Dandim 0803/Madiun Pastikan Kelancaran Program TMMD ke-125 di Desa Ngranget.

Madiun, 31 Juli 2025 — Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-125, memilih untuk berkantor langsung di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Langkah ini menunjukkan komitmen dan keseriusan TNI dalam mengawal langsung setiap tahapan pelaksanaan program TMMD yang bertujuan membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

“Dengan berkantor langsung di lokasi, saya dapat memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai harapan masyarakat,” ujar Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo saat ditemui di lokasi, Kamis (31/7).

Selain untuk memastikan kelancaran pembangunan fisik seperti perbaikan infrastruktur jalan dan sarana umum lainnya, kehadiran Dansatgas di tengah masyarakat juga memberikan dampak positif dalam membangun kedekatan antara TNI dan warga.

Menurutnya, berada di tengah-tengah masyarakat bukan hanya soal pengawasan teknis, tetapi juga bentuk nyata dari jatidiri TNI sebagai tentara rakyat.

“TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga pembangunan jiwa kebersamaan. Saya ingin merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat, mendengar aspirasi mereka, dan melihat secara nyata dampak dari program ini,” tambahnya.

Selama berada di Desa Ngranget, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo aktif berkoordinasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta memantau langsung progres pembangunan oleh Satgas TMMD. Langkah ini juga memberikan semangat lebih bagi prajurit di lapangan.

Kehadiran Dansatgas di lokasi TMMD juga disambut antusias oleh warga setempat. Banyak warga yang merasa senang dan bangga karena pemimpin TNI di daerah mereka turun langsung dan dekat dengan masyarakat.

Dengan pendekatan ini, Kodim 0803/Madiun berharap semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat terus tumbuh dan memberikan hasil nyata dalam pembangunan desa yang lebih maju dan mandiri.

Dandim 0813/Bojonegoro: Jalan Cor Beton TMMD ke-125 Wujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat.

BOJONEGORO, – Pembangunan jalan cor beton sepanjang 1.372×3,5 meter yang menghubungkan Desa Soko Kecamatan Temayang dengan Desa Pajeng Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro sedang dikebut oleh personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD bersama masyarakat setempat untuk memenuhi tenggat waktu yang telah ditetapkan.

Pembangunan jalan cor beton tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik (pokok) dari kegiatan program terpadu dan lintas sektoral TMMD ke- 125 yang berlangsung di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro sejak 23 Juli hingga 21 Agustus 2025 mendatang.

Pembangunan sasaran fisik cor beton jalan penghubung yang kini sudah mencapai 83,55% di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro, sebagai salah satu akses mobilitas warga setempat untuk mempermudah membawa hasil pertanian maupun untuk sarana umum kesehari-harian. Selain itu juga untuk meningkatkan perekonomian, serta kesejahteraan warga Desa Soko dan sekitarnya.

Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro Lettu Inf Setyo Budi, Kamis (31/7/2025), mengungkapkan bahwa pembangunan jalan cor penghubung desa ini sudah dilakukan sejak awal kegiatan Pra- TMMD lalu. Dilaksanakan dengan gotong royong, antara anggota Satgas dan warga setempat.

Menurut Komandan SSK Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro, pembangunan jalan cor beton tersebut dinilai sangat penting dilakukan. Pasalnya, pembangunan jalan ini akan menjadi akses utama bagi warga Desa Soko yang secara geografis amat terpencil, berada ditengah perbukitan dengan hutan lebat disekelilingnya.

Untuk mempercepat pengerjaan, pengecoran jalan dilakukan dengan dukungan 1 (satu) unit truk molen dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan untuk pemasangan rangka cor dan pemerataan adukan material dilakukan secara bersama-sama antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat sekitar.

“Pembangunan jalan cor beton ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Harapannya dapat memudahkan aksesbilitas warga, sekaligus meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Lettu Inf Setyo Budi.

Dia juga berharap seluruh personel Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro tetap menjaga profesionalime, dan loyalitas tinggi prajurit dalam bekerja, sehingga dapat memperkirakan waktu dan target pengerjaan sasaran sampai dengan tuntas. “Terus berupaya keras, lakukan yang terbaik dan tetap semangat,” pungkasnya.

