Lagi, Satgas Yonif Mekanis 512 Sweeping Area Perbatasan

Keerom, Papua- Guna memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat, Satgas Yonif Mekanis 512/QY menggelar sweeping rutin di beberapa area perbatasan yang berada di Kampung Wambes, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua. Kegiatan itu, dipimpin langsung oleh Wadanpos Wambes, Serka Sandi.
“Patroli rutin ini untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya peredaran miras dan narkotika,” ujar Dansatgas, Letkol Inf Taufik Hidayat. Rabu, 14 Juli 2021.
Sementara itu, Serka Sandi menambahkan patroli itu menyasar beberapa kendaraan yang pada saat itu melintas di sekitar area perbatasan itu. “Semua yang melintas kita periksa. Pejalan kaki sekalipun kita periksa,” jelasnya.

Tim Vaksinator Disebar di Kabupaten Tuban

Surabaya,- Pihak Forkopimda Jatim saat ini telah menyebar tim vaksinator di seluruh Kecamatan yang berada di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dalam rangka pelaksanaan vaksinasi massal.
Bukan hanya itu saja, Forkopimda juga menyempatkan diri untuk meninjau adanya rumah isolasi bagi masyarakat yang terpapat Covid-19 di Balai Desa Beji, Kecamatan Jenu.
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menjelaskan jika pandemi Covid-19 seakan menjadi pantauan tersendiri bagi dirinya.


Pasalnya, kata dia, sesuai grafik yang ditampilkan peningkatan Covid di Jawa Timur sudah cukup jelas. Bahkan, ketersediaan ruang di rumah sakit yang ada seakan menjadi perhatian tersendiri.
“Maka dari itu, kita harus mengedukasi masyarakat untuk mematuhi adanya protokol kesehatan. Supaya, tidak terjadi korban lagi yang diakibatkan pandemi,” jelasnya.
Bahkan, ia pun mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang saat ini digelar di Tuban. Sebab, adanya vaksinasi itu disambut antusias masyarakat setempat.
“Secara pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI, POlri dan Pemda yang selama ini bekerja keras menangani adanya Covid,” ungkap Suharyanto.

Hasil Kebun Melimpah, Satgas Yonif Mekanis 512/QY Ajarkan Cara Buat Keripik Pisang

Keerom, Papua- Hasil kebun yang diperoleh warga Kampung Wembi, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua seketika disulap menjadi salah satu adonan yang mampu mendongkrak perekonomian warga.
Beberapa hasil kebun warga di Kampung itu, rencananya akan disulap menjadi makanan ringan berupa keripik yang nantinya akan dijual di pasaran.
“Tapi, warga sebelumnya diberikan pembekalan dulu cara mengemas sekaligus mengolah hasil panen berupa pisang itu, sehingga nantinya disajikan dalam bentuk keripik,” ujar Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf Taufik Hidayat. Senin, 12 Juli 2021.


Selain memiliki daya jual yang tinggi, menurutnya, adanya pengolahan hasil kebun itu juga mampu mendongkrak perekonomian warga.
“Sehingga, warga bisa menggunakan hasil jualan keripik itu untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.
Sementara it, Merry Mekawa, salah satu warga setempat mengungkapkan jika adanya pembekalan yang diberikan oleh Satgas kali ini, seakan membukakan peluang bagi dirinya bersama warga lainnya untuk meningkatkan perekonomian.
Pasalnya, kata dia, selama ini hasil kebun yang diperoleh warga, hanya digunakan untuk keperluan sehari-hari. “Sebab, kami kebingungan akan kami olah menjadi apa. Kalau panen, cuma kita buat konsumsi sehari-hari,” bebernya.

Peduli Pendidikan, Satgas Yonif 512 Bagikan Perlengkapan Sekolah di Tapal Batas Papua

Keerom – Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di wilayah perbatasan, Pos Kalilapar Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY membagikan buku dan alat tulis kepada anak-anak di Kampung Sach, Distrik Waris, Kabupaten Keerom Papua. Sabtu (10/07/2021)

Kegiatan yang dilakukan oleh Pos Kalilapar tersebut merupakan Wujud kepedulian Satgas Yonif Mekanis 512/QY dalam bidang pendidikan untuk membantu masyarakat di wilayah perbatasan khususnya anak-anak agar mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat ketika di temui di Pos Kotis Distrik Mannem, Dansatgas mengungkapkan bahwa minimnya sarana pendidikan yang ada di wilayah perbatasan dapat menjadi suatu hambatan kegiatan belajar mengajar.

“Keterbasan sarana pendidikan di wilayah perbatasan merupakan tanggung jawab bagi kita semua, dengan membagikan buku dan alat tulis ini kami berharap anak-anak dapat lebih bersemangat lagi dalam menuntut ilmu agar kelak dapat melanjutkan pendidikan hingga menjadi seorang sarjana” tutur Dansatgas.

Di tempat terpisah, Danpos Kalilapar Letda Inf Wahyu Luhur Priyono mengungkapkan bahwa mayoritas anak-anak di Kampung Kampung Sach adalah siswa Sekolah Dasar, sehingga buku dan alat tulis yang di bagikan merupakan kebutuhan pokok yang digunakan dalam proses belajar mengajar.

