Danrem 081/DSJ Dampingi Tim Wasev Tinjau TMMD di Pacitan

Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mendampingi Pa. Sahli Tk. III Kasad Bid. Jahpers, Mayjen TNI Subiyanto selaku Tim Wasev TMMD ke-110 meninjau pelaksanaan TMMD di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Senin (15/3/2021).
Selain Danrem, Tim Wasev juga tampak didampingi oleh Kapok Sahli Pangdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Bagus Yoyok Budianto dan Forkopimda Pacitan, mulai dari Bupati Pacitan, Indartato, Dandim 0801/Pacitan, Letkol Kav Ibnu Khazim yang sekaligus sebagai Dansatgas TMMD, dan Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono.

Kegiatan pengawasan itu dimulai dari paparan Dansatgas TMMD kepada Mayjen TNI Subiyanto di Pendopo Pacitan, dan dilanjutkan dengan meninjau berbagai sasaran fisik maupun non fisik yang dikerjakan dalam TMMD yang dilaksanakan di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo.
Sesampainya di Desa Widoro, Tim Wasev dan rombongan kemudian meninjau pengerjaan berbagai sasaran fisik, mulai dari rabat jalan, renovasi mushola dan rehab rumah tidak layak huni.
Selain sasaran fisik, mereka juga meninjau berbagai kegiatan non fisik, seperti pengobatan gratis, donor darah, Baksos berupa pembagian sembako dan pelampung kepada masyarakat, serta pelayanan E-KTP.
Dalam momen peninjauannya, Mayjen Subiyanto menilai pemilihan sasaran dalam TMMD di Pacitan telah tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan TMMD.
Dirinya berharap, berbagai sasaran yang dikerjakan itu dapat memberikan dampak positif terhadap semakin baik dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Indartato mewakili seluruh masyarakat Pacitan, mengucapkan terima kasih dan rasa bangganya atas terselenggaranya TMMD di Desa Widoro tersebut.
Dirinya optimis, dengan pelaksanaan TMMD tersebut nantinya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan. Karena diakuinya, saat ini angka kemiskinan masyarakat di Pacitan masih mencapai sekitar 13%.
Sedangkan Danrem Kolonel Inf Waris berharap, sisa waktu yang ada agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk dapat lebih mengoptimalkan pencapaian hasil dari berbagai sasaran yang tengah dikerjakan.
Dirinya juga berharap, agar nantinya berbagai sasaran itu dapat dijaga dan dipelihara dengan baik oleh masyarakat setempat, supaya usia pakainya dapat lebih lama dan semakin bermanfaat.
Selanjutnya, terkait sulitnya kondisi medan yang harus dihadapi, khususnya dalam pengerjaan rabat jalan, mulai dari kondisi medan yang terjal dan berlumpur dikarenakan tingginya intensitas hujan yang turun juga diakui oleh Dansatgas TMMD.
Namun menurutnya, berbagai hambatan tersebut dapat teratasi dengan baik, berkat adanya kemanunggalan antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat yang terus bekerjasama dan bahu-membahu dalam menyelesaikannya.

Kodam Brawijaya mampu Kebut Vaksinasi

Surabaya,- Kinerja baik dibuktikan oleh pihak Kodam V/Brawijaya dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 di wilayah teritorialnya.
Pasalnya, dalam kurun waktu 3 hari pihak Kodam telah berhasil menyelesaikan program vaksinasi yang sebelumnya hanya diberikan batas waktu 10 hari oleh pihak Mabesad tersebut.
“Alhamdulillah, Kodam Brawijaya mampu menyelesaikan dalam waktu 3 hari,” kata Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto usai meninjau vaksinasi yang digelar di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Selasa, 16 Maret 2021.

Percepatan itu, kata Pangdam, sengaja dilakukan sebagai upaya membantu program Pemerintah, terlebih dalam rangka memutus rantai penyebaran pandemi di wilayah teritorial Kodam. “Jadi, semakin cepat semakin baik. Untuk sisa hari 7 hari bisa dilaksanakan ke personel lainnya,” jelasnya.
Dirinya menjelaskan, selain alokasi vaksin dari Markas Angkatan Darat, Kodam Brawijaya ternyata juga mendapatkan alokasi, atau pemberian izin dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk prajurit TNI yang ada di daerah untuk melaksanakan vaksinasi.
“Nah, sampai sekarang jumlahnya juga sampai 9 ribu lebih. Artinya, yang dari Mabesad 9.559 dosis. Kemudian dari Dinkes Kabupaten/Kota juga 9 ribu lebih. Sehingga prajurit yang sudah tervaksin kali ini sekitar 18 ribu lebih,” ungkapnya.

kliping elektronik Senin sore 08 maret 2021

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/03/laporan-kliping-elektronik-Senin-sore-08-maret-2021.-1.pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

kliping elektronik Senin pagi 8 maret 2021.

