Pemerintah Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Dukung Generasi Emas di Blitar

Blitar – Menyiapkan generasi emas tidak hanya bicara soal pendidikan, tetapi juga gizi yang mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, pemerintah meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional di Yayasan Sananul Huda Kecamatan Kanigoro, Senin (8/9/2025). Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), ribuan siswa di Blitar kini mendapatkan asupan sehat untuk menunjang prestasi mereka di sekolah.

Kepala SPPG Satreyan Agista Rizky Meylandari, dalam laporannya menyampaikan bahwa program MBG merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo yang menyasar anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Khusus di Kecamatan Kanigoro, kami melayani sebanyak 3.064 siswa yang terdiri dari 77 siswa TK/RA, 938 siswa SD/MI, dan 2.049 siswa SMP/MTs. Untuk ibu hamil dan menyusui, akan dijadwalkan menyusul,” terangnya.

Pada peluncuran perdana, menu yang disajikan antara lain nasi putih, ayam saus asam manis, bola-bola tahu, sayur sop dan buah jeruk.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya sinergi semua pihak agar program berjalan sesuai tujuan. “SPPG ini harus kita sukseskan bersama untuk menyiapkan generasi emas 2045 dengan memberikan makanan bergizi gratis. Kualitas bahan dan standar keamanan harus benar-benar dijaga, serta distribusi perlu dipetakan agar merata tanpa menimbulkan kecemburuan,” tegasnya.

Rijanto juga menilai program ini berpotensi mendorong perekonomian daerah, terutama dengan melibatkan UMKM lokal, peternak sapi perah, dan penyedia bahan pangan dari Blitar. “Dengan begitu, manfaat program tidak hanya dirasakan anak-anak, tetapi juga masyarakat luas,” imbuhnya.

Selain soal gizi, Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan wilayah dengan mengaktifkan kembali Pam Swakarsa sebagai bentuk partisipasi menjaga kondusifitas Blitar dan Jawa Timur.

Dalam kesempatan yang sama Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han memberikan apresiasi atas hadirnya program strategis nasional tersebut. Ia menilai program Makan Bergizi Gratis tidak hanya penting untuk kesehatan pelajar, tetapi juga sejalan dengan upaya pemerintah membangun ketahanan bangsa.

“Anak-anak yang sehat dan kuat akan menjadi generasi penerus yang mampu menjaga dan membangun negeri ini. Kami dari TNI, khususnya Kodim 0808/Blitar, siap bersinergi mendukung program pemerintah ini agar berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat, sangat dibutuhkan. “Dengan gotong royong, bukan hanya kesehatan anak-anak yang meningkat, tetapi juga perekonomian daerah ikut tumbuh,” tambahnya.

Program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan melalui gizi anak sekolah, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal dan penopang ketahanan pangan nasional.

Koramil 0806-01/Trenggalek Bergotong Royong Membangun Masjid Miftahul Ulum Bersama Warga

Trenggalek – Meski matahari pagi menyengat, semangat anggota TNI Koramil 0806-01/Trenggalek bersama warga Desa Sambirejo tak pernah luntur. Dengan penuh keakraban, mereka bergotong-royong membangun Masjid Miftahul Ulum, Senin (8/9/2025). Keringat yang menetes menjadi saksi nyata kebersamaan dan ketulusan dalam mewujudkan rumah ibadah impian warga.

Dalam kegiatan tersebut, tampak harmoni antara prajurit TNI dan masyarakat. Mereka bahu-membahu mengangkat material bangunan, mengaduk semen, hingga menata bata. Tak ada sekat antara seragam loreng dengan pakaian warga. Semua larut dalam satu tujuan: berdirinya sebuah rumah ibadah yang menjadi pusat kegiatan spiritual warga Sambirejo.

Gotong-royong itu menjadi bukti nyata bahwa nilai kebersamaan masih hidup di tengah masyarakat Indonesia. Meski sinar mentari cukup menyengat, semangat tidak pernah padam. Justru keceriaan dan kekompakan makin terasa kuat ketika setiap orang saling menyemangati.