Letda Wahyu juga memberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan kepada para orang tua dan memotivasi anak-anak agar lebih semangat lagi dalam belajar sehingga nantinya dapat meraih cita-cita yang di impikan.

“Kami sedikit memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya dunia pendidikan, anak-anak kecil yang kami beri buku dan alat tulis juga kami motivasi agar lebih semangat dalam bersekolah” ucap Letda Wahyu.

Kegiatan yang dilakukan oleh Pos Kalilapar ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Lauren Ibe (60) selaku kepala Kampung Sach, dirinya mengucapkan terima kasih atas kepedulianya terhadap pendidikan anak-anak di Kampung Sach.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan kepedulian anggota Pos kepada kami di Kampung, anak-anak terlihat senang sekali ketika mendapat buku tulis baru dari anggota Pos. Semoga buku dan alat tulis yang dibagikan dapat menambah semangat anak-anak untuk sekolah agar menjadi orang yang sukses dan bisa membuat Kampung kami ini lebih maju” ucap Lauren Ibe.

Satgas Yonif Mekanis 512/QY Jadi Tenaga Pendidik di Batas Negeri

Keerom, Papua- Selain diwajibkan untuk menjaga stabilitas keamanan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY juga diwajibkan untuk bisa menjadi seorang tenaga pendidik. Hampir saban hari, Satgas memberikan beberapa mata pelajaran bagi anak-anak yang berada di daerah perbatasan itu. Blusukan di kampung-kampung pun, rela dilakukan oleh prajurit asuhan Letkol Inf Taufik Hidayat demi mewujudkan generasi muda yang cerdas dan berkarakter.

“Sebelumnya sudah kita tegaskan, pendidikan harus bisa diwujudkan di daerah perbatasan ini,” kata Dansatgas. Jumat, 09 Juli 2021 pagi. Pendidikan, kata Letkol Taufik, seakan menjadi pondasi utama bagi anak-anak perbatasan untuk bisa menggapai cita-citanya. “Ada istilah kan, ilmu itu jendela dunia,” bebernya. Dirinya mengungkapkan, minimnya tenaga pendidik di daerah perbatasan itu, seakan mengundang keprihatinan tersendiri bagi dirinya. Pasalnya, tanpa tenaga pendidik, kecerdasan anak-anak di daerah perbatasan pun mustahil untuk bisa terwujud. “Jadi, kami juga harus bisa jadi guru bagi anak-anak disini,” pungkasnya.

Anak-anak di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini pun Tak Luput dari Sosialiasi Protokol Kesehatan

Keerom, Papua- Sosialiasi protokol kesehatan di daerah perbatasan Indonesia-Papua Nugini ternyata tak hanya menyasar kalangan dewasa saja. Ternyata, sosialiasi tersebut juga ditujukan bagi anak-anak.
Seperti yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY saat ini. Kamis, 08 Juli 2021 siang.
Beberapa personel Satgas terlihat aktif mensosialiasikan adanya protokol kesehatan di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.
Dibawah kendali Lettu Inf Nugraha Khofa, Satgas juga membagikan beberapa masker yang wajib dipakai oleh anak-anak.
“Kita berikan pemahaman secara perlahan betapa pentingnya patuh protokol kesehatan,” ujarnya.
Terpisah, Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menambahkan, upaya pemutusan rantai pandemi saat ini menjadi prioritas utama yang harus dilakukan oleh personelnya.
Pasalnya, pandemi dinilai menyebabkan dampak negatif yang sangat luar biasa, terutama soal keselamatan masyarakat. “Kita tidak ingin ada korban atau masyarakat yang terserang pandemi disini,” bebernya.

Khitan Gratis dari Yonif Mekanis 512 untuk Anak-Anak di Tanah Papua

Keerom, Papua- Adanya khitan gratis yang digelar oleh pihak Satgas Yonif Mekanis 512/QY ternyata memikat perhatian warga di perbatasan Indonesia-Papua Nugini, tepatnya di Kabupaten Keerom, Papua.
Betapa tidak, khitan itu digelar dengan tujuan untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, sekaligus upaya Satgas untuk membantu warga terdampak pandemi di daerah itu.
“Adanya khitan itu, ditujukan untuk meringankan beban warga,” ujar Letkol Inf Taufik Hidayat. Rabu, 07 Juli 2021.
Selain khitan, dirinya juga mempersiapkan beberapa paket sembako yang dibagikan ke masyarakat di lokasi berlangsungnya khitan itu. “Ada sembako kita bagikan langsung ke rumah-rumah warga,” bebernya.
Taufik berharap, dengan adanya kegiatan itu nantinya mampu meningkatkan Kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang selama ini sudah terwujud dengan baik.
“Sinergitas disini sudah bagus. Hubungan antara TNI dan masyarakat disini, sudah seperti keluarga sendiri,” ungkapnya.

