Kabekangdam V/Brawijaya Apresiasi Prestasi Alisia: Harapan untuk Generasi Muda TNI yang Berprestasi

Malang,- Alisia Hasna Khairinnisa, putri dari Peltu Holil, Batirendal Urjasaang Sijasa Bekangdam V/Brawijaya, meraih medali perunggu dalam cabang olahraga beladiri Kurash kelas 63 kg di Porprov IX Jawa Timur 2025. Prestasi gemilang ini diraihnya di Malang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya anak-anak anggota TNI. Alisia menunjukkan semangat juang tinggi dan dedikasi yang konsisten.

Tim Kurash Surabaya, tempat Alisia bernaung, juga tampil dominan dengan mempertahankan gelar juara umum. Mereka berhasil meraih 4 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu, melampaui target 3 medali emas yang ditetapkan KONI Surabaya. Keberhasilan Alisia dan Tim Kurash Surabaya menjadi bukti nyata pembinaan atlet muda di Jawa Timur berjalan efektif.

Prestasi Alisia menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bekangdam V/Brawijaya. Kabekangdam V/Brawijaya Kolonel Cba Eko Siswanto, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya. Keberhasilan Alisia tak lepas dari dukungan keluarga, pelatih, dan tim, serta semangat yang pantang menyerah.

“Alisia telah mengharumkan nama Bekangdam V/Brawijaya. Kami berharap ia terus berprestasi dan menjadi kebanggaan TNI di masa depan.” Harap Kabekangdam V/Brawijaya.

Alisia menjadi teladan bagi atlet muda lainnya, menunjukkan bahwa kerja keras dan dedikasi akan membuahkan hasil. Semoga prestasi ini menjadi batu loncatan bagi Alisia untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Peltu Holil Batirendal Urjasaang Sijasa Bekangdam V/Brawijaya, ayahanda Alisia, berharap putrinya terus berlatih, meningkatkan prestasinya, dan mengharumkan nama bangsa di kancah nasional maupun internasional. Ia juga berharap Alisia dapat menginspirasi generasi muda, khususnya anak-anak anggota TNI, untuk berprestasi di bidang olahraga.

Prestasi Mengagumkan: Serda (K) Wulan Eri Sandi Menjadi Juara di Lomba Fin Swimming.

Surabaya,- Serda (K) Wulan Eri Sandi, Ba Opslat Situud Pomdam V/Brw, membuktikan kehebatannya dengan meraih juara ke-3 dalam lomba Fin Swimming 3000 Meter di KASAL Cup Olahraga Perairan 2025. Prestasi ini mengharumkan nama Kodam V/Brw di tingkat nasional dan menginspirasi para prajurit lainnya. Keberhasilannya merupakan bukti nyata dedikasi dan kerja keras dalam bidang olahraga.

KASAL Cup Olahraga Perairan 2025, digelar di Jakarta, Kompetisi ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia, mencakup berbagai cabang olahraga perairan. Serda (K) Wulan Eri Sandi berhasil bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Lomba Fin Swimming 3000 Meter menguji ketahanan fisik dan mental para peserta. Serda (K) Wulan Eri Sandi dengan gigih berjuang menempuh jarak yang menantang tersebut. Keberhasilannya meraih juara ke-3 merupakan hasil dari latihan intensif dan disiplin yang tinggi.

Pomdam V/Brw menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih Serda (K) Wulan Eri Sandi. Komandan Pomdam V/Brw (nama dan pangkat jika ada) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh prajurit yang berprestasi. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan TNI.

Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi prajurit-prajurit lain untuk terus mengembangkan potensi diri. Baik di bidang olahraga maupun tugas-tugas operasional. Kodam V/Brw berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi para prajurit dalam mencapai prestasi terbaik.

