Pangdam V/Brawijaya Minta Prajurit di Madiun Tetap Netral dan Fokus Jaga Kondusivitas Wilayah Menjelang Pemilu 2024.

Madiun, Pendam V || Menghadapi Pemilu 2024, prajurit di jajaran Kodam V/Brawijaya diharuskan bersikap netral dan fokus dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah. Hal ini disampaikan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, dalam arahannya kepada prajurit, ASN, dan Persit di jajaran Korem 081/DSJ, di Pahlawan Business Center (PBC), Kota Madiun, pada Kamis (12/1/2024).
Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa sebagai prajurit TNI, netralitas adalah hal yang sangat penting. Prajurit diharapkan menjaga keamanan dan pertahanan wilayah dengan mengajak masyarakat untuk sama-sama mengamankan wilayahnya masing-masing, sehingga pesta demokrasi dapat berjalan damai sampai selesai.
Selain itu, agenda kunjungan kerja Pangdam juga dimanfaatkan untuk memahami kondisi prajurit dan satuan di jajarannya, serta memperkuat soliditas TNI-Polri dengan pemerintah daerah. Sebagai Pangdam baru, Panglima V/Brawijaya menganggap perkenalan dengan jajaran wilayah sangat penting untuk mengecek situasi prajurit dan anak buahnya, termasuk melihat kondisi pangkalan dan mengidentifikasi permasalahan atau kesulitan yang ada.
Pangdam V/Brawijaya juga menekankan perlunya mempererat kerja sama dan soliditas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Hal ini bertujuan agar kerja sama yang sudah berjalan sebelumnya dapat tetap berlanjut dan semakin erat, sehingga TNI dan Polri dapat bersama-sama dengan rakyat menjaga keamanan dan pertahanan wilayah.
Dalam kesempatan ini, Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan program-program Panglima TNI dan Kasad yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 ke depan, sebagai upaya untuk terus meningkatkan kinerja dan efektivitas TNI.
Pangdam V/Brawijaya juga menekankan kepada prajuritnya untuk menghindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apapun. Prajurit diharapkan membangun hubungan yang dekat dengan masyarakat di wilayah teritorial masing-masing dan siap membantu mereka dalam segala hal yang membutuhkan.
Dengan arahan ini, Pangdam V/Brawijaya menegaskan komitmennya untuk menjaga netralitas prajurit dan menjaga kondusivitas wilayah menjelang Pemilu 2024. Diharapkan, kerja sama antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah akan semakin kuat, sehingga proses demokrasi dapat berjalan dengan damai dan lancar di Kota Madiun.



