Peduli Masyarakat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY Bagikan Pakaian

Keerom, Papua- Kepedulian Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY ke masyarakat di perbatasan Indonesia-Papua Nugini terus dibuktikan melalui berbagai tindakan. Kali ini, Satgas di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat itu membagikan pakaian untuk masyarakat di Kampung Yamara, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua.

Rabu, 14 April 2021. Sontak saja, pembagian pakaian itupun disambut hangat oleh warga setempat, salah satunya Marta (42). Salah satu penerima pakaian yang diberikan oleh Satgas. “Kita di kasih baju sama bapak-bapak TNI itu. Mereka langsung datang ke rumah kita. Semoga Tuhan selalu memberkati bapak-bapak TNI,” ungkap Marta. Terpisah, Danpos Yamara, Serma Dedit menjelaskan pembagian pakaian itu, ditujukan bagi para janda dan warga kurang mampu yang berada di Desa tersebut. Menurutnya, pembagian pakaian yang dilakukan oleh dirinya bersama personelnya saat ini, merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap warga di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. “Sebab, keberadaan kami harus bisa memberikan rasa aman, nyaman dan damai di masyarakat,” pungkasnya.

Sinergitas TNI dan Rakyat di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

Keerom, Papua- Sinergitas antara TNI dan rakyat di daerah perbatasan Indonesia-Papua Nugini, kian semakin kental.
Itu terbukti ketika Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY bersama warga di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua memperbaiki adanya jalan setapak yang rusak akibat banjir.
Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan jalan setapak itu, merupakan salah satu akses yang digunakan oleh warga untuk menuju perkebunan mereka. “Tidak ada jalan lain, hanya jalan itu saja,” ujar Letkol Taufik. Selasa, 13 April 2021.
Banyaknya lubang, kata Dansatgas, seakan menjadi hambatan bagi masyarakat yang hendak menuju ke area perkebunan. “Mudah-mudahan perbaikan jalan itu bisa segera terselesaikan,” pintanya.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pasca Gempa

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto bersama Kepala BPB, Letjen TNI Doni Monardo, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta meninjau lokasi pasca gempa beberapa waktu lalu di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Minggu, 11 April 2021 petang.

Pada kunjungan itu, Fokropimda Jatim memastikan jika upaya penanggulangan gempa berjalan dengan baik.

Selain di Kecamatan Turen, beberapa lokasi pasca gempa dikunjungi oleh Forkopimda Jatim, diantaranya Kecamatan Dampit, dan di Kecamatan Ampel Gading.

Sesuai informasi yang dihimpun, gempa berkekuatan 6,1 skala richter tersebut, menelan 8 korban jiwa. Selain itu, pihak BPBD Malang juga merinci sebanyak 525 rumah mengalami rusak ringan, 114 rusak sedang dan 57 rumah mengalami rusak berat.

Sementara itu, kerusakan pada fasilitas pendidikan sebanyak 14 unit, 8 fasilitas kesehatan, 26 tempat ibadah dan 6 jembatan.

Desa Yabanda yang dulu Gelap, Kini Mulai Terang

Keerom, Papua- Desa Yabanda yang terletak di Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua, kini sudah mulai merasakan terangnya bola-bola lampu yang mulai terpasang di setiap sudut rumah warga.
Sebelumnya, Desa yang berada di perbatasan Indonesia-Papua Nugini itu, diselimuti kegelapan selama kurun waktu tiga tahun. Itu diakibatkan, rusaknya PLTS yang sebelumnya sudah terpasang di Desa itu.
Hal tersebut, dijelaskan oleh Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf Taufik Hidayat pada Senin, 12 April 2021.


“Kita mendengar keluhan dari anggota yang ada di pos sekitar. Keluhan itu disampaikan oleh warga setempat,” kata Letkol Taufik.
Tanpa menunggu waktu lama dengan adanya keluhan itu, dirinya langsung menerjukan beberapa anggotanya ke Desa Yabanda untuk segera memperbaiki PLTS tersebut. “Mereka juga kami perintahkan untuk memasang lampu di rumah-rumah warga,” bebernya.
Terpisah, salah satu tokoh masyarakat Desa setempat mengungkapkan jika malam tiba, kegelapan tak terlepas dari Desa Yabanda. Bahkan, aktifitas warga pun terkendala dengan minimnya penerangan di Desa itu. “Tapi kami bersyukur, keluhan itu sekarang sudah mulai direspon oleh bapak-bapak TNI,” jelasnya.

