Babinsa dan Warga Leprak Perbaiki Tembok Penahan Tanah Cegah Risiko Longsor Desa

BONDOWOSO — Karya Bhakti Babinsa Desa Leprak Kopka Rudy Handoko bersama warga Dusun Gedungan menjadi wujud kebersamaan menjaga keselamatan masyarakat. Perbaikan tembok penahan tanah dilakukan untuk mencegah longsor akibat kondisi tanah labil saat musim hujan melanda wilayah Kecamatan Klabang pada Sabtu pagi.

Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi kerusakan lebih parah pada infrastruktur desa serta meminimalkan potensi bahaya bagi warga sekitar. Kondisi tanah yang rawan membuat perbaikan TPT menjadi prioritas bersama agar jalur pemukiman tetap aman ketika curah hujan tinggi terjadi sepanjang musim penghujan.

Kopka Rudy menegaskan bahwa karya bhakti ini menggambarkan kepedulian TNI terhadap masyarakat dan lingkungan. Ia menyampaikan bahwa gotong-royong merupakan cara efektif mempercepat pekerjaan sekaligus menghasilkan kualitas perbaikan yang lebih baik karena melibatkan kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen warga setempat.

Warga terlihat antusias mengikuti kegiatan, mulai dari pengangkutan material hingga pemasangan batu penahan. Kekompakan tersebut menunjukkan kuatnya hubungan yang terbangun antara Babinsa dan masyarakat. Partisipasi aktif ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian bersama dapat mendorong penyelesaian persoalan infrastruktur desa.

Sumarno, warga Dusun Gedungan, menyampaikan terima kasih atas keterlibatan Babinsa yang turut bekerja bersama masyarakat. Ia menilai kehadiran aparat kewilayahan memberi motivasi dan meningkatkan semangat warga dalam menyelesaikan perbaikan TPT. Kebersamaan seperti ini diharapkan terus terjaga dalam berbagai kegiatan desa.

Melalui karya bhakti ini, diharapkan keberadaan tembok penahan tanah yang telah diperbaiki mampu mengurangi risiko bencana dan memberikan perlindungan jangka panjang bagi warga Desa Leprak. Kolaborasi TNI dan masyarakat semakin memperkuat kepedulian terhadap lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman musim hujan.

Danramil Berikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan Perkuat Disiplin Peserta Perkemahan Pramuka Barunawati

SURABAYA — Penanaman semangat kebangsaan dan pembentukan disiplin generasi muda kembali ditunjukkan melalui pemberian materi Wasbang oleh Danramil 0830-03/Pabean Cantian Mayor Inf Prasetyo Edi Tunggal kepada peserta Perjusa SMA Barunawati pada Sabtu malam. “Disiplin adalah benteng moral generasi bangsa,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung di halaman SMA Barunawati Jl. Perak Barat No. 173 dengan penuh antusias dari para peserta. Puluhan siswa mengikuti pelaksanaan Perjusa sejak pukul 19.00 WIB, menandai komitmen sekolah dalam memperkuat karakter pelajar melalui pembinaan kedisiplinan dan nasionalisme bersama TNI.

Mayor Prasetyo menekankan pentingnya nilai kebangsaan sebagai pedoman moral di tengah perkembangan zaman. Ia mengingatkan peserta agar menjauhi kenakalan remaja dan perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan. Sikap tanggung jawab dinilai sebagai fondasi yang perlu dibangun sejak masa sekolah.

Pembekalan materi Wasbang juga diisi sesi dialog interaktif guna mendorong keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat. Babinsa Serka Dewa turut mendampingi selama pelaksanaan, memastikan kegiatan berlangsung tertib, menarik, dan memberikan pemahaman menyeluruh terkait peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan hingga malam hari. Selain materi pokok, mereka mendapatkan permainan edukatif yang bertujuan membangun rasa kebersamaan. Kegiatan ini semakin memperkuat hubungan antara TNI dan lembaga pendidikan dalam membina karakter generasi muda melalui kegiatan berkelanjutan.

Melalui kegiatan Wasbang dalam Perjusa ini, diharapkan terbentuk pelajar yang berdisiplin, berjiwa nasionalis, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitarnya, sejalan dengan peran TNI dalam mendukung pembentukan karakter generasi penerus bangsa yang lebih kuat dan bertanggung jawab.

Dandim Surabaya Resmikan Dapur Makan Bergizi Gratis Dukung Kesehatan Masyarakat

SURABAYA — Kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan melalui peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis SPPG Barokah di Wonorejo oleh Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya. “Program ini mendukung peningkatan gizi masyarakat,” ujarnya saat memimpin kegiatan pada Sabtu pagi.

Dalam sambutannya, Dandim menjelaskan bahwa dapur bergizi gratis ini membantu meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan warga kurang mampu. Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi TNI mendukung pemerintah dalam menyediakan asupan gizi seimbang bagi masyarakat membutuhkan.

