Pangdam V/Brawijaya Beri Wawasan Tentang Tantangan di Era Millenial saat menghadiri Rapimda II PD XIII GM FKPPI Jawa Timur di Kota Batu.

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., menerima audiensi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D beserta rombongan di Ruang Bung Tomo Makodam V/Brw Jalan Raden Wijaya No.1 Surabaya.

Dalam audiensi tersebut, membahas tentang penguatan kolaborasi dalam membumikan Pancasila. Sebab, BPIP bertanggungjawab langsung kepada Presiden RI yang memiliki tugas membantu dalam merumuskan arah kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila.

“Selain melaksanakan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian PIP secara menyeluruh dan berkelanjutan juga program-program lainnya seperti menyusun standar pendidikan dan diklat”, jelas Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. Yudian Wahyudi, Jumat, (25/3/2022).

Pihaknya juga saat ini telah menyusun buku pedoman pendidikan dan pelatihan bagi TNI, Polri, ASN dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

“Kami hanya mengukur dan memperkokoh Pancasila bukan mengajari”, tegasnya.

Ia juga mengakui TNI merupakan ujung tombak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan tidak memiliki kepentingan apapun kecuali menjaga kedaulatan bangsa.

kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut kerjasama dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD). Bahkan menurutnya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) akan segera dilakukan bersama Panglima TNI.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nuchahyanto, M.Sc., menyambut baik rencana tersebut, dan akan mendukung program dan kegiatan BPIP dalam membumikan Pancasila khususnya di wilayah Jawa Timur.

“Kami sangat mengapresiasi kedatangan BPIP dan siap mendukung semua program dan kegiatan BPIP dalam pembumian Pancasila”, terang Pangdam.

Program BPIP tersebut tentunya dapat dikolaborasikan dengan program-program Kodam V/Brw yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Seperti program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) maupun penguatan kebangsaan termasuk Penanaman nilai-nilai Pancasila.

“kami sudah ada beberapa kampung Pancasila yang dibentuk”, tegasnya.

Dengan dijadikan pilot project Pembumian Pancasila dengan metode kekinian, Pangdam V/Brawijaya akan selalu konsisten dalam menjalankan program kegiatan apalagi perintah dari panglima TNI.

“Intinya kami siap apapun kegiatan dan program untuk pembumian Pancasila,” tandasnya.

Pangdam V/Brawijaya melakukan Kunjungan Kerja ke Yonzipur-5/A dan Kodim 0818/Malang-Batu di Kabupaten Malang.

Malang – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Zeni Tempur 5/A Jalan Raya Kepanjen Jl.Sapta Marga No.1, Krajan, Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., memberi arahan kepada Prajurit Batalyon Zeni Tempur agar terus meningkatkan kualitas diri, dan mengasah kemampuan di bidang Zeni Tempur. Sebab, Zeni tempur merupakan salah satu korps utama di TNI AD.

Bukan tidak mungkin, Zeni Tempur memiliki tugas pokok dan fungsi yang berkaitan erat dengan misi kemanusiaan. Pangdam V/Brawijaya mencontohkan sebuah bencana alam yang terjadi di Gunung Semeru beberapa waktu lalu.

“Karena kalian punya Alutsista yang bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat. Itu sangat luar biasa,” terang Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., Kamis, (24/3/2022).

Belum lagi yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, yang mana peralatan milik Zeni Tempur sangat dibutuhkan.

“Jadi, ini bukan hanya dalam rangka perang saja, melainkan misi kemanusiaan,” tambahnya.

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga hubungan baik antar prajurit di satuan, maupun dengan prajurit lainnya dilingkungan TNI khususnya TNI AD, serta menjalin hubungan baik dengan masyarakat sehingga dapat manunggal dengan rakyat.

“Carilah kawan sebanyak-banyaknya. Jalin hubungan yang baik dengan mereka. Terutama dengan masyarakat sekitar,” pesannya.

Diakhir kunjungannya, Pangdam melakukan penanaman pohon Matoa. Konon, buah Matoa mengandung banyak vitamin dan mineral yang kaya manfaat bagi tubuh kita.