Serda (K) Wulan Eri Sandi merupakan sosok inspiratif bagi para prajurit wanita. Keberhasilannya menunjukkan bahwa wanita juga mampu berprestasi di bidang militer dan olahraga. Dedikasi dan kerja kerasnya patut dijadikan teladan.

Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh prajurit Kodam V/Brw untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama satuan. Semoga Serda (K) Wulan Eri Sandi dapat terus meningkatkan prestasinya di masa mendatang.

Satgas Yonif 512/QY Berikan Dukungan Moril kepada Keluarga Berduka di Distrik Towe

Distrik Towe, Kabupaten Keerom, Papua — Dalam sunyi duka yang menyelimuti keluarga besar Bapa Stefanus Kelami di Kampung Towe Hitam, hadir sosok yang membawa pelita kepedulian. Satgas Yonif 512/QY Pos Towe Hitam, dengan tulus dan penuh empati, hadir memberikan dukungan moril serta bantuan sebagai bentuk belasungkawa kepada keluarga yang sedang berduka. Minggu, (29/6/2025).

Kehadiran anggota TNI di tengah suasana kedukaan bukan sekadar formalitas. Dipimpin oleh Danpos Towe Hitam, kegiatan ini menjadi bentuk nyata bahwa prajurit tidak hanya bertugas menjaga perbatasan, tetapi juga hadir sebagai keluarga bagi masyarakat di tanah Papua.

Dalam kesempatan itu, Pos Towe Hitam turut menyerahkan bantuan sembako dan kebutuhan pokok lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Keluarga Bapa Stefanus Kelami, mengungkapkan rasa terima kasihnya, “Kami tidak sangka abang-abang TNI bisa datang jauh-jauh ke rumah kami dan ikut merasakan duka kami. Terima kasih, Tuhan yang balas kebaikan kalian.”

Kegiatan ini menjadi cerminan dari komitmen Satgas Yonif 512/QY dalam membangun hubungan yang erat, penuh kasih, dan saling peduli bersama masyarakat Papua, terutama di daerah terpencil seperti Distrik Towe.

Kehadiran TNI: Babinsa Sertu Harno Dukung Kegiatan Sosial dengan Pemindahan Rumah di Blitar

Blitar- Babinsa Desa Margomulyo Koramil 0808/18 Panggungrejo Kodim 0808 Blitar, Sertu Harno bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pemindahan rumah milik Ibu Sumini (56 tahun) yang berlokasi di Dusun Rampalombo RT 02 RW 05 Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Minggu (29/6/2026).

Atap dan tiang-tiang rumah berbahan kayu yang masih layak digunakan dipindahkan ke lokasi baru yang berada lebih dekat dengan aset jalan desa. Proses pemindahan ini dilaksanakan secara bergotong royong, penuh kebersamaan dan kekompakan warga RT. 02 RW. 05 Dusun Rampalombo.

“Gotong royong ini sudah menjadi tradisi dan budaya di pedesaan. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin mempererat tali silaturahmi antar warga,” ungkap Sertu Harno di sela kegiatan.

Warga tampak guyup rukun antusias membantu rumah milik warga kurang mampu Ibu Sumini 56 th. Kegiatan gotong royong sudah menjadikan tradisi di pedesaan sekaligus sebagai ajang bersilaturahmi antar warga di sela-sela kesibukan masing-masing. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat ketua Rt ketua Rw dan warga setempat.

Ibu Sumini pemilik rumah mengaku sangat berterima kasih atas bantuan Babinsa dan warga. “Saya merasa terbantu sekali, rumah ini rencananya akan saya tempati bersama keluarga di lokasi baru yang lebih dekat dengan jalan. Terima kasih kepada Bapak Babinsa, Pak RT, Pak RW dan semua warga yang membantu,” ujarnya haru.

Sementara itu, ditemui terpisah Danramil 0808/18 Panggungrejo Kapten Czi Gutarno mengapresiasi semangat gotong royong warga. “Kami mendukung penuh kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga wujud pengabdian membantu rakyat,” tegasnya.

