Babinsa Kawal Distribusi Bantuan Sembako Secara Massal Kepada Warga Terdampak Krisis Pangan di Masalembu

Sumenep,- Sebanyak 4097 KK atau Kepala Keluarga di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep mendapat bantuan sembako yang digelontorkan oleh Forkopimda Jatim yang diangkut oleh Kapal KRI Malahayati 362, Rabu (1/3/2023).

Penyaluran sembako itu, dilakukan di Balai Desa Masalima dan Balai Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu pada Sabtu (04/03/2023).

Penyaluran sembako itu, mendapat pengawalan dari aparat Babinsa dari Koramil Masalembu. Adalah Serka Yohanes dan Koptu Yunus Poli serta pihaknya juga melibatkan Bhabinkamtibmas dan unsur aparatur pemerintahan setempat.

“Sembako itu dibagikan secara massal. Alhamdulillah proses distribusi berjalan lancar, semuanya bersinergi supaya bantuan ini tepat sasaran,” beber Yohanes.

Adapun bahan pangan sembako yang dibagikan per KK berupa beras 2,5 kg, Mie Instan 2 bungkus, dan gula 1/2 kg.

“Saat ini proses bantuan sembako diberikan kepada warga secara massal. Alhamdulillah proses distribusi lancar,” ujarnya.

Serka Yohanes mengatakan warga sangat senang mendapat bantuan sembako setelah sekian lama dilanda krisis pangan akibat badai.

Masyarakat juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kodam V/Brawijaya, Polda Jatim, Pemkab Sumenep beserta jajarannya yang telah membantu kesulitan warga Masalembu.

Pendistribusian bantuan sembako tersebut dipastikan sudah disalurkan secara tepat dan maksimal, sehingga bantuan ini sangat membantu warga Masalembu yang sempat mengalami krisis pangan.

“Kami turun langsung mendistribusikan bantuan itu kepada warga. Karena ini memang sangat mendesak dan dibutuhkan oleh warga sehingga bantuan tersebut segera diberikan,” ungkap Yohanes.

Turut hadir dalam pembagian sembako Kades Masalima beserta staf, Kades Sukajeruk beserta staf Babinsa Koramil 0827/22 Masalembu dan Bhabinkantibmas Polsek Masalembu.

Kirim Bantuan Pangan Tahap II, Pangdam V Brawijaya: Semoga Dapat Membantu Kesulitan Pangan Masyarakat Pulau Masalembu

Surabaya – Akibat kondisi cuaca yang masih extrim dan tidak memungkinkan kapal biasa pengangkut logistik untuk berlayar ke pulau Masalembu berdampak terganggunya pasokan kebutuhan bahan makanan untuk masyarakatnya di daerah tersebut.

Terkait hal itu, pengiriman bahan pangan terus dilakukan oleh pihak Pemerintah Jatim, tidak terkeculi Kodam V/Brawijaya dan instansi lainnya. Pengiriman bantuan bahan makanan Tahap II pun dilakukan dengan diangkut oleh Kapal KRI SHS-990 TNI AL melalui Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya. Pemberangkatan bantuan Tahap II tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, MA dan Pangkoarmada II Laksda TNI Maman Firmansyah serta unsur pejabat lainnya.

Pangdam menjelaskan bahwa bahan pangan yang dikirim merupakan bantuan dari Pemprov Jatim, Kodam V/Brawijaya dan Koarmada II Surabaya yang terdiri dari bermacam-macam bahan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat Masalembu.

Bantuan yang dikirim saat ini terdiri dari 16 ton beras, minyak goreng 42 kardus, gula 20 kardus, Biskuit UGM 21 kardus, roti 10 kaleng, susu kental manis 10 kardus, sarden 12 kardus, ikan kaleng 30 kardus dan susu cokelat bubuk 5 kardus serta gas LPG 3 kg sebanyak 300 tabung.

Pangdam V/Brawijaya juga berharap pengiriman bantuan bahan pangan ini bisa tepat waktu berjalan aman dan lancar walaupun terkendala cuaca extrim.

