99 Calon Bintara Masuk Tahap Dikmaba, Pangdam V/Brawijaya: Siswa Akan Dipersiapkan Mental dan Fisiknya

Surabaya,- Setelah melewati proses seleksi yang cukup ketat, akhirnya 99 siswa calon Bintara masuk tahap Dikmaba TNI-AD. Untuk di wilayah Kodam V/Brawijaya sendiri, tahapan itu digelar di Rindam V/Brawijaya, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Tahapan itu, ditandai dengan adanya upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Sabtu, 25 September 2021 pagi. “Dikmaba PK adalah Pendidikan bagi calon Bintara TNI-AD yang telah lulus berbagai macam tes, dimana pendaftaran itu hanya dibuka sekali saja dalam setahun,” ujar Suharyanto. Selama berada di Rindam, para siswa itu akan diberikan berbagai pelatihan dan pembekalan. “Para siswa akan dipersiapkan mental dan fisiknya,” tegas Pangdam.

Dijelaskan Pangdam, sejatinya seorang Bintara merupakan tulang punggung Satuan. Artinya, siswa yang nantinya selesai mengikuti Dikmaba akan menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Bintara, memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat penting, yaitu menjadi jembatan antara prajurit golongan Tamtama dengan Perwira. “Menjadi seorang prajurit TNI-AD, itu adalah kehormatan. Karena, tidak semua orang dapat diterima, atau lulus menjadi prajurit,” bebernya. Untuk diketahui, Dikmaba yang diikuti para siswa itu nantinya akan berlangsung selama 5 bulan. Beberapa penekanan, dijelaskan oleh Pangdam salah satunya berkaitan dengan kedisiplinan. “Hal yang paling mendasar dalam Pendidikan ini, adalah untuk merubah sikap dan perilaku dari perilaku sipil ke perilaku militer atau prajurit. Sebab, mereka nantinya dituntut untuk tegas, disiplin dan bertanggung jawab serta menjaga kehormatan prajurit,” kata Pangdam.

Pangdam Wacanakan Genjot Vaksinasi Bagi Lansia di Lamongan

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, mewacanakan untuk menggelar vaksinasi bagi para lansia di Kabupaten Lamongan, Jatim.

Hal itu dikatakan Pangdam kepada wartawan, usai meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar di Gedung Universitas Airlangga Kampus C, Surabaya, Kamis (23/09/21) siang.

Di lokasi itu, setidaknya terdapat 1.000 dosis vaksin jenis Sinovac yang ditujukan bagi para lansia, dan tuna wisma yang belum mengikuti program vaksinasi.

Dalam kesempatan itu, Pangdam bersama Forkopimda Jatim juga menyempatkan diri berdialog secara virtual dengan jajaran Forkopimda Lamongan.

Dalam dialog tersebut, Pangdam berencana untuk menggenjot serbuan vaksinasi di Kabupaten Lamongan.

Selain itu, Pangdam juga meminta Forkopimda Lamongan untuk mengambil langkah-langkah yang nantinya dilakukan sebelum digelarnya vaksinasi massal untuk lansia tersebut.

“Lamongan, termasuk Kabupaten yang harus digenjot lagi untuk vaksinasi bagi masyarakat lansia,” tegasnya. (Kus/Kta/Red/TJ)

Dikunjungi Jenderal Bintang 2, Danrem 082/CPYJ Ungkapkan Ada 2 Lokasi Jadi Pelaksanaan TMMD

Kota Mojokerto, Mayjen TNI Alfret Denny D, Tuejuh menggelar kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kediri.

            Dalam kunjungan itu, kedatangan mantan Kadispenad itu disambut langsung oleh Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf M. Dariyanto bersama beberapa pejabat TNI lainnya.

            Kunjungan yang dilakukan oleh Mayjen TNI Alfret itu, dalam rangka meninjau pelaksanaan program TMMD  yang saat ini berjalan di Kediri, tepatnya di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol.

            Beberapa penjelasan, disampaikan oleh Danrem. Salah satunya titik lokasi pelaksanaan TMMD yang saat ini berjalan di 2 daerah.

            “Ada 2 KOdim yang saat ini melaksanakan TMMD ke-112. Ada di wilayah Kodim Kediri dan Kodim Mojokerto,” ujar Danrem. Kamis, 23 September 2021.

