata Kusdi.

Beberapa langkah antisipasi, kata Perwira TNI-AD kelahiran Malang, Jawa Timur itu, telah digencarkan di beberapa Satuan TNI-AD yang ada di jajaran Kodam, salah satunya ialah adanya bersih-bersih lingkungan.

“Sekarang, hampir semua Satuan gencar melakukan karya bakti, itu juga melibatkan beberapa stakeholder dan komponen masyarakat,” jelasnya.

Selain karya bakti, pihak Kodam saat ini juga fokus terhadap upaya pencegahan terjadinya lonjakan pandemi di Jawa Timur.

Meski kasus Covid sudah melandai, Kapendam menegaskan semua pihak untuk tak lengah, dan tetap waspada. “Terutama soal sosialiasi, dan pemutusan rantai pandemi. Itu harus terus dilakukan. Dan itu (sosialisasi, red) terus dilakukan di setiap daerah,” bebernya.

Dharma Pertiwi Kenalkan Kerajinan Nusantara

Surabaya,- Dharma Pertiwi memperkenalkan beberapa produk hasil UMKM yang ada di wilayah masing-masing. Perkenalan produk itu, dilakukan secara virtual. Acara yang dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto, yang tak lain adalah istri Panglima TNI tersebut, diyakini bisa memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM ditengah pandemi Covid-19. “Kegiatan itu merupakan wujud perhatian Dharma Pertiwi dalam upaya melestarikan kerajinan nusantara,” ujar Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra. Senin, 01 Nopember 2021 siang. Selain diikuti Persit Kartika Chandra Kirana, Kusdi menjelaskan jika acara itu juga turut diikuti oleh Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini. Ketiga organisasi itu, merupakan organisasi istri prajurit TNI, baik dari matra darat, laut dan udara. “Acara itu, adalah wadah bagi istri prajurit untuk menggali potensi, sekaligus memantapkan langkah Dharma Pertiwi untuk selalu berkarya, dan mewadahi UMKM yang ada di lingkungan Keluarga Besar TNI,” jelasnya. Selain pengenalan produk-produk UMKM, acara yang digelar secara virtual itu juga diwarnai dengan adanya peresmian Museum.

Warga di Sekitaran Bendungan Bendo dan Kecamatan Wungu Dapat Sembako dari Pangdam Brawijaya

Madiun,- Kodam V/Brawijaya terus memupuk Kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang selama ini sudah terjalin baik.Beragam cara, dilakukan oleh para petinggi Kodam, salah satunya melalui pembagian paket sembako yang dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Sabtu, 30 Oktober 2021.Namun, sebelum dilakukannya pembagian paket sembako itu, serangkaian kegiatan dilakukan oleh Pangdam, salah satunya ialah gowes.Bukan tanpa sebab, dikatakan Pangdam, gowes itu dilakukan untuk mengetahui secara jelas situasi dan kondisi masyarakat. “Kita bisa menyapa, dan mengetahui situasi yang ada di masyarakat. Gowes juga termasuk olahraga yang ramah lingkungan,” bebernya.Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menambahkan, pembagian paket sembako itu, dilakukan di dua lokasi yang ada di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.Selain di Koramil 0803/Wungu, pemberian sembako bagi warga terdampak pandemi itu juga dilakukan di sekitaran Bendungan Bendo, Kecamatan Sawoo.”Pembagian paket sembako itu, bentuk kepedulian TNI-AD, dalam hal ini Kodam Brawijaya pada masyarakat,” jelas Kusdi.Perlu diketahui, setidaknya terdapat ratusan paket sembako yang dibagikan. Akan tetapi, penyaluran sembako itu dilakukan secara simbolis. Selama berlangsungnya penyaluran tersebut, Pangdam juga menghimbau semua pihak untuk tetap patuh pada protokol kesehatan.

Kodam V Brawijaya: Video Viral Pemaksaan Vaksin di Sampang Ternyata Setingan LSM

Surabaya (beritajatim.com) – Sempat beredar beberapa waktu lalu video anggota TNI Kodim 0828/Sampang dituduh telah melakukan pemaksaan terhadap salah seorang warga untuk mengikuti vaksinasi. Video yang viral di sejumlah media sosial itupun menuai respon dari pihak Kodam V Brawijaya.Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan jika pihaknya sudah berkoordinasi, dan melakukan penelusuran berkaitan beredarnya video tersebut.