Disisi lain, Pangdam juga mengunjungi markas Kodim 0818/Malang-Batu. Dalam arahannya, Pangdam juga mengingatkan tugas pokok dan fungsi teritorial di lingkungan TNI AD. Selain menyiapkan Alutsista yang hebat, TNI juga harus menyiapkan diri dengan kemampuan di wilayahnya.

“Makanya tugas kalian kan banyak, ketahanan pangan, bertani, ekonomi, UMKM, dan banyak lagi. Semua berkaitan erat dengan masyarakat. Tujuannya apa?, semakin kita dekat dengan rakyat, maka masyarakat semakin percaya pada kita,” tegasnya.

Disamping itu, Mayjen TNI Nurchahyanto juga berpesan tentang perintah Kasad, Jenderal TNI Dudung Abdurrachman. Kasad meminta agar TNI bisa hadir ditengah-tengah masyarakat. Hal itu dilakukan untuk membantu kesulitan-kesulitan rakyat.

Pangdam V/Brawijaya mengikuti acara Pencanangan TNI AD Manunggal Air di Lokasi Pengeboran Sumber Air di Kabupaten Sampang

Sampang – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., melakukan kunjungan di lokasi titik Pengeboran Sumber Air di kawasan Desa Taman, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang-Madura, Jawa Timur, Kamis, (24/3/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam mengikuti kegiatan video conference yang dipimpin langsung Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurrachman, dalam program Pencanangan TNI AD Manunggal Air yang tersebar di 15 titik di Indonesia secara serentak.

Pencanangan TNI AD Manunggal Air merupakan program TNI AD untuk mendukung pemerintah dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Pemenuhan kebutuhan air bersih tersebut disamping untuk kebutuhan sehari-hari juga untuk lebih menyehatkan masyarakat dan mengurangi resiko stunting.

Di desa Taman Kecamatan Jrengik Sampang-Madura saat ini sudah dilakukan pengeboran dengan kedalaman 99 meter dari target 103 meter.

“pengeboran sumber air di Sampang merupakan peran serta semua pihak, termasuk masyarakat setempat. Kita sudah seminggu ada disini melakukan pengeboran dengan target kedalaman 103 meter. Dan kemarin sudah 99 meter. Insya Allah dalam waktu 2-3 hari kedepan sumber air bisa dimanfaatkan masyarakat,” terang Pangdam.

Pangdam berharap kegiatan seperti ini bisa dilanjutkan di beberapa tempat yang terdapat sumber titik air. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, juga berdampak positif bagi kesehatan masyarakat, serta mengurangi resiko stunting.

“Rencananya kalau ini sudah selesai, nanti akan dilanjutkan di Sumenep,” tandasnya.

Sementara, KASAD TNI AD Jenderal TNI Dudung Abdurrachman dalam sambutannya secara virtual mengatakan kegiatan TNI AD Manunggal Air ini dilaksanakan untuk membantu kesulitan masyarakat di wilayah, sehingga kehadiran TNI benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“pengeboran air adalah salah satu wujud dari kepedulian TNI AD untuk membantu masyarakat, laksanakan kegiatan ini secara maksimal sehingga hasilnya benar-benar bisa bermanfaat bagi masyarakat,”tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya Dampingi Kapolri Meninjau Isoter di Asrama Haji Sukolilo Surabaya

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dalam kunjungan kerja ke Asrama Haji Sukolilo di Jalan Manyar Kertoadi No. 1, Surabaya, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Kapolri meninjau sekaligus memastikan secara langsung kondisi tempat maupun pasien yang sedang menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Sejak beberapa pekan terakhir, angka kasus covid-19 varian Omicron mengalami peningkatan di beberapa kabupaten/kota, termasuk kota Surabaya. Sehingga perlu adanya strategi dan penanganan khusus yang dilakukan stakeholder agar kasus covid-19 kembali melandai.

