Danramil 0824/23 Wuluhan Karya Bakti TNI Bersihkan Puing Rumah Dampak Gempa

JEMBER – Gempa bumi yang terjadi pada Sabtu 10/04/2021 Jam 14.00 Wib,
di beberapa kecamatan dan mengakibatkan dampak daintaranya beberapa
rumah warga temboknya ambrol, termasuk di Wilayah Kecamatan Wuluhan,
Pada Minggu 11/04/2021 Danramil 0824/23 Wuluhan memimpin langsung
karya bakti TNI dengan sasaran pembersihan puing rumah pasca dampak
gempa bumi.

Bersama 10 orang anggotanya Danramil 0824/23 Wuluhan Kapten Inf
Suwarno, memimpin langsung anggotanya, untuk melaksanaka karya bakti
TNI dengan sasaran pembersihan puing-puing reruntuhan tembok, bersama
25 orang warga masyarakat dan relawan.

Menurut Kapten Inf Suwarno, dalam wawancaranya menyatakan, bahwa tahap
awal kita mengamankan bangunan tembok lainnya, kemudian membersihkan
puing-puing reruntuham, untuk kemudian dilakukan pembangunan kembali.

Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dalam
wawancaranya.menyatakan, turut prihatin dengan kecadian yang menimpa
warga tersebut.

Kita sudah instruksikan seluruh wilayah jajaran untuk langsung beraksi
dalam melakukan upaya tanggap darurat, berkoordinasi dengan pihak
terkait lainnya. 

Pengobatan Gratis untuk Warga Keerom

Keerom, Papua- Sebelumnya Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY telah berkomitmen untuk mengutamakan kesehatan masyarakat di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Komitmen itupun dibuktikan oleh prajurit di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat melalui berbagai kunjungan kesehatan di setiap Kampung yang berada di Kabupaten Keerom. “Sasaran sekarang kita lakukan di Kampung Kwimi, Distrik Arso. Mereka (Satgas, red) rutin melakukan patroli kesehatan di Kampung itu,” ujar Dansatgas. Minggu, 11 April 2021. Bahkan, kedatangan Satgas pun seakan meringankan beban masyarakat.

Pada patroli kesehatan tersebut, Satgas menerapkan sistem door to door

. Artinya, Satgas berkunjung ke setiap rumah warga, dan melakukan pengecekan kesehatan masyarakat. “Sebab, jarak antara Kampung dan Puskesmas cukup jauh. Ini yang menjadi kendala masyarakat dan pihak Puskesmas untuk memantau kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

302 Siswa Secata, Dilantik Jadi Prajurit TNI-AD

Surabaya,- Sebanyak 302 siswa Sekolah Calon Tamtama secara resmi dilantik menjadi prajurit TNI-AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada). Pelantikan Pendidikan Pertama Tamtama TNI-AD di wilayah Kodam V/Brawijaya yang berlangsung di Lapangan Secata Rindam V/Brawijaya, Kabupaten Magetan, Jawa Timur itu, dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Sabtu, 10 April 2021.

Dihadapan prajurit Tamtama itu, Suharyanto menyampaikan beberapa pesan yang wajib dipatuhi oleh para prajurit, termasuk diantaranya menjadikan bekal berbagai ilmu dan ketrampilan yang didapat oleh para siswa selama berada di lembaga Pendidkan Secara Rindam. ”Sebagai prajurit Tamtama, mereka berperan penting dalam mendukung tugas Satuan melalui penguasaan ilmu dan ketrampilan teknis militer sesuai fungsi dan tugas,” tegas Pangdam. Tuntutan berlatih, menurutnya menjadi suatu kebutuhan yang paling mutlak bagi prajurit Tamtama. Pasalnya, itu semua sesuai dengan yang ditetapkan pada Tri Pola dasar pendidikan yang meliputi aspek fisik, mental dan intelektual. ”Dengan demikian, mereka akan memberikan sumbangsih yang cukup besar bagi terbentuknya sumber daya prajurit yang berkualitas, tanggap, tanggon, dan trengginas sesuai postur prajurit ideal yang diinginkan oleh pimpinan TNI-AD,” bebernya. Perlu diketahui, penerapan protokol kesehatan tak luput selama berlangsungnya prosesi penutupan pendidikan Secata saat ini. Bahkan, di hadapan prajurit, Suharyanto menegaskan jika TNI-AD berkomitmen untuk menjadi pelopor upaya pemutusan pandemi di berbagai daerah, terlebih di Provinsi Jawa Timur. (Pendam V/Brawijaya)

Satgas Yonif Mekanis 512/QY Pupuk Jiwa Nasionalisme Anak-Anak di Perbatasan

Keerom, Papua- Siswa SD Wambes di Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua, terlihat antusias mengikuti adanya pembekalan wawasan kebangsaan yang diberikan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY. Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan jika materi wasbang yang diberikan oleh personelnya itu, meliputi adanya pelatihan baris-berbaris hingga penghafalan lagu Indonesia Raya. “Anak-anak itu masa depan bangsa. Sebagai calon generasi penerus, karakter anak wajib dibina sejak dini,” ujarnya. Jumat, 09 April 2021. Letkol Taufik menjelaskan, selain di Distrik Mannem, pembekalan wasbang itu juga dilakukan di beberapa Distrik lainnya. Bahkan, sebelumnya ia telah menginstruksikan personelnya untuk aktif berperan mengunjungi setiap sekolah-sekolah yang ada di wilayah tugas masing-masing pos. “Semuanya harus aktif. Terutama di sekolahan SD yang ada di masing-masing pos,” tegas Dansatgas. Sementara itu, Nurlita (32) salah satu pihak SD Wambes mengaku sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh pihak Satgas. Pasalnya, ia mengungkapkan jika upaya yang dilakukan oleh Satgas tersebut, mampu membentuk karakteristik anak-anak. “Terutama terkait mental, jiwa patriotisme dan nasionalisme,” ujar Nurlita.

Antisipasi Penyelundupan Miras dan Narkotika, Daerah Perbatasan di Sweeping

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY gencar melakukan sweeping di beberapa titik lokasi perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Bukan tanpa sebab, sweeping itu dilakukan guna mencegah adanya penyelundupan narkotika dan miras illegal di wilayah teritorial Satgas Pamtas. Hal itu, dikemukakan oleh Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf Taufik Hidayat. Kamis, 08 April 2021 pagi. “Sweeping kita pusatkan di jalan Trans Wamena-Jayapura, tepatnya di depan