            Dalam keterangan singkatnya, dirinya berharap jika adanya pelaksanaan program itu nantinya mampu membawa hasil yang sangat baik di lingkungan masyarakat yang ada di lokasi TMMD. “Terutama menyangkut kesejahteraan,” jelasnya. (*)

Kodim Sampang Operasi Pengendalian PPKM Level II Terus Dilakukan

Jabodetabek. – Dalam rangka memperingati HUT ke-76 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Korem 081/DSJ menggelar aksi sosial berupa kegiatan donor darah.

Selain diikuti oleh para prajurit TNI, PNS dan Persit dari Korem 081/DSJ beserta Satdisjan, kegiatan itu juga diikuti personel dari kepolisian. Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho yang meninjau langsung pelaksanaanya memberikan apresiasi terhadap antusias mereka.

“Alhamdulillah antusias anggota, baik itu TNI-Polri, PNS dan ibu-ibu Persit cukup bagus,” katanya saat dikonfirmasi di sela peninjauan, bertempat di Aula Jenderal Sudirman Makorem 081/DSJ, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Rabu (22/9/2021).

Untuk target donor darah yang diselenggarakan, dia mengungkapkan sekitar 150  orang. “Namun sepertinya terlampaui. Lebih banyak lebih bagus,” ujarnya.

Mengenai tidak adanya keterlibatan masyarakat umum dalam aksi donor darah itu seperti sebelum-sebelumnya, Danrem menjelaskan jika hal itu untuk mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi saat ini, guna menghindari adanya kerumunan yang berlebih.

“Hal itu merupakan prioritas utama kami dalam menyelenggarakan kegiatan ini,” tegas Kolonel Waris.

Tak ketinggalan, dia juga menyampaikan harapannya jelang Hari Jadi ke-76 TNI tahun ini. “Semoga TNI semakin  profesional, handal dan maju dalam menghadapi perkembangan situasi yang cukup dinamis, serta terwujudnya sinergitas TNI untuk membangun negeri,” bebernya.

“Untuk itu, kami akan senantiasa terus berdoa dan berusaha untuk mewujudkan harapan tersebut dan mencapai Indonesia yang jaya,” pungkasnya.

Mayjen Suharyanto Wacanakan Genjot Vaksinasi Untuk Lansia di Lamongan

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto mewacanakan untuk menggelar vaksinasi yang ditujukan bagi para lansia yang berada di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Hal itu, dikatakan oleh dirinya usai meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar di Gedung Universitas Airlangga Kampus C, Surabaya. Kamis, 23 September 2021 siang.
Di lokasi itu, setidaknya terdapat seribu dosis vaksin jenis Sinovac yang ditujukan bagi para lansia, dan tunawisma yang belum mengikuti program vaksinasi.


“Dosis pertama ini harus tepat sasaran. Karena, target jumlah warga Jawa Timur yang harus divaksinasi minimal, dosis pertama harus tercapai,” kata Suharyanto.
Selain vaksinasi, di lokasi itu Forkopimda Jatim juga memberikan beberapa paket bantuan sembako bagi para tunawisma.
Usai memberikan paket sembako, dirinya juga menyempatkan diri untuk menggelar dialog secara virtual dengan Forkopimda Lamongan. Dalam dialog itu, Pangdam berencana untuk menggenjot serbuan vaksinasi di Lamongan yang ditujukan bagi para lansia.
Bukan hanya perencanaan vaksinasi saja, dirinya juga membahas terkait langkah-langkah yang nantinya dilakukan oleh Forkopimda Lamongan sebelum digelarnya vaksinasi yang ditujukan bagi para lansia tersebut. “Lamongan, termasuk Kabupaten yang harus digenjot lagi untuk vaksinasi bagi masyarakat lansia,” tegasnya.

TMMD ke-112 Juga Tanamkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Blitar, Nenemonews – Ratusan Prajurit TNI diterjunkan dalam pelaksanaan TMMD ke-112 yang dilaksanakan di Desa Pakisaji, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Dalam TMMD tersebut, mereka melakukan pengerjaan berbagai pembangunan infrastruktur, mulai dari makadam jalan, pembangunan jembatan bentang dan gorong-gorong, rehab teras masjid dan mushola, rehab Poskamling dan RTLH, serta pembuatan jambanisasi.

