Kuliah Umum : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. Beri Wejangan & Memotivasi Ratusan Mahasiswa Universitas Merdeka Madiun.

Madiun – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. melaksanakan kunjungan kerja ke Universitas Merdeka Madiun yang merupakan salah satu Universitas Binaan Kodam V/Brawijaya yang berada di Jl. Serayu 79 Kota Madiun, Rabu (15/2/2023).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya disambut oleh Rektor, Ketua Yayasan Yapertima Madiun, Para Dekan dan Dosen Universitas Merdeka Madiun. Pada kesempatan itu, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. memberikan Kuliah Umum tentang Wawasan Kebangsaan kepada ratusan mahasiswa untuk lebih memupuk dan meningkatkan semangat rasa cinta tanah air dan bela negara. Pangdam juga memberikan motivasi agar para mahasiswa kelak bisa menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan dan dapat mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia.

Jenderal Bintang Dua kelahiran Bangkalan Madura ini, sejak duduk dibangku sekolah menengah pertama memiliki keunggulan dalam berbahasa Inggris, sehingga dari prestasinya tersebut, mendapatkan program beasiswa dari negara untuk menempuh pendidikan master di luar negeri dan sering menjadi anggota delegasi RI di berbagai negara.

Dalam kesempatan itu, Pangdam menghimbau kepada Mahasiswa agar terus menggali dan mengembangkan bakat atau potensi diri yang dimiliki supaya dapat merasakan manfaatnya.

Pada akhir ceramahnya, Pangdam V/Brawijaya memberikan wejangan kepada Mahasiswa, agar mereka selalu berhati-hati dan dapat menjaga pergaulan di masyarakat dengan baik dan tidak terjerumus dalam hal-hal yang negatif.

Kuliah Umum : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. Beri Wejangan & Memotivasi Ratusan Mahasiswa Universitas Merdeka Madiun.

Madiun : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. melaksanakan kunjungan kerja ke Universitas Merdeka Madiun yang merupakan salah satu Universitas Binaan Kodam V/Brawijaya yang berada di Jl. Serayu 79 Kota Madiun, Rabu (15/2/2023).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya disambut oleh Rektor, Ketua Yayasan Yapertima Madiun, Para Dekan dan Dosen Universitas Merdeka Madiun. Pada kesempatan itu, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. memberikan Kuliah Umum tentang Wawasan Kebangsaan kepada ratusan mahasiswa untuk lebih memupuk dan meningkatkan semangat rasa cinta tanah air dan bela negara. Pangdam juga memberikan motivasi agar para mahasiswa kelak bisa menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan dan dapat mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia.

Dalam ceramahnya, Pangdam V/Brawijaya menceritakan bagaimana perjuangan dan kegigihannya dimasa sekolah dalam menuntut ilmu. “Lahir saya di kampung kecil yang bernama kampung Tanah Merah di Kabupaten Bangkalan, Madura. Sejak kecil saya sudah mempunyai prinsip untuk memaknai hidup, karena saya yakin, dengan saya berpendidikan akan bisa merubah nasib jadi lebih baik, perlu diketahui jarak rumah saya dengan sekolah sekitar 21 Km karena sekolah saya berada di pusat Kabupaten. Untuk ke sekolah, kadang saya juga harus menumpang kendaraan, tetapi saya tetap bersemangat,” ungkap Mayjen TNI Farid Makruf.

Jenderal Bintang Dua kelahiran Bangkalan Madura ini, sejak duduk dibangku sekolah menengah pertama memiliki keunggulan dalam berbahasa Inggris, sehingga dari prestasinya tersebut, mendapatkan program beasiswa dari negara untuk menempuh pendidikan master di luar negeri dan sering menjadi anggota delegasi RI di berbagai negara.

“Sejak kecil saya yang menonjol bahasa Inggris, waktu Taruna juga. Dengan itu saya bisa ke lebih 21 negara di dunia, itu yang tercatat. Hanya dengan modal bahasa Inggris dan logat Madura,” Pangdam V/Brawijaya

Dalam kesempatan itu, Pangdam menghimbau kepada Mahasiswa agar terus menggali dan mengembangkan bakat atau potensi diri yang dimiliki supaya dapat merasakan manfaatnya.

