Wakasad: Prajurit Harus Mampu Berkontribusi Terhadap Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat Papua

Wakasad (Wakil Kepala Staf Angkatan Darat) Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.Ip., M.Si. berikan pengarahan kepada 84 prajurit TNI AD Kodam V/Brawijaya yang akan diberangkatkan ke wilayah Indonesia Timur gelombang III, Kamis (20/05/2021).

Bertempat di daerah latihan Kodam V/Brawijaya Sidodadi Kacamatan Lawang Kabupaten Malang, sebanyak 84 prajurit yang saat ini sedang mengikuti pelatihan Pratugas Sat BKO Kodim Persiapan Gelombang III Wilayah Indonesia Timur selama 21 hari akan menjalani pelatihan termulai tanggal 20 Mei hingga 10 Juni 2021.

Usai memberikan pembekalan Wakasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.Ip., M.Si mengatakan, seperti yang dipesankan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, khusus untuk seluruh prajurit yang akan melaksanakan tugas di wilayah teritorial Papua dan Papua Barat untuk benar-benar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya baik fisik maupun mental.

Dijelaskan juga oleh Jenderal Bintang Tiga ini, sebagai prajurit yang tergabung dalam Satgas teritorial harus memiliki satu pemikiran. Yakni akan berkontribusi terhadap pembangunan kesejahteraan masyarakat khususnya di Papua.

“Dalam pelatihan ini, materi pembekalan akan diberikan seperti tentang wawasan kebangsaan, pertanian, petenakan, dan juga penggunaan teknologi terapan. Yang pada intinya mampu membantu masyarakat di wilayah penugasan Kodam 18/Kaswari Kodam 17/Cendrawasih. Serta bijak dalam menyelesaikan permasalahan,” pesannya.

Di RST Soepraoen Malang, 180 Orang Disuntik Vaksin Astrazeneca

Sebanyak 180 masyarakat yang terdiri dari Warakawuri, Purnawirawan dan Keluarga Besar TNI atau KBT mengikuti prosesi vaksinasi yang disediakan oleh pihak Kodam V/Brawijaya di RST Soepraoen, Kota Malang, Jawa Timur. Selasa, 18 Mei 2021.

Proses vaksinasi itu, mendapat pantauan langsung dari Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Tak hanya sendirian, kedatangan pejabat nomor satu di lingkungan Kodam itu juga turut didampingi oleh beberapa pejabat teras Makodam V/Brawijaya lainnya, termasuk diantaranya Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Irwan Subekti.

Suharyanto menjelaskan, vaksinasi itu merupakan langkah lanjutan dari hasil rapat yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa dengan para Pangkotama TNI-AD se-Indonesia beberapa pekan lalu.

“Vaksinasi ini digelar secara serentak di Korem dan Kodim yang ada di jajaran Kodam V/Brawijaya. Ini dimulai tanggal 18-21 Mei. Jika belum selesai, akan dilakukan penambahan durasi waktu cadangan sebanyak 2 hari,” jelas Suharyanto.

Sebelumnya, Suharyanto menegaskan jika vaksin Astrazeneca dengan nomor batch atau nomor produksi CTMAV546, aman digunakan. Selain ditujukan bagi para Purnawirawan, Warakawuri dan KBT, vaksin itu sebelumnya telah disuntikkan ke para prajurit Kodam V/Brawijaya.

Pangdam V Brawijaya Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Keluarga Besar TNI di RST. Soeproen

Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, mengecek langsung pelaksanaan kegiatan Vaksinasi terhadap Ibu Persit, Purnawirawan dan Warakawuri jajaran Korem 083/Bdj yang berada di wilayah Malang Raya yang direncanakan akan diikuti sekitar 180 orang.

Pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa dengan para Pangkotama TNI AD sewilayah Indonesia pekan lalu.

Mayjen TNI Suharyanto, Selasa, (18/5/21), menegaskan, sesuai anjuran pemerintah, vaksin jenis AstraZeneca (dengan nomor batch atau kode produksi) CTMAV546 aman dan boleh (diberikan), ini menjawab adanya beberapa informasi bahwa vaksin Astra Zeneca katanya tidak aman.

Mayjen Suharyanto menyebutkan, ada 9.500 anggota jajaran Kodam V Brawijaya yang telah divaksinasi dengan vaksin AstraZeneca. Ia memastikan, dari 9.500 anggota jajaran Kodam yang telah divaksin, tak ada yang mengalami kejadian fatal.

“Dengan dosis vaksin yang ada saat ini, vaksinasi untuk purnawirawan dan keluarga besar TNI ini akan berjalan aman. Pun dengan persetujuan pemerintah yang memperkuat bahwa vaksin AstraZeneca CTMAV546 diperbolehkan,” tegasnya.