Adapun kegiatan sasaran fisik pada program yang mengangkat tema ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah ini diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana, serta fasilitas umum guna mempercepat pembangunan desa.

Sedangkan kegiatan non fisiknya ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan semangat gotong royong dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dandim 0813/Bojonegoro Tinjau Progres Pembangunan Jalan Cor Beton TMMD ke-125.

BOJONEGORO, – Komandan Kodim (Dandim) 0813/Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., meninjau langsung progres pekerjaan sasaran fisik pada pelaksanaan kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Kamis (31/7/2025).

Turut mendampingi Dandim 0813/Bojonegoro dalam peninjauan ini diantaranya Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Bambang Riyanto, Danramil 0813-24/Temayang Kapten Cku Parjan, Komandan SSK Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro Lettu Inf Setyo Budi, serta Babinsa Desa Soko Serda Yoeda Prabowo dan Kepala Desa Soko, Mohammad Johan Haryoko.

Selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke- 125 tahun 2025, Dandim 0813/Bojonegoro memastikan bahwa pekerjaan fisik sasaran progran terpadu dan lintas sektoral TMMD pengecoran jalan cor beton sepanjang 1.372 x 3,5 meter, pengecoran jalan penghubung antara Desa Soko Kecamatan Temayang dengan Desa Pajeng Kecamatan Gondang ini sudah mencapai 83,55%, dan tinggal beberapa meter lagi akan terselesaikan.

Dansatgas TMMD ke- 125 Kodim 0813/Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., menyampaikan bahwa pembangunan jalan cor beton ini dilakukan dengan harapan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat terutama dalam hal peningkatan perekonomian, dan kemudahan aksesbilitas seperti pengangkutan bahan-bahan pertanian, serta akses pendidikan dan kesehatan.

“Progres pengerjaan jalan cor beton sudah hampir selesai, karena kita awali dengan kegiatan Pra- TMMD sejak 16 Juni 2025 yang lalu. Dan mungkin beberapa hari lagi, akan rampung 100 persen,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Soko Muhammad Johan Haryoko, atas nama masyarakat Desa Soko mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan jajaran TNI Kodim 0813 Bojonegoro yang sudah membangun jalan cor beton tersebut guna meningkatkan kenyamanan, serta mendukung perekonomian masyarakat Desa Soko.

Menurut dia, sebelum adanya pembangunan jalan cor beton di desa yang berpenduduk sebagian besar adalah petani ini, aksesbilitas warga Desa Soko dalam pengangkutan hasil pertanian belum lancar dan banyak mengalami kendala, karena kondisi jalan yang kurang memadai.

“Alhamdulillah dengan adanya pembangunan jalan cor beton yang sudah bagus ini melalui program TMMD ke- 125 tahun 2025, Insya Alloh kedepannya bisa mempercepat mobilitas hasil pertanian, sehigga harga akan lebih tinggi, serta perekonomian dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” pungkasnya.

Selain pembangunan jalan cor beton, pelaksanaan program TMMD ke- 125 tahun 2025 di Desa Soko dengan tema ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’ ini juga mencakup kegiatan fisik seperti peningkatan kualitas atap, lantai dan dinding rumah tinggal layak huni, pembangunan pagar dan musholla sekolah, rehabilitasi check dam dan penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor.

Program terpadu lintas sektoral tersebut dibuka pada Rabu 23 Juli 2025 lalu, dan akan berlangsung hingga tanggal 21 Agustus 2025 mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan akselerasi pembangunan diwilayah, demi kesejahteraan masyarakat.

Babinsa Koramil 0815-07/Jetis Dampingi Siswa TK Kartika IV-62 dalam Kegiatan Outbond.

Mojokerto – Suasana ceria dan semangat tampak menghiasi Lapangan Dusun Perning, Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (31/07/2025), saat para siswa TK Kartika IV-62 Jetis mengikuti kegiatan Outbond dalam rangka penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025. Kegiatan ini didampingi Babinsa Koramil 0815-07/Jetis, Serma M. Setyo Budi beserta satu orang anggota.