“Kalian yang punya keahlian sekecil apapun jangan dientengkan, yang pandai bermusik, memasak, membaca Al Quran, apa saja kembangkan. Kalau kalian tekun dan serius, pasti kalian akan menuai hasilnya. Karena proses tidak akan mengkhianati hasil,” tegasnya.

Pada akhir ceramahnya, Pangdam V/Brawijaya memberikan wejangan kepada Mahasiswa, agar mereka selalu berhati-hati dan dapat menjaga pergaulan di masyarakat dengan baik dan tidak terjerumus dalam hal-hal yang negatif.

“Kalian Generasi Muda jangan rusak karena Narkoba, tawuran dan perbuatan negatif lainnya. Rubah dirimu, gali potensi dirimu, agar kamu menjadi orang yang besar. Potensi apapun terus gali, saya yakin kalian bisa,” pesannya

Didampingi Pangdam V/Brawijaya, Aster Panglima TNI Resmikan Pelaksanaan Program Karya Bakti Skala Besar di Madiun

Madiun,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., mendampingi kunjungan kerja Asisten Teritorial Panglima TNI, Mayjen TNI Mochammad Syafei Kasno di Madiun, Jawa Timur. Rabu (15/02/2023) pagi

Dalam kesempatan tersebut, Aster Panglima TNI secara resmi membuka pelaksanaan program Karya Bakti Skala Besar di Alun-Alun Kabupaten Madiun yang dihadiri pejabat Forkopimda Jatim dan Kabupaten Madiun serta unsur pejabat terkait lainnya.

“Karya bakti skala besar ini, salah satu program TNI sebagai wujud Dharma Bakti TNI dalam membantu menangani permasalahan sosial dan kemanusiaan. Program karya bakti ini merupakan program yang sudah rutin digelar setiap tahun oleh TNI bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, dan instansi terkait lainnya. Seperti pernah dilaksanakan di Kupang, Ternate, Manado, Cirebon, Papua, Kalimantan, NTT dan daerah-daerah lainnya”. ungkap Mayjen TNI Syafei.

Mayjen Syafei menambahkan, untuk di Madiun dilaksanakan oleh prajurit TNI dengan dibantu masyarakat dengan alokasi waktu sekitar 30 hari. “Tepatnya mulai 15 Februari sampai 16 Maret 2023”.

Untuk diketahui, ditetapkannya Kabupaten Madiun sebagai lokasi karya bakti skala besar dikarenakan Madiun adalah akses pertama yang menghubungkan Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah.

Pada program itu, nantinya akan meliputi renovasi Rutilahu, perbaikan dan pengaspalan jalan, rabat beton, talid, drainase, pembuatan gapura, renovasi masjid, renovasi sekolah, pemberian paket sembako, operasi katarak, pengobatan umum, vaksinasi, donor darah, hingga berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial lainnya.

Babinsa Ujung Tombak Sishamkamrata; Menhan RI Prabowo Subianto Beri Pengarahan Kepada 2.200 Babinsa Kodam V/Brawijaya

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. hadir dalam acara pengarahan Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Pur) H. Prabowo Subianto di Grand City Convention Hall Surabaya, Senin (13/2/2023).

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Letjen (Purn) Prabowo Subianto atas berkenannya mengunjungi Kodam V/Brawijaya dan telah memberikan bantuan Randis Motor serta dapat secara langsung bertatap muka dengan Babinsa. Hal ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi prajurit di jajaran Kodam V/Brawijaya. Ungkap Pangdam V/Brawijaya.

Acara tersebut diikuti oleh 2.200 Babinsa jajaran Kodam V/Brawijaya. Dalam arahanya, Menhan RI menyampaikan bahwa wilayah Jatim merupakan Baromeret atau Rohnya Negara Indonesia, karena selain Jawa Timur mempunya letak geografi yang sangat startegis, terdapat pula pangkalan-pangkalan militer dan industri yang bernilai sangat strategis.

Dalam kesempatan itu, Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto menegaskan; TNI harus bisa berdiri diatas kekuatannya sendiri sehingga perlu memberdayakan satuan Teritorial atau satuan kewilayahan, dan kedepannya satuan Kodim akan dibentuk sejumlah Kab/Kota yang ada di Indonesia dan Kodam akan dibangun sebanyak jumlah Provinsi yang ada di Indonesia. Sehingga kekuatan pertahanan kita semakin kuat, ditambah lagi dengan dibentuknya Batalyon Komponen Cadangan (Komcad) yang secara langsung dibawah komando kendali para Dandim sehingga akan menjadi tambahan kekuatan bagi TNI.