Pada saat pengecekan lokasi Isoter, Pangdam dan Kapolri juga menyempatkan berdialog dengan tenaga kesehatan. Baik dari aspek pelayanan maupun kondisi pasien yang sedang menjalani isolasi terpusat.

“Saya mengimbau kepada masyarakat yang di rumahnya tidak bisa melaksanakan isoman sesuai anjuran (SOP), agar dirawat di tempat isoter yang tersedia,” jelas Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (19/02/22).

Disamping itu, Kapolri juga meminta kepada masyarakat baik lansia maupun komorbid yang sedang terpapar covid-19 gejala ringan, disarankan untuk dirawat di isoter. Sebab isoter sangat baik dari sisi pengobatan maupun pelayanan medis.

Kapolri berharap segala kebutuhan pasien covid 19 yang dirawat di isoter Asrama Haji dapat terpenuhi mulai dari obat-obatan, logistik maupun fasilitas yang nyaman dan aman.

Sebelumnya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc bersama rombongan Kapolri melakukan kunjungan kerja ke Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) Jalan Slamet Riadi, Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur,

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam bersama Kapolri dan sejumlah Tokoh Agama di Kabupaten Pamekasan melakukan video conference bersama jajaran TNI – Polri se-Indonesia, terkait Akselerasi Vaksinasi Serentak di Indonesia.

Hal itu selaras dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo dalam hal Penanganan virus Covid-19 Varian Omicron, dengan pelaksanaan percepatan Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia dan Anak-anak Usia 12 Tahun.

Berkunjung ke Secata Rindam V/Brawijaya, Pangdam V/Brawijaya Pastikan Kesehatan Calon Tamtama TNI-AD.

Magetan,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M. Sc. melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Calon Tamtama Resimen Induk Kodam V/Brawijaya (Secata Rindam V/Brawijaya) di Jalan Raya Gubernur Suryo No.1, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Di lokasi itu, Pangdam memastikan kondisi kesehatan calon Tamtama TNI-AD dalam keadaan baik ditengah lonjakan virus Covid-19 varian Omicron.

Kegiatan di Secata Rindam, merupakan serangkaian kunjungan kerja Pangdam setelah sebelumnya, meninjau pelaksanaan percepatan Vaksinasi Covid-19 untuk lansia maupun anak usia 12 tahun di Gor Ki Mageti, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Peninjauan itu dilakukan Pangdam bersama jajaran Forkopimda Jawa Timur setelah mendapat arahan Presiden RI, Joko Widodo dalam Video Conference yang dilakukan secara serentak di Indonesia.

“Saya hanya ingin mendorong seluruh kabupaten kota maupun provinsi untuk saat ini konsentrasi pada suntikan kedua dan juga ketiga atau booster, karena saya lihat masih banyak yang masih dibawah 60 persen,” ujar Presiden RI, Joko Widodo saat video conference bersama Forkopimda Jatim di Magetan, Jumat, (18/2/2022)

Jokowi menekankan agar vaksinasi lansia dapat didahulukan, menyusul data terakhir yang menyebutkan 69 persen pasien Covid-19 yang meninggal adalah lansia dan yang kedua belum divaksin.

Perlu diketahui, Secata Rindam V/Brawijaya merupakan tempat pendidikan bagi calon Tamtama TNI-AD yang memiliki peranan penting dalam mendukung tugas Satuan melalui penguasaan ilmu dan keterampilan teknis militer. Sehingga, prajurit Tamtama benar-benar menguasai tugas pokok masing-masing.

Dalam kunjungan itu, Mayjen Nurchahyanto ingin memastikan kesehatan calon Tamtama TNI-AD yang sedang menempuh pendidikan dalam keadaan baik. Mengingat, saat ini kasus Covid-19 varian Omicron sedang mengalami peningkatan.

Peningkatan kasus varian baru ini hampir terjadi di beberapa Kabupaten/Kota se- Indonesia. Sehingga warga masyarakat diminta tetap waspada dan patuh dalam menerapkan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 Varian Omicron.