Danramil 0824/23 Wuluhan Karya Bakti TNI Bersihkan Puing Rumah Dampak Gempa

JEMBER – Gempa bumi yang terjadi pada Sabtu 10/04/2021 Jam 14.00 Wib,
di beberapa kecamatan dan mengakibatkan dampak daintaranya beberapa
rumah warga temboknya ambrol, termasuk di Wilayah Kecamatan Wuluhan,
Pada Minggu 11/04/2021 Danramil 0824/23 Wuluhan memimpin langsung
karya bakti TNI dengan sasaran pembersihan puing rumah pasca dampak
gempa bumi.

Bersama 10 orang anggotanya Danramil 0824/23 Wuluhan Kapten Inf
Suwarno, memimpin langsung anggotanya, untuk melaksanaka karya bakti
TNI dengan sasaran pembersihan puing-puing reruntuhan tembok, bersama
25 orang warga masyarakat dan relawan.

Menurut Kapten Inf Suwarno, dalam wawancaranya menyatakan, bahwa tahap
awal kita mengamankan bangunan tembok lainnya, kemudian membersihkan
puing-puing reruntuham, untuk kemudian dilakukan pembangunan kembali.

Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dalam
wawancaranya.menyatakan, turut prihatin dengan kecadian yang menimpa
warga tersebut.

Kita sudah instruksikan seluruh wilayah jajaran untuk langsung beraksi
dalam melakukan upaya tanggap darurat, berkoordinasi dengan pihak
terkait lainnya. 

Pengobatan Gratis untuk Warga Keerom

Keerom, Papua- Sebelumnya Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY telah berkomitmen untuk mengutamakan kesehatan masyarakat di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Komitmen itupun dibuktikan oleh prajurit di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat melalui berbagai kunjungan kesehatan di setiap Kampung yang berada di Kabupaten Keerom. “Sasaran sekarang kita lakukan di Kampung Kwimi, Distrik Arso. Mereka (Satgas, red) rutin melakukan patroli kesehatan di Kampung itu,” ujar Dansatgas. Minggu, 11 April 2021. Bahkan, kedatangan Satgas pun seakan meringankan beban masyarakat.

Pada patroli kesehatan tersebut, Satgas menerapkan sistem door to door

. Artinya, Satgas berkunjung ke setiap rumah warga, dan melakukan pengecekan kesehatan masyarakat. “Sebab, jarak antara Kampung dan Puskesmas cukup jauh. Ini yang menjadi kendala masyarakat dan pihak Puskesmas untuk memantau kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

302 Siswa Secata, Dilantik Jadi Prajurit TNI-AD

Surabaya,- Sebanyak 302 siswa Sekolah Calon Tamtama secara resmi dilantik menjadi prajurit TNI-AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada). Pelantikan Pendidikan Pertama Tamtama TNI-AD di wilayah Kodam V/Brawijaya yang berlangsung di Lapangan Secata Rindam V/Brawijaya, Kabupaten Magetan, Jawa Timur itu, dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Sabtu, 10 April 2021.

Dihadapan prajurit Tamtama itu, Suharyanto menyampaikan beberapa pesan yang wajib dipatuhi oleh para prajurit, termasuk diantaranya menjadikan bekal berbagai ilmu dan ketrampilan yang didapat oleh para siswa selama berada di lembaga Pendidkan Secara Rindam. ”Sebagai prajurit Tamtama, mereka berperan penting dalam mendukung tugas Satuan melalui penguasaan ilmu dan ketrampilan teknis militer sesuai fungsi dan tugas,” tegas Pangdam. Tuntutan berlatih, menurutnya menjadi suatu kebutuhan yang paling mutlak bagi prajurit Tamtama. Pasalnya, itu semua sesuai dengan yang ditetapkan pada Tri Pola dasar pendidikan yang meliputi aspek fisik, mental dan intelektual. ”Dengan demikian, mereka akan memberikan sumbangsih yang cukup besar bagi terbentuknya sumber daya prajurit yang berkualitas, tanggap, tanggon, dan trengginas sesuai postur prajurit ideal yang diinginkan oleh pimpinan TNI-AD,” bebernya. Perlu diketahui, penerapan protokol kesehatan tak luput selama berlangsungnya prosesi penutupan pendidikan Secata saat ini. Bahkan, di hadapan prajurit, Suharyanto menegaskan jika TNI-AD berkomitmen untuk menjadi pelopor upaya pemutusan pandemi di berbagai daerah, terlebih di Provinsi Jawa Timur. (Pendam V/Brawijaya)

