Pangdam Brawijaya Wacanakan Kegiatan Untuk Masyarakat

Blitar,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto bersama beberapa pejabat TNI dan Polri di Jawa Timur lainnya, menggelar ziarah ke Makam Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.
Ziarah itu, dilakukan dalam rangka menyambut datangnya HUT TNI yang jatuh pada tanggal 5 Oktober mendatang.
Dijelaskan Pangdam, terdapat tiga kegiatan di Jawa Timur yang nantinya akan digelar oleh pihak TNI, baik dari matra Darat, Laut dan Udara.
Kegiatan itu, kata dia, tak luput dari tahun-tahun sebelumnya termasuk diantaranya bakti sosial dan vaksinasi secara massal.


“Walaupun secara umum Jawa Timur sangat baik, tetapi kita tetap menggelar secara khidmat, namun sederhana dan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Suharyanto. Senin, 04 Oktober 2021.
Ia mengungkapkan, khusus pada HUT TNI ke-76 saat ini, pihaknya akan menggelar kegiatan vaksinasi serentak dengan target sekitar 65 ribu orang. Beberapa lokasi, sudah ditetapkan dalam kegiatan vaksinasi massal itu, diantaranya Makodam V/Brawijaya, Koarmada II/Surabaya, Kodiklatal, Lanud ABD Saleh Malang, Lanud Iswahjudi Madiun, dan beberapa Satuan-Satuan TNI Lainnya.
“Pelaksanaanya secara sinergi, dengan Pemkot/Pemkab, Pemerintah Provinsi dan Polri. Artinya, unsur Pemerintah dan Polri ikut bersyukur dan ikut mendoakan kami (prajurit TNI, red) agar di HUT 76 ini, bisa lebih baik lagi dalam berbakti kepada bangsa,” tegas Pangdam.

Keakraban Satgas TMMD 112 Bersama Masyarakat, Bukti Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

MALANG – Keakraban dan kekompakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) selalu aktif membangun kemanunggalan bersama warga masyarakat. Saat ini TNI terus terjalin di berbagai kegiatan, baik itu kegiatan fisik maupun Non fisik dalam TMMD ke 112 Kodim 0818 Malang – Batu.

Hal ini terlihat  seperti pada kegiatan kerja bakti pembersihan jalan utama lokasi TMMD di Desa Tulungrejo menuju Dusun Ganten, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Minggu (03/10/2021).

Danramil 0818/04 Ngantang Kapten Arh Jumawi selaku koordinator dalam kerja bakti menuturkan, pembersihan jalan utama menuju lokasi sasaran fisik ini merupakan bagian dari kegiatan TMMD 112 Kodim 0818 Malang – Batu.

Pembersihan dilakukan bertujuan agar lingkungan menjadi bersih, rapi, dan tidak menggangu pandangan mata pengguna jalan yang melintasinya. Karena rumput dan semak belukar di kanan kiri jalan sudah mulai tinggi, maka kita adakan kerja bakti bersama masyarakat, ” kata Danramil.

Lanjut Danramil menjelaskan bahwa tentunya kegiatan yang dilakukan ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian kita dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi TMMD. Dihadapkan dengan kondisi cuaca musim penghujan saat ini kami juga menghimbau pada masyarakat untuk selalu tetap menjaga kebersihan lingkungan, agar tidak menimbulkan bencana dan sumber penyakit, ” tuturnya.

Ia menambahkan, TNI Manunggal membangun Desa (TMMD), merupakan salah satu program unggulan dalam membangun kemitraan serta kemunggalan TNI dengan rakyat untuk membangun bangsa. Baik secara fisik maupun non fisik.

Sehingga semua pihak harus selalu berperan aktif agar pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan harapan. Oleh karena itu, dalam upaya yang nyata, TNI melalui TMMD menggandeng seluruh unsur masyarakat agar selalu berperan aktif untuk pembangunan, ” tambahnya. (Penrem083/Jon)

Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Sikap dan Mental Atlet Jatim di PON XX

Surabaya,- Forkopimda Jatim menggelar kunjungan kerjanya ke Provinsi Papua. Kunjungan itu dilakukan untuk melihat mental atlet Jatim yang saat ini tengah mengikuti berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. “Pembukaan PON semalam, atlet Jatim menunjukkan sikap dan mental pemain yang siap bertanding,” ujar Pangdam. Ia mengungkapkan, pakaian hijau yang digunakan oleh atlet Jatim seakan menunjukkan suatu tanda tersendiri, terlebih semangat untuk menjuarai pelaksanaan PON tersebut. “Semoga, atlet Jatim itu bisa mendapatkan medali emas,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menambahkan, adanya pelaksanaan PON tersebut merupakan suatu momentum bagi atlet Jatim untuk membangun, sekaligus merajut persaudaraan dalam keberagaman. “Sebab, ada misi yang tidak sekedar sportifitas, melainkan seperti yang disampaikan oleh Presiden. Perhelatan PON XX merupakan panggung persaudaraan dan persatuan,” imbuh mantan Menteri Sosial ini.