Babinsa Sambirejo, Serka Siswanto, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat adalah bentuk komitmen aparat teritorial. “TNI selaku aparat kewilayahan akan selalu hadir bersama rakyat dalam berbagai kegiatan. Bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan TNI dalam pembangunan masjid ini bukan sekadar menyumbangkan tenaga fisik. Lebih dari itu, prajurit hadir untuk memperkuat rasa kebersamaan, meningkatkan kedekatan emosional dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong-royong yang menjadi warisan bangsa.

Warga Sambirejo pun menyambut baik kehadiran TNI dalam pembangunan masjid. Mereka menilai pekerjaan menjadi lebih ringan dan proses pembangunan lebih cepat. “Kami merasa senang dan terbantu. Masjid ini segera selesai dan bisa digunakan untuk ibadah bersama,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Masjid yang tengah dibangun ini sudah lama diidamkan oleh warga Sambirejo. Nantinya, selain digunakan sebagai tempat ibadah, masjid juga akan difungsikan sebagai pusat pembelajaran agama, kegiatan sosial, serta ruang silaturahmi. Karena itu, keterlibatan TNI dianggap sebagai energi tambahan yang sangat berarti bagi masyarakat.

Secara sosial, kegiatan ini menunjukkan bahwa TNI selalu menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat. Kebersamaan yang ditunjukkan di Desa Sambirejo selaras dengan filosofi TNI, yakni kemanunggalan dengan rakyat. Dengan cara inilah, kepercayaan dan kedekatan antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga.

Gotong-royong yang ditunjukkan TNI dan warga juga menjadi pesan moral penting di era modern yang cenderung individualistis. Nilai solidaritas dan kebersamaan yang diwariskan leluhur tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman.

Pagi yang terik di Sambirejo itu bukan sekadar tentang pembangunan masjid. Lebih dari itu, ia menjadi simbol kebersamaan yang tulus. Saat warga dan TNI berjibaku dalam satu tujuan, tercermin jelas bahwa kekuatan bangsa ini ada pada persatuan dan gotong-royong.

Koramil 0825-03/Glagah Laksanakan Bedah Rumah Tidak Layak Huni untuk Masyarakat di Banyuwangi

Banyuwangi, Senin 8 September 2025 – Sebagian anggota Koramil 0825-03/Glagah melaksanakan kegiatan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Tahun Anggaran 2025 di Dusun Mandoluko, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kodam V/Brawijaya.

Kegiatan bedah rumah tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu agar dapat memiliki hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman. Dengan gotong royong antara TNI dan warga setempat, rumah penerima manfaat secara bertahap diperbaiki mulai dari atap, dinding, hingga lantai.

Danramil 0825-03/Glagah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan juga bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat. “Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan taraf hidup,” ujarnya.

Warga penerima bantuan merasa sangat bersyukur atas adanya program Rutilahu ini. Mereka berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut agar semakin banyak keluarga prasejahtera di wilayah Glagah dan sekitarnya bisa menikmati rumah yang lebih layak huni.

Bupati Banyuwangi Tutup Ijen Green Trail Run 2025, Perkuat Posisi Banyuwangi sebagai Destinasi Sport Tourism

Banyuwangi – Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd, M.Kp, secara resmi menutup kegiatan lari internasional Banyuwangi Festival Ijen Green Trail Run Kawah Ijen 2025. Acara penutupan yang dikemas dalam bentuk Awarding Ceremony ini diselenggarakan pada hari Minggu, 7 September 2025, pukul 09.00 WIB, di kawasan wisata Kawah Ijen, Paltuding, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi.