Babinsa Sidoarjo Dampingi Petani dalam Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan dan Produktivitas

Sidoarjo,- Babinsa Krembung, Serda Sugeng, mendampingi petani Nasarudin memupuk padi di lahan 1,5 hektar. Ini bagian dari upaya TNI AD mendukung ketahanan pangan, hadir di setiap tahap pertanian. Serda Sugeng menegaskan komitmen TNI mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani.

Di Desa Pademonegoro, Babinsa Peltu Dodik Armanto mendampingi petani Muthohirin di lahan 2 hektar. Ia terjun langsung, membantu dan memotivasi petani sebagai wujud kepedulian TNI terhadap swasembada pangan. Peltu Dodik menekankan petani adalah pahlawan pangan yang layak didukung.

Babinsa berbagi pengetahuan tentang pola tanam dan perawatan tanaman. Perawatan rutin dan manajemen lahan yang tepat penting untuk hasil panen maksimal. Sinergi TNI-petani adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pendampingan ini sejalan arahan untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dan mendukung program swasembada pangan. Kehadiran Babinsa diharapkan meningkatkan hasil pertanian dan kemandirian pangan.

Kegiatan ini akan terus dilakukan Babinsa Kodim Sidoarjo sebagai kontribusi TNI menjaga stabilitas dan ketahanan pangan. Kolaborasi TNI-petani diharapkan mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Kegiatan “Jihad Rawat Kali” di Sidoarjo: Semangat Gotong Royong untuk Kebersihan Saluran Air

Sidoarjo, 29 Juni 2025 – Kepedulian terhadap lingkungan dan semangat gotong royong kembali terpancar dalam aksi nyata bertajuk “Jihad Rawat Kali” yang digelar di Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Minggu pagi (29/6). Kegiatan ini menjadi bentuk konkret kolaborasi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta masyarakat setempat dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kebersihan saluran air demi mencegah banjir.

Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan peserta berkumpul di sepanjang Jalan H. Anwar Hamzah, tepat di depan Politeknik Pelayaran Surabaya. Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel yang dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, M.Kn. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi semangat seluruh elemen yang terlibat dan mengingatkan pentingnya menjaga sungai sebagai bentuk ibadah sosial dan tanggung jawab bersama. “Menjaga kebersihan sungai bukan hanya urusan pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Ini adalah bentuk jihad lingkungan—upaya mulia yang akan memberikan dampak besar bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Usai apel dan sesi foto bersama, seluruh peserta langsung menyingsingkan lengan baju dan turun ke lapangan. Mereka bahu membahu membersihkan sampah dan lumpur yang mengendap di aliran kali, terutama di area yang rawan tersumbat. Dengan semangat kebersamaan, sungai yang sebelumnya kotor mulai tampak bersih dan mengalir lancar.

Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos., yang turut hadir dan terjun langsung ke lokasi, mengungkapkan rasa bangganya atas partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. “TNI selalu hadir di tengah rakyat. Tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong, cinta lingkungan, dan kepedulian sosial,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini harus terus digalakkan agar masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tugas bersama.

Tak hanya TNI dan pemerintah, kegiatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat, perangkat desa, karang taruna, mahasiswa, dan berbagai komunitas lokal yang turut menyumbangkan tenaga dan semangat.

Kegiatan “Jihad Rawat Kali” bukan sekadar kerja bakti, tetapi menjadi simbol nyata kesatuan langkah dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan terbebas dari bencana banjir. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa ketika semua pihak bersatu, perubahan besar untuk kebaikan bersama bisa terwujud.

Kegiatan Karya Bhakti di Desa Tileng: Babinsa Bantu Warga Mencegah Longsor dengan Plengsengan

Madiun, – Babinsa Desa Tileng, Koramil 0803-14/Dagangan, Koptu Ahmad Sidiq, bersama warga RT 09 RW 02 Desa Tileng, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, melaksanakan kegiatan Karya Bhakti berupa pembuatan plengsengan (tanggul) penahan tanah, Minggu (29/6). Kegiatan ini berlangsung dengan semangat gotong royong yang tinggi guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan warga.