Selepas memberi pengarahan kepada Babinsa, Menhan RI memberikan bantuan secara simbolis berupa 100 motor Tril untuk Babinsa Kodam V/Brawijaya. Bantuan ini diberikan dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok Babinsa di daerah masing-masing.

Turut hadir, Kasdam V/Brawijaya, Irdam V/Brawijaya, Para Danrem, PJU Kodam V/Brawijaya, para Dandim jajaran Kodam V/Brawijaya dan para Danramil dari jajaran Kodim sewilayah Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo.

Pangdam V/Brawijaya bersama Forkopimda Jatim Tinjau Bencana Banjir di Bondowoso

Bondowoso – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Hermanto melakukan peninjauan lokasi pasca banjir yang terjadi di dua Desa yang ada di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Selain menerjang Desa Sempol, banjir bercampur lumpur itu juga menerjang Desa Kalisat. Selain menerjang fasilitas umum dan sekolah, banjir setinggi 60 sentimeter itu juga menerjang 95 rumah milik warga.

Sesuai data yang dihimpun, puluhan KK terdampak banjir tersebut. Puluhan itu, terdiri dari 79 KK di Dusun Kampung Baru, Desa Kalisat dan 16 KK diantaranya di Desa Sempol.

Tak hayal, kedatangan Forkopimda Jatim di lokasi pasca banjir pada Senin (13/02/2023) disambut baik oleh masyarakat. Selain menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir lumpur di dua Desa itu, kedatangan Forkopimda Jatim juga bertujuan untuk meninjau secara langsung proses penanganan banjir lumpur tersebut.

Turut hadir mendampingi, Forkopimda Kabupaten Bondowoso dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dari Kabupaten Bondowoso maupun dari Provinsi Jawa Timur.

Sebanyak 165 Mantan Siswa Secaba Rindam V/Brawijaya, Resmi dilantik berpangkat Sersan Dua

Jember – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H. mewakili Pangdam V/Brawijaya bertindak selaku Irup Upacara Penutupan pendidikan pertama Bintara TNI-AD di Secaba Rindam V/Brawijaya, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (9/2/2023).

Ucapan selamat dan apresiasi pun tak lepas diucapkan oleh Brigjen TNI Piek Budyakto kepada 165 mantan Siswa Secaba yang secara resmi dilantik menjadi prajurit TNI-AD berpangkat Sersan Dua atau Serda.

“Selanjutnya mereka akan melanjutkan pendidikan kecabangan. Pendidikan kecabangan, pada dasarnya bertujuan untuk membekali mereka agar siap bertugas sebagai prajurit yang profesional di seluruh Satuan jajaran TNI-AD,” jelas Kasdam V/Brawijaya.

Kasdam V/Brawijaya mengatakan bahwa Prajurit Bintara memiliki peranan penting dalam mendukung tugas Satuan melalui penguasaan ilmu dan ketrampilan teknis militer sesuai fungsi dan tugas. Oleh sebab itu, menurutnya, prajurit Bintara dituntut untuk benar-benar menguasai tugas pokoknya. Bahkan, beberapa penekanan ditegaskan oleh Kasdam, salah satunya meningkatkan motivasi belajar dan berlatih yang harus dilakukan oleh seorang prajurit Bintara.

Menurut Kasdam, keberhasilan yang telah di raih ini bukan akhir dari tercapainya cita-cita tetapi merupakan tahap awal dalam perjalanan mendarmabaktikan diri kepada Negara dan Bangsa Indonesia sebagai prajurit TNI Angkatan Darat melalui penguasaan ilmu pengetahuan serta keterampilan teknis militer yang telah di dapatkan selama mengikuti pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam V/Brawijaya juga melaksanakan panen sayur dan menyerahkan hasil panen secara simbolis kepada perwakilan masyarakat yang ada di sekitar Secaba Rindam V/Brawijaya di kebun Alastua Secaba, hal ini merupakan salah satu upaya membantu masyarakat dalam rangka ketahanan pangan.