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/03/laporan-kliping-elektronik-Senin-pagi-8-maret-2021.-1.pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Dandim 0803/Madiun Bersama Kapolres Madiun Kota Gelar “Cangkrukan Kamtibmas”

Madiun – Guna menciptakan kamtibmas yang kondusif, Polres Madiun Kota bersama Kodim 0803/Madiun mengelar “Cangkrukan Kamtibmas” dengan para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, bertempat di Caffe Gudang Desa Krokeh, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. Senin malam (08/03/2021).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0803/Madiun Letkol Inf Edwin Charles, Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, S.I.K, M.H., Camat Sawahan Hariono, S.Sos., M.Si., Danramil Tipe B 0803/17 Sawahan Kapten Inf Hariyono, Kapolsek Sawahan AKP Samsul Hadi, Ketua Ranting PSHT Kecamatan Sawahan dan Ketua PSHT Sub Rayon se-Kecamatan Sawahan. 

Dalam sambutanya Dandim 0803/Madiun menyampaikan, bahwah Dandim mempunyai dua wilayah yaitu kota dan kabupaten Madiun yang saling berkaitan, dengan wilayah yang sangatlah luas itu sangat penting menjalin dan mempererat sinergitas tiga pilar sehingga tercipta kamtibmas yang kondusif.

“Saya menilai selain dari sinergitas tiga pilar yang sudah terjalin dengan baik, peran dan andil dari saudara – saudara PSH T ini sangat besar dalam menciptakan lingkungan yang aman serta kamtibmas yang kondusif di wilayah kota dan kabupaten Madiun,” ungkap Dandim.

Dandim juga menambahkan, dengan terciptanya lingkungan yang aman dan kamtibmas yang kondusif, diharapkan dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terkait itu Kapolres Madiun Kota menyampaikan, kedepan PSH T  akan melaksanakan kegiatan prampatan luhur dalam waktu dekat ini, kami selaku aparat harus netral dan selalu berada di tengah- tengah masyarakat yang ada di wilayah tanggung jawab kami.

Sementara itu Camat Sawahan menyampaikan ucapan banyak terimakasih kepada Bpk Dandim dan Bpk Kapolres serta para tokoh  PSH T yang telah hadir diacara cangkrukan ini, guna mempererat sinergitas dan menciptakan kamtibmas yang kondusif khususnya di wilayah kecamatan Sawahan.”Untuk diketahui bahwa wilayah kecamatan Sawahan alhamdulilah sudah membentuk kampung pesilat, yang mana para pengurus dan anggotanya berasal dari ke 6 Organisasi pencaksilat yang ada di wilayah kecamatan sawahan ini,” tuturnya.

Vaksinasi Tahap II, Tak Satupun Prajurit Kodam Brawijaya Alami Kipi

urabaya,- Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Arm Imam Haryadi menyebut tak satupun prajurit Kodam yang mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (kipi, red) selama proses vaksinasi berlanjut.

            “Tidak ada kipi, jadi nol persen. Ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat, bahwasannya vaksin ini aman,” kata Imam ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi di Gupusjat II, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Kamis, 04 Maret 2021 siang.

            Hingga saat ini, ia menyebut tak satupun informasi yang masuk ke dirinya terkait adanya keluhan usai disuntik vaksin Sinovac. “Tidak ada informasi ataupun laporan dari jajaran bawah,” ungkapnya.

            Untuk diketahui, proses vaksinasi yang berlangsung di jajaran Kodam V/Brawijaya, saat ini telah mencapai batas 97,8%.

            Jumlah itu, sesuai target dengan adanya vaksinasi yang ditujukan untuk 9.599 personel. Sesuai informasi yang didapat, saat ini terdapat 9.300 lebih personel yang sudah mengikuti tahap vaksinasi lanjutan tahap kedua.

Forkopimda Jatim Buka TMMD Ke 110 di Bojonegoro

Forkopimda Jatim membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110, Tahun Anggaran 2021, di pendopo Malowopati, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (2/3/2021).

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Forkopimda Kabupaten Bojonegoro, Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, dan Pejabat Utama Polda Jatim.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, menyampaikan bahwa dengan pendekatan TMMD, bisa memecahkan masalah, ini adalah suatu semangat, dan berfikir untuk pasti bisa, tidak mengincar semua harus perfect, tapi harus lebih baik.

