Patroli Gabungan , Sanksi Teguran dan Sanksi Sosial Tegakkan Disiplin Prokes di Wilayah Kota Kediri bagi Warga yang tidak memakai Masker

KEDIRI – Petugas gabungan yang terdiri dari Koramil 0809/01 Kota Kediri, Polsekta, Satpol PP dan Satuan Pengamanan Pasar melaksanakan patroli penegakan dan pendisiplinan protokol kesehatan bertempat di Pasar Grosir Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota Kediri. Sabtu (13/2/2021) .Dalam Kegiatan Patroli gabungan tersebut Petugas memberikan himbauan kepada para pedagang maupun pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19 berupa himbauan pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak (Phisycal Distancing).Masih di dapat ada warga /pengunjung yang tidak memakai masker,maka akan langsung diberikan sanksi teguran dan sanksi sosial berupa menyapu dan push up di lokasi.Danramil 0809/01 Kota Kediri Kapten Inf Sutejo mengatakan, ” Bahwa dalam rangka menekan penyebaran virus Covid-19 di wilayah binaannya, pihaknya bersama unsur Muspika dan Petugas Gabungan terus gencar melaksanakan serangkaian kegiatan operasi dan patroli yang menyasar di sejumlah fasilitas umum, kerumunan warga ,tempat warung kopi, wifian dan pusat pasar Grosir dan tempat tempat lainnya.Operasi penegakan dan pendisiplinan protokol kesehatan itu ,Lanjut Danramil secara rutin dilaksanakan oleh pihaknya guna mensukseskan program pemerintah dan TNI Polri untuk mengurangi angka penyebaran virus Covid-19.Tidak hanya itu, dalam giat patroli ,petugas juga memberikan himbauan surat edaran (SE) Walikota Kediri tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), “Kami sampaikan kepada warga agar untuk mematuhinya,”terang Kapten Inf Sutejo.Guna mempercepat penanganan Covid-19, Di lokasi kegiatan operasi, petugas juga membagikan masker kepada warga khususnya kepada warga yang lalai /tidak menggunakan masker, “pungkasnya

peninjauan di Bendungan Waduk Tukul yang berada di Desa Krajan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Pacitan

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. bersama rombongan melakukan peninjauan di Bendungan Waduk Tukul yang berada di Desa Krajan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Pacitan. Sabtu, 13 Februari 2021.

69 Mantan Prajurit Siswa, Resmi Dilantik jadi Bintara TNI-AD

Surabaya,- Para mantan prajurit siswa yang sebelumnya mengikuti pendidikan Sekolah Calon Bintara, secara resmi dilantik menjadi seorang anggota prajurit TNI-AD berpangkat Sersan Dua.
Pelantikan itu, dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto di Secaba Rindam V/Brawijaya, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada hari Sabtu, 13 Februari 2021 pagi.
“Pelantikan sebagai prajurit efektif, merupakan titik awal dari karir dan pengabdian sebagai prajurit TNI-AD. Khususnya di Secaba Rindam ini, dapat dijadikan bekal untuk menempuh pendidikan lanjutan sesuai kecabangan masing-masing,” kata Suharyanto melalui amanat yang dibacakannya.
Usai menempuh pendidikan, tambah Pangdam, dirinya pun berharap ke para prajurit Bintara baru agar mampu mempersiapkan diri ketika mengkuti pendidikan pada tahap selanjutnya. “Pendidikan selanjutnya yaitu meningkatkan budaya belajar dan berlatih. Itu mengaci pada Tri Pola Dasar,” bebernya.
Jenderal dengan 2 bintang di pundaknya itu menyebut, Bintara memiliki peranan penting dalam mendukung keberhasilan Satuan, terutama melalui penguasaan ilmu dan ketrampilan teknis militer sesuai fungsi dan tugas.
“Oleh karena itu, sebagai Bintara harus benar-benar menguasai tugas pokok,” tegasnya.
Perlu diketahui, selama pelantikan itu berlangsung, upaya pemutusan rantai pandemi Covid-19 pun tetap dijalankan. Itu terlihat, ketika Pangdam memberlakukan adanya 5M selama prosesi pelantikan digelar.

kliping elektronik sabtu pagi 13 Februari 2021.