Turut hadir, Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Totok Suhartono, Danrindam V/Brawijaya, Asops, Aspers, Aslog Kasdam V/Brawijaya, Danbrigif-9/DY/2 Kostrad dan Unsur Pejabat Forkopimda Kab. Jember.

Turun Langsung, Pangdam V/Brawijaya Pastikan Keamanan Presiden dan Wakil Presiden RI di Acara Resepsi Puncak 1 Abad NU

Sidoarjo – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Drs. Toni Harmanto, M.H. memantau secara langsung kegiatan pengamanan VVIP kunjungan kerja Presiden RI Ir. Joko Widodo dan Wapres RI Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin beserta rombongan saat menghadiri Puncak Resepsi Peringatan 1 Abad Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) di Gelora Delta Kabupaten Sidoarjo. Selasa (7/2/2023).

Diketahui bahwa NU didirikan pada 16 Rajab 1344 Hijriah, hingga saat ini NU mencapai usianya yang ke 1 Abad pada 16 Rajab 1444 Hijriah atau bertepatan dengan 7 Februari 2023. Peringatan kali ini digelar selama 24 jam nonstop dengan beragam kegiatan yang bersifat ritual keagamaan, resepsi puncak Harlah, karnaval Nusantara, panggung hiburan rakyat, hingga bazar UMKM.

Pada kesempatan itu, Mayjen TNI Farid Makruf terlihat turun langsung di lapangan memantau pengamanan kegiatan tersebut, beberapa kali terlihat oleh awak media Pangdam ikut serta membantu menertibkan masyarakat yang hadir. Saat ditemui, Pangdam V/Brawijaya yang sarat dengan berbagai pengalaman menyelesaikan tugas-tugas berat dari Negara, mengungkapkan sejumlah langkah yang disiapkan dan dilaksanakan Kodam V/Brawijaya beserta jajarannya, diantaranya mengerahkan Prajurit beserta Alutsista yang diperlukan dan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka pengamanan Presiden RI dan Wapres RI beserta rombongan serta berkoordinasi dengan pihak panitia guna menyukseskan kegiatan Puncak Resepsi peringatan 1 Abad Harlah NU.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam V/Brawijaya berterima kasih kepada Nahdiyin yang sudah hadir dengan tertib. Tak hanya itu, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A juga berterima kasih atas sinergitas dan kerja sama yang baik kepada seluruh pihak.

Bagi Pangdam, kegiatan puncak resepsi 1 abad NU ini akan menjadi sejarah bahwa Jawa Timur memberikan kesan tersendiri bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A Tinjau Kesiapan Pengamanan Presiden RI dan Wakil Presiden RI beserta Rombongan Pada Gelaran Resepsi Puncak Peringatan 1 Abad NU

Sidoarjo – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., meninjau secara langsung kesiapan pengamanan kunjungan Presiden RI, Ir. Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin beserta rombongan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (4/2/2023). Presiden RI dan Wakil Presiden RI beserta rombongan dijadwalkan akan menghadiri Resepsi Puncak peringatan 1 Abad Nadhlatul Ulama (NU).

Dalam kegiatan tersebut 2.415 personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan jalannya kegiatan dengan dibantu dari unsur Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, yakni personel Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kebersihan dan unsur lainnya.

“Saya perintahkan kepada seluruh personel yang bertugas harus selalu waspada, teliti, antisipatif dan humanis, tidak boleh arogan, mengingat acara ini melibatkan para Ulama, Santri dan Masyarakat.” tegas Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. yang pernah berhasil memimpin penumpasan gerombolan Teroris beberapa tahun lalu di Poso, Sulawesi Tengah.

Pemeriksaan itu dilakukan mulai dari kesiapan personel, pintu kedatangan, pintu masuk dan pintu keluar serta sarana prasarana lainnya yang disiapkan oleh Panitia termasuk Toilet umum dan tempat parkir. Hal itu dilakukan selain untuk mengamankan acara juga memperlancar, menyukseskan dan memberi kenyamanan bagi masyarakat yang akan hadir di acara tersebut, mengingat kegiatan ini rencananya akan dihadiri oleh tidak kurang dari 12 ribu orang.

