Dansatgas Pantau Langsung Paskah di Tanah Papua

Keerom, Papua- Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf Taufik Hidayat memantau langsung pelaksanaan ibadah Paskah di Gereja Katolik Saint Petrus, Kampung Wembi, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua.
Kedatangan Satgas di lokasi itu, disambut langsung oleh beberapa tokoh masyarakat dan Pendeta Gereja setempat. “Supaya Paskah ini berjalan lancar,” ujar Letkol Taufik. Minggu, 05 April 2021 pagi.
Bahkan, usai mengawal pelaksanaan Paskah tersebut, Dansatgas menyempatkan diri untuk bertemu dengan beberapa Jema’ah Gereja setempat.
Tak lupa, di lokasi itu pun dirinya membagikan beberapa paket bantuan ke anak-anak yang saat ini mengikuti ibadah Paskah.


Sementara itu, Arnoldus (34) salah satu Jema’at Gereja mengaku keberadaan Satgas di lokasi itu, memberikan rasa aan tersendiri bagi masyarakat.
Sebab, keberadaan Satgas diyakini mampu merangkul berbagai pihak dalam upaya mewujudkan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. “Saya juga merasa terhormat bisa menjalankan ibadah dengan bapak-bapak TNI disini. Saya harap, kebersamaan ini tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Ibadah Jumat Agung di Papua Dikawal Ketat Satgas Yonif 512/QY

Keerom, Papua- Pelaksanaan ibadah Jumat Agung di perbatasan Indonesia-Papua Nugini mendapat pengawalan ketat dari aparat Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY. Beberapa personel ditempatkan di beberapa titik lokasi selama berlangsungnya ibadah yang digelar di Gereja Emanuel Stasi Sack, Kampung Sach, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Jumat, 04 April 2021. “Keberadaan anggota itu, untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, itu sudah kewajiban kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman ke masyarakat,” ujar Dansatgas, Letkol Inf Taufik Hidayat. Terpisah, Pendeta Gereja Emanuel, Herman Ibe (54) menuturkan keberadaan Satgas di area Gereja, mampu menciptakan suasana yang damai selama ibadah berjalan. Itu terbukti ketika puluhan jema’at yang datang ke Gereja itu, bisa beribadah dengan nyaman. “Kehadiran TNI ini sangat berarti bagi kami. Sebab, suasana aman dan damai bisa terwujud dengan baik,” ungkapnya.

TNI Aktifkan Kembali Seni Marawis

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY berkomitmen untuk tetap menjaga kelestarian budaya lokal di Papua. Bukan sekedar kiasan, hal itu dibuktikan oleh Satgas ketika mengaktifkan kembali seni Marawis. Ternyata, adanya seni itupun disambut antusias oleh masyarakat, terutama di Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua. Jumat. 02 April 2021. Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan, Kampung Naramben merupakan salah satu area yang dihuni oleh para transmigran. Mayoritas penduduk di Kampung itu, beragama Islam. “Marawis itu seni keagamaan.

Kita mendapat informasi kalau seni Marawis di Kampung itu sudah lama tidak aktif. Nah, sekarang kita aktifkan,” ujarnya. Tak tanggung-tanggung, ia pun menerjunkan 2 personel ke Kampung itu untuk menghidupkan kembali budaya Marawis di Kampung itu. “Di sisi lain, seni itu juga bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” jelasnya.

Apel Dansat, Pangdam Fokus 2 Program di Jawa Timur

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menegaskan jika pihak Kodam saat ini sedang tertuju pada 2 program yang mulai digencarkan di Provinsi Jawa Timur di tengah pandemi Covid-19.
Selain penanganan dan penanggulangan adanya pandemi, Suharyanto menegaskan jika pihaknya saat ini mendukung Pemprov Jawa Timur untuk melakukan pemulihan perekonomian
“Kodam V/Brawijaya tetap komitmen mendukung program dari Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim, terutama pada 2 agenda besar yaitu pemulihan ekonomi nasional dan melawan Covid-19,” kata Pangdam usai memimpin Apel Komandan Satuan yang digelar di Kecamatan Sidodadi, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rabu, 31 Maret 2021.
Jawa Timur, kata dia, belum terlepas dari adanya pandemi Covid-19. Namun, penurunan yang cukup signifikan berhasil dibuktikan selama pelaksanaan PPKM. “Yang terasa memang di satu bulan terakhir. Angka positif tidak melonjak,” ungkapnya.
Ia menilai jika angka penurunan itu, berada di bawah standart yang sudah disarankan oleh pihak WHO. “WHO mensarankan paling tinggi 50 persen. Tapi kita sekarang berada di 42 persen,” bebernya.
Untuk diketahui, pelaksanaan apel Komandan Satuan tersebut digelar tak luput dari adanya penerapan protokol kesehatan. Bahkan, para peserta apel, sebelumnya sudah mengikuti proses vaksinasi sebanyak dua tahap, sekaligus proses rapid antigen.

