Koptu Sunardi Babinsa Nganjuk Bantu Petani Bawang Merah Tingkatkan Produksi Optimal

Nganjuk, – Koptu Sunardi, Babinsa Desa Sidokare, Nganjuk, menjadi inspirasi berkat dedikasinya mendampingi petani bawang merah. “Mendukung petani adalah tugas kami untuk ketahanan pangan nasional,” ujar Sunardi. Upayanya sukses meningkatkan produktivitas bawang merah lokal.
Sebagai daerah penghasil bawang merah terbesar, Nganjuk mencatat hasil produksi mencapai 1.939.881 kuintal tahun lalu dari luas panen 17.345 hektare. Komoditas ini menjadi andalan ekonomi, memerlukan sinergi petani, pemerintah, dan Babinsa setempat.
Petani Sidokare, Karyanto, memuji kontribusi Sunardi yang sering membantu ketika pupuk sulit didapat. “Beliau selalu hadir membantu kami, termasuk mengatasi hama yang menyerang tanaman,” jelasnya, menggambarkan kehadiran Sunardi yang sigap dan ringan tangan.
Nyamirah, PPL Dinas Pertanian Nganjuk, menambahkan pentingnya kehadiran Babinsa seperti Sunardi. “Kegiatan seperti sosialisasi pupuk selalu melibatkan Babinsa. Kolaborasi ini sangat mendukung keberhasilan petani,” ungkapnya, menekankan sinergi dalam upaya peningkatan pertanian.
Sunardi menjelaskan, pengalamannya bertani bawang merah sejak muda menjadi bekal pendampingan petani. Ia mendukung dari awal pengolahan lahan hingga pengendalian hama. “Kami pastikan petani mendapat pendampingan maksimal,” ujarnya.
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Rama Pratama,M.Si(Han).,MSS memuji Sunardi sebagai Babinsa teladan. “Sunardi contoh nyata peran Babinsa mendukung ketahanan pangan. TNI harus hadir untuk rakyat,” tegasnya, mendorong Babinsa lain untuk mengikuti jejak Sunardi.
Diharapkan dedikasi seperti Sunardi terus berkembang. Kolaborasi antara TNI dan petani diharapkan memperkuat ketahanan pangan nasional, menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk mendukung pertanian sebagai pilar ekonomi utama.