Danramil 0815-07/Jetis, Kapten Cba Kurniawan Junaedi, saat dikonfirmasi menyampaikan, kegiatan outbond ini bukan hanya sekedar ajang bermain, namun menjadi sarana edukatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan cinta tanah air sejak usia dini.

“Dengan metode permainan yang menyenangkan, kami ingin membentuk karakter anak-anak agar lebih percaya diri, mandiri, dan memiliki jiwa nasionalisme sejak kecil. Ini bagian dari pembinaan teritorial TNI di bidang pendidikan dan pembentukan generasi muda berkualitas”, ungkap Danramil.

Sebanyak 31 siswa TK didampingi guru dan kepala sekolah Sumaryani, S.Pd., mengikuti kegiatan yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Harapannya, kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin sebagai bagian dari sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan dalam membentuk generasi yang sehat jasmani dan kuat mental.

Dengan penuh semangat, anak-anak mengikuti berbagai permainan edukatif di bawah bimbingan Babinsa, yang memberikan semangat ala TNI dengan pendekatan komunikatif dan menyenangkan.

Sebagai informasi, TK Kartika IV-62 Jetis berada di bawah naungan Yayasan Kartika Jaya Koodinator Kodim 0815/Mojokerto.

Babinsa Koramil 0815-06/Kemlagi Dampingi Petani Atasi Kerusakan Padi Akibat Angin Kencang.

Mojokerto – Babinsa Koramil 0815/Kemlagi terjun langsung mendampingi petani Poktan Tani Subur Satu di Dusun Kedung Bulus, Desa Watesprojo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (31/07/2025). Dalam kegiatan ini, Babinsa membantu membenahi posisi padi yang rebah akibat tiupan angin kencang, guna mengurangi potensi gagal panen.

Kegiatan yang mencakup perawatan di lahan seluas 1 hektare tersebut merupakan bagian dari upaya pendampingan swasembada pangan. Selain di Watesprojo, pendampingan juga dilakukan di Dusun Bolorejo, Desa Mojowarno, bersama Poktan Tani Agung Satu di lahan seluas 4 hektare.

Kehadiran Serda Nurwakit mewakili jajaran Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi di tengah petani mendapat apresiasi tinggi dari para anggota kelompok tani. Dengan sinergi TNI dan petani, diharapkan hasil panen tetap optimal meskipun terkadang menghadapi kendala alam menjelang masa panen raya.

Penyerahan Sumur Dalam oleh Dandim 0802/Ponorogo Dukung Pertanian Berkelanjutan di Tosanan

Ponorogo,- Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono siang tadi melakukan penyerahan sumur dalam kepada warga Desa Tosanan Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo, Kamis (31/07/2025).

Program sumur dalam manunggal air tersebut merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam upaya menyejahterakan masyarakat Kabupaten Ponorogo terutama kepada saudara kita yang berdomisili di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih terlebih disaat musim kemarau tiba.

Dandim Ponorogo yang dalam kegiatan tersebut didampingi Pasiter Kodim 0802/Ponorogo Kapten Inf Agus Yudho Bintoro beserta anggota Staf menyerahkan sumur dalam secara simbolis kepada Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sumber Maju Desa Tosanan.

“ Alhamdulillah Kodim 0802/Ponorogo hari ini kembali menyerahkan sumur dalam kepada masyarakat Desa Tosanan Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo guna mencukupi pengairan sawah dengan luas lahan sekitar dua hektar, “ kata Dandim 0802/Ponorogo.

“ Disamping untuk menyukseskan Program Pemerintah dan Komando Atas terkait Program Manunggal Air, ini merupakan salah satu upaya kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi kesejahteraan warga khususnya saudara kita yang sampai saat ini mengalami kesulitan untuk memperoleh air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari hari termasuk juga untuk mengairi tanaman padi, “ ungkap Letkol Inf Dwi Soerjono.

Dandim Ponorogo juga menambahklan bahwa program tersebut akan terus berlanjut karena manfaatnya sangat luar biasa baik itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung pembangunan berkelanjutan maupun untuk memperkuat ketahanan pangan.