Turut hadir, Menteri Agama RI Bapak Yaqut Cholil Qoumas, Deputi 3 Badan Intelijen Negara (BIN), Asintel Paspampres, Protokol Kepresidenan, Asintel Kasdam V/Brawijaya, Asops Kasdam V/Brawijaya, Kapendam V/Brawijaya dan Unsur Forkopimda Kabupaten Sidoarjo serta perwakilan Panitia Resepsi Puncak Peringatan 1 Abad NU.

Menjelang Acara Puncak 1 Abad NU, Pangdam Brawijaya Minta Semua Pihak Bersinergi

Surabaya – Pada rapat koordinasi menjelang pelaksanaan 1 Abad NU yang nantinya akan digelar di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur pada 7 Februari 2023 mendatang, berbagai persiapan mulai dibahas.

Rakor yang digelar pada Jumat (03/02/2023) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya itu melibatkan berbagai pihak. Salah satunya, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Berbagai hal disampaikan oleh Pangdam pada rakor tersebut, diantaranya terkait langkah antisipasi jika terjadi kericuhan, hingga soal kebersihan selama pelaksanaan peringatan 1 Abad NU mendatang.

“Keluhan dari bapak Bupati tadi, masalah sampah. Hal itu sudah terpikirkan oleh Saya, yang pertama sediakan tempat sampah. Kemudian, panitia jangan segan-segan memberikan seruan kepada yang hadir untuk tetap menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya,” jelas Pangdam.

Selain itu, Jenderal Bintang Dua TNI-AD peraih gelar Master di bidang Security Study di University of Hull, Inggris pada tahun 1998 itu juga menambahkan jika permasalahan sampah, seakan menjadi perhatian serius. Menurutnya, pihak Dinas PU memiliki peranan terpenting dalam upaya penanggulangan sampah pada acara peringatan 1 Abad NU mendatang.

“Sirkulasi truk sampah ini harus betul-betul diatur. Kita hitung kekuatan truk sampah di Sidoarjo ditambah dari Surabaya disumbangkan untuk 2 hari ekstra ini. Ini (sampah) hal kecil, tapi sangat mengganggu,” pintanya.

Selain soal kebersihan, juga menghimbau semua aparat keamanan untuk saling bersinergi.

“Pada aparat keamanan (TNI-Polri), mohon bantuannya agar acara ini dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama,” tegas Jenderal lulusan Akademi Militer tahun 1991 itu.

Berhasil Kembalikan Kejayaan Sumenep, Mayjen Farid Makruf Apresiasi Dandim

Sumenep – Kinerja Dandim 0827/Sumenep, Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi dalam mengembalikan kejayaan Sumenep, ternyata menyita perhatian Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Dalam waktu yang terhitung singkat sejak dilantiknya Letkol Donny telah berhasil berkolaborasi dengan Pemda dan Polres dalam mengembalikan kejayaan Kabupaten Sumenep melalui budidaya ternak sapi dan penanaman jagung.

Apresiasi itu, dikatakan oleh Pangdam usai meresmikan adanya renovasi Gedung milik Kodim Sumenep pada Kamis (02/01/2023) pagi.

“Ternak sapi dan tanam jagung ini budaya turun-temurun yang diturunkan oleh para leluhur Sumenep,” ungkap Pangdam.

Pangdam menilai, upaya yang dilakukan oleh pihak Kodim itu sejalan dengan adanya visi dan misi yang saat ini menjadi prioritas bagi dirinya, terutama mampu menangani kesulitan di masyarakat.

“Kehadiran seluruh prajurit Kodam V/Brawijaya, harus menjadi solusi permasalahan di masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya itu, apresiasi itu juga diberikan pada pihak Kantor Pertanahan yang telah menyerahkan sertifikat tanah ke Pangdam V/Brawijaya.

Bahkan, Mayjen TNI Farid Makruf pun mempersilahkan pihak yang ingin melakukan gugatan berkaitan tanah milik negara yang diamanahkan kepada Kodim 0827/Sumenep tersebut.

“Saya selaku Pangdam menegaskan, tanah ini milik negara dan milik Kodim. Makannya kami bangun. Kami siap mempertahankan tanah ini, karena ini bukan kepentingan kami pribadi. Dari pihak manapun yang ingin mencoba mengganggu gugat tanah ini, saya siap hadapi,” tegas Jenderal Bintang Dua jebolan Kopassus tersebut.