Wujudkan Suasana Harmonis, Yonif 512 Rangkul Tokoh Masyarakat Papua

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY berupaya untuk terus menciptakan suasana harmonis di perbatasan Indonesia-Papua Nugini, tepatnya di Kabupaten Keerom, Papua. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pasukan di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat itu ialah, merangkul para tokoh masyarakat setempat. “Sudah menjadi kegiatan rutin kami. Dan kami bersyukur, kegiatan itu disambut oleh seluruh Kepala Kampung,” kata Dansatgas. Selasa, 06 Juli 2021. Sebagai aparat teritorial, Taufik menjelaskan jika pihaknya diwajibkan untuk bisa menyatukan, sekaligus mewujudkan stabilitas keamanan bersama seluruh pihak lainnya, tanpa terkecuali masyarakat setempat. “Itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami,” bebernya. Sementara itu, Jonny May menambahkan jika dirinya sangat menyambut hangat adanya pertemuan yang digelar oleh Satgas itu. Pasalnya, dengan adanya kegiatan tersebut dirinya juga bisa saling bertukar pendapat demi terwujudnya kenyamanan masyarakat. “Kami akan terus bersinergi dengan Satgas. Adanya Satgas disini, sudah seperti keluarga kami,” pungkasnya.

Polri Rangkul Yonif Mekanis 512/QY Jaga Stabilitas Keamanan di Tanah Papua

Keerom, Papua- Upaya menjaga stabilitas dan sinergitas terus digencarkan oleh pihak Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY. Bahkan, kali ini pihak Satgas bersama Polsek Kalipay menggelar adanya sweeping rutin di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.
Dantsagas Pamtas Yoninf, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan, sweeping yang dilakukan oleh aparat TNI-Polri itu merupakan wujud pengabdian nyata dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Ini wujud sinergitas TNI-Polri di perbatasan Indonesia-Papua Nugini,” ujarnya. Minggu, 05 Juli 2021 malam.
Sementara itu, Kapolsek Waris menambahkan jika beberapa titik area di wilayah tugasnya, dijadikan sasaran sweeping. Bukan tanpa sebab, hal itu dilakukan sebagai bentuk meningkatkan Siskamtibmas di Distrik Waris.
“Sweeping bersama ini sebagai wujud kebersamaan TNI-Polri, terutama dalam menjaga keamanan,” imbuhnya.

Cegah Peredaran Barang Terlarang, Satgas Yonif 512 Gelar Sweeping Rutin Di Perbatasan.

Keerom – Demi terjaganya stabilitas keamanan dari ancaman peredaran barang terlarang di wilayah perbatasan Papua, Pos arso XIII Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY menggelar kegiatan Sweeping rutin Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keeroom, Papua. Jumat (02/07/2021)

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Lettu Inf Suwandi selaku Danpos Pos Arso XIII ini melakukan Sweeping di jalan Raya Arso XIII yang merupakan jalan poros Distrik Skanto.

Lettu Inf Suwandi mengungkapkan bahwa sasaran pelaksanaan Sweeping adalah seluruh pengguna jalan yang menggunakan roda dua dan roda empat “sweeping ini kami mulai pukul 14.00 s.d. 17.00 WIT, dengan sasaran masyarakat yang melintas jalur 1 Arso XIII atau jalan utama Distrik Skanto yang sering di lewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat” ungkapnya.

“Satu per satu kendaraan kami hentikan dengan sopan, kami sampaikan kepada seluruh pengendara bahwa sedang dilaksanakan sweeping, setelah pemeriksaan kami juga memohon maaf sudah mengganggu waktu serta perjalanannya” lanjut Lettu Suwandi.

Masyarakat yang melintas dengan senang hati berhenti menunjukkan surat-surat kendaraan dan kartu identitas atau tanda pengenal, masyarakat juga mempersilahkan anggota Pos Arso XIII untuk memeriksa barang-barang yang dibawa.

Sweeping merupakan kegiatan rutin yang digelar di seluruh jajaran Pos Satgas Yonif Mekanis 512/QY yang bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan, mencegah penyelundupan barang ilegal dan peredaran barang-barang terlarang seperti Narkoba, Miras dan sebagainya.

Sementara itu, di tempat terpisah Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan bahwa Sweeping merupakan salah satu kegiatan di bidang pengamanaan yang wajib dilaksanakan secara rutin, mengingat jalur darat merupakan tempat yang sangat efektif bagi para oknum pelaku tidak kriminal untuk menyelundupkan atau mengedarkan barang-barang terlarang.

“Salah satu cara menekan angka kriminal perdaran barang terlarang di wilayah perbatasan adalah dengan menggelar kegiatan Sweeping, selain mencegah upaya penyelundupan dan peredaran barang terlarang sweeping juga akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar” ujar Dansatgas.

“Laporan yang saya terima dari Danpos Arso XIII, secara keseluruhan kegiatan Sweeping yang digelar dapat berjalan dengan aman dan lancar, dalam pemeriksaan terhadap masyarakat yang melinas tidak ditemukan barang terlarang maupun barang-barang ilegal” lanjut Dansatgas.

Bagi pengendara yang sudah diperiksa dan didapati tidak membawa barang-barang terlarang, anggota Pos Arso XIII mempersilahkan untuk melanjutkan perjalanan.