Desa Ngantru Tulungagung Bersaing Jadi Kampung Pancasila Terbaik Nasional

Tulungagung,- Desa Ngantru di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, bersaing dengan 14 desa/kelurahan lain untuk meraih predikat Kampung Pancasila terbaik tingkat nasional. Keunikan Ngantru dengan patung Garuda Pancasila raksasa dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari menjadi daya tarik tersendiri.

Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Rama Pratama, menyoroti keunggulan Ngantru dalam berbagai aspek, mulai dari ketahanan pangan, sistem keamanan, hingga kemandirian ekonomi melalui pengelolaan produk lokal. “Ngantru secara konsisten menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya saat mendampingi Tim Penilai Kampung Pancasila di Desa Ngantru, Rabu (30/10/2024).

Salah satu ikon Desa Ngantru adalah patung Garuda Pancasila dengan lebar 12 meter dan tinggi 9 meter. Tokoh masyarakat Ngantru, Abah Amu Sugito, menyebut patung ini sebagai simbol pengingat pentingnya nilai-nilai Pancasila.

“Di sini juga banyak kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti santunan anak yatim, kegiatan lintas agama, dan pertunjukan seni budaya,” jelas Abah Amu.

Ketua Tim Penilai Kampung Pancasila, Letkol Arh Ridwan Budi, memberikan pujian atas implementasi nilai-nilai Pancasila di Ngantru. “Sejauh ini, Ngantru yang paling memuaskan dari Kampung Pancasila lain yang telah kami kunjungi,” ungkapnya.

Letkol Arh Ridwan Budi berharap lomba Kampung Pancasila mampu mewadahi masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara nyata.

Melalui lomba ini, diharapkan generasi muda dapat memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai benteng dari berbagai pengaruh negatif. Harapannya, Desa Ngantru dapat meraih gelar juara umum dan menjadi inspirasi bagi desa/kelurahan lain di Indonesia.