57 Prajurit Terpilih Terjunkan Baret Yudha Wastu Pramuka di Pantai Jangkar Situbondo

Situbondo,– Dalam upacara penutupan latihan Yuddha Wastu Pramuka di Pantai Jangkar, Situbondo, 57 prajurit pilihan resmi menyandang Baret Yudha Wastu Pramuka. Dipimpin oleh Kolonel Inf Mukhamad Albar, S.E., Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam V/Brawijaya), upacara ini menandai berakhirnya latihan intensif bagi para prajurit muda TNI Angkatan Darat.
Upacara ini dihadiri oleh para pejabat tinggi TNI AD, keluarga prajurit, dan tamu undangan lainnya. Danpussenif dalam amanatnya yang dibacakan oleh Danrindam V/Brawijaya menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada para prajurit atas keberhasilan mereka menyelesaikan latihan dengan gemilang.
Penyematan Baret Yudha Wastu Pramuka menjadi simbol kehormatan dan pengakuan atas kemampuan prajurit infanteri dalam bergerak di berbagai medan pertempuran. Kemampuan ini menjadikan mereka sebagai “Ratu Pertempuran” yang siap bertempur di garis depan.
Lebih lanjut, Kolonel Inf Mukhamad Albar, S.E., dalam Jam Komandan menekankan beberapa pesan penting kepada para prajurit. Pertama, brivet yang mereka kenakan bukan sekadar hiasan, melainkan lambang kehormatan yang harus dijaga dan dijunjung tinggi. Kedua, prajurit infanteri harus selalu dekat dengan senjatanya, sesuai dengan moto infanteri “Cari, Dekati, Hancurkan.” Ketiga, prajurit infanteri harus memiliki keimanan yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa dan selalu ingat bahwa segala sesuatu adalah jalan dari Tuhan.
Dengan berakhirnya latihan ini, diharapkan para prajurit muda TNI AD ini siap mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab dan kehormatan, serta selalu siap sedia untuk bertempur di medan pertempuran mana pun.