Kasad Silaturahim Ke Ponpes Anwarut Taufik dan Darullughah Wadda’wah

Malang – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., dalam rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah Kodam V/Brawijaya melakukan Silaturahmi ke beberapa pondok pesantren, dalam kunjungannya Kasad disambut pimpinan Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang dan Yayasan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Pasuruan, Kamis (3/2/2022).

Sebagai bentuk kedekatan hubungan emosional dengan para tokoh agama, Kasad berkesempatan silaturahmi ke Ponpes Anwarut Taufik Malang yang disambut langsung oleh Habib Jamal sebagai Ketua Al-Wafa’ Bi’ahdillah Yaman se-Indonesia.

Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang, memiliki santri yang banyak dan tidak hanya berasal dari wilayah Indonesia namun banyak juga santri dari berbagai negara tetangga.

Habib Achmad Jamal Bin Toha Ba’agil sebagai pimpinan Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang, menyampaikan terima kasih atas bentuk silaturahmi ulama dan umaro yang masing-masing memiliki tugas berbeda namun bertujuan sama untuk kemakmuran bangsa.

Habib Jamal menyampaikan, “Hubungan umaro dan ulama digambarkan bahwa untuk urusan keamanan negara, TNI yang memberi masukkan kepada ulama dan sebaliknya untuk masalah akhidah Ulama yang memberi masukkan kepada TNI. Hubungan keduanya tidak dapat terpisahkan untuk kesejahteraan umat” tegasnya.

Pada kesempatan silaturahmi di Pasuruan, Kasad disambut dengan tari Saman dari para santri. Suasana kekeluargaan dan sambutan yang hangat dari Habib Zen sebagai pimpinan Yayasan Ponpes Darullughah Wadda’wah Pasuruan turut mewarnai kunjungan silaturahim.

Habib Zen bin Hasan Baharun dikenal sebagai ulama yang cukup dekat dengan semua kalangan. Konsep pengelolaan Ponpes beliau adalah “Ponpes ini bukan milik saya ataupun keluarga saya, tapi ponpes ini milik seluruh umat Rosulullah” tegas beliau. Pondok ini juga mengedepankan keragaman Indonesia dengan mengangkat berbagai keragaman budaya daerah.

Ponpes Darullughah Wadda’wah Pasuruan ini memiliki sekitar 15 ribu santriwan dan santriwati dari seluruh wilayah. Pondok ini terdiri dari 4 pondok putra dan 2 pondok putri dengan area yang cukup luas di wilayah Raci dan Rembang Pasuruan. Profil sebagai pondok modern sangat terlihat dari bangunan fasilitas pondok.

Ketua Pasca Sarjana IAI DALWA, Dr. Al-Habib Zainal Abidin Bilfaqih, sebagai pengurus pondok menyambut dengan senang hati dan gembira atas kunjungan silaturahmi Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman beserta rombongan, semoga dengan silaturahmi ini dapat mempererat hungungan TNI AD dengan pesantren sehingga dapat sama-sama berperan demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Dalam silaturahmi hangat tersebut, Kasad juga ingin mendengar langsung apa yang menjadi kesulitan para santri serta masyarakat sekitar.

Kasad juga berpesan agar dari pondok pesantren dapat ikut aktif dalam upaya memperkuat kerukunan di masyarakat. Selain itu, pondok pesantren diharapkan juga dapat memberikan andil dalam mengatasi kesulitan masyarakat sekeliling dengan menggandeng aparat TNI di wilayah sebagai bentuk sumbangan positif dalam membangun persatuan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Kasad juga menekankan rencana bahwa TNI AD membuka kesempatan bagi para santri dan santriwati untuk mendaftar dan bergabung menjadi Prajurit TNI AD melalui jalur penerimaan prajurit baik calon Bintara maupun Tamtama khusus santri dan lintas agama, bagi yang Hafiz Al-Quran.

Selain itu Kasad juga menyampaikan berita gembira bahwa TNI AD akan menggelar turnamen Liga Santri Piala Kasad tahun 2022, yang akan diikuti oleh pesantren di seluruh Indonesia secara profesional di venue lapangan TNI AD dan pesantren yang standar.