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/02/laporan-kliping-elektronik-sabtu-pagi-13-Februari-2021.-1.pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

kliping elektronik jumat sore 12 Februari 2021.

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/02/laporan-kliping-elektronik-jumat-sore-12-Februari-2021..pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

Jadi Penjuru Protokol Kesehatan, Anggota Kodim Probolinggo Siap-Siap Divaksin

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto mengimbau seluruh Satuan di jajarannya untuk mendukung upaya pemutusan rantai pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

            Dalam kunjungannya ke Makodim 0820/Probolinggo pada Jumat, 12 Februari 2021, Pangdam menyebut jika TNI menjadi garda terdepan dalam pencegahan, sekaligus sosialisasi adanya protokol kesehatan di masyarakat. Bukan hanya itu saja, ia juga membahas adanya kebijakan Work From Home atau WFH.

            Pada pelaksanaan WFH, Suharyanto mengimbau para prajurit dan PNS berusia diatas 50 tahun, agar tak bekerja di kantor. “Nantinya akan terealisasi 75% persen WFH, 25% bekerja di kantor,” pintanya.

            Selain sosialisasi tentang protokol kesehatan, ia juga mengimbau personelnya untuk mensosialisasikan adanya vaksinasi. Sebab, rencananya vaksinasi itu akan dilakukan di Probolinggo. “Rencananya dilaksanakan pada Minggu keempat bulan ini,” beber Pangdam.

            Suharyanto menjelaskan, dalam waktu dekat para prajurt TNI akan mendapatkan vaksin. Namun, meski sudah mengikuti proses vaksinasi, bukan bisa dinyatakan bebas Covid. “Maka dari itu, disamping menjaga warga binaan, mereka juga harus bisa menjaga diri sendiri dan keluarga,” pintanya.

            Bahkan, Pangdam juga menginstruksikan Dandim untuk tak segan-segan meminta perkuatan Satuan Tempur. “Selama PPKM, harus ada penurunan angka terkonformasi Covid,” tegas Suharyanto. (Pendam V/Brawijaya)

Auntentifikasi

Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Arm Imam Haryadi

Pangdam Minta Prokes di Probolinggo Harus Ditegakkan

Kota Probolinggo,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto mengimbau seluruh Satuan di jajarannya untuk mendukung upaya pemutusan rantai pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

            Dalam kunjungannya ke Makodim 0820/Probolinggo pada Jumat, 12 Februari 2021, Pangdam menyebut jika TNI menjadi garda terdepan dalam pencegahan, sekaligus sosialisasi adanya protokol kesehatan di masyarakat.

            Bukan hanya itu saja, ia juga membahas adanya kebijakan Work From Home atau WFH.

            Pada pelaksanaan WFH, Suharyanto mengimbau para prajurit dan PNS berusia diatas 50 tahun, agar tak bekerja di kantor. “Nantinya akan terealisasi 75% persen WFH, 25% bekerja di kantor,” pintanya.

            Selain sosialisasi tentang protokol kesehatan, ia juga mengimbau personelnya untuk mensosialisasikan adanya vaksinasi. Sebab, rencananya vaksinasi itu akan dilakukan di Probolinggo. “Rencananya dilaksanakan pada Minggu keempat bulan ini,” beber Pangdam.

            Selain disambut Dandim 0820/Probolinggo, Letkol Inf Imam Wibowo, kedatangan Pangdam di lokasi itu juga disambut oleh Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Irwan Subekti.

Autentifikasi

Kapenrem 083/Baladhika Jaya, Mayor Inf Prasetya, H. K

kliping elektronik kamis pagi 11 Februari 2021.

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/02/laporan-kliping-elektronik-kamis-pagi-11-Februari-2021..pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

kliping elektronik rabu sore 10 Februari 2021.

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/02/laporan-kliping-elektronik-rabu-sore-10-Februari-2021..pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

pelaksanaan PPKM berskala mikro di Kel. Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. bersama Forkopimda Jatim mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat meninjau pelaksanaan PPKM berskala mikro di Kel. Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya. Kamis, 11 Februari 2021.