Pangdam V/Brawijaya Beserta Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya Melaksanakan Kunjungan Kerja ke Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya dan Kodim 0823/Situbondo.

Situbondo – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya, Ny. Evy Nurchahyanto dan rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Depo Pendidikan Latihan dan Pertempuran Resimen Induk Kodam V/Brawijaya (Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya) Desa Kedunglo, Awar-Awar Kecamatan Asembagus-Situbondo, Jawa Timur, Selasa, (19/7/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya dan rombongan meninjau beberapa tempat latihan bagi prajurit kecabangan Infanteri Kodam V/Brawijaya.

Pada kesempatan itu pula, Mayjen TNI Nurchahyanto. M.Sc., memberikan arahan kepada para pelatih untuk senantiasa melatih dan mendidik Tamtama dan Bintara kecabangan Infanteri dengan rasa percaya diri dan sikap profesional yang tinggi. Sehingga prajurit yang dilatih akan menjadi prajurit yang profesional, berpengetahuan luas dan prajurit hebat dalam menjalankan tugas dan kewajiban yang diberikan oleh negara.

“Tugas kalian sangat penting bagi profesionalisme prajurit. Profesionalisme mereka diawali dari sini. Sekecil apapun kesalahan kalian dalam melatih seorang prajurit, maka akan berdampak besar. Begitupun sebaliknya,” jelas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc,

Pangdam V/Brw berpesan agar prajurit infanteri bisa dilatih sebaik mungkin. Sehingga prajurit mampu menghadapi berbagai macam persoalan yang ada diluar. Terutama saat bertugas di daerah rawan konflik.

“Jadikan mereka orang-orang hebat. Mereka datang kesini, mereka tidak tahu, tidak mampu. Maka pastikan ketika keluar dari sini punya kemampuan, pengetahuan dan menjadi prajurit yang hebat,” pesannya.

Disisi yang lain, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya, Ny. Evy Nurchahyanto juga berkunjung ke Kodim Kodim 0823/Situbondo bertempat di Jalan PB. Sudirman No.30C, Patokan Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya memberikan arahan kepada seluruh prajurit, PNS dan Persit Kodim 0823/Situbondo tentang pentingnya fungsi dan peran-serta Babinsa dalam bidang teritorial khususnya di wilayah tugas masing-masing, terutama yang berkaitan dengan kemanunggalan TNI-Rakyat.

Pada kesempatan itu pula, Pangdam V/Brawijaya menekankan kepada para Babinsa untuk lebih dekat dengan masyarakat dan lebih peka terhadap segala kesulitan masyarakat sekaligus dapat membantu untuk menyelesaikan permasalahan yang ada, sehingga dapat meringankan beban masyarakat, seperti penanganan Pandemi Covid-19, Ketahanan Pangan, Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak serta permasalahan – permasalahan lainnya.

Pangdam V/Brawijaya Sambut Kedatangan Ratusan Jemaah Haji Kloter 3 di Asrama Haji Surabaya.

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, menyambut kedatangan ratusan jemaah haji kloter tiga bertempat di Gedung Asrama Haji Jalan Manyar Kertoadi No.1 Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Senin, (18/7/2022).

Kedatangan Pangdam V/Brawijaya untuk meninjau secara langsung dan memastikan pelaksanaan rangkaian pemeriksaan kesehatan bagi ratusan jemaah haji yang baru tiba di Surabaya sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing seperti pengecekan suhu badan, maupun PCR.

“Ini semua adalah prosedur yang harus ibu-ibu dan bapak lakukan sebelum kembali ke kampung halaman masing-masing,” jelas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc,

Sebagian besar CJH dari kloter tiga, lanjut Pangdam berasal dari Kabupaten Bojonegoro. Mereka akan menjalani pemeriksaan untuk memastikan penyebaran virus covid-19.

“Untuk sementara kami masih menunggu hasil. Harapannya tidak ada lagi yang terpapar virus covid-19,” tandasnya.

Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, berpesan agar para jemaah tetap menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan dalam rangka mengantisipasi penyebaran covid-19.