Vaksinasi itu dilakukan serentak di Korem dan Kodim jajaran Kodam V Brawijaya. Rencananya, akan dilakukan pada tanggal 18 hingga 21 Mei 2021. Apabila belum rampung sesuai tanggal yang ditentukan, Suharyanto akan menambah durasi waktu cadangan sebanyak 2 hari.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kakesdam V/Brw Kolonel Ckm dr. Zanuar Fitriadi, Asops Kasdam V/Brw Kolonel Inf Handoko Prasetyo, Aster Kasdam V/Brw Kolonel Inf Ahmad Basuki, Kapendam V/Brw Kolonel Arm Imam Hariadi, Dandim 0818/Kab. Malang – Batu Letkol Inf Yusub Dody, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona serta Para Ibu Persit penerima Vaksin dan para Purnawirawan serta Warakawuri.

Pangdam V/Brawijaya Yakinkan Vaksin Astrazeneca CTMAV546 Aman

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menyebut jika vaksin itu aman untuk digunakan.

Bahkan sebelumnya, vaksin itu sudah digunakan oleh prajurit di jajarannya.

“Anggota Kodam V/Brawijaya ini sudah dilaksanakan vaksin Astrazeneca. Tidak ada yang mengalami kejadian yang fatal,” ungkapnya, Senin (17/5/2021).

“Yang kami gunakan itu nomor batch-nya CTMAV546,” imbuh Pangdam.

Saat ini, pihak Kodam telah menyediakan vaksin sebanyak 12 ribu dosis.

Beberapa sasaran, sudah ditargetkan oleh pihak Kodam yang nantinya menjadi sasaran serbuan vaksinasi.

“Para Purnawirawan, Warakawuri, dan Keluarga Besar TNI. Ada 12 ribu dosis,” bebernya.

Kendati demikian, dirinya tak menampik jika Vaksin Astrazeneca dengan nomor batch CTMAV547 saat ini sedang memasuki tahap uji BPOM. “Vaksin dengan nomor batch tersebut untuk sementara ditunda, karena memasuki tahap penelitian,” tegasnya. (*)

Pangdam V/Brawijaya Yakinkan Vaksin Astrazeneca CTMAV546 Aman

Surabaya,- Isu miring terkait adanya vaksin Astrazeneca mendapat bantahan tegas dari pihak Kodam V/Brawijaya.
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menyebut jika vaksin itu aman untuk digunakan. Bahkan sebelumnya, vaksin itu sudah digunakan oleh prajurit di jajarannya.
“Anggota Kodam V/Brawijaya ini sudah dilaksanakan vaksin Astrazeneca. Tidak ada yang mengalami kejadian yang fatal,” ungkapnya. Senin, 17 Mei 2021 pagi di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Surabaya. “Yang kita gunakan itu nomor batch-nya CTMAV546,” imbuh Pangdam.
Saat ini, pihak Kodam telah menyediakan vaksin sebanyak 12 ribu dosis. Beberapa sasaran, sudah ditargetkan oleh pihak Kodam yang nantinya menjadi sasaran serbuan vaksinasi.
“Para Purnawirawan, Warakawuri, dan Keluarga Besar TNI. Ada 12 ribu dosis,” bebernya.
Kendati demikian, dirinya tak menampik jika vaksin Astrazeneca dengan nomor batch CTMAV547 saat ini sedang memasuki tahap uji BPOM. “Vaksin dengan nomor batch tersebut untuk sementara ditunda, karena memasuki tahap penelitian,” tegasnya.

KLIPING ELEKTRONIK jumat pagi 7 mei 2021

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/05/LAPORAN-KLIPING-ELEKTRONIK-jumat-pagi-7-mei-2021.pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

KLIPING ELEKTRONIK kamis sore 6 mei 2021

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/05/LAPORAN-KLIPING-ELEKTRONIK-kamis-sore-6-mei-2021.pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

Prajurit Kodam Brawijaya Semakin Mudah Bersedekah Melalui Aplikasi QRIS

Untuk mencegah meluasnya penyebaran pandemi, pihak Kodam V/Brawijaya bekerjasama dengan bank Mandiri meluncurkan sebuah terobosan baru.

Terobosan itu berupa adanya aplikasi Quick Response Code Indonesian Standart atau QRIS masjid AT-Taqwa Kodam V/Brawijaya.

Aplikasi tersebut merupakan standarisasi pembayaran bersistem QR barcode yang nantinya mempermudah transaksi atau penyaluran dana.

