Bulan Suci Ramadhan, Yonif Mekanis 512/QY Sambang ke Tokoh Agama

Keerom, Papua- Momen bulan suci ramadhan di Kabupaten Keerom, Papua saat ini diwarnai dengan berbagai kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY berkunjung ke setiap rumah tokoh agama yang berada di Kampung Wonoerjo, Kabupaten Keerom, Papua. Senin, 19 April 2021 siang.
Dansatgas Pamtas menjelaskan, kegiatan itu dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat hubungan antara Satgas dengan masyarakat, terlebih tokoh agama setempat. “Supaya nantinya, sinergita antara kami (Satgas, red) tetap terjalin dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ali (43) mengeparesiasi kunjungan yang dilakukan oleh Satgas tersebut. Pasalnya, Ali menuturkan jika selama ini pihak Satgas memberikan kontribusi besar di masyarakat, terlebih dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketakwaan.
“Ada banyak kegiatan yang dilakukan memasuki bulan ramadhan ini. Semisal, mengajak warga untuk tarawih dan tadarus bersama,” pungkasnya.

kliping elektronik senin pagi 19 april 2021

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/04/laporan-kliping-elektronik-senin-pagi-19-april-2021.-1.pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

kliping elektronik Minggu sore 18 april 2021

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/04/laporan-kliping-elektronik-Minggu-sore-18-april-2021..pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

Pasukan Yonif Mekanis 512/QY Ajak Warga Perbatasan Tadarus dan Shalat Tarawih

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY mengajak warga di perbatasan Indonesia-Papua Nugini meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Upaya itu, dibuktikan dengan digelarnya shalat tarawih dan tadarus yang berlangsung di Masjid AL-Muhajirin, Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua. Sabtu, 17 April 2021 malam. “Saudara-saudara kita yang beragama Muslim, kita ajak untuk mengisi bulan ramadhan ini melalui berbagai kegiatan yang bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” ujar Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat.

Selain meningkatkan keimanan, kegiatan itu digelar juga dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Satgas dan masyarakat. “Sebab Kemanunggalan antara TNI dan rakyat disini sudah cukup baik. Ini yang akan terus kita bina dan kita pupuk,” bebernya.

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY Ingatkan Bahaya Narkoba

Keerom, Papua- Sosialisasi bahaya narkoba dan narkotika kali ini menyasar para remaja yang berada di daerah perbatasan Indonesia-Papua Nugini, tepatnya di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.
Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan, bahaya peredaran narkoba dan narkotika seakan menjadi pantauan tersendiri bagi dirinya. Pasalnya, barang tersebut dinilai mampu merusak mental para remaja.
“Kita ketahui bersama, narkoba bisa merusak masa depan seseorang atau penggunanya,” ujar Dansatgas. Jumat, 16 April 2021 siang.
Atas dasar itulah, ia menginstruksikan personelnya di setiap pos untuk melakukan sosialiasi. Sosialiasi itupun, ditujukan bagi para remaja di setiap Desa. “Sebab, mayoritas yang disasar oleh pengedar adalah remaja,” ungkapnya.
Tak hanya itu saja, dirinya juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi memberantas adanya peredaran narkoba di daerah perbatasan. “Itu semua juga membutuhkan peran masyarakat,” bebernya.

Anak-anak di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Dilatih Karate

Keerom, Papua,- Anak-anak di Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua dibekali bela diri Karater. Pembekalan itu, ditujukan untuk memberikan suatu kegiatan positif bagi anak-anak, terlebih melatih kemampuan dan ketangkasan.

“Disamping ilmu pengetahuan, ilmu Bela Diri juga penting bagi anak-anak agar dapat dijadikan bekal nantinya untuk menjaga diri,” ujar Letda Chk Luthdy Diandri Janitra. Kamis, 14 April 2021. Celvin (14), salah satu peserta Karate mengaku jika dirinya antusias dengan adanya latihan yang diberikan oleh pihak Satgas tersebut. Pasalnya, selain latihan, kegiatan itu juga diwarnai dengan adanya hiburan-hiburan tradisional. “Suka sekali. Apalagi cara mengajarnya tidak tegang,” ungkapnya.