Danposramil 0825/22 Licin, Peltu Eman Sukmana, turut hadir dalam acara ini mewakili Komandan Kodim 0825/Banyuwangi. Kehadiran beliau menunjukkan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung acara skala besar.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan pejabat penting, di antaranya:

  1. Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd, M.Kp.
  2. Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K.
  3. Perwira Lanal Banyuwangi, Lettu (P) Herman, mewakili Dan Lanal Banyuwangi.
  4. Plt. Kepala Dispora Kab. Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan.
  5. Ketua Panitia, Jeffry Mathew Elim.
  6. Direktur PT. Lundin Industry Invest, Lisa Lundin.
  7. Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian LHK, Agus Rusli.
  8. Plt. Camat Licin, Iwan Yos Sugiarto, S.Sos.
  9. Kapolsek Licin, AKP Taufan Akbar, S.H.
  10. Jajaran SKPD Kabupaten Banyuwangi

Acara dimulai pada pukul 09.35 WIB dengan kedatangan rombongan Forpimda, dilanjutkan dengan kegiatan santunan anak yatim. Suasana khidmat terasa saat semua hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti dengan penampilan Tari Banyuwangi yang memukau.

Ketua Panitia, Jeffry Mathew Elim, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Ia juga menyampaikan kebanggaannya karena acara ini merupakan kali kedua diselenggarakan dan kini mulai diikuti oleh peserta dari mancanegara.

Bupati Banyuwangi, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wujud kecintaan terhadap alam dan budaya. “Di gunung kita belajar rendah hati, di hutan kita belajar sabar, dan di jalan kita belajar ketangguhan konsep,” ujar Bupati. Beliau juga berjanji akan terus mendukung acara serupa di masa depan.

Puncak acara adalah penyerahan piagam dan piala kepada para pemenang dari berbagai kategori. Berikut adalah daftar singkat pemenang berdasarkan kategori:

  1. 8K F: Juara diserahkan oleh Jeffry.
  2. 14K F: Pemenang menerima penghargaan dari Forpimka.
  3. 14K M: Piagam diserahkan oleh perwakilan Lanal.
  4. 25K M Umum: Penghargaan diserahkan oleh perwakilan Lundin.
  5. 25K F Master: Juara I (ENI) menerima piagam dari Wakapolresta.
  6. 25K M Master: Piagam diserahkan oleh Kepala Dispora.
  7. 50K F: Penghargaan diserahkan oleh Direktur Kementerian LHK.
  8. 50K M: Piagam diserahkan langsung oleh Bupati Banyuwangi.

Acara penutupan ini berjalan dengan lancar dan aman, menandai berakhirnya Ijen Green Trail Run 2025 yang telah dilaksanakan selama dua hari, yaitu dari tanggal 6 hingga 7 September 2025. Kegiatan ini semakin mengukuhkan posisi Banyuwangi sebagai destinasi wisata sport tourism berskala internasional.

Desa Banjar Gelar Festival Sego Lemeng dan Kopi Utek, Perkuat Budaya Lokal di Banyuwangi

Banyuwangi – Desa Banjar, Kecamatan Licin, menjadi pusat perhatian pada Sabtu (6/9/2025) dengan digelarnya Banjar Village Festival Sego Lemeng dan Kopi Utek. Acara ini berlangsung meriah sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, menghadirkan beragam tokoh penting dan masyarakat setempat yang antusias menyambut festival khas daerah.

Festival ini dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi Drs. Mujiono, M.Si yang hadir mewakili Bupati Banyuwangi, serta jajaran Forkopimda di antaranya Danposramil 0825/22 Licin Peltu Eman Sukmana yang hadir mewakili Dandim 0825 Banyuwangi, Lettu Laut (P) Eko Meiyanto mewakili Danlantamal Banyuwangi, dan Aipda Wahyu mewakili Kapolresta Banyuwangi. Sejumlah pejabat dinas juga hadir, mulai dari Kadis Pariwisata, Kepala DPMD, Kadis Perikanan, hingga Camat Licin Iwan Yos, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Licin.

Acara dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Kepala KUA Licin, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sambutan penuh semangat disampaikan oleh Kepala Desa Banjar Sunandi, kemudian dilanjutkan dengan arahan Wakil Bupati Banyuwangi. Usai sambutan, kegiatan ditutup dengan ramah tamah bersama masyarakat.

