Kasdam Brawijaya Bahas Persiapan Batalyon Tim Pertempuran, Hingga Sertijab Pangdam Brawijaya

Surabaya,- Selain serah terima jabatan, Kodam V/Brawijaya rencananya akan mengikuti latihan Batalyon Tim Pertempuran atau YTP. Namun, sebelum itu terdapat beberapa persiapan yang harus dilakukan oleh pihak Kodam, salah satunya berkaitan dengan kegiatan YTP yang rencananya akan digelar di Baturaja.

Dalam pembahasan yang berlangsung di Mako Yonif 516/CY, Surabaya pada Jumat, 19 November 2021, Kepala Staf Kodam, Brigjen TNI Agus Setiawan menjelaskan jika dirinya telah melakukan pembagian beberapa tugas terhadap para pejabat Kodam. “Sertijab dalam suatu organisasi, adalah kegiatan yang wajar dalam wujud pembinaan postur prajurit TNI demi mendukung pelaksanaan tugas TNI-AD,” ujar Kasdam. Selain sertijab, beberapa penekanan juga dilakukan oleh Kasdam, termasuk diantaranya peninjauan medan latihan, hingga paparan pelaksanaan YTP yang dilakukan oleh Danbrigif 16/Wira Yudha, Kolonel Inf Irwan Budiana. “Untuk peninjauan medan latihannya, sudah dilakukan tanggal 13-17 November kemarin. Nah, sekarang, Danbrigif menyampaikan paparan ke para peserta latihan. Itu nanti dijadikan suatu gambaran,” bebernya. Untuk peninjauan medan sendiri, kata Kasdam, terdiri menjadi 3 bagian. Bagian-bagian etape itu, terdiri dari peninjauan jarak jalur darat, jalur laut hingga check point. “Untuk peserta latihan, nantinya akan diberangkatkan akhir November. Pemberangkatan dilakukan secara bergelombang,” jelas Kasdam.

Kodam V/Brawijaya Ingatkan Ancaman Balatkom dan Paham Radikal

Surabaya,- Bahaya laten komunis dan paham radikal seakan menjadi pantauan tersendiri bagi semua pihak. Pasalnya, bahaya itu dinilai mampu merusak persatuan dan kesatuan yang selama ini sudah terwujud dengan baik.

Demikian dikatakan Kapendam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra terkait adanya komunikasi sosial yang digelar oleh pihak Kodam di Aula Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Jumat, 19 November 2021 siang. “Kegiatan ini, bagian dari adanya pembinaan teritorial dalam rangka mewujudkan TNI-AD yang adaptif melalui adanya kewaspadaan terhadap berbagai macam ancaman dengan melibatkan elemen masyarakat,” ujar Kusdi. Selain melibatkan masyarakat, Kapendam berujar upaya pencegahan dan penananganan bahaya laten komunisme, radikalisme dan separatisme, juga memerlukan peran Forkopimda atau aparat terkait lainnya. “Semisal, membangun penyuluhan terpadu dengan melibatkan semua aparat terkait,” jelasnya. Selain membahas persoalan separatisme, radikalisme terorisme, kegiatan pembinaan teritorial itu juga membahas pentingnya memahami Pancasila sebagai landasan negara. “Ideologi kita, itu adalah Pancasila. Pancasila itu banteng agar bisa terhindar dari hasutan dan ajakan balatkom,” bebernya.

Korem 082/CPYJ Antisipasi Peredaran Narkoba

KOTA MOJOKERTO, BEBAS – Upaya pencegahan, sekaligus pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba terus digencarkan oleh pihak TNI.

Salah satunya, seperti sosialisasi yang dilakukan oleh Korem 082/CPYJ di Pendopo Paramitra Cikaran, Kota Mojokerto. Kamis, 18 November 2021 pagi.

“Sosialisasi ini untuk membangun kesepahaman dan peran prajurit, serta Satuan untuk peduli terhadap bahaya narkoba,” ujar Kasi Intel Korem, Mayor Inf Daroji.

Penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba, kata Daroji, seakan menjadi suatu masalah internasional maupun nasional yang harus diantisipasi. Pasalnya, keberadaan hal itu, dinilai mampu mengancam kehidupan masyarakat, sekaligus negara.

“Pemerintah Indonesia bertekad untuk memerangi peredaran narkoba. Karena, penyalahgunaan dan peredaran narkoba dapat merusak generasi muda,” bebernya.

Ia berharap, dengan adanya sosialiasi yang dilakukan oleh Korem kali ini, mampu menekan, sekaligus mencegah adanya penyalahgunaan zat adiktif.