Sementara Sahal Fanani (43 tahun) selaku Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sumber Maju Desa Tosanan sangat senang mendapat bantuan sumur dalam dari Kodim 0802/Ponorogo tersebut. Dia katakan bahwa warga Desa Tosanan anggota Poktan Sumber Maju memamg sudah menunggu sejak lama adanya sumur dalam tersebut.

“ Terimakasih yang banyak kepada Pak dandim 0802/Ponorogo atas pemberian batuan kepada kami berupa pengadaan sumur dalam yang sangat bermanfaat dan memang sangat kita nanti natikan, “ ucap Sahal Fanani yang mana setelah ini bisa menanam padi secara berkelanjutan biarpun musim kemarau.

Untuk diketahui bahwa pelaksanaan program sumur dalam oleh Kodim 0802/Ponorogo bukan ini kali saja melainkan sudah berjalan sejak tahun lalu dan berhasil memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat dalam memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

Babinsa Dampingi Pendistribusian Bantuan Pangan untuk Kesejahteraan Masyarakat di Senori.

TUBAN, – Guna menjaga keamanan dan kelancaran proses distribusi, Babinsa Koramil 0811/17 Senori melaksanakan pendampingan dan pengawalan pendistribusian bantuan pangan beras pemerintah kepada warga binaan bertempat dibalai desa wilayah Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Danramil 0811/17 Senori, Kapten Inf Totok mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam pendistribusian bantuan pangan merupakan bagian dari tugas TNI dalam membantu pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakat di desa binaan.

“Kami ingin memastikan pendistribusian Bantuan Pangan Beras berjalan aman, lancar, dan sampai kepada warga yang berhak menerimanya tanpa kendala di lapangan, ” Ujar Danramil 0811/17 Senori.

Ibu Suminah (59Th) Salah satu penerima bantuan pangan beras merasa senang dengan adanya bantuan ini. Ia mengaku terbantu dengan bantuan ini untuk mencukupi kebutuhan keluarganya yang berjumlah banyak.

“Alhamdulillah dapat bantuan beras. Sangat membantu banget bagi keluarga kami yang anggotanya banyak,” ucap Suminah setelah menerima bantuan.

Babinsa Koramil 0811/14 Kerek Lakukan Fogging untuk Cegah DBD di Desa Hargoretno

TUBAN, – Upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Koramil 0811/14 Kerek Serda Wito bersama petugas Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatanfogging guna memutus rantai penyebaran nyamuk Aides Aegepty di Wilayah binaan Desa Hargoretno Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Babinsa Hargoretno Koramil 0811/14 Kerek Serda Wito mengatakan, kegiatan fogging yang dilakukan bersama petugas P2KB Dinkes Tuban merupakan salah satu cara untuk mematikan siklus penyebaran nyamuk Aides Aegepty yang di hadapkan pada kondisi cuaca iklim di musim penghujan saat ini.

“Menjaga kebersihan lingkungan Desa binaan sangat penting guna mencegah perkembang biakan nyamuk Aides Aegepty”,Ujar Babinsa Serda Wito.

Lanjutnya, ia menerapkan kepada warganya untuk selalu 3M, yakni Menguras, Menutup, dan Mengubur barang-barang yang tidak diperlukan. “Sebab, barang-barang yang tidak terpakai ini berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab DBD diwilayah binaan”, Imbuh Babinsa.

Bpk. Karno, warga Desa Hargoretno, menuturkan bahwa dengan adanya kegiatan fogging yang dilakukan Babinsa bersama tim dari Dinas Kesehatan agar lingkungan dapat terbebas dari ancaman penyakit demam berdarah.

“Terimakasih Babinsa yang turut serta dalam membantu pelaksanaan fogging diwilayah Desa kami”, Ujar Warga Bpk. Karno.

Dandim 0820/Probolinggo Apresiasi Kerja Keras DPRD dalam Pembahasan Perubahan APBD 2025.

Probolinggo, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah menghadiri rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian pendapat akhir (PA) fraksi dan penandatanganan nota persetujuan bersama antara Bupati Probolinggo dengan pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo tentang penetapan Raperda perubahan APBD tahun anggaran 2025.

Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Probolinggo atas kerja keras dan kolaborasi dalam pembahasan Perubahan APBD tahun 2025. Bupati bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah meminta keseriusan seluruh perangkat daerah dalam menindaklanjuti koreksi serta saran DPRD.

“APBD bukan hanya sekadar formalitas untuk kami mohon koreksi yang disampaikan jangan dianggap angin lalu ini bentuk aspirasi masyarakat yang disalurkan lewat DPRD dan wajib dicermati bersama,”kata Letkol Arh Iwan Hermaya, Kamis (31/7).

Dandim dengan didampingi Bupati Haris juga menyinggung prioritas pembangunan ke depan mulai dari perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 905 km hingga penguatan sektor pendidikan, kesehatan dan ketahanan pangan. Termasuk inisiatif efisiensi pembangunan jalan melalui pemanfaatan paving produksi lokal yang mampu menghemat biaya secara signifikan.

Selain itu, jajaran bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah juga menanggapi kasus viralnya penelantaran orang tua oleh anak yang mencoreng wajah sosial Kabupaten Probolinggo. “Kami bersama forkopimda berharap kepada dinas terkait untuk segera tanggap terhadap laporan masyarakat, masalah ini bukan hanya soal individu tapi menyangkut akhlak dan wajah Kabupaten Probolinggo,”ujarnya.

Lebih lanjut perwira berpostur tinggi tegap ini mengajak untuk menjaga semangat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan DPRD Kabupaten Probolinggo. Membangun Kabupaten Probolinggo tidak cukup dengan mimpi, tapi butuh sinergi, strategi dan keberanian.

“Semoga keputusan hari ini membawa maslahat dan menjadikan Kabupaten Probolinggo semakin sejahtera, amanah, religius dan eksis berdaya saing,” pungkasnya.

Dandim 0820/Probolinggo Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Probolinggo: Pentingnya Kesadaran Lingkungan.

Probolinggo, Dandim 0820/Problinggo Letkol Arh Iwan Hermaya menjadi pemateri dalam sosialisasi wawasan kebangsaan dengan tema “Jaga Lingkungan Bela Negara ” kepada puluhan pegawai Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Probolinggo di aula UPTD Informasi Pendidikan Lingkungan Hidup (IPLH), Kamis (31/7).

Letkol Arh Iwan Hermaya dalam sambutan dengan tegas menyampaikan rasa terimakasih kepada Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Probolinggo yang telah memberikan kepercayaan kepada pihaknya guna menjadi pemateri dalam pelaksanaan sosialisasi wawasan kebangsaan.

“Mari kita cermati bersama sangatlah perlu kesadaran akan pentingnya lingkungan hidup dapat menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa, karena masalah lingkungan adalah masalah bersama yang membutuhkan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Menurut Dandim, dengan memiliki wawasan kebangsaan lingkungan hidup yang kuat, bangsa Indonesia dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berkualitas dan berwawasan lingkungan. Selain itu juga kita memiliki harus peka terhadap lingkungan, jangan sampai kita mendapatkan ancaman-ancaman.

“Oeh karena itu kita harus menjaga keamanan pertahanan, seperti penanganan nasional/internasional cream biasanya melibatkan militer termasuk penanganan terorisme sedangan rekan-rekan kita di Polri menjaga keamanan ketertiban masyarakat itulah perbedaan,”ujarnya.

Sementara Kepala DLH Kota Probolinggo Retno Wandansari mengungkapkan bahwa kita harus bisa menggaris bawahi sebuah ancaman karena kita tidak mengetahui ancaman itu dari mana, kita tidak bisa memprediksi apa yang perlu kita siapkan dan apa yang kita bisa lakukan dalam artian kontek dalam antisipasi.

“Sosialisasi wawasan kebangsaan ini menjadi salah satu cara pandang mengenai hubungan antara manusia dan lingkungannya, yang dilandasi oleh nilai-nilai kebangsaan dan kesadaran akan kelestarian lingkungan sebagai bagian yang tidak terpisahkan,”tuturnya.