Pangdam V/Brawijaya Melakukan Pencanangan Digitalisasi UMKM Binaan Kodam V/Brawijaya

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur melaksanakan Pencanangan Digitalisasi UMKM Binaan Kodam V/Brawijaya bertempat di Hotel Grand Mercure Jalan A.Yani Surabaya, Senin, (18/7/2022).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur, DR. H. Emil E. Dardak, B.Bus,.M.Sc , Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya, Kepala Dinas Koperasi Jawa Timur, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Jatim, serta ratusan UMKM Binaan Kodam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, mengatakan kegiatan pencanangan digitalisasi UMKM ini merupakan bagian dari wujud nyata dalam membantu para UMKM Binaan Persit, Kodim, dan Koramil di Jawa Timur untuk beralih dari penjualan secara tradisional menuju digital.

“Untuk saat ini ada 317 pelaku UMKM yang akan dilatih, dilakukan pembinaan agar bisa menggunakan digital dengan baik. Sehingga nantinya mereka bisa melakukan penjualan secara online,” jelas Pangdam V/Brawijaya.

Dalam kegiatan ini, lanjut Pangdam V/Brw, pelaku UMKM akan dibantu oleh beberapa E-Commerce ternama yang ada di Jawa Timur. Seperti Shoppe, Tokopedia, Gojek, Grab, dan Bli-bli.

Pangdam V/Brawijaya berharap kegiatan ini tidak berhenti disini saja, melainkan berkelanjutan. Seperti di beberapa Korem di Jawa Timur. Sehingga para UMKM mampu melakukan penjualan secara digital dan mampu bersaing dikancah Nasional.

“Manfaatkan semaksimal mungkin. Jangan pernah pulang sebelum berhasil. Keluar dari ruangan ini harus bisa jualan online,” tandasnya.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Timur,
DR. H. Emil E. Dardak, B.Bus,.M.Sc yang didampingi Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin, menyambut baik atas program yang digagas Kodam V/Brawijaya.

“57 persen perekonomian di Jawa Timur ditopang oleh UMKM. Dan kami sangat bersyukur UMKM binaan Persit, kodim dan Koramil diberi wadah agar bisa on boarding masuk kedalam market place. Ini sangat luar biasa,” terang Emil Dardak.

Terlebih, Kodam V/Brawijaya juga memfasilitasi UMKM dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan salah satu Bank. Sehingga memudahkan para UMKM untuk meningkatkan usahanya.

Pangdam V/Brawijaya Tanam Bibit Jagung Dalam Rangka Ketahanan Pangan

Blitar – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, melakukan penanaman bibit jagung dalam rangka ketahanan pangan bertempat di Desa Pojok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis, (14/7/2022).

Penanaman bibit jagung oleh Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan, khususnya di Jawa Timur dengan cara memanfaatkan lahan yang belum dimaksimalkan dengan baik.

“Kebetulan disini ada lahan milik warga sekitar 0,7 hektar yang masih belum digunakan dengan baik. Sehingga kodim berinisiatif untuk mengolah lahan untuk dimaksimalkan,” jelas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc,

Ketahanan pangan, lanjut Pangdam, sangat penting. Mengingat saat ini kebutuhan bahan pokok sangat meningkat, sedangkan jumlah komoditasnya kian berkurang.

Sementara, untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan juga dibutuhkan impor barang. Sehingga terjadi ketimpangan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup.

“Ini adalah upaya kami untuk membantu masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan, dengan cara apa? Ya memanfaatkan lahan yang belum digunakan dengan baik. Sisanya, akan kita kembalikan ke masyarakat,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya berharap dengan adanya program penanaman jagung atau tanaman pangan lainnya yang digelar secara serentak di Jawa Timur dapat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Diakhir kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada kelompok tani di wilayah tersebut.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Kesiapan Satgas Yonif 511/DY Dalam Rangka Operasi Pamtas Darat RI-PNG Sektor Selatan (Kab. Merauke)

Blitar – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., bersama Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya melaksanakan pemeriksaan kesiapan Satgas Yonif 511/DY dalam rangka operasi pengamanan perbatasan darat RI-PNG Sektor Selatan (Kab. Merauke) tahun 2022-2023 bertempat di Mako Yonif 511/DY, Jalan Bali No.256, Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis, (14/7/2022).

Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., menerima pemaparan Dansatgas Yonif 511/DY terkait kesiapan Satgas operasi Pamtas Darat di wilayah Kabupaten Merauke yang akan diberangkatkan pada pertengahan bulan Agustus mendatang.

