Adanya Satgas 512 di Perbatasan, Mampu Bangkitkan Semangat Gotong-Royong

Keerom, Papua- Keberadaan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY dinilai mampu menimbulkan dampak positif di masyarakat, salah satunya semangat gotong-royong.
Beberapa lahan kosong yang berada di area Kampung Wambes, seakan bersih seketika ketika Satgas bersama warga mendatangi beberapa lahan kosong di area itu.
“Sasaran karya bakti kita sekarang adalah lapangan sepak bola. Di lapangan itu, mulai ditumbuhi banyak semak belukar,” kata Danpos Wambes, Letda Inf Hendrik Eko Pribadi. Selasa, 22 Juni 2021 pagi.
Bukan hanya semangat gotong-royong, Hendrik menilai karya bakti yang dipimpin oleh dirinya saat ini juga mampu mewujudkan lingkungan yang asri dan sehat.
“Sebelumnya terlihat kumuh, dan tidak terawat. Tapi, sekarang lapangan sepak bola yang biasa digunakan warga ini sudah berubah penampilan,” ujar Hendrik.

Meski Akhir Pekan, Satgas Yonif Mekanis 512/QY Antusias Beri Materi Belajar

Keerom, Papua- Komitmen Satgas Yonif Mekanis 512/QY terhadap dunia pendidikan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini terus dibuktikan. Meski akhir pekan, ternyata tak menjadi penghalang bagi Satgas untuk memberikan berbagai materi pelajaran pada anak-anak di Kabupaten Keerom, Papua. Kampung Yabanda, seakan menjadi lokasi prioritas bagi pasukan di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat untuk mencerdaskan anak bangsa. “Sebab, disana banyak anak-anak. Ini kesempatan bagi kami untuk mengasah wawasan anak-anak di daerah perbatasan itu,” kata Taufik. Minggu, 21 Juni 2021 pagi. Beberapa personel, kata dia, sengaja diterjunkan ke lokasi itu. Mereka, telah menyiapkan berbagai materi pelajaran yang nantinya disuguhkan ke anak-anak di Kampung tersebut. “Pendidikan itu prioritas bagi kami. Apalagi sekarang kan pandemi, banyak murid-murid yang terpaksa belajar di rumah,” jelasnya.

Putus Rantai Pandemi, Satgas Yonif Mekanis 512/QY Bagi-Bagi Masker

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY bekerja ekstra memutus rantai pandemi di Kabupaten Keerom, Papua.
Upaya itu, merupakan salah satu komitmen dari pihak TNI-AD, khususnya Satgas dalam membantu Pemerintah Daerah setempat menekan laju pertumbuhan pandemi di perbatasan Indonesia-Papua.
Salah satunya dengan cara bagi-bagi masker, sekaligus sosialiasi protokol kesehatan ke masyarakat di Distrik Waris. Jumat, 18 Juni 2021 siang.
“Pembagian masker itu, kali ini ditujukan pada pengguna jalan yang melintas di area Kalipapar,” ujar Dansatgas, Letkol Inf Taufik Hidayat.
Kesadaran masyarakat, kata Taufik, seakan menjadi modal utama bagi dirinya dalam memutus rantai pandemi di daerah perbatasan.
“Kita ketahui bersama, pandemi ini sudah menelan banyak korban jiwa. Meskipun di perbatasan, masyarakat harus paham pentingnya mematuhi protokol kesehatan,” tegasnya.

Komsos di Perbatasan, Ciptakan Suasana yang Aman dan Damai

Keerom, Papua- Upaya mewujudkan wilayah yang aman dan damai, sudah menjadi salah satu tujuan utama ditugaskannya Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY di perbatasan Indonesia-Papua Nugini, khususnya di Kabupaten Keerom, Papua.
Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan, komsos dinilai efektif dalam upaya menciptakan suasana wilayah yang aman dan harmonis.
Bukan hanya itu saja, ia menilai komsos memiliki berbagai dampak positif, terlebih mewujudkan Kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
“Jadi, hubungan emosional antara Satgas dan warga di perbatasan bisa terwujud dengan baik,” ujar Dansatgas. Kamis, 17 Juni 2021.
Selain mengajak warga untuk berpartisipasi menjaga keamanan, pada pelaksanaan komsos itu Satgas juga mengajak warga untuk tak mudah terpancing berbagai isu negatif, ataupun provokasi.
“Hoaks itu ancaman nyata yang mampu memeca belah persatuan dan kesatuan,” tegas Taufik.

Pakaian Dari Satgas 512, untuk Warga di Perbatasan Papua

Keerom, Papua- Warga Kampung yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua seakan bangga dengan kedatangan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY.
Bahkan, kedatangan pasukan di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat itu mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Beberapa pakaian pun, dibagikan oleh Satgas ke warga setempat. Sebelumnya, pembagian pakaian itu sudah direncanakan oleh pihak Satgas sebelum diberangkatkan mengemban tugas sebagai pasukan perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
“Pakaian itu, hadiah dari Satgas untuk warga di perbatasan. Mudah-mudahan membawa manfaat,” ujar Dansatgas. Selasa, 15 Juni 2021 pagi.
Lukas Sauri (48) mengaku sangat bahagia dengan adanya oleh-oleh berupa pakaian yang dibagikan oleh pihak Satgas tersebut. “Sebelumnya kami ucapkan terima kasih banyak. Bantuan ini, sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Pakaian Dari Satgas 512, untuk Warga di Perbatasan Papua

