Meriahkan HUT RI ke-80, Satgas Yonif 512/QY Ajak Warga Yuwainda Kibarkan Semangat Nasionalisme

Keerom, Papua,- Satgas Yonif 512/QY Pos Karang kibarkan semangat merah putih di perbatasan RI-PNG. Bersama masyarakat Kampung Yuwainda Distrik Waris, mereka mendirikan tiang bendera di setiap rumah, memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia. Sinergi TNI dan rakyat ini perkuat rasa nasionalisme di wilayah perbatasan.
Dalam rangka memperingati memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia, Satgas Pamtas Yonif 512/QY Pos Karang melaksanakan kegiatan pemasangan tiang bendera Merah Putih di rumah-rumah warga Kampung Yuwainda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam menjaga dan memperkokoh rasa nasionalisme di wilayah perbatasan RI-PNG.
Pemasangan tiang bendera ini dilakukan secara gotong royong antara personel Satgas Yonif 512/QY Pos Karang dengan masyarakat Kampung Yuwainda. Antusiasme warga sangat tinggi, mereka turut serta dalam setiap tahapan, mulai dari penggalian lubang, pemasangan tiang, hingga pengibaran bendera Merah Putih. Semangat kebersamaan dan rasa cinta tanah air begitu terasa dalam kegiatan ini.
Bapak Kayus Pasebo, salah satu tokoh masyarakat Kampung Yuwainda, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Satgas Yonif 512/QY Pos Karang. Beliau mengatakan bahwa kegiatan ini sangat berarti bagi masyarakat, mengingat pentingnya menjaga semangat nasionalisme, khususnya di wilayah perbatasan. Kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat memberikan rasa aman dan nyaman.
Komandan Pos Karang, Letda Inf Ardiansyah, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas Yonif 512/QY di wilayah perbatasan. Selain memperkuat rasa nasionalisme, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat. Semoga dengan adanya kegiatan ini, semangat persatuan dan kesatuan semakin terjaga.
Diharapkan dengan berkibarnya bendera Merah Putih di setiap rumah warga Kampung Yuwainda, semangat nasionalisme dan cinta tanah air akan terus berkobar di wilayah perbatasan RI-PNG. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat di wilayah lain untuk senantiasa menjaga dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