“Kami yakin bahwa ini adalah satu semangat. Jangan kita selalu berfikir kenapa tidak bisa, tetapi kita berfikir insyaallah bisa. Kita tidak mengincar semua harus perfect tetapi semua harus lebih baik, kita melangkah lebih baik,” ucap Emil dalam sambutannya.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto memaparkan, bahwa hari ini pembukaan TMMD di beberapa wilayah di Jawa Timur dilakukan secara serentak.

Selain di Bojonegoro, TMMD juga dilaksanakan di Bondowoso, Sumenep, dan di Pacitan.

“Bojonegoro dianggap tempat yang strategis, disamping anggarannya juga yang paling besar nilai proyeknya, sehingga sebagai penghargaan maka Forkopimda Jatim hadir secara langsung,” kata Pangdam Brawijaya.

Selain itu, TMMD ini biasanya selalu diprogramkan kerja sama sinergitas, antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah, serta unsur stakeholder terkait di wilayah.

Dulu namanya ABRI Masuk Desa, tapi setelah Polri berpisah, namanya menjadi TMMD, namun sebetulnya pelaksanaannya dilapangan tidak berubah, masih dilaksanakan oleh personil TNI dan personil Polri, serta pemerintah daerah.

“Ini perlu saya sampaikan, jangan sampai kesannya ini seolah – olah adalah program Tentara Nasional Indonesia semata, begitu. Jadi tidak, sejak dari dulu sejak dibentuk pada tahun 1980 itu namanya ABRI masuk desa,” jelas Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam V Brawijaya menegaskan, perencanaan TMMD ini dilakukan dari bawah ke atas.

“Diharapkan sasaran fisik yang susah dikerjakan oleh pemerintah daerah, karena terpencil dan anggaran terbatas, ini bisa dikerjakan oleh TMMD,” pungkas Pangdam V/Brawijaya.

Ribuan Personel TNI AD Kodam V/Brawijaya Disuntik Vaksin COVID-19

SURABAYA – Sebanyak 9.599 personel TNI AD di lingkungan Kodam V/Brawijaya melaksanakan kegiatan vaksinasi COVID-19 gelombang I di Gedung Balai Prajurit Kodam V Brawijaya Surabaya.

Kepala Kesehatan Komando Daerah Militer (Kakesdam) V Brawijaya, Kolonel Ckm dr Djanuar Fitriadi, mengatakan kegiatan vaksinasi ini serentak dilakukan di Kodam Jawa, Bali dan luar Jawa. “Kegiatan ini selama dua hari digelar dan berharap bisa diselesaikan,” kata Kakesdam Kolonel Ckm dr Djanuar, Selasa, (2/3/2021).

Selain dilaksanakan di Kodam V Brawijaya, vaksinasi ini juga dilaksanakan di 33 titik di faskes TNI. Termasuk 10 di FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pratama) dan 23 FKTL (Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut) yang tersebar di Kodim-Kodim di Jatim. Vaksinasi ini juga difokuskan kepada Babinsa sebagai tracer COVID-19. Sebab, para Babinsa tersebut yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. “Vaksin ini adalah merupakan salah satu jalan pokok menangani COVID-19 yang paling rasional. Baik dalam keilmuan maupun taktikal,” terang Djanuar.

Danrem 083/Bdj Mengawali Suntik Vaksin Covid-19 di Jajaran Prajurit Korem 083/Bdj

Kota Malang, – Danrem 083/Bdj Kol Inf Irwan Subekti mengawali penyuntikan tahap pertama vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang selanjutnya diikuti seluruh prajurit jajaran Korem 083/Bdj. Bertempat di Rumkitban 05.08.02 Malang, Selasa (02/03/2021).

Usai menjalani suntik Vaksin Bio Farma Covid-19, Danrem 083/Bdj Kol Inf Irwan Subekti menegaskan bahwa Vaksin Bio Farma Covid-19 ini aman dan halal untuk prajurit Korem 083/Bdj.

Dikatakan juga olehnya, proses vaksinasi diawali dengan pendaftaran. Dilanjutkan dengan pemeriksaan ada tidaknya penyakit bawaan dan kemudian penyuntikan vaksin. Setelah disuntik diakhiri dengan observasi untuk melihat gejala klinis setelah vaksinasi.

“Banyak berita negatif tentang vaksin ini dapat menyebabkan penyakit hingga kematian. Maka dari sini saya dan 100 orang prajurit Makorem 083/Bdj juga 2428 orang prajurit di Kodim jajaran Korem 083/Bdj memberi himbauan sekaligus contoh kepada masyarakat bahwa vaksinasi Covid 19 ini aman dan hala,” terangnya.

kliping elektronik Jumat pagi 26 Februari 2021.

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/02/laporan-kliping-elektronik-Jumat-pagi-26-Februari-2021..pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]