Peduli Masyarakat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY Bagikan Pakaian

Keerom, Papua- Kepedulian Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY ke masyarakat di perbatasan Indonesia-Papua Nugini terus dibuktikan melalui berbagai tindakan. Kali ini, Satgas di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat itu membagikan pakaian untuk masyarakat di Kampung Yamara, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua.

Rabu, 14 April 2021. Sontak saja, pembagian pakaian itupun disambut hangat oleh warga setempat, salah satunya Marta (42). Salah satu penerima pakaian yang diberikan oleh Satgas. “Kita di kasih baju sama bapak-bapak TNI itu. Mereka langsung datang ke rumah kita. Semoga Tuhan selalu memberkati bapak-bapak TNI,” ungkap Marta. Terpisah, Danpos Yamara, Serma Dedit menjelaskan pembagian pakaian itu, ditujukan bagi para janda dan warga kurang mampu yang berada di Desa tersebut. Menurutnya, pembagian pakaian yang dilakukan oleh dirinya bersama personelnya saat ini, merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap warga di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. “Sebab, keberadaan kami harus bisa memberikan rasa aman, nyaman dan damai di masyarakat,” pungkasnya.

Sinergitas TNI dan Rakyat di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

Keerom, Papua- Sinergitas antara TNI dan rakyat di daerah perbatasan Indonesia-Papua Nugini, kian semakin kental.
Itu terbukti ketika Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY bersama warga di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua memperbaiki adanya jalan setapak yang rusak akibat banjir.
Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan jalan setapak itu, merupakan salah satu akses yang digunakan oleh warga untuk menuju perkebunan mereka. “Tidak ada jalan lain, hanya jalan itu saja,” ujar Letkol Taufik. Selasa, 13 April 2021.
Banyaknya lubang, kata Dansatgas, seakan menjadi hambatan bagi masyarakat yang hendak menuju ke area perkebunan. “Mudah-mudahan perbaikan jalan itu bisa segera terselesaikan,” pintanya.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pasca Gempa

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto bersama Kepala BPB, Letjen TNI Doni Monardo, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta meninjau lokasi pasca gempa beberapa waktu lalu di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Minggu, 11 April 2021 petang.

Pada kunjungan itu, Fokropimda Jatim memastikan jika upaya penanggulangan gempa berjalan dengan baik.

Selain di Kecamatan Turen, beberapa lokasi pasca gempa dikunjungi oleh Forkopimda Jatim, diantaranya Kecamatan Dampit, dan di Kecamatan Ampel Gading.

Sesuai informasi yang dihimpun, gempa berkekuatan 6,1 skala richter tersebut, menelan 8 korban jiwa. Selain itu, pihak BPBD Malang juga merinci sebanyak 525 rumah mengalami rusak ringan, 114 rusak sedang dan 57 rumah mengalami rusak berat.

Sementara itu, kerusakan pada fasilitas pendidikan sebanyak 14 unit, 8 fasilitas kesehatan, 26 tempat ibadah dan 6 jembatan.

Desa Yabanda yang dulu Gelap, Kini Mulai Terang

Keerom, Papua- Desa Yabanda yang terletak di Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua, kini sudah mulai merasakan terangnya bola-bola lampu yang mulai terpasang di setiap sudut rumah warga.
Sebelumnya, Desa yang berada di perbatasan Indonesia-Papua Nugini itu, diselimuti kegelapan selama kurun waktu tiga tahun. Itu diakibatkan, rusaknya PLTS yang sebelumnya sudah terpasang di Desa itu.
Hal tersebut, dijelaskan oleh Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf Taufik Hidayat pada Senin, 12 April 2021.


“Kita mendengar keluhan dari anggota yang ada di pos sekitar. Keluhan itu disampaikan oleh warga setempat,” kata Letkol Taufik.
Tanpa menunggu waktu lama dengan adanya keluhan itu, dirinya langsung menerjukan beberapa anggotanya ke Desa Yabanda untuk segera memperbaiki PLTS tersebut. “Mereka juga kami perintahkan untuk memasang lampu di rumah-rumah warga,” bebernya.
Terpisah, salah satu tokoh masyarakat Desa setempat mengungkapkan jika malam tiba, kegelapan tak terlepas dari Desa Yabanda. Bahkan, aktifitas warga pun terkendala dengan minimnya penerangan di Desa itu. “Tapi kami bersyukur, keluhan itu sekarang sudah mulai direspon oleh bapak-bapak TNI,” jelasnya.