Pembuatan plengsengan atau tanggul ini bertujuan untuk menahan tanah agar tidak longsor, terutama pada saat musim hujan tiba, sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan lahan dan potensi bahaya bagi warga sekitar. Koptu Ahmad Sidiq menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kesejahteraan serta ketahanan wilayah.

“Melalui kegiatan Karya Bhakti ini, kami ingin membantu warga memperkuat struktur tanah agar lebih tahan terhadap erosi dan longsor. Ini juga sebagai wujud pendekatan dan perlindungan teritorial yang terus kami lakukan,” ujar Koptu Ahmad Sidiq.

Warga RT 09 RW 02 Desa Tileng sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang aktif mendampingi dan membantu dalam pekerjaan fisik, serta memberikan motivasi untuk menjaga lingkungan secara bersama-sama.

Kegiatan Karya Bhakti ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antara Babinsa dan warga, namun juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan demi keberlangsungan hidup yang lebih baik.

Operasi Pencarian Sahril Hamdani yang Hanyut di Sungai Badeng Diteruskan oleh Tim Gabungan

Banyuwangi – Tim gabungan TNI-Polri bersama warga melakukan operasi pencarian terhadap remaja yang hanyut di Sungai Badeng, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, pada Sabtu siang (28/6/2925) pukul 10.30 WIB. Insiden ini terjadi saat debit air Sungai Badeng sedang mengalami peningkatan tinggi akibat hujan deras berkelanjutan.

Korban yang hanyut diidentifikasi sebagai Sahril Hamdani (16 tahun), warga Dusun Krajan RT 03 RW 05, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon. Insiden terjadi saat korban bersama ayahnya pulang dari kebun menggunakan sepeda motor.

Menurut keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat korban dan ayahnya dalam perjalanan pulang dari kebun menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, sepeda motor yang mereka tumpangi terpeleset akibat tanah longsor yang terkikis aliran sungai besar. Akibat insiden tersebut, korban jatuh ke sungai yang sedang berdebit tinggi dan hanyut terbawa arus air yang deras.

operasi pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari AKP Puji (Kapolsek Songgon) beserta anggota, Peltu Zainul Arifin (Batituud Koramil 0825/20 Songgon), Serka Eko Purwanto (Babinsa Koramil 0825/20 Songgon), Serka Edi Mulyono (Babinsa Koramil 0825/20 Songgon), serta warga Dusun Krajan Sumberbulu.

Tim pencarian terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan korban di sepanjang aliran Sungai Badeng. Operasi pencarian dilakukan secara sistematis dengan membagi area pencarian sesuai arah arus sungai.

Menanggapi insiden ini, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Inf Totok Yuliyanto, menekankan komitmen TNI dalam upaya penyelamatan. “Kami bersama tim gabungan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal. Kondisi cuaca dan debit air yang tinggi memang menjadi tantangan, namun operasi pencarian akan terus berlanjut hingga korban ditemukan,” ujar Kapten Inf Totok Yuliyanto.

Komandan Koramil juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini.

Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan warga sekitar yang secara sukarela membantu tim gabungan TNI-Polri. Operasi pencarian berjalan dalam keadaan lancar, aman, dan terkendali meskipun menghadapi tantangan kondisi sungai yang berdebit tinggi.

Tim pencarian menggunakan berbagai metode pencarian dan terus berkoordinasi untuk memastikan tidak ada area yang terlewat dalam upaya pencarian korban.

Pihak Koramil 0825/20 Songgon menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar bantaran Sungai Badeng hingga kondisi debit air kembali normal. Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan jika menemukan informasi terkait keberadaan korban kepada petugas terdekat atau pihak berwenang.