“Ternyata, itu disengaja. Itu dilakukan untuk menggalang suatu opini buruk terkait adanya vaksinasi yang sudah menjadi program prioritas pemerintah dalam memutus rantai pandemi,” ujar Kusdi, Rabu (27/10/2021) malam.Kusdi menjelaskan, kesengajaan itu terlihat ketika warga tersebut mendatangi posko vaksinasi.“Ada petugas yang bersiaga di posko. Mereka (petugas) sudah melihat gelagat aneh. Ternyata, warga itu sudah menyiapkan alat perekam dibalik jaketnya,” ungkap Kapendam.Setiba di pos vaksinasi, warga yang diketahui sebagai salah satu anggota LSM di Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur itupun sengaja memancing emosi petugas TNI yang sudah bersiaga di posko vaksinasi tersebut.“Awalnya mendaftarkan diri untuk divaksin. Terus menolak, dan mengajak petugas berdebat. Dari situlah petugas terpancing emosinya,” bebernya.

Kusdi pun menampik jika petugas TNI tersebut telah melakukan pemaksaan seperti video yang sudah diedarkan oleh oknum warga tersebut.“Itu video sudah dipotong alias diedit. Tidak seperti itu kronologis sebenarnya,” tegasnya.Ia pun menyesalkan adanya tindakan yang dilakukan oleh oknum warga tersebut. Pasalnya, ditengah serangan pandemi Covid-19 saat ini, adanya vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah dinilai penting untuk dilakukan pada masyarakat.“Padahal, program vaksinasi itu bagus. Tujuannya, untuk menyelematkan banyak manusia. Sudah jelas, kalau vaksin itu aman, dan halal. MUI dan BPOM pun sudah mengeluarkan mandat itu,” kata dia.Atas kejadian tersebut, pihak Kodim pun mengambil jalur hukum dengan melaporkan tindakan yang dilakukan oleh Mino (36), warga Dusun Sendeng, Desa Torjunan, Kecamatan Robatal ke Polres Sampang. Laporan itu, tertera pada surat laporan bernomor STTLP-B/234/X/2021/SPKT/Polres Sampang/Polda Jawa Timur.Dalam surat laporan itu, Mino dilaporkan atas dugaan pidana sesuai yang tertera di dalam Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan transaksi elektronik atau UU ITE. (ted)

Ditjen Pothan Kemhan Bahas Kesejahteraan Veteran

Surabaya,- Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Direktorat Veteran, Brigjen TNI Echsan Sutadji menjelaskan pentingnya peningkatan pelayanan bagi para Veteran, terutama menyangkut persoalan adminitrasi. Dikatakan Brigjen Echsan, terdapat banyak kekurangan yang ditemukan selama proses penyelesaian administrasi, salah satunya penulisan nama calon Veteran yang tak sesuai dengan data kependudukan atau data pensiun. “Proses penyelesaian administrasi Veteran membutuhkan ketelitian, koordinasi dan komunikasi yang baik antara Pusat, Daerah dan Stakeholder,” kata Ditjen Pothan Kemhan dihadapan Kakaminved yang ada di jajaran Babinminvetcatdam V/Brawijaya. Kamis, 28 Oktober 2021 siang. Echsan menilai, adanya sosialiasi yang dilakukan oleh dirinya saat ini, ditujukan untuk menyelaraskan data secara digital. “Sehingga, kesalahan administrasi tidak terjadi lagi atau Zero Mistake, atau paling tidak masih bisa diminimalisir,” bebernya. Adanya pandemi, kata Dirjen Pothan, seakan mendorong semua pihak untuk lebih memperhatikan kesejahteraan para Veteran. Pelayanan bagi Veteran, menurutnya, bukan terhubung dengan beberapa institusi saja. Namun, pelayanan itu, juga terhubung dengan berbagai Kementerian/Lembaga, TNI, Polri dan Pemda hingga instansi terkait lainnya. “Ini sesuai dengan Perpres yang tertera di nomor 79 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan UU nomor 15 tahun 2021, khususnya mengenai hak-hak tertenu bagi veteran. Maka dari itu, dibutuhkan koordinasi, integrase, sinkronisasi dan sinergi semua lintas,” ujarnya.