Selain melakukan pengerjaan infrastruktur, mereka juga aktif dilibatkan dalam melakukan berbagai sasaran non fisik lainnya.

Setiap harinya, selain tinggal bersama masyarakat, mereka juga diwajibkan untuk senantiasa melakukan Komsos dengan masyarkat. “Bisasanya sore atau malam selepas bekerja, mereka para anggota Satgas TMMD melakukan anjangsana ke rumah-rumah warga,” kata Kapenrem dalam rilis tertulisnya, Selasa (21/9/2021).

“Dalam anjangsananya itu, mereka turut melakukan Komsos untuk menanamkan nilai-nilai dan wawasan kebangsaan,” imbuhnya.

Menurutnya hal itu sangat penting untuk dilakukan guna meningkatkan rasa cinta tanah air dan semangat bela negara.

“Diharapakan, dengan upaya yang dilakukan itu, maka masyarakat di lokasi sasaran TMMD ke-112 mampu memberikan sumbangsih yang terbaik dalam mengisi kemerdekaan saat ini,” tandasnya.

Pangdam Brawijaya : Utamakan kualitas di Pantukhir Caba

Penyeleksian Caba ini untuk mendapatkan bibit prajurit TNI-AD yang berkualitas dan berkuantitas.

Surabaya (ANTARA) – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menegaskan kualitas sumber daya manusia menjadi hal yang mutlak di tiap seleksi calon prajurit.

“Kualitas itu sangat berdampak dalam mewujudkan Satuan TNI-AD yang handal dan professional,” katanya usai memantau pelaksanaan sidang pantukhir Caba PK TNI-AD di wilayah Kodam V/Brawijaya yang berlangsung di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa.

Menurutnya, kualitas harus terus ditingkatkan, baik kualitas prajurit yang sudah aktif melalui pendidikan maupun calon prajurit melalui proses penyediaan prajurit.

Pangdam Suharyanto menilai keduanya memiliki peranan yang sangat penting, terutama dalam melakukan keberlangsungan organisasi di tubuh Angkatan Darat.

Prajurit Bintara, kata dia, bukan hanya sebatas unsur pelaksana tapi juga harus memiliki kualitas yang mumpuni dan mampu melaksanakan tugas dengan berbagai kompleksitas yang cukup tinggi.

“Penyeleksian Caba ini untuk mendapatkan bibit prajurit TNI-AD yang berkualitas dan berkuantitas,” ujarnya, menegaskan. (*)

Kapenrem 081/DSJ : TMMD Momentum Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa

TMMD ke 112 Blitar sudah dimulai beberapa hari yang lalu. Berbagai pelaksanaan dan pencapaian sasaran fisik dan non fisik terus dioptimalkan dalam kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Desa Pakisaji, Kecamatan Kademangan.

Sasaran fisik yang dikerjakan meliputi makadam jalan, pembangunan jembatan bentang dan gorong-gorong, rehab teras masjid dan mushola, rehab Poskamling dan RTLH, serta pembuatan jambanisasi.

Sedangkan sasaran non fisik yang bertujuan untuk memberikan bekal ilmu pengetahuan guna dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat diberikan melalui berbagai penyuluhan atau sosialisasi.

khususnya TNI dan warga,” kata Kapenrem 081/DSJ, Mayor Arm Nurwahyu Sujatmiko melalui pesan singkatnya, Minggu (19/9/2021).

Karena menurutnya, dalam pelaksanaan TMMD membutuhkan sinergi dari seluruh komponen bangsa guna membantu dan bahu membahu untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Momentum seperti itulah yang dapat semakin mempererat serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.

“Jadi, bukan hanya pembangunan sarana saja, tetapi TMMD juga membangun jiwa masyarakat guna menumbuhkembangkan semangat berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. (Rasiman)

Perusahaan Farmasi PT Dexa Group Rangkul Kodam V Brawijaya

Sejumlah 32.400 tablet obat Neurodex digelontorkan oleh PT Dexa Group, Jakarta, dalam upaya penanggulangan pandemi di Jawa Timur. Paket bantuan itu, disalurkan ke pihak Kodam V Brawijaya

Prosesi penyerahan dilakukan secara simbolis di Aula Hayam Wuruk, Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Senin (20/9/2021) siang. Tak ayal, pihak Kodam pun merespon adanya bantuan yang diberikan oleh perusahaan yang bergerak di bidang farmasi itu.