Silaturahmi Kasad kepada alim ulama dan pondok pesantren ini diakhiri dengan photo bersama.

TNI AD Melalui Poltekad Siap Menyongsong Era Revolusi Industri 5.0

Malang – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., mengatakan Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) merupakan lembaga pendidikan yang mencetak sumber daya manusia prajurit berwawasan sistem teknologi persenjataan sehingga dapat mendukung tugas pokok TNI AD. “Diharapkan TNI AD melalui Poltekad siap menyongsong dan menghadapi era revolusi industri 5.0,” kata Kasad saat mewisuda Program Pendidikan Diploma 4 Angkatan III Poltekad Kodiklatad TP 2018-2022, di Kampus Poltekad Malang, Kamis (3/2/2022).

Pada tahun pendidikan ini Poltekad meluluskan 50 wisudawan yang terbagi dalam 3 Prodi yaitu Prodi Teknik Elektronika Sistem Senjata, Prodi Teknik Telekomunikasi Militer dan Prodi Teknik Otomotif Kendaraan Tempur.

Tiga lulusan terbaik dengan predikat IPK tertinggi diraih oleh Serda (K) Roro Andi dari Prodi Telkommil ( IPK 3.91), Serda Adrian dari Prodi Elkasista (IPK 3.88), dan Sertu Lugas dari Prodi Otoranpur (IPK 3.86). Mahasiswa Poltekad merupakan prajurit Bintara dari seluruh satuan jajaran di TNI AD.

Dalam sambutannya, Kasad menyampaikan bahwa penguasaan teknologi menjadi hal yang mutlak dan harus dimiliki guna menghadapi ancaman teknologi militer saat ini. Politeknik Angkatan Darat sebagai lembaga pendidikan vokasi di lingkungan TNI AD memiliki peran mencetak SDM prajurit TNI AD berwawasan teknologi.

Ke depan, Poltekad Kodiklatad akan terus dikembangkan dan tahun ini akan berdiri Prodi Rekayasa Keamanan Siber dan Teknologi Rekayasa Persenjataan Militer guna memperoleh prajurit TNI AD yang lebih handal dan professional, yang siap menyongsong era revolusi industri 5.0.

Kehadiran Industri 5.0 adalah untuk menciptakan keseimbangan antara kemajuan teknologi digital, kemajuan ekonomi paralel dengan penyelesaian masalah sosial. Industri 5.0 identik dengan sinergi peradaban manusia dan teknologi digital tanpa menghilangkan jati diri manusia yang sesungguhnya.

Harapan Kasad terhadap para wisudawan, agar mengoptimalkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki guna mendukung tugas-tugas TNI AD, baik dalam OMP maupun OMSP, serta mewujudkan profesionalisme TNI AD di bidang teknologi.

Kasad berjanji kepada lulusan Poltekad ke depan akan disekolahkan Secapa tanpa test bagi anggota berpangkat sertu atau berumur 29 tahun, hal ini sebagai bentuk apresiasi pimpinan atas prestasi prajurit.

Guna melihat capaian mahasiswa Poltekad, Kasad meninjau pameran Alat Berbasis Teknologi hasil rancangan para mahasiswa Poltekad. Hasil karya ini diharapkan mampu mendukung terbangunnya kemandirian teknologi dan Alutsista TNI AD dengan hadirnya para teknolog muda TNI AD.

Pada rangkaian kunjungan ini, Kasad juga meresmikan Rusun K-45 Poltekad sebagai salah satu wujud perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan prajurit di lingkungan Poltekad.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan masyarakat, Kasad juga menyerahkan bantuan kepada Yayasan Panti Asuhan Amanah Bunda dan Mambaul Hikmah. Kasad berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan dan membantu kesulitan masyarakat sekeliling Asrama. Suri tauladan sesuai 7 perintah harian Kasad ini diharapkan dapat diikuti oleh seluruh prajurit TNI AD di wilayah masing-masing.

Acara wisuda Poltekad selain dihadiri Kasad beserta pejabat lainnya juga hadir Dirjen Vokasi Dikti Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D.