Pangdam V/Brawijaya Sebut Perayaan Malam Pergantian Tahun di Jatim Berjalan Kondusif

Surabaya,- Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, menyebut bahwa perayaan malam pergantian tahun di Jawa Timur berjalan aman dan kondusif.

Hal itu disampaikan oleh Pangdam dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (31/12/2024) malam usai mengikuti vicon yang berlangsung di Graha Wonokoyo, Surabaya.

Menurut Pangdam, kerjasama antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat berhasil menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama perayaan tahun baru.

“Alhamdulillah, perayaan malam pergantian tahun di seluruh wilayah Jawa Timur berlangsung kondusif. Ini berkat sinergi semua pihak, termasuk dukungan penuh dari masyarakat,” ujarnya.

Pangdam mengungkapkan, personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk menjaga keamanan di berbagai titik strategis, seperti tempat wisata, alun-alun kota, dan pusat keramaian. Di Surabaya, Malang, dan kota-kota besar lainnya, aparat terlihat berjaga di lokasi-lokasi yang menjadi pusat perayaan.

“Kami telah memetakan lokasi-lokasi rawan dan memastikan kehadiran aparat di sana. Langkah ini terbukti efektif dalam mencegah potensi gangguan keamanan,” tambah Pangdam.

“Ini menunjukkan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat,” tambah Mayjen TNI Rudy. (*)

Asrendam V/Brawijaya Pimpin Evaluasi Progjagar

Surabaya,- Asisten Perencanaan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Inf Nova Ismailiyanto, S.I.P., M.K.P, memimpin kegiatan evaluasi Program Kerja dan Anggaran (Progjagar) Kodam V/Brawijaya tahun 2024.

Acara itu berlangsung di Aula Kodam V/Brawijaya, dihadiri oleh para penjabat Perencanaan dan Paku dari 19 Satker diwilayah Jajaran Kodam V/Brawijaya.

Kolonel Inf Nova Ismailiyanto, menekankan pentingnya evaluasi sebagai langkah untuk memastikan pelaksanaan program kerja dan penggunaan anggaran sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran demi mendukung efektivitas dan efisiensi tugas pokok Kodam.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat capaian yang telah diraih selama tahun 2024, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menyusun langkah-langkah perbaikan untuk pelaksanaan program di tahun mendatang,” ujar Asrendam.

Evaluasi Progjagar itu mencakup beberapa aspek utama, seperti pelaksanaan program Pembinaan Satuan, pelatihan dan pendidikan personel, serta optimalisasi penggunaan fasilitas dan logistik.

Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, setiap satuan kerja diberikan kesempatan untuk memaparkan laporan capaian, kendala, dan rekomendasi.

Asrendam juga menekankan pentingnya sinergi antarsatuan kerja untuk memastikan pelaksanaan program dapat berjalan secara terpadu dan sesuai dengan prioritas nasional.

“Kita harus terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi, baik di internal Kodam maupun dengan instansi terkait, agar semua program strategis dapat terlaksana dengan maksimal,” tambahnya.

Kegiatan itu diakhiri dengan pemberian penghargaan pada Satker berprestasi, diantaranya ialah IKPA Terbaik Satker BLU TA 2024 diraih Rumkit Tk. II dr Soepraoen, IKPA Terbaik Satker Non BLU TA 2024 diraih Hubdam V/Brawijaya dan Staf Perencanaan Terbaik TA 2024 diraih Brigif-16/Wira Yudha. (*)