Festival ini bukan sekadar seremonial, melainkan juga ajang pelestarian budaya dan kearifan lokal. Sego Lemeng – nasi khas Banyuwangi yang dibungkus daun pisang dengan cita rasa rempah – serta Kopi Utek – kopi racikan khas Desa Banjar – menjadi ikon utama yang memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kepada para tamu dan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, suasana penuh kekeluargaan tercipta. Masyarakat Desa Banjar menyambut gembira dan bangga karena tradisi mereka mendapat perhatian luas dari pemerintah daerah hingga jajaran TNI/Polri.

Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan aman, sekaligus mempertegas peran Desa Banjar sebagai salah satu pusat budaya dan kuliner khas Banyuwangi.

Letkol Deni Suryo Anggo Digdo Berikan Jam Komandan Perdana untuk Anggota Kodim 0812/Lamongan

Lamongan,- Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo memberikan Jam Komandan perdana kepada anggota Kodim 0812/Lamongan baik Prajurit maupun PNS TNI. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kadet Soewoko Kodim 0812/Lamongan, Senin (08/09/2025).

Dalam Jam Komandan yang diberikan oleh Letkol Deni, berbagai penekanan diberikan guna menumbuhkan semangat dan daya juang Prajurit maupun PNS Kodim 0812/Lamongan. Salah satu poin yang menjadi titik berat beliau adalah tentang menjaga kehormatan Satuan Kodim 0812/Lamongan.

“Berikan yang terbaik untuk Satuan Kodim 0812/Lamongan dimanapun dan dalam kegiatan apapun. Niscaya, kehormatan Satuan akan terjaga dan kita akan semakin dicintai oleh Rakyat,” ujarnya.

Selain itu, orang nomor satu di Kodim 0812/Lamongan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Bahkan, dirinya mewajibkan seluruh anggota Kodim 0812/Lamongan untuk melaksanakan olahraga sebelum memulai beraktivitas.

“Laksanakan olahraga secara teratur sesuai kemampuan perorangan masing-masing. Tidak lupa juga agar Prajurit dan PNS Kodim 0812/Lamongan agar senantiasa menjaga kebersihan dan kerapian diri sendiri dan lingkungan,” pungkasnya.

Babinsa Koramil 0829-02/Socah Laksanakan Karya Bakti untuk Pembangunan Infrastruktur Desa di Bangkalan

Bangkalan – Dalam rangka menjaga kebersamaan serta meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan desa, Babinsa Desa Buluh Koramil 0829-02/Socah, Sertu Mustain, bersama seorang Babinsa lainnya dan warga Dusun Buluh Bawah melaksanakan kegiatan karya bakti (gotong royong) pembangunan plengsengan serta saluran air/parit di Dusun Buluh Bawah, Desa Buluh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, pada Senin (8/9/25).

Kegiatan gotong royong ini bertujuan untuk memperlancar aliran air sekaligus memperkuat infrastruktur desa agar lebih bermanfaat bagi masyarakat setempat. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan, tetapi juga mempererat sinergi dan semangat kebersamaan antara aparat teritorial dengan warga.

Sertu Mustain menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembangunan desa merupakan bentuk dukungan nyata TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Melalui gotong royong, pekerjaan yang berat akan menjadi lebih ringan, dan manfaatnya dapat dirasakan bersama oleh seluruh warga,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.

Kodim 0825 Banyuwangi Gagalkan Peredaran Narkoba dengan Amankan Puluhan Paket Sabu Siap Edar

Banyuwangi – Peredaran narkoba kembali digagalkan. Kali ini, anggota Kodim 0825/Banyuwangi berhasil mengamankan puluhan paket sabu siap edar dalam peristiwa yang terjadi di Dusun Pancoran, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Senin (08/09/2025) dini hari.

Penemuan berawal dari laporan Ketua RT setempat, Gusmat (60), yang mendengar suara keributan di depan rumahnya sekitar pukul 00.30 WIB. Sejumlah orang terlihat tergesa-gesa meninggalkan lokasi, bahkan salah satu pengendara motor sempat terjatuh dan meninggalkan barang-barang mencurigakan.

