Berlatar Belakang NU, Pangdam V/Brawijaya Minta Do’a Restu Ulama NU Dalam Menjaga Kondusifitas Masyarakat Jawa Timur

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama PJU Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke kantor PWNU Jawa Timur. Dalam kunjungannya tersebut, Pangdam V/Brawijaya yang memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama meminta doa restu sekaligus saran dan masukan dalam membantu menciptakan kondusifitas keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur.

Kedatangan Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan disambut baik Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, KH. Abdul Matin Djawahir dan jajaran pengurus PWNU Jawa Timur.

“Maksud kedatangan kami disini, selain bersilaturahmi dengan para ulama, kami jugal m memohon doa semoga saya sebagai Pangdam V/Brawijaya bisa berbuat yang terbaik untuk Jawa Timur. Terutama dalam membantu masyarakat Jatim,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Disamping itu, Mayjen TNI Farid Makruf juga memohon bimbingan, arahan, serta masukan dari para ulama di Jawa Timur dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur. Mengingat, Nahdlatul Ulama merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia.

“Akhir-akhir ini, kami melihat masih banyak yang membuat kegaduhan mengatasnamakan agama, aliran sesat, dan lain sebagainya. Maka dari itu, kami meminta bimbingan, arahan dan masukan dari para ulama untuk tetap menjaga kondusifitas di tengah masyarakat,” tambah Pangdam V/Brawijaya.

Menurut Pangdam V/Brawijaya, peran serta para ulama dan umara (pemerintah) tidak dapat terpisahkan dalam menjaga kondusifitas keamanan dan kenyamanan ditengah masyarakat. Sehingga dibutuhkan sinergitas dan kerjasama yang baik untuk masyarakat Jawa Timur.

Terlebih, Pangdam V/Brawijaya adalah putra kelahiran Bangkalan Madura yang memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama. Konon, Paman Pangdam V/Brawijaya, Yakni Dr. KH. Malik Madani pernah menjabat sebagai Katib Aam Syuriah PBNU periode 2010-2015.

“Meski saya tentara, saya juga pernah nyantri di Bangkalan. Selain itu, saya juga pernah diminta menjadi pengawal Pribadi Gusdur. Kebetulan saya keponakan dari KH. Malik Madani (PBNU),” ungkap Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Pangdam V/Brawijaya berharap dengan adanya dukungan para ulama, TNI AD dapat membantu menciptakan suasana yang kondusif, serta dapat hadir (membantu) ditengah-tengah kesulitan warga.