Mayjen TNI Farid Makruf yang sudah banyak pengalaman malang melintang berhasil dalam hal mengatasi penanggulangan bencana di Indonesia ini menjelaskan bahwa pengiriman bantuan tahap I telah didistribusikan kepada masyarakat Masalembu. Selain itu Pangdam juga mengatakan bahwa pihak Kodam V/Brawijaya bersama Pemerintah Provinsi Jatim dan Koarmada II siap mengantarkan bantuan ke Masalembu bila ada pihak-pihak lain yang ingin menyalurkan bantuan.

Pulau Masalembu Krisis Bahan Pangan, Forkipimda Jatim Lepas Bantuan

Surabaya,- Cuaca buruk yang melanda Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep ternyata menyita perhatian semua pihak, tanpa terkecuali dari Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.
Karena cuaca buruk yang terjadi membuat Pulau Masalembu mengalami krisis bahan pangan.

Bantuan dari Kodam V/Brawijaya sedikitnya terdapat; puluhan ton beras, gula pasir, ratusan dus mie instant, sepuluh ribu bungkus minyak goreng kemasan 2 kilogram dan ratusan kaleng sarden yang akan dikirim ke Masalembu dengan KRI Malahayati 362 TNI AL melalui Dermaga Madura Ujung, Koarmada II Surabaya pada Rabu (1/3/2023).

Selain dari Pangdam, bantuan itu juga diberikan oleh pihak Koarmada II dan BPBD Provinsi Jatim dan beberapa instansi lainnya.

Pelepasan KRI Mhalayati 362 TNI AL pada Rabu (1/3/2023) dilakukan oleh Forkopimda prov Jawa Timur sebagai bentuk koordinasi dan kolaborasi antar instansi yang berwenang di Jawa Timur.

Dandim 0827/Sumenep, Letkol Czi Donny Pramudiya Mahardi yang hadir pada kegiatan bongkar muat bantuan sembako mengatakan, pengiriman logistik ke Pulau Masalembu itu nantinya akan menyita waktu 14 jam.
Penyaluran bantuan itu, kata Dandim, merupakan koordinasi dan kolaborasi semua pihak khususnya TNI-AD, TNI-AL dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Piek Budyakto yang mewakili Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. pada acara pemberangkatan bantuan logistik ke Masalembu menambahkan, terdapat dua personel Babinsa yang telah disiagakan di lokasi kapal. Keberadaan Babinsa itu, nantinya akan membantu proses penyaluran logistik.

Ditempat yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi sinergitas semua pihak dalam upaya penyaluran logistik tersebut.

Pemberian bantuan berupa logistik yang dilakukan oleh Forkopimda Jatim itu, diinisiasi atau diprakarsai oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. dalam upaya mengatasi kesulitan masyarakat di Pulau Masalembu akibat dampak cuaca buruk yang mengakibatkan pasokan bahan pangan di Pulau tersebut terhambat.

Mayjen Farid Makruf Tatap Muka dengan Toga dan Forkopimda Kab. Sampang

Sampang,- Pada kesempatan rapat pimpinan hari kedua yang digelar di Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf menyempatkan diri untuk melakukan tatap muka dengan tokoh agama dan Forkopimda Sampang.

Tatap muka itu, kata Mayjen Farid Makruf, merupakan suatu kehormatan bagi dirinya. Pasalnya, ia bisa bertemu secara langsung dengan para Ulama maupun Kyai yang ada di Sampang.Rabu (01/03/2023).

Mayjen Farid Makruf menambahkan, Ketuhanan yang maha Esa merupakan landasan moral yang bisa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Persatuan Indonesia pun, menurutnya, tak lepas dari adanya upaya untuk menciptakan masyarakat agar berada di dalam satu wadah.

Bahkan, dihadapan Forkipimda dan para Ulama, Jenderal bintang dua almamater Akademi Militer tahun 1991 itu, juga membahas betapa pentingnya peran sinergitas antar semua pihak.

Menurutnya, TNI juga memiliki peranan dalam upaya mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Bahkan hingga saat ini, terdapat beberapa program dari TNI-AD yang dikhususkan pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pada sambutannya, Pangdam V/Brawijaya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama – sama memberantas paham radikalisme yang selama ini telah banyak menimbulkan korban serta mengakibatkan perpecahan.

“TNI-AD ada program khusus dari KSAD, antara lain ketahanan pangan, TNI-AD Manunggal Air, penanganan stunting dan Babinsa masuk dapur,” jelas Mayjen Farid.