“Sosialisasi ini, diharapkan bisa menambah wawasan prajurit dan PNS Korem. Sehingga, bisa menjaga diri dan keluarga dari bahaya narkoba,” pungkasnya.

Sumber:
Kapenrem 082/CPYJ, Mayor Caj Supranoto

Korem 082/CPYJ Gelar Komunikasi Sosial, Cegah Radikalisme Dan Separatisme

MOJOKERTO – Dalam rangka merawat kebhinekaan sekaligus untuk menangkal paham Radikalisme dan Separatisme dalam bingkai NKRI, Korem 082/CPYJ gelar Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme bertempat di Pendopo Griya Paramitra Cikaran No. 3 Kota Mojokerto, Rabu (17/11/2021).

Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto dalam sambutannya yang dibacakan Kasiter Korem 082/CPYJ Letkol Inf Andri Risnawan mengatakan,
saat ini Bangsa Indonesia sedang dihadapkan pada berbagai ujian dan tantangan baik yang berhubungan dengan Pandemi Covid-19 maupun persoalan kebangsaan lainnya, seperti perkembangan berbagai bentuk gerakan yang dilakukan oleh kelompok garis keras. Hal ini tidak boleh mengurangi kewaspadaan terhadap bahaya radikalisme dan separatisme yang dapat mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara.

Paham radikalisme, separatisme dan terorisme merupakan ancaman yang serius bagi kondusifitas serta stabilitas keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Oleh karena itu, melalui kegiatan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme ini diharapkan dapat memberikan gambaran dalam rangka memutus mata rantai jaringan radikalisme dan separatisme yang dapat membahayakan keutuhan Bangsa dan Negara Indonesia,”jelasnya

Maraknya perkembangan paham radikalisme, separatisme dan terorisme tersebut tidak boleh dipandang sebelah mata tetapi harus disikapi dengan baik, penuh kewaspadaan dan penuh kehati-hatian tidak hanya oleh pemerintah saja namun juga seluruh komponen bangsa.

“Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan kita tidak terprovokasi, maka upaya yang harus dilakukan adalah dengan cara mempertebal semangat persatuan serta menjunjung tinggi sikap patriotisme disertai dengan terbinanya kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai inti kekuatan negara,” tambahnya

Lanjutnya, kita semua harus mampu mengantisipasi dengan selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan semua komponen bangsa dalam rangka kontra radikalisasi dan deradikalisasi,”tutupnya

Sementara itu tampil sebagai narasumber Kasatintel Polresta Mojokerto Iptu Pujianto,S.H., M.H yang memaparkan pengertian, ciri ciri, proses penyebaran dan cara menangkal paham Radilakisme/Separatisme dan Terorisme. (Jay)

Secara Virtual, Kasdam Dapat Pesan dari Mantan Panglima TNI

Surabaya,- Mantan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menggelar adanya Exit Breafing secara virtual. Exit breafing itu, ditujukan bagi semua pejabat TNI. Acara itu juga, turut diikuti oleh Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan.
Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menyampaikan jika beberapa pesan disampaikan oleh mantan Panglima TNI itu, salah satunya soal penyerahan jabatan ke Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.


“Sebelumnya, Jenderal Andika Perkasa sudah dilantik oleh Presiden Jokowi menggantikan Marsekal Hadi,” ujar Kusdi. Kamis, 18 November 2021 pagi.
Kusdi menjelaskan, penyerahan jabatan itu nantinya akan diwarnai dengan adanya tradisi panji TNI ke Jenderal Andika Perkasa.
“Exit briefing adalah tradisi dimana seorang pimpinan TNI memberikan pesan kepada prajurit untuk dijadikan bekal dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” jelas Kapendam.

Korem 084/BJ Gelar Komsos dengan Komponen Bangsa Lainnya Tahun 2021

Surabaya, Korem 084/Bhaskara Jaya, melaksanakan kegiatan Komsos (Komunikasi Sosial) dengan Komponen Bangsa lainnya, Tahun. 2021, di Aula Makorem 084/Bhaskara Jaya Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (16/11/21).

Kegiatan pembinaan ini mengusung Tema, “Mengawal keutuhan dan kemajuan Bangsa dalam bingkai NKRI.” Tujuan kegiatan ini di gelar dalam rangka membantu Pemerintah menyiapkan kekuatan pertahanan yang meliputi wilayah pertahanan di darat beserta kekuatan pendukung lainnya sekaligus untuk mewujudkan Kemanunggalan TNI – Rakyat.

Sementara itu, Danrem 084/Bhaskara Jaya, melalui Kasrem 084/BJ, Kolonel Inf Erwin Rustiawan. S.Sos dalam amanatnya menyampaikan, “Bahwa Radikalisme, Terorisme, Pergaulan Bebas dan Narkoba serta Merebaknya Covid-19 akan berdampak bahkan bisa mengancam Exsistensi Bangsa Indonesia salah satunya terjadi Disintegrasi Bangsa,” tuturnya.

