Babinsa Koramil 0825/07 Cluring Dukung Luas Tambah Tanam dengan Pendampingan Tanam Padi.

Banyuwangi- Anggota Babinsa Koramil 0825/07 Cluring kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Luas Tambah Tanam (LTT) dengan melaksanakan pendampingan sekaligus ikut serta dalam kegiatan tanam padi bersama anggota kelompok tani di wilayah Desa Tampo Kecamatan Cluring pada Minggu (01/01/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.15 WIB ini dilaksanakan di areal persawahan Dusun Simbar 2 Desa Tampo diikuti oleh Serka I Putu Merta selaku Babinsa Desa Tampo. Babinsa tidak hanya melakukan pendampingan, tetapi juga turun langsung ke sawah untuk menanam padi bersama para petani.

Kapten Inf Lukman Hartadi Komandan Koramil 0825/07 Cluring, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan anggota Babinsa tersebut. “Kegiatan pendampingan dan keterlibatan langsung Babinsa dalam tanam padi bersama kelompok tani ini merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap program ketahanan pangan pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memotivasi para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Songgon,” ujar Kapten Inf Lukman Hartadi.

Program Luas Tambah Tanam (LTT) merupakan upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional, khususnya padi sebagai bahan pangan pokok masyarakat Indonesia. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat kepada para petani untuk terus meningkatkan produksi panennya.

Kegiatan pendampingan dan tanam padi ini berlangsung dengan lancar dan aman, serta mendapat sambutan positif dari anggota kelompok tani setempat.

TNI Manunggal Air: Koramil Pesanggaran Selesaikan Pembangunan Tandon Air untuk Warga

Pesanggaran, 01 Juni 2025 – Koramil 0825/11 Pesanggaran menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program TNI Manunggal Air dengan terus mendorong pembangunan sarana air bersih bagi masyarakat. Pada hari Rabu, 28 Mei 2025, dilakukan kegiatan pengecatan tulisan “TNI Manunggal Air” di salah satu tandon air yang terletak di wilayah Koramil 0825/11 Pesanggaran.

Tandon air ini sendiri telah dibangun sejak dua minggu yang lalu dan hari ini merupakan proses finishing atau penyelesaian akhir dari pembangunan. Pengecatan dilakukan langsung oleh anggota Kodim 0825 Banyuwangi dan didampingi oleh Babinsa Desa Sumbermulyo, Sertu Guntari.

Kegiatan pengecatan ini bertujuan untuk memperkuat identitas program serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran air bersih dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, keberadaan tulisan tersebut menjadi simbol bahwa tandon tersebut merupakan bagian dari program strategis TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses air bersih.

Koramil 0825/11 Pesanggaran berharap tandon air yang telah dibangun ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga serta dijaga dan dirawat bersama. Program TNI Manunggal Air ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat.

Dedikasi Babinsa Songgon: Dampingi Petani Dari Panen Padi hingga Penyerapan Gabah oleh Bulog

Banyuwangi – Menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 0825/20 Songgon turun langsung mendampingi petani mulai dari proses panen padi hingga serapan gabah (sergab) oleh Bulog di wilayah Kecamatan Songgon, Minggu (01/06/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung di dua lokasi, yaitu areal sawah milik petani Abdul Mutolib di Dusun Kendal Desa Sragi dan sawah milik Supiyanto di Dusun Wiyayu Timur Desa Bedewang. Yang istimewa, Babinsa tidak hanya mendampingi proses sergab, tetapi turut membantu langsung proses panen padi dari sawah hingga penimbangan.

Di sawah Abdul Mutolib seluas 0,70 hektare, Babinsa turut membantu proses panen yang menghasilkan 31 karung padi. Setelah proses pengeringan, gabah tersebut langsung diserap Bulog dengan berat 3.544 kg senilai Rp 23.036.000. Sementara di sawah Supiyanto seluas 0,50 hektare, hasil sergab mencapai 1.955 kg senilai Rp 12.707.500.

Babinsa Koramil Songgon menunjukkan dedikasi luar biasa dengan tidak hanya mendampingi proses sergab, tetapi ikut turun langsung membantu petani dalam proses panen padi. Mulai dari pemotongan padi, pengangkutan hasil panen, hingga proses penimbangan dan serah terima kepada petugas Bulog.

“Kami tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi benar-benar menjadi mitra petani. Dari pagi buta sudah bersama petani di sawah, membantu panen hingga memastikan hasil panen mereka dibeli Bulog dengan harga yang adil,” ungkap salah satu Babinsa yang terlibat.

Proses pembayaran dilakukan secara transfer dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah yaitu Rp 6.500 per kilogram, menjamin keamanan dan tertib administrasi bagi petani.

Menanggapi kegiatan ini, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Inf Totok Yuliyanto memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Babinsa di lapangan.

“Kegiatan pendampingan komprehensif ini adalah wujud nyata moto ‘Kodim Banyuwangi Semakin Produktif’. Babinsa tidak hanya berperan sebagai pengayom, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan petani, membantu dari proses panen hingga pemasaran hasil panen,” tegas Kapten Inf Totok Yuliyanto.

Ia menambahkan, “Program produktif seperti ini menunjukkan bahwa TNI hadir dalam setiap aspek kehidupan rakyat. Kami bangga dengan dedikasi Babinsa yang rela berkeringat bersama petani demi mewujudkan kesejahteraan bersama.”

Kegiatan sergab ini melibatkan sinergi yang baik antara Bulog, TNI melalui Babinsa, dan petugas BPP/PPL Kecamatan Songgon. Kolaborasi ini memastikan program pemerintah dapat berjalan efektif hingga ke tingkat grassroot.

Rangkaian kegiatan meliputi pendataan poktan, penimbangan langsung di lokasi panen atau pinggir jalan, serta pembayaran yang dilakukan secara transfer untuk menjamin keamanan dan transparansi.

“Alhamdulillah, Babinsa tidak hanya mendampingi tapi benar-benar membantu kami dari panen sampai dijual ke Bulog. Mereka datang pagi-pagi sekali, ikut memanen padi, dan memastikan kami mendapat harga yang sesuai. Ini sangat membantu kami,” ungkap Bapak Abdul Mutolib dengan penuh rasa syukur.

Kegiatan ini menjadi bukti konkret implementasi moto “Kodim Banyuwangi Semakin Produktif” dalam kehidupan nyata masyarakat. Babinsa tidak hanya hadir secara fisik, tetapi benar-benar produktif memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan petani dari hulu hingga hilir.