Kunjungan Kerja ke Tanah Papua, Pangdam Sematkan Pangkat untuk Prajurit

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menggelar kunjungan kerjanya ke perbatasan Indonesia-Papua Nugini, tepatnya di Kabupaten Keerom, Papua pada Jumat, 1 Oktober 2021. Kunjungan kerja itu, dilakukan dalam rangka memantau kinerja Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY yang selama ini ditugaskan untuk menjaga perbatasan antar dua negara tersebut. Beberapa penekanan, diberikan oleh Suharyanto pada prajurit Marabunta itu, salah satunya adanya menghindari berbagai pelanggaran yang bertentangan dengan delapan wajib TNI. “Selama melaksanakan tugas, Satgas harus humanis,” ujarnya. Bukan hanya itu saja, pejabat nomor satu di tubuh Makodam V/Brawijaya tersebut juga mengapresiasi adanya kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Satgas, termasuk diantaranya ialah pembekalan mengenai pengolahan hasil kebun yang dinilai dapat mendongkrak tali perekonomian warga di perbatasan. “Sebab, kehadiran TNI di masyarakat harus bisa memberikan suatu inovasi dan solusi. Ini bagian dari implementasi delapan wajib TNI,” jelasnya. Bukan hanya itu, dalam peninjauan tersebut Suharyanto juga menyempatkan diri untuk menyematkan pangkat bagi prajurit yang telah naik pangkat satu tingkat dari pangkat sebelumnya, hingga dilanjutkan dengan adanya penanaman pohon yang dilakukan langsung oleh dirinya.

Bahas Penanganan Kepulangan PMI, Pangdam V/Brawijaya Rangkul Berbagai Pihak

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto kembali membahas upaya penanggulangan kepulangan pekerja migrain Indonesia atau PMI yang masuk melalui jalur Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Dalam rapat terbatas yang digelar di Aula Hayam Wuruk, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Kamis, 30 September 2021 malam, nampak dihadiri oleh beberapa Forkopimda, sekaligus stakeholder terkait lainnya yang masuk dalam struktur Satgas organisasi penanganan PMI.

Beberapa peraturan, mulai diberlakukan oleh Pangdam menjelang kepulangan para PMI, salah satunya karantina hingga empat hari sekaligus pelaksanaan swab PCR yang ditujukan bagi para PMI.

“Untuk penjemputan, apabila sudah dinyatakan negatif, maka diperbolehkan untuk pulang,” ujar Suharyanto.

Selain memberlakukan swab dan karantina bagi para PMI, Suharyanto juga mengatakan jika untuk seluruh biaya karantina, nantinya akan ditanggung tim Satgas.

“Sementara masih diusulkan. Tapi yang jelas kita butuhkan adalah kekompakan dan soliditas mengantisipasi terjadinya klaster pandemi,” ucapnya.

Sekedar informasi, sebelumnya Pangdam V/Brawijaya telah membahas upaya pencegahan terjadinya klaster baru pandemi menjelang kepulangan PMI. Bahkan, pihaknya telah mengimbau seluruh pihak untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus MU di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Timur.(*)

164 Perwira Kodam Brawijaya Naik Pangkat

           Surabaya,- 164 Perwira Kodam V/Brawijaya dinyatakan naik pangkat satu tingkat dari pangkat sebelumnya.

            Kenaikan pangkat itu, ditandai dengan adanya laporan Korps Perwira yang digelar di Lapangan Ahmad Yani, Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Jumat, 1 Oktober 2021 pagi.

            Acara itu, dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan.

            “Kenaikan pangkat itu bagian dari mekanisme dalam suatu organisasi dan sebagai wujud penghargaan dari Pemerintah, dan TNI,” ujar Kasdam.

            Beberapa pesan, disampaikan oleh Kasdam dihadapan Perwira yang saat ini menyandang pangkat baru, salah satunya berkomitmen menghadapi suatu tugas demi meningkatkan kualitas dalam suatu pengabdian.

             Ia berharap, dengan adanya kenaikan bagi para Perwira di jajaran Kodam V/Brawijaya itu, nantinya bisa berkontribusi dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa. “Terutama dalam menghadapi pandemi saat ini,” pinta Kasdam. (*)