Keerom, Papua- Warga Kampung yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua seakan bangga dengan kedatangan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY.
Bahkan, kedatangan pasukan di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat itu mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Beberapa pakaian pun, dibagikan oleh Satgas ke warga setempat. Sebelumnya, pembagian pakaian itu sudah direncanakan oleh pihak Satgas sebelum diberangkatkan mengemban tugas sebagai pasukan perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
“Pakaian itu, hadiah dari Satgas untuk warga di perbatasan. Mudah-mudahan membawa manfaat,” ujar Dansatgas. Selasa, 15 Juni 2021 pagi.
Lukas Sauri (48) mengaku sangat bahagia dengan adanya oleh-oleh berupa pakaian yang dibagikan oleh pihak Satgas tersebut. “Sebelumnya kami ucapkan terima kasih banyak. Bantuan ini, sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Sweeping di Daerah Perbatasan, Yonif 512 Antisipasi Barang Ilegal

Keerom, Papua- Beberapa lokasi yang disinyalir menjadi jalur masuknya barang ilegal di perbatasan Indonesia-Papua Nugini kali ini di patroli Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY.
Jalan Trans Wamena-Jayapura, tepatnya di Sawiyatami seakan menjadi idola bagi para penyelundup yang hendak memasukkan berbagai barang ilegal ke Indonesia.
“Tapi, jalur itu sekarang menjadi pantauan tersendiri bagi kami. Sebab, banyak informasi yang masuk dari warga mengenai penyelundupan itu,” kata Dansatgas, Letkol Inf Taufik Hidayat. Senin, 14 Juni 2021.
Bukan hanya itu saja, ia juga menginstruksikan personelnya untuk intens menggelar sweeping di beberapa area yang berada di Distrik Sawiyatami itu.
“Kita juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi mencegah adanya penyelundupan barang-barang ilegal,” bebernya.

Dansatgas Yonif 512/QY Ingatkan Pentingnya Pendidikan

Jayapura, Papua- Pendidikan di daerah perbatasan Indonesia-Papua Nugini seakan menjadi pantauan tersendiri.
Melalui berbagai cara, Satgas Yonif 512/QY berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah perbatasan, khususnya di Kabupaten Keerom, Papua.
Bahkan, melalui salah satu personelnya yang pada saat itu bertandang di salah satu stasiun radio di Jayapura, ia menjelaskan jika pendidikan merupakan salah satu program yang masuk dalam visi dan misi TNI, khususnya Satgas.
“Itu dilakukan supaya masyarakat bisa mengetahui upaya Satgas, terutama dalam meningkatkan kualitas di perbatasan,” ujar Letda Chk Luthdy. Jumat, 11 Juni 2021. “Kita juga berupaya membantu memaksimalkan peran Pemda setempat,” imbuhnya.
Luthdy menambahkan, dialog interaktif yang dilakukan oleh dirinya kali ini, juga ditujukan untuk memperkenalkan pentingnya pendidikan bagi masyarakat.
“Terutama program bimbingan belajar. Nah, ini wajib didukung oleh masyarakat,” bebernya.

Pererat Tali Silaturahmi, Satgas Yonif 512 Gelar Komsos

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif 512/QY berkunjung ke beberapa perkampungan yang berada di Pos Yabanda, Kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua.
Komsos itu, dipim langsung oleh Letda Inf Hendri Nardi Wibowo bersama beberapa personel lainnya.
Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan jika komsos yang dilakukan oleh personelnya itu, ditujukan untuk meningkatkan Kemanunggalan antara TNI dan rakyat, terlebih di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
“Anjangsana ini rutinitas yang dilakukan Satgas di Pos masing-masing. Itu kita lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman ke masyarakat,” pungkasnya. Kamis, 10 Juni 2021.
Terpisah, Letda Hendri menjelaskan jika dalam pelaksanaan komsos itu, beberapa hal ia sampaikan pada warga, salah satunya mengenai adanya protokol kesehatan.
Saat ini, kata Hendri, protokol kesehatan seakan menjadi suatu hal terpenting bagi masyarakat. Pasalnya, upaya itu dinilai mampu membantu Pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran pandemi.
“Lah ini yang harus bisa dilakukan oleh masyarakat. Terutama kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan,” bebernya.

Pangdam Pantau Kondisi Wilayah dan Jalin Sinergitas dengan Prajurit

SURABAYA  Sebelumnya, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menggelar gowes bersama beberapa pejabat teras Kodam ke Makodim 0812/Lamongan.

Bukan tanpa sebab, gowes itu sengaja digelar oleh Pangdam untuk melihat situasi dan kondisi di wilayah teritorialnya, sekaligus memupuk erat sinergitas antara pimpinan dan prajuritnya.

Itu dibuktikan ketika beberapa lalu di lokasi finish gowes, tepatnya Kodim Lamongan dirinya membagikan beberapa bingkisan untuk warga kurang mampu. Pembagian bingkisan itupun, tak luput dari adanya penerapan protokol kesehatan.

Usai Kabupaten Lamongan, kini orang nomor satu di tubuh Makodam Brawijaya itu menggelar gowes dengan sasaran Kodim 0819/Pasuruan. Rabu, 26 Mei 2021.

Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Arm Imam Haryadi menjelaskan, sebelum tiba di lokasi tujuan, gowes itu melewati beberapa lokasi lainnya, salah satunya Kabupaten Sidoarjo.

“Beliau (Pangdam, red) hanya memastikan jika protokol kesehatan di Jawa Timur, tepatnya di Pasuruan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Selain di Pasuruan sendiri, selama perjalanan Suharyanto juga memantau beberapa lokasi yang jadi pusat keramaian yang berada di sepanjang jalan Surabaya-Pasuruan. “Tadi sudah ditinjau langsung. Penggunaan masker di masyarakat sekarang sudah mulai tertib. Ini bukti jika kesadaran masyarakat sudah mulai terbangun,” bebernya.