Program TNI Manunggal Air: Membawa Sumber Kehidupan ke Kampung Pesilat

Madiun, Pendam V || Desa Jerukgulung, sebuah desa di Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, yang dikenal sebagai Kampung Pesilat, kini memiliki akses air bersih yang lebih mudah berkat program TNI Manunggal Air.
Sebelumnya, warga Desa Jerukgulung mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka harus menggunakan air sumur galian dengan rasa asin dan mengandung kapur, yang berakibat pada kesehatan.
Program TNI Manunggal Air hadir sebagai solusi. Kodam V/Brawijaya, bekerja sama dengan Pemprov Jatim, membangun sumur bor di Desa Jerukgulung. Sumur bor ini telah selesai dikerjakan dan telah dinikmati oleh warga sejak sebulan lalu.
Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf H. Sugiyono, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap masyarakat.
“Air bersih merupakan kebutuhan primer yang sangat diperlukan masyarakat. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan pemerintah dan komponen bangsa lainnya untuk menyediakan sumber air bersih,” kata Danrem.
Program TNI Manunggal Air tidak hanya di Desa Jerukgulung. Kodam V/Brawijaya juga telah membangun sumur bor di 3 titik di Kabupaten Pacitan.
Danrem menegaskan bahwa program ini akan terus berlanjut di berbagai wilayah yang membutuhkan.
“Kami akan terus mencari wilayah yang kekurangan air bersih, seperti di Kabupaten Ngawi, Magetan, Pacitan, dan Trenggalek,” terangnya.
Kepala Desa Jerukgulung, Heru, mengucapkan terima kasih atas program TNI Manunggal Air.
“Alhamdulillah dengan program TNI Manunggal Air, kebutuhan air bersih di desa kami sudah tercukupi,” kata Heru.
Program TNI Manunggal Air merupakan bukti nyata kepedulian TNI terhadap rakyat Indonesia. Program ini akan terus hadir untuk menyediakan akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.