”Ini sangat berguna mencegah terjadinya penyebaran pandemi melalui transaksi secara langsung,” kata Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan. Kamis, (6/5/2021).

Selain peluncuran aplikasi QRIS AT-Taqwa, pihaknya juga menyediakan 1.100 paket sembako murah yang ditujukan bagi para prajurit dan PNS Kodam.

“Ada beberapa lapak yang sudah kita sediakan. Tujuannya, untuk meringankan beban Keluarga Besar Kodam V/Brawijaya menjelang hari raya Idul Fitri mendatang,” pungkas Kasdam.

Dapat Dukungan Kendaraan Dinas dari KSAD, Pangdam Ungkap Rasa Bangga

Sebanyak 9 unit mobil kendaraan dinas baru dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa diserahkan ke pihak Kodam V/Brawijaya. Penyerahan mobil itupun, disambut antusias oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto.

“Saya sebagai Pangdam Brawijaya sangat berbangga hati menerima kendaraan ini,” kata dia dalam proses penyerahan kendaraan dinas di Lapangan Ahmad Yani, Makodam, Kamis (6/5/2021). Beberapa penekanan, ditegaskan oleh dirinya sebelum menyerahkan mobil pemberian dari KSAD tersebut, diantaranya para prajurit penerima mobil tersebut diminta untuk merawat sebaik mungkin kendaraan dinas itu. “Saya minta jangan sia-siakan, rawat sebagus mungkin,” tegas Pangdam Brawijaya.

Forkopimda Jatim Sidak Mall Tunjungan Plaza Surabaya, Perbolehkan Belanja Asal Tertib Prokes

Jajaran Forkopimda Jatim melakukan sidak protokol kesehatan Covid-19 (virus Corona) di Tunjungan Plaza Surabaya, Selasa (4/5/2021) sore. 

Dipimpin langsung oleh Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, sinergi tiga pilar menyisir penegakan protokol kesehatan Covid-19 (virus Corona) di pusat perbelanjaan di Surabaya.

Mereka melakukan pemantauan langsung dan juga memberikan imbauan secara humanis agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan meski di tengah kesibukan berbelanja jelang Lebaran Idul Fitri.

Forkopimda mengingatkan pengunjung untuk selalu menggunakan masker, tetap menjaga jarak, tidak berkerumun dan juga rajin mengenakan hand sanitizer.

Pihak pengelola mall juga ikut mendampingi jajaran Forkopimda guna dikroscek sistem manajemen operasional mall di tengah pandemi Covid-19. Baik TNI dan Polri tegas meminta agar manajemen pusat berbelanjaan ketat dalam penegakkan prokes.

“Sore ini saya dan Kapolda dan juga Plh Sekda Provinsi Jatim sengaja datang ke mall Tunjungan Plaza yang merupakan ikonnya masyarakat Surabaya,” kata Pangdam V Brawijaya saat wawancara dengan media.

Ia menyebutkan, beberapa hari yang lalu sempat viral di media sosial bagaimana masyarakat berduyun-duyun ngabuburit lalu belanja di Tunjungan Plaza dan sangat berkerumun. Oleh sebab itu pihaknya datang ke sini untuk mengecek langsung kondisi di pusat perbelanjaan terluas di Surabaya itu.

“Beberapa hari lalu viral di sini terjadi kerumunan. Maka kami cek langsung, mekanisme dari pengelola sebenarnya sudah baik, tidak melarang belanja tapi tetap menegakkan protokol kesehatan,” tandasnya.

Lebih lanjut Pangdam V Brawijaya menegaskan, saat ini negara sedang menghadapi ancaman varian mutasi baru Covid-19 dari luar negeri yang begitu hebat. Sehinggaa ia berpesan bahwa semua elemen harus sama-sama waspada agar jangan sampai tsunami Covid-19 menimpa Indonesia, dan khususnya Jawa Timur.

“Maka caranya adalah menegakkan protokol kesehatan. Maka sore ini kami cek langsung bersama tiga pilar. Karena Gubernur Khofifah sedang di Jakarta maka ini kami juga bersama bapak Plh Sekda Provinsi Jatim,” pungkasnya.

Selama masa jelang Idul Fitri ini, dikatakan Pangdam, TNI Polri akan siaga melakukan penjagaan dan pengawasan penegakan protokol kesehatan. Namun ia memastikan bahwa keberadaan TNI Polri bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, melainkan lebih pada pendisiplinan.

“Sepenuhnya kami tidak akan menciptakan suasana yang membuat masyarakat menjadi risih, tapi justru menjaga agar masyarakat tetap taat protokol kesehatan dan menciptakan perasaan aman pada mereka,” imbunya.