“Kami berharap, tali silaturahmi dan sinergitas ini akan berjalan terus,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto.

Sementara itu menanggapi hal itu, Kris Hendratno mengungkapkan jika sinergitas yang dilakukan oleh PT Dexa Group, tak hanya dilakukan kali ini saja.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Dexa Group itu mengatakan, sinergitas dalam upaya penanggulangan pandemi, telah dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya di Provinsi DKI Jakarta.

“Kita adalah perusahaan pertama yang mendonasikan Hydroxychloroquine ke BPNB sebanyak 15 juta tablet. Tujuannya satu, supaya negara ini aman dari Covid,” bebernya.

Tak hanya itu saja, dirinya juga mengapresiasi peran Kodam V/Brawijaya yang berhasil membawa Provinsi Jawa Timur berada di level 1 PPKM.

“Selamat kepada pak Pangdam dan pak Kasdam. Jawa Timur Provinsi nomor satu yang mengeluarkan level 1 di seluruh Indonesia. Ini luar biasa. Saya hanya berpesan, supaya protkes dijaga,” pintanya.

Sekedar diketahui, PT Dexa Group merupakan salah satu perusahaan nasional Indonesia yang bergerak dalam bidang Healthcare dan Pharmaceutical.

PT Dexa Group awalnya dirintis Rudy Soetikno, seorang apoteker saat berdinas sebagai anggota TNI-AD di Kesdam II/Sriwijaya, pada tahun 1969 di Palembang, Sumatera Selatan. Maka tak heran jika dalam penyaluran bantuan ini, mereka menggandeng Kodam V Brawijaya(*)

Pangdam V/Brw Tutup Latsarmil di Dodikjur Didampingi Danrem 083/Bdj

Kota Malang, Memox.co.id – Pangdam V/Brw Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos, M.M didampingi Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Irwan Subekti beserta para asisten Kodam V/Brawijaya menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Kemiliteran Komcad Matra Darat TA. 2021 dengan jumlah peserta 500 prajurit, Sabtu (18/09/2021).

Bertempat di Dodikjur Rindam V/Brawijaya Jl. Mayjen M. Wiyono No. 01 Kelurahan Kesatrian Kecamatan Blimbing Kota Malang. Dalam amanatnya Pangdam V/Brawijaya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kesiapan dan kerelaan saudara-saudara yang ikut serta menjadi bagian dari Komponen Cadangan.

“Kerelaan ini merupakan wujud tanggung jawab bersama akan pentingnya kesadaran bela negara bagi seluruh rakyat Indonesia. Mengingat, bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab Kemhan, TNI dan Polri semata, namun bela negara merupakan tugas dan kewajiban kita semua sebagai warga negara Indonesia,” ujarnya.

Dijelaskan olehnya, sistem pertahanan negara Indonesia adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta, yang berarti melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainya, serta dipersiapkan secara dini oleh Pemerintah.

Dengan kegiatan Latsarmil ini, diharapkan anggota Komponen Cadangan dapat melaksanakan tugas di satuan jajaran TNI, sehingga mampu memperbesar dan memperkuat kekuatan komponen utama dalam menghadapi ancaman.

Lanjutnya, perlu diketahui penggunaan Komponen Cadangan dalam suatu operasi militer dilaksanakan melalui keputusan politik Pemerintah yaitu Presiden dengan persetujuan DPR yang komando dan kendalinya berada di Panglima TNI, sehingga tidak ada anggota Komponen Cadangan yang melakukan kegiatan mandiri, tutup Mayjen TNI Suharyanto.

Selesai menghadiri upacara penutupan, rombongan Pangdam V/Brawijaya beserta Danrem 083/Bdj menuju ke Universitas Brawijaya guna mendampingi Gubernur Jatim berserta Forkopimda Jatim untuk meninjau pelaksanaan Vaksinasi Dosis-I. (fik)