Kolonel Bambang menegaskan Babinsa bersama Bhabinkamtibmas akan terlibat aktif memastikan pendistribusian makanan bergizi berjalan efektif dan tepat sasaran. Keterlibatan aparat kewilayahan ini diharapkan mampu menekan angka stunting serta menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan yang sehat setiap hari.

Pada kegiatan peresmian ini, Dandim didampingi Ketua Persit memberikan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Yatim Wonorejo sebagai bentuk kepedulian sosial. Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol dibukanya dapur Makan Bergizi Gratis SPPG Barokah secara resmi untuk masyarakat.

Acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan dukungan Forkopimcam Rungkut, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya harapan terhadap layanan dapur bergizi ini dalam membantu pemenuhan gizi harian, terutama bagi kelompok rentan di lingkungan sekitar.

Program dapur makan bergizi gratis ini diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat Surabaya, memperkuat ketahanan gizi keluarga, serta mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat, kuat, dan produktif melalui dukungan bersama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat setempat.

Babinsa Karangan Wujudkan Sinergitas Lewat Tradisi Bersih Desa Ngentrong Tahun 2025

TRENGGALEK — Tradisi tahunan Bersih Desa Ngentrong kembali digelar melibatkan TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Ziarah makam leluhur dipimpin Babinsa Sertu Budi Kurniawan menjadi kegiatan utama yang menggambarkan kebersamaan seluruh unsur dalam menjaga nilai budaya desa ini secara penuh khidmat.

Suasana ziarah berlangsung khidmat saat masyarakat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas menabur bunga serta memanjatkan doa bagi para leluhur yang telah berjasa. Tradisi ini menjadi simbol penghormatan mendalam sekaligus pengikat hubungan sosial antarwarga serta memperkuat sinergitas aparat keamanan dan pemerintah desa setempat.

Babinsa Sertu Budi Kurniawan menjelaskan bahwa Bersih Desa merupakan tradisi turun-temurun sarat nilai luhur. Ia menegaskan kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi wujud rasa syukur masyarakat atas rezeki dan keselamatan yang dianugerahkan Tuhan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari di desa.

Sebagai aparat teritorial, Babinsa menilai kehadiran TNI dalam kegiatan adat adalah bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus sarana mempererat hubungan dengan masyarakat. Tradisi seperti ini menumbuhkan semangat gotong royong, persaudaraan, serta memperkuat komitmen menjaga keharmonisan sosial Desa Ngentrong setiap tahun.

Kepala Desa Ngentrong dan Bhabinkamtibmas menegaskan pentingnya sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan serta ketertiban. Kehadiran aparat dinilai memberi dampak positif karena mendorong kekompakan warga. Sinergi tiga pilar terbukti memperkuat kenyamanan lingkungan serta stabilitas wilayah secara menyeluruh.

Rangkaian Bersih Desa juga meliputi kerja bakti, pemasangan umbul-umbul, dan doa bersama di balai desa yang diikuti seluruh elemen masyarakat. Tradisi ini memperkuat karakter kebangsaan, menanamkan nilai gotong royong, serta diharapkan terus diwariskan bagi generasi muda Ngentrong di masa mendatang.

Babinsa Wonomerto Laksanakan Karya Bakti Bersihkan Selokan Cegah Banjir Musim Hujan

PROBOLINGGO — Babinsa Desa Pohsangit Tengah Koramil 0820/07 Wonomerto, Serma Abdul Munib melaksanakan karya bakti bersama warga membersihkan selokan untuk mengantisipasi banjir. Kegiatan gotong royong ini dilakukan guna menjaga kebersihan lingkungan. “Karya bakti meningkatkan kepedulian masyarakat,” ungkap Serma Munib.

Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu pagi dengan melibatkan perangkat desa dan warga setempat. Pembersihan selokan difokuskan pada saluran air yang tersumbat sampah dan endapan lumpur. Kolaborasi Babinsa dan masyarakat bertujuan memperlancar aliran air agar tidak menimbulkan genangan pada saat hujan deras.

Serma Munib menjelaskan bahwa karya bakti tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga mempererat silaturahmi. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan serta menumbuhkan semangat gotong royong warga. Upaya ini menjadi contoh nyata peran Babinsa dalam kehidupan sosial masyarakat.

Selain menjaga ekosistem desa, kegiatan karya bakti juga menunjukkan tanggung jawab Babinsa untuk hadir membantu masyarakat. Serma Munib menekankan bahwa keberadaannya harus memberikan manfaat dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan, sekaligus mendukung kehidupan yang aman, bersih, dan nyaman bagi warga desa.

Warga Desa Pohsangit Tengah menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran Babinsa dianggap memberi dampak positif karena mendorong kesadaran masyarakat dalam memelihara kebersihan. Keterlibatan warga selama kegiatan menunjukkan kuatnya hubungan sosial yang telah terbangun antara TNI dan masyarakat desa.

Melalui karya bakti ini, masyarakat berharap kebersihan lingkungan tetap terjaga, kesadaran kolektif meningkat, dan hubungan harmonis antara Babinsa serta warga semakin menguat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen bersama menjaga kenyamanan lingkungan di wilayah binaan secara berkelanjutan.