Selanjutnya, Dengan perkembangan situasi, maka perlu kita semua bergandeng tangan merapatkan barisan dan harus bisa menciptakan suasana kebersamaan. Sinergi antar aparat TNI dan seluruh elemen masyarakat dilapangan sehingga sekecil apapun perubahan di lingkungan kita bisa di deteksi sejak dini, salah satunya dengan menjalin Komunikasi dan Koordinasi sehingga bisa terjalin hubungan yang baik kepada semua Instansi, Lembaga Pemerintah dan seluruh Komponen masyarakat guna tetap mengawal keutuhan Bangsa dalam bingkai NKRI,” jelasnya.

Hadir Dalam kegiatan ini, Para Kasi Kasrem 084/BJ, Para Pasi Korem 084/BJ, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda dan tentunya dengan tetap mamatuhi Prokes Covid-19.(Bejo)

Sah, Mayjen Suharyanto Dilantik Presiden Jadi Kepala BNPB

Surabaya,- Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Kepala BNPB yang baru. Ialah Mayjen Suharyanto. Jenderal bintang dua yang juga menduduki posisi sebagai Pangdam V/Brawijaya itu, menggantikan Letjen TNI Ganip Warsito.
Prosesi pelantikan itu, dilakukan di Istana Negara, Rabu, 17 November 2021 siang.
Selain melantik Mayjen Suharyanto, Presiden Jokowi juga melantik Letjen TNI Dudung Abdurachman. Letjen Dudung, secara resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, menggantikan posisi Jenderal TNI Andika Perkasa.
Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra membenarkan adanya pelantikan Pangdam V/Brawijaya sebagai Kepala BNPB. Pelantikan itu, berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 140B Tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala BNPB yang ditetapkan pada 16 November 2021.
“Sesuai informasi, SK itu dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekteriat Negara,” ujar Kusdi.
Untuk diketahui, beberapa jabatan strategis sebelumnya pernah diemban oleh Mayjen Suharyanto. Sebelum mengemban jabatan sebagai Pangdam V/Brawijaya, almamater Akademi Militer tahun 1987 itu, dulunya juga pernah menjabat sebagai Deputi III BIN periode jabatan 2017-2018 hingga Sesmilpres Kemensetneg RI tahun 2019-2020.

Dongkrak Capaian Vaksinasi, Kodam Brawijaya Kerahkan Danrem dan Dandim

Surabaya,- Upaya percepatan vaksnasi terus digencarkan oleh pihak Kodam V/Brawijaya. Tak tanggung-tanggung, dalam upaya percepatan itu, pihak Kodam mengerahkan seluruh Korem hingga Kodim di wilayah teritorialnya. “Penentuan indikator status level PPKM itu, dilihat dari capain vaksinasi. Khususnya, dilihat dari capaian vaksinasi lansia dan umum,” ujar Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan dalam rakor secara vicon di ruang Command Center Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Selasa, 16 November 2021 sore.

Sesuai data dari Kementerian Kesehatan, kata Brigjen Agus, capaian vaksinasi yang dilakukan secara umum dosis pertama sudah mencapai tahap 66,42 persen. Sedangkan, untuk dosis kedua sudah mencapai 41,99 persen. “Dari 34 Provinsi, Jawa Timur berada di nomor urut 8,” kata Agus. Agus menambahkan, pada cakupan vaksinasi untuk lansia Jawa Timur berada diurutan 12. Untuk dosis pertama pada lansia, Jawa Timur masih mampu mencapai 43,73 persen. Untuk capaian dosis kedua sendiri, sebesar 24,05 persen. “Jadi, masih jauh dari 60 persen. Sedangkan, capaian kita untuk masuk ke level I itu harus mencapai 60 persen,” tegasnya. Pengerahan Korem dan Kodim di jajaran Kodam Brawijaya, kata dia, sangat penting untuk dilakukan guna memenuhi capaian vaksinasi itu. Bahkan, beberapa daerah yang masuk dalam daftar cakupan rendah vaksinasi pun disebut oleh dirinya. “Untuk Nganjuk, Bangkalan, Sumenep, Sampang dan Pamekasan. Itu capaian secara umum masih berada di bawah 50 persen,” ungkap Kasdam. “Kalau capaian lansia, itu Bangkalan, Sumenep, Sampang, Jember dan Pamekasan,” imbuhnya. Minimnya cakupan vaksinasi di beberapa daerah itu, seakan membuat pihak Kodam mengambil langkah tegas, terlebih dalam sepekan. Dijelaskan Agus, dalam kurun waktu satu minggu, beberapa daerah itu harus mengalami peningkatan capaian vaksinasi. “Ini perlu saya sampaikan pada pejabat Danrem dan Dandim, satu minggu ke depan ini atas perintah Pangdam, kita harus melaksanakan vaksinasi, khususnya lansia untuk mendongkrak capaian secara keseluruhan diatas 60 persen,” tegas Kasdam.