Aksi Heroik Satgas Yonif Mekanis 512 Selamatkan Warga yang Hendak Terjun ke Jurang

Keerom, Papua- Beruntung bagi Yosaffat Paruntung (41) ketika melintas di Kampung Sawiyatami, Distrik Arso, Kabupaten Papua.
Betapa tidak, Yossafat hampir saja kehilangan nyawanya. Kejadian itu bermula ketika melintasi jalanan penuh lumpur di Distrik Arso dengan mengendarai mobil Triton yang bermuatan sembako.
Nahas, jalanan penuh lumpur seakan membuat mobil tersebut hilang kendali. Alhasil, mobil itupun berada tepat di bibir jurang.
“Kebetulan kendaraan kami melintas di daerah sini. Kami langsung memasang tali baja untuk menarik mobil tersebut. Waktu itu, posisi pak Yossafat masih berada di dalam mobil. Mungkin kebingungan,” kata Letda Chb Agung Cahyo Purnomo. Rabu, 31 Maret 2021 sore.
Tanpa berselang lama, Satgas di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat itu, berhasil menyelamatkan nyawa, sekaligus mobil milik Yossafat.
“Semuanya aman, tidak ada korban jiwa ataupun materi. Semua terselamatkan dengan baik,” ujarnya.

Tenaga Pendidik Dituntut Untuk Lebih Kreatif

Surabaya,- Pandemi seakan menghasilkan berbagai inovasi yang digagas oleh pihak Kodam V/Brawijaya, terlebih mendidik para murid yang menempuh sekolah di lingkungan Yayasan Kartika Jaya, Cabang IV Brawijaya. Pemanfaatan aplikasi E-Pembelajaran, seakan menjadi terobosan baru bagi tenaga pendidik di lingkungan Yayasan tersebut. Pasalnya, para guru tak harus bertatap muka ketika mendampingi para murid untuk mengikuti jam pelajaran.

“Artinya, seorang guru harus bisa memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun siswa berada di rumah. Solusinya, guru harus bisa mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan jaringan internet atau online,” kata Suharyanto usai meresmikan bimbingan teknis SDM terampil di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Selasa, 30 Maret 2021 pagi. Dijelaskannya, bimbingan teknis yang dipandu langsung oleh Pusdatin Kemendikbud RI itu, sangat penting dilakukan dalam membentuk guru maupun tenaga pengajar sekolah agar lebih memiliki ketrampilan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. “Itu bisa mendorong para guru untuk lebih kreatif, serta menguasai teknologi informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan pembelajaran,” bebernya.

Perkuat Hubungan Melalui Anjangsana

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY berupaya memperkuat Kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang selama ini sudah terjalin dengan baik di Kabupaten Keerom, Papua. Pada kesempatan itu, pihak Satgas sengaja menggelar anjangsana di beberapa Kampung yang berada di Distrik Waris. Rabu, 31 Maret 2021 Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan, anjangsana yang dilakukan oleh personelnya merupakan salah satu sarana yang dinilai ampuh dalam menjaga kekompakan antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini itu. “Kegiatan ini rutin kami lakukan sebagai bentuk Kemanunggalan,” kata Letkol Taufik.

Immanuel (44), salah satu Kepala Kampung di Distrik Waris menjelaskan selama ini, hubungan antara masyarakat dengan pihak TNI, berjalan cukup harmonis. Menurutnya, keberadaan Satgas di Kabupaten Keerom, dinilai mampu menciptakan suatu keharmonisan. “Kami semua merasa aman dan nyaman,” ungkapnya.