Satgas Yonif Mekanis 512/QY Pupuk Jiwa Nasionalisme Anak-Anak di Perbatasan

Keerom, Papua- Siswa SD Wambes di Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua, terlihat antusias mengikuti adanya pembekalan wawasan kebangsaan yang diberikan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY. Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan jika materi wasbang yang diberikan oleh personelnya itu, meliputi adanya pelatihan baris-berbaris hingga penghafalan lagu Indonesia Raya. “Anak-anak itu masa depan bangsa. Sebagai calon generasi penerus, karakter anak wajib dibina sejak dini,” ujarnya. Jumat, 09 April 2021. Letkol Taufik menjelaskan, selain di Distrik Mannem, pembekalan wasbang itu juga dilakukan di beberapa Distrik lainnya. Bahkan, sebelumnya ia telah menginstruksikan personelnya untuk aktif berperan mengunjungi setiap sekolah-sekolah yang ada di wilayah tugas masing-masing pos. “Semuanya harus aktif. Terutama di sekolahan SD yang ada di masing-masing pos,” tegas Dansatgas. Sementara itu, Nurlita (32) salah satu pihak SD Wambes mengaku sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh pihak Satgas. Pasalnya, ia mengungkapkan jika upaya yang dilakukan oleh Satgas tersebut, mampu membentuk karakteristik anak-anak. “Terutama terkait mental, jiwa patriotisme dan nasionalisme,” ujar Nurlita.

Antisipasi Penyelundupan Miras dan Narkotika, Daerah Perbatasan di Sweeping

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY gencar melakukan sweeping di beberapa titik lokasi perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Bukan tanpa sebab, sweeping itu dilakukan guna mencegah adanya penyelundupan narkotika dan miras illegal di wilayah teritorial Satgas Pamtas. Hal itu, dikemukakan oleh Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf Taufik Hidayat. Kamis, 08 April 2021 pagi. “Sweeping kita pusatkan di jalan Trans Wamena-Jayapura, tepatnya di depan Pos Kalipapar, Distrik Waris,” ujarnya. Ia menegaskan, sweeping itu bukan hanya kali ini saja digelar. Sebelumnya, kegiatan itu juga rutin dilakukan oleh Satgas di bawah kendalinya tersebut. “Sweeping itu sengaja kita lakukan. Untuk menekan angka kriminalitas di wilayah perbatasan,” tegasnya. Selain sweeping, pihaknya juga rutin melakukan sosialisasi ataupun himbauan akan bahaya peredaran gelap narkotika dan miras. Bahkan, dirinya pun mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi memerangi adanya penyelundupan barang haram tersebut. “Wilayah perbatasan, harus aman dan kondusif,” pungkasnya.

Di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Satgas Yonif 512 Bangun Musholla

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY berupaya untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan di daerah perbatasan. Pada upaya itu, Satgas bersama masyarakat bersinergi membangun sebuah Musholla di Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua. Selasa, 06 April 2021. Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan, upaya yang dilakukan oleh personelnya itu, adalah suatu bentuk kepedulian yang diberikan oleh pihak Satgas terhadap warga di daerah perbatasan. “Agar nantinya, terjalin suatu hubungan emosional yang baik antara TNI dan rakyat,” jelasnya. Sementara itu, Harianto (49) salah satu warga setempat mengaku sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Satgas di bawah kendali Letkol Taufik itu. Pasalnya, kata Hariyanto, keberadaan Musholla itu bukan hanya sekedar mampu meningkatkan keimanan saja. Namun, rasa persatuan pun nantinya diharapkan dengan adanya pembentukan Musholla tersebut. “Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya. Ini suatu kebanggaan bagi kami umat Muslim di tanah Papua,” bebernya.