Mayjen Suharyanto Berencana Kirim Pasukan Peledak ke Baturaja

Surabaya,- Pihak Kodam V/Brawijaya rencananya bakal mengirim ribuan pasukan yang terdiri dari pasukan Korps Infanteri, Kavaleri, Armed, Zipur atau Zeni Tempur hingga pasukan dari Korps Arhanud ke Baturaja, Sumatera Selatan pada akhir November mendatang. Bukan tanpa sebab, pengiriman personel itu dalam rangka latihan teknis Batalyon Tim Pertempuran atau YTP yang digelar oleh pihak Komando Atas guna meningkatkan kemampuan prajurit TNI-AD, khususnya Kodam V/Brawijaya.

Dalam rapat yang berlangsung secara virtual, Danpuslatpur Kodiklat TNI-AD, Kolonel Inf Judi Paragina Firdaus menjelaskan, jika terdapat beberapa persiapan yang harus dilakukan oleh para peserta latihan menjelang pelaksanaan YTP itu, salah satunya ialah penyiapan posko. “Tanggal 21-22 November, akan dilakukan penyiapan posko. Kemudian, tanggal 23 sampai 25 akan dilaksanakan posko I. Sedangkan, untuk tanggal 26 adalah persiapan untuk pergeseran pasukan, dan ditanggal 27 sudah dimulai Serpas hingga tanggal 2 Desember,” ujar Firdaus dalam rakor virtual pada Senin, 15 November 2021 sore. Ia menyebut, latihan yang akan digelar di Baturaja itu, merupakan bagian dari pembinaan kemampuan, sekaligus kekuatan dalam rangka mewujudkan persiapan operasi Satuan. “Serta mendukung tugas pokok TNI-AD. Dalam latihan ini, memang sangat dibutuhkan kesiapan penyelenggara. Supaya, tujuan dan sasaran dapat terwujud. Itu bisa dijadikan barometer latihan yang berjalan dengan sukses,” jelasnya. Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menambahkan jika sebelumnya, ia sudah berkoordinasi dengan pihak Wakil Asisten Latihan KSAD terkait kendala maupun permasalahan yang ada di Satuan Yonif Mekanis 516/CY. Setidaknya, terdapat ribuan pasukan yang nantinya bakal dikirim oleh dirinya dalam kegiatan YTP itu. Para pasukan itu diantaranya juga terdapat 10 tim peledak. “Untuk latihan mendatang, semua personel harus mengutamakan keselamatan. Kemudian, faktor keamanan akan terus kita tekankan supaya latihan itu nantinya bisa berjalan dengan lancar,” ungkap Pangdam.

Purna Tugas, Kedatangan Satgas Yonarmed 8/105 Disambut Dangartap

Jember,- Usai mengemban tugas Satgas Pamrahwan di Maluku Utara, akhirnya pasukan Yonarmed 8/105 kembali ke homebase. Pasukan dibawah kendali Letkol Arm Suhendra Cipta itu, mengemban tugas setidaknya selama 11 bulan.
Kedatangan pasukan Armed itupun, disambut langsung oleh Dangartap III/Surabaya, Mayjen TNI Suharyanto di Lapangan Apel Yonarmed. Jumat, 12 November 2021 sore.
Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan, upacara penyambutan tersebut merupakan wujud penghargaan, sekaligus dedikasi dari pimpinan terhadap pasukan yang telah menjalankan tugas dengan baik. “Itu bentuk kebahagiaan dan kebanggaan seorang pimpinan,” ujar Kusdi.


Sementara itu, beberapa penekanan ditegaskan oleh Mayjen Suharyanto, salah satunya terkait mempertahankan kemampuan yang selama ini telah dimiliki oleh pasukan Armed tersebut. “Keberhasilan selama penugasan ini, harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Jenderal bintang dua yang juga menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya itu.
Ia menilai, selama di medan operasi para prajurit dituntut untuk bisa peka, dan beradaptasi dalam menghadapi berbagai perkembangan, situasi maupun kondisi. Langkah itu, menurut Dangartap, mampu memenangkan setiap pertempuran dengan baik. “Bisa dilakukan dalam operasi militer perang maupun operasi militer selain perang,” bebernya.