Bagikan Tas dan Buku, Pasukan Yonif 512 Pacu Semangat Belajar di Perbatasan

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY berupaya meningkatkan semangat belajar anak-anak di perbatasan.
Berbagai cara dilakukan, salah satunya melalui bagi-bagi buku dan tas di salah satu Sekolah Dasar yang berada di Kampung Wambes, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua.
Demikian dikatakan Dansatgas, Letkol Inf Taufik Hidayat pada Selasa, 30 Maret 2021 pagi.
“Semua pos kita instruksikan untuk berkunjung ke setiap sekolahan. Di tempat itu, mereka membagi-bagikan tas dan buku yang sudah kami siapkan untuk anak-anak,” ujarnya.
Selain bagi-bagi buku dan tas, kata Dansatgas, dirinya juga menginstruksikan personelnya untuk memberikan pembekalan berupa wawasan kebangsaan dan pelatihan baris-berbaris. “Itu untuk pembentukan karakter disiplin anak,” jelasnya.
Terpisah, Etius Wonda (53) Kepala Sekolah SD Wambes menambahkan jika ia sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh prajurit asuhan Letkol Inf Taufik tersebut.
Pasalnya, bantuan yang diberikan oleh Satgas tersebut diyakini dapat memacu semangat belajar muridnya. “Kami keluarga besar SD Wambes, sangat berterima kasih adanya dukungan dari bapak-bapak TNI ini,” ungkapnya. (Pendam V/Brawijaya)

Puluhan PNS Korem 081/DSJ Terima Vasin Covid-19 Tahap 1

Madiun – Serbuan vaksinasi merupakan upaya TNI untuk mendukung pemerintah guna mempercepat penanganan Covid-19 yang telah menjadi pandemi hingga saat ini.

Lebih dari itu, serbuan vaksinasi yang dilakukan juga untuk melindungi anggotanya agar dapat terhindar atau tidak tertular Covid-19.

Bukan hanya bagi mereka para Prajurit TNI yang menerimanya, tetapi juga mereka para PNS (Pegawai Negeri Sipil) di lingkungan TNI.

Hal itu seperti yang terlihat pada pagi ini, saat puluhan PNS dari Korem 081/DSJ berbondong bondong ke RS. DKT Madiun untuk menerima vaksin Covid-19 tahap 1.

Terlihat mereka sangat antusias dan senang dapat menerima vaksin tersebut, salah satunya PNS Agus Priyanto yang kesehariannya bertugas di Penrem 081/DSJ. “Senang dan bersyukur,” katanya sesaat setelah menerima vaksin di RS. DKT Madiun, Jl. Pahlawan No. 79 Kota Madiun, Senin (29/3/2021).

Dia juga berterima kasih kepada Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto atas adanya program serbuan vaksinasi yang dilaksanakan di jajaran TNI. “Terima kasih Bapak Panglima,” imbuhnya.

Ditanya dampak yang dirasakan setelah menerima vaksin, dirinya yang biasa disapa dengan panggilan PNS Komando itu mengaku baik-baik saja dan tetap sehat.

Gereja Santo Petrus, Saksi Persahabatan Masyarakat dan Satgas Yonif Mekanis 512

Keerom, Papua- Hari Minggu, seakan menjadi suatu momentum tersendiri bagi masyarakat dan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY. Pasalnya, tanpa memandang usia dan perbedaan suku. Umat Nasrani di Kabupaten Keerom, khususnya di Kampung Ampas, Distrik Waris berkumpul di salah satu Gereja untuk mengikuti ibadah Minggu. Gereja Santo Petrus, seakan menjadi saksi persahabatan antara Satgas dan masyarakat.

Di tempat ibadah itu, warga dan Satgas terlihat secara bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan. “Sedangkan untuk personel lainnya, berjaga-jaga di pintu masuk Gereja untuk mengamankan berjalannya ibadah suci itu,” kata Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat dihubungi melalui via seluler miliknya pada Minggu, 28 Maret 2021 pagi. Seruan aksi Minggu Damai, kata Letkol Tafik, diyakini mampu meningkatkan sinergitas antara TNI dan rakyat. Bukan hanya itu, ia menilai jika aksi itu juga mampu meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama. “Apapun perbedaan keyakinannya, tapi rasa Persatuan dan Kesatuan harus tetap kita jaga dan kita rawat di Tanah Papua ini,” pungkasnya.