Operasi pencarian akan terus dilakukan dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Perkembangan terbaru terkait operasi pencarian akan disampaikan secara berkala kepada publik.

Bencana Cuaca Ekstrem: Rumah Bapak Makhi di Banyuwangi Roboh, Babinsa Siap Bantu Rehabilitasi.

Banyuwangi, – Cuaca ekstrem kembali membawa dampak di wilayah Banyuwangi. Sebuah rumah milik Bapak Makhi (63), warga Dusun Sukosari RT 03 RW 04, Desa Paspan, Kecamatan Glagah, roboh akibat terjangan angin kencang sekitar pukul 10.00 WIB. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang berada di kebun.(Minggu, 29/6/2025)

Bapak Makhi diketahui tinggal seorang diri, setelah istri meninggal dan anak-anaknya telah menempati rumah masing-masing. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp4 juta. Kejadian ini segera memantik perhatian dari berbagai unsur pemerintah dan aparat wilayah setempat.

Dalam waktu singkat, jajaran pemerintah desa dan kecamatan langsung turun ke lokasi. Turut hadir Staf Kecamatan Glagah Bapak Sudarno, Tim BPBD Kabupaten Banyuwangi bagian Rehabilitasi dan Rekonstruksi, perwakilan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Kepala Desa Paspan Bapak Rizal Pahlevi, Babinsa Serka Moh. Rojikin, Bhabinkamtibmas Aipda A. Rahman, serta perangkat Desa Paspan untuk meninjau langsung kondisi rumah yang roboh.

BPBD Banyuwangi segera memberikan bantuan darurat berupa kasur spons, kompor gas, matras, terpal, peralatan masak, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, dan satu paket sembako. Bantuan sembako tambahan juga diberikan oleh Pemerintah Desa Paspan sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya yang terdampak bencana.

Ke depan, Pemerintah Kecamatan Glagah bersama BPBD, BAZNAS, Dinas PU Kecamatan, dan Pemerintah Desa Paspan berkomitmen membantu pembangunan kembali rumah korban melalui kolaborasi lintas lembaga. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem serta pentingnya sinergi cepat antara masyarakat dan pemerintah dalam penanggulangan bencana.

Pembangunan Saluran Irigasi: Koramil 0820/06 Sumberasih Tunjukkan Kepedulian Terhadap Masyarakat.

Probolinggo, Koramil 0820/06 Sumberasih kembali hadir di tengah-tengah masyarakat binaannya untuk ikut serta dalam pelaksanaan kerja bakti berupa pembangunan saluran irigasi, Minggu (29/6).

Bersama dengan masyarakat Desa Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo kehadiran Koramil 0820/06 Sumberasih tersebut sebagai bentuk peran aktif dalam kegiatan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Anggota Koramil 0820/06 Sumberasih Serka Akhmad Parsetya menyampaikan bahwa dalam kerja bakti kali ini dititik beratkan pada pembuatan dan normalisasi saluran irigasi yang tentunya akan membawa dampak positif.

“Sebagai aparat yang ada wilayah maka bukanlah hal yang berlebihan bila hal ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai prajurit selalu berada ditengah tengah rakyat dan semoga apa yang kita kerjakan nantinya dapat bermanfaat dan berguna bagi masyarakat,” kata Serka Akhmad Parsetya.

Sementara salah satu masyarakat Desa Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih yang meminta identitas nya untuk tidak dipublikasikan memberikan apresiasi atas keikutsertaan Koramil 0820/06 Sumberasih dalam membantu pelaksanaan kerja bakti berupa pembuatan saluran irigasi.

“Kami sangat berterima kasih kepada anggota TNI terutama anggota Koramil 0820/06 Sumberasih yang telah membantu kami dalam kegiatan ini, dengan pembangunan irigasi ini yang jelas akan membawa dampak dan manfaat yang sangat positif,” tuturnya.