Komsos di Perbatasan, Ciptakan Suasana yang Aman dan Damai

Keerom, Papua- Upaya mewujudkan wilayah yang aman dan damai, sudah menjadi salah satu tujuan utama ditugaskannya Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY di perbatasan Indonesia-Papua Nugini, khususnya di Kabupaten Keerom, Papua.
Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan, komsos dinilai efektif dalam upaya menciptakan suasana wilayah yang aman dan harmonis.
Bukan hanya itu saja, ia menilai komsos memiliki berbagai dampak positif, terlebih mewujudkan Kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
“Jadi, hubungan emosional antara Satgas dan warga di perbatasan bisa terwujud dengan baik,” ujar Dansatgas. Kamis, 17 Juni 2021.
Selain mengajak warga untuk berpartisipasi menjaga keamanan, pada pelaksanaan komsos itu Satgas juga mengajak warga untuk tak mudah terpancing berbagai isu negatif, ataupun provokasi.
“Hoaks itu ancaman nyata yang mampu memeca belah persatuan dan kesatuan,” tegas Taufik.

Pakaian Dari Satgas 512, untuk Warga di Perbatasan Papua

Keerom, Papua- Warga Kampung yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua seakan bangga dengan kedatangan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY.
Bahkan, kedatangan pasukan di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat itu mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Beberapa pakaian pun, dibagikan oleh Satgas ke warga setempat. Sebelumnya, pembagian pakaian itu sudah direncanakan oleh pihak Satgas sebelum diberangkatkan mengemban tugas sebagai pasukan perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
“Pakaian itu, hadiah dari Satgas untuk warga di perbatasan. Mudah-mudahan membawa manfaat,” ujar Dansatgas. Selasa, 15 Juni 2021 pagi.
Lukas Sauri (48) mengaku sangat bahagia dengan adanya oleh-oleh berupa pakaian yang dibagikan oleh pihak Satgas tersebut. “Sebelumnya kami ucapkan terima kasih banyak. Bantuan ini, sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Pakaian Dari Satgas 512, untuk Warga di Perbatasan Papua

Keerom, Papua- Warga Kampung yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua seakan bangga dengan kedatangan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY.
Bahkan, kedatangan pasukan di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat itu mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Beberapa pakaian pun, dibagikan oleh Satgas ke warga setempat. Sebelumnya, pembagian pakaian itu sudah direncanakan oleh pihak Satgas sebelum diberangkatkan mengemban tugas sebagai pasukan perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
“Pakaian itu, hadiah dari Satgas untuk warga di perbatasan. Mudah-mudahan membawa manfaat,” ujar Dansatgas. Selasa, 15 Juni 2021 pagi.
Lukas Sauri (48) mengaku sangat bahagia dengan adanya oleh-oleh berupa pakaian yang dibagikan oleh pihak Satgas tersebut. “Sebelumnya kami ucapkan terima kasih banyak. Bantuan ini, sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Sweeping di Daerah Perbatasan, Yonif 512 Antisipasi Barang Ilegal

Keerom, Papua- Beberapa lokasi yang disinyalir menjadi jalur masuknya barang ilegal di perbatasan Indonesia-Papua Nugini kali ini di patroli Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY.
Jalan Trans Wamena-Jayapura, tepatnya di Sawiyatami seakan menjadi idola bagi para penyelundup yang hendak memasukkan berbagai barang ilegal ke Indonesia.
“Tapi, jalur itu sekarang menjadi pantauan tersendiri bagi kami. Sebab, banyak informasi yang masuk dari warga mengenai penyelundupan itu,” kata Dansatgas, Letkol Inf Taufik Hidayat. Senin, 14 Juni 2021.
Bukan hanya itu saja, ia juga menginstruksikan personelnya untuk intens menggelar sweeping di beberapa area yang berada di Distrik Sawiyatami itu.
“Kita juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi mencegah adanya penyelundupan barang-barang ilegal,” bebernya.

Dansatgas Yonif 512/QY Ingatkan Pentingnya Pendidikan

Jayapura, Papua- Pendidikan di daerah perbatasan Indonesia-Papua Nugini seakan menjadi pantauan tersendiri.
Melalui berbagai cara, Satgas Yonif 512/QY berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah perbatasan, khususnya di Kabupaten Keerom, Papua.
Bahkan, melalui salah satu personelnya yang pada saat itu bertandang di salah satu stasiun radio di Jayapura, ia menjelaskan jika pendidikan merupakan salah satu program yang masuk dalam visi dan misi TNI, khususnya Satgas.
“Itu dilakukan supaya masyarakat bisa mengetahui upaya Satgas, terutama dalam meningkatkan kualitas di perbatasan,” ujar Letda Chk Luthdy. Jumat, 11 Juni 2021. “Kita juga berupaya membantu memaksimalkan peran Pemda setempat,” imbuhnya.
Luthdy menambahkan, dialog interaktif yang dilakukan oleh dirinya kali ini, juga ditujukan untuk memperkenalkan pentingnya pendidikan bagi masyarakat.
“Terutama program bimbingan belajar. Nah, ini wajib didukung oleh masyarakat,” bebernya.

Pererat Tali Silaturahmi, Satgas Yonif 512 Gelar Komsos

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif 512/QY berkunjung ke beberapa perkampungan yang berada di Pos Yabanda, Kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua.
Komsos itu, dipim langsung oleh Letda Inf Hendri Nardi Wibowo bersama beberapa personel lainnya.
Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan jika komsos yang dilakukan oleh personelnya itu, ditujukan untuk meningkatkan Kemanunggalan antara TNI dan rakyat, terlebih di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
“Anjangsana ini rutinitas yang dilakukan Satgas di Pos masing-masing. Itu kita lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman ke masyarakat,” pungkasnya. Kamis, 10 Juni 2021.
Terpisah, Letda Hendri menjelaskan jika dalam pelaksanaan komsos itu, beberapa hal ia sampaikan pada warga, salah satunya mengenai adanya protokol kesehatan.
Saat ini, kata Hendri, protokol kesehatan seakan menjadi suatu hal terpenting bagi masyarakat. Pasalnya, upaya itu dinilai mampu membantu Pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran pandemi.
“Lah ini yang harus bisa dilakukan oleh masyarakat. Terutama kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan,” bebernya.