Setelah menerima paparan dari Dansatgas, Pangdam V/Brawijaya melakukan pemeriksaan personel dan materiil dalam gelar pasukan Satgas. Gelar pasukan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan Satgas Yonif 511/DY dalam pelaksanaan tugas operasi Pamtas Darat RI-PNG di Papua, baik kesiapan Personel, Materiil dan sarana pendukung lainnya serta untuk mengetahui kemungkinan masih ada hal-hal yang perlu dilengkapi sehingga dapat mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas Operasi.

“Kalau saya lihat, kalian sudah siap berangkat, hanya saja ada beberapa kendala yang harus kalian siapkan lebih matang,” ujar Pangdam V/Brawijaya dihadapan Dansat Yonif 511/DY

Meski terbilang kecil, namun bagi Pangdam kendala tersebut harus segera diatasi sebelum berangkat melaksanakan tugas operasi. Salah satunya dukungan kesehatan baik untuk kepentingan prajurit maupun sarana penggalangan masyarakat.

“Makanya saya ingin dukungan kesehatan ini bisa memenuhi dua tujuan tersebut. Baik untuk kalian sendiri maupun untuk penggalangan masyarakat disana. Mengingat disana pengobatan massal sangat dibutuhkan,” jelas Mayjen TNI Nurchahyanto.

Diakhir sambutannya, Pangdam V/Brawijaya berpesan kepada seluruh personel Satgas untuk selalu waspada dan utamakan keamanan personel serta materiil dalam melaksanakan tugas operasi dan segera lakukan evaluasi terutama bila terjadi hal-hal menonjol maupun jika ada kendala apapun di lapangan saat pelaksanaan Tugas Operasi.

“Jangan diabaikan tingkat pengamanannya. Tanamkan pada diri kalian tidak ada satu jengkal tanah pun yang aman. Sehingga kalian bisa lebih waspada,” pesan Pangdam V/Brawijaya.

Kasdam V/Brawijaya Pimpin Upacara Tradisi Pembaretan Siswa Dikjurtaif Gelombang II di Lapangan Pantai Jangkar Situbondo

Situbondo – Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Piek Budyakto mewakili Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, menjadi inspektur upacara tradisi Pembaretan Siswa Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri (Dikjurtaif) Gelombang II Tahun 2021 (Lintas Tahun) yang digelar di Lapangan Upacara Pantai Jangkar Situbondo, Jawa Timur, Kamis, (7/7/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam V/Brawijaya melakukan penyematan Brevet kualifikasi infanteri terhadap 164 prajurit siswa Dikjurtaif Gelombang II Tahun 2021. Menurutnya, tradisi Pembaretan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan seorang prajurit infanteri.

“Saya ucapkan selamat atas segala kemampuan yang diraih seorang prajurit. Sekaligus pemakaian Baret dan Brevet Yudhawastu Pramukha. Diharapkan senantiasa dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal pengabdian terhadap bangsa dan negara,” papar Brigjen TNI Piek Budyakto.

Kualifikasi “Yudhawastu Pramukha”, lanjut kasdam V/Brawijaya merupakan suatu pengakuan dan penghargaan serta lambang kehormatan bagi prajurit infanteri yang memiliki kemampuan untuk bergerak di Medan pertempuran dan tidak dimiliki prajurit diluar kecabangan infanteri.

“Kalian adalah prajurit infanteri sebagai atlit tempur yang tanggap, tanggon dan Trengginas,” jelasnya.

Mengakhiri amanatnya, Kasdam V/Brawijaya berpesan agar para prajurit mempedomani Sapta marga, sumpah prajurit, dan delapan wajib TNI dalam menjalankan setiap tugas dan kewajiban, tidak melupakan jati diri sebagai prajurit yang memiliki semangat kebhinekaan dan kemanunggalan TNI – Rakyat.

Disamping itu, sebagai prajurit TNI, Disiplin merupakan nafasmu dan kehormatan adalah segala-galanya. Jaga dan tingkatkan kebersamaan jiwa korsa serta kebanggan sebagai prajurit infanteri.