Mendapat laporan tersebut, Babinsa Karangbendo, Serma Subro, langsung bergerak cepat ke lokasi bersama Ketua RT. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata ditemukan puluhan paket narkotika jenis sabu beserta perlengkapan yang diduga untuk transaksi.

Hasil Pemeriksaan Mengejutkan Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya: 8 paket sabu dalam plastik, 26 paket sabu dalam kemasan ranjau siap edar, timbangan digital, uang tunai, STNK kendaraan, perlengkapan pengemasan, hingga sejumlah barang pribadi.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Danramil 0825/12 Rogojampi, Kapten CBA Guntur, sebelum dikoordinasikan dengan Pasi Intel Kodim 0825 Banyuwangi, Kapten CAJ Eko Wahyudianto untuk dilakukan olah TKP serta pendalaman lebih lanjut.

“Dari hasil pengecekan, benar bahwa barang tersebut merupakan narkotika jenis sabu siap edar. Dugaan kuat, barang ini milik pengedar yang panik saat kecelakaan dan akhirnya meninggalkan barang buktinya di lokasi,” jelas Kapten Eko.

Seluruh barang bukti langsung diamankan di Staf Intel Kodim 0825 Banyuwangi untuk kemudian diserahkan kepada BNN Kabupaten Banyuwangi. Aparat TNI bersama instansi terkait kini melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pemilik barang haram tersebut.

Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol ARH Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menegaskan komitmen jajarannya dalam perang melawan narkoba.

“Kami tidak akan memberikan celah sedikit pun bagi peredaran narkoba di Banyuwangi. Ini adalah bentuk komitmen TNI bersama masyarakat untuk menjaga generasi muda dari bahaya narkoba,” tegasnya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kepedulian warga, khususnya laporan Ketua RT yang segera ditindaklanjuti Babinsa. Peristiwa tersebut menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu menggagalkan upaya peredaran narkoba di tengah masyarakat.

Dengan kejadian ini, TNI menegaskan kembali tekadnya: Banyuwangi bersih dari narkoba bukan hanya slogan, tetapi perjuangan bersama.

Babinsa Sertu Didik HG Laksanakan Komsos untuk Pererat Hubungan TNI dan Masyarakat di Pamekasan

PAMEKASAN – Babinsa Desa Ambat, Sertu Didik HG, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan di rumah Matnali, Dusun Trasang, Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat. Melalui Komsos, Babinsa dapat menggali informasi sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan sehingga tercipta suasana tentram, harmonis, dan penuh kekeluargaan di tengah masyarakat.

Sertu Didik HG menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah warga bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri. “Dengan sering berkomunikasi, hubungan kita semakin akrab sehingga terjalin kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat, sehingga setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan berjalan dengan lancar serta membawa dampak positif bagi keamanan dan ketentraman desa,” tuturnya.

Babinsa Koramil 0820-26 Tegalsiwalan Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Penanaman Padi

Probolinggo – Upaya mewujudkan ketahanan pangan terus dilakukan jajaran TNI melalui pendampingan kepada para petani di wilayah. Hal ini terlihat dari kegiatan yang dilakukan oleh Serma Masruji, Babinsa Koramil 0820-26/Tegalsiwalan, yang turut serta mendampingi penanaman padi di lahan milik Bapak Nurhasan seluas 350 meter persegi di Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.

Turunnya Babinsa ke sawah bersama petani tidak hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Serma Masruji menyampaikan bahwa peran Babinsa dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, terutama para petani, agar mereka lebih bersemangat. Pendampingan ini bukan hanya soal menanam padi, tapi juga menguatkan rasa kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.

Kehadiran Babinsa disambut positif oleh para petani. Bapak Nurhasan, pemilik lahan, mengaku senang dan merasa terbantu dengan dukungan yang diberikan. “Kami merasa lebih termotivasi ketika Babinsa ikut turun ke sawah. Kehadiran beliau menjadi dorongan bagi kami agar terus giat menggarap lahan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil panen padi dapat lebih optimal dan kesejahteraan petani semakin meningkat. Lebih jauh lagi, upaya ini juga menjadi bagian dari kontribusi TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Probolinggo.