BERITA SATUAN

Tim Gabungan TNI-Polri Sigap Padamkan Kebakaran Hutan Seluas 3,5 Hektare di Trenggalek Jawa Timur

OK
Operator Kodam V/Brawijaya
4 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Tim Gabungan TNI-Polri Sigap Padamkan Kebakaran Hutan Seluas 3,5 Hektare di Trenggalek Jawa Timur

Trenggalek — Tim gabungan TNI-Polri, BPBD, Damkar, Perhutani, relawan, dan masyarakat berhasil memadamkan kebakaran hutan milik Perum Perhutani di Petak 76 B, Kelurahan Tamanan, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (18/8/2026) malam. Kebakaran hutan Trenggalek tersebut berhasil dikendalikan setelah penanganan dilakukan secara cepat dan terpadu.

Peristiwa diketahui warga sekitar pukul 18.30 WIB setelah terlihat titik api disertai kepulan asap dari kawasan hutan yang berada di atas RS Budi Asih Trenggalek. Laporan warga kemudian segera ditindaklanjuti Danramil 0806-01/Trenggalek Kapten Inf Agus Setiawan dengan menghubungi unsur terkait untuk segera melakukan penanganan di lokasi.

Pemadaman dipimpin langsung Kapten Inf Agus Setiawan dengan melibatkan personel Koramil 0806-01/Trenggalek, Polres Trenggalek, BPBD Kabupaten Trenggalek, Damkar Kabupaten Trenggalek, KRPH Trenggalek, Perhutani Trenggalek, Relawan TRC-PB Trenggalek, serta masyarakat Kelurahan Tamanan.

“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait. Medan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam bukan menjadi alasan untuk menunda penanganan. Api harus segera dikendalikan agar tidak meluas,” ujar Danramil 0806-01/Trenggalek.

Proses pemadaman menghadapi kendala medan berupa kawasan perbukitan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam. Kondisi tersebut membuat tim gabungan harus menyesuaikan metode penanganan dengan situasi lapangan agar kobaran api dapat segera diisolasi dan tidak menjalar ke kawasan hutan lainnya.

Dalam upaya pengendalian api, personel menggunakan metode gepyok dengan ilaran yang dibuat dari ranting dan dedaunan untuk memukul sekaligus mengisolasi titik-titik api. Personel juga melakukan penyisiran secara manual di sejumlah bagian kawasan untuk memastikan kobaran tidak merambat mengikuti kondisi lahan yang kering.

Setelah sekitar tiga jam berjibaku melakukan pemadaman, seluruh kobaran berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran menghanguskan lahan sekitar 3,5 hektare yang ditumbuhi tanaman pohon jati dan sengon buto.

Usai api dinyatakan padam, personel gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi. Penyisiran kembali dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api tersembunyi yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan, sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali kobaran akibat kondisi medan dan cuaca.

Danramil 0806-01/Trenggalek mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, khususnya terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan maupun lahan kering. “Jangan membakar sampah sembarangan, terlebih di dekat kawasan hutan dan lahan kering. Sedikit saja kelalaian dapat memicu api cepat merambat dan menyebabkan kebakaran lebih luas,” ujarnya.

Keberhasilan penanganan kebakaran hutan di Trenggalek menunjukkan pentingnya kecepatan respons, koordinasi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana kebakaran. Ke depan, sinergi seluruh unsur diharapkan semakin kuat sehingga setiap ancaman kebakaran dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu demi menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian kawasan hutan.

OK

Penulis

Operator Kodam V/Brawijaya

Tim Redaksi CMS Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.