Kasdam V/Brawijaya pimpin vicon terkait Penanganan Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) di Jawa Timur

Surabaya – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H. memimpin rapat koordinasi secara virtual terkait dengan Penanganan Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) pada hewan ternak khususnya di wilayah Jawa Timur, bertempat di Ruangan Command Center Kodam V/Brawijaya, Jl. Raden Wijaya no. 1, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (5/7/2022).

Pada vicon tersebut, Kasdam V/Brawijaya meminta kepada seluruh Dandim, Kapolres, Lanudal, Lantamal, Otoritas Bandara, dan Pelabuhan wilayah Jawa Timur untuk menerapkan penyemprotan desinfektan pada orang, barang dan kendaraan yang melewati bandara maupun pelabuhan dari Bali menuju wilayah Jawa Timur. Hal tersebut berkaitan dengan meningkatnya kasus PMK di Pulau Bali.

“Perintah bapak Menkomarvest untuk pergerakan orang yang menuju ke Bali dari Bandara maupun dari pelabuhan yaitu wajib disemprot desinfektan” tegas Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto, S.H, M.H.

Langkah massive penanganan PMK di Jawa Timur dipantau secara langsung setiap hari oleh Kasdam V/Brawijaya dengan meminta seluruh otoritas Bandara dan Pelabuhan untuk menyiapkan bilik satu pintu penyemprotan desinfektan maupun petugas yang membantu secara manual.

Para dansat diharuskan untuk melaporkan progress dalam bentuk dokumentasi terhitung mulai besok pagi.

Dalam kesempatan itu, Kasdam V/Brawijaya juga menghimbau untuk mempercepat pelatihan vaksinator hewan ternak terutama sapi menjelang hari raya Idhul Adha kepada Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

“Yang bisa kita laksanakan sesegera mungkin yaitu tentang pelatihan vaksinator untuk melaksanakan vaksin terhadap sapi” terangnya.

Turut ikut pula dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.

Kunjungan Kerja Pangdam V/Brawijaya ke Satuan Hubdam, Kumdam dan Ajendam V/Brawijaya

Malang – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc melaksanakan kunjungan kerja ke Satuan jajaran Badan Pelaksana Kodam V/Brawijaya wilayah Malang yakni Hubdam, Kumdam, dan Ajendam V/Brawijaya di Malang, Jawa Timur, Senin (4/7/2022).

Pada kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menekankan kepada anggota TNI AD dan PNS untuk selalu selalu meningkatkan profesionalitas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Disamping itu, Pangdam V/Brw juga mengingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker dan vaksinasi booster karena situasi saat ini masih dalam Pandemi Covid-19.

“Mari kita bantu pemerintah, dengan kita membantu pemerintah, kita juga membantu masyarakat. Sekali lagi perintah saya, yang belum booster ajak, kumpulkan siapa saja, anggota kita dulu, lingkaran keluarga, tetangga, orang sipil siapapun kalau kalian kenal dan tau belum di booster ajak kesini. Karna stok vaksin kita cukup banyak.” Ujar Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc saat memberikan pengarahan kepada anggota TNI dan PNS di Hubdam V/Brawijaya Malang.

Di tengah-tengah pengarahannya, Pangdam V/Brawijaya menjelaskan tentang Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) hewan ternak yang saat ini menjadi pergumulan yang harus dihadapi.

“Kita sedang menghadapi kasus penyakit mulut kuku hewan sapi, kerbau dsb. Jawa Timur zona merah, ini sangat luar biasa prajurit kita khususnya para babinsa atau satkowil tiap hari membantu menangani ini.” Lanjut Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc juga menghimbau bahwa mengingat Jawa Timur dalam zona merah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak maka pada Idul Adha tahun ini, prajurit yang mempunyai hewan qurban diharapkan untuk tidak memotong hewan di satuan melainkan di Rumah Potong Hewan terdekat.

“Ini kebijakan pemerintah, saya minta semuanya kita bantu pemerintah supaya ini mengurangi dampak penyebaran PMK ini. Dikhawatirkan kalau sapi-sapi dibawa kesini, di potong kesini nanti menular kemana-mana. Memang tidak bisa menular ke manusia. Tapi manusia dapat menularkan dari satu hewan ke hewan lain.” Tegas Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc. Penekanan Pangdam V/Brawijaya akan penanganan PMK diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh para anggota TNI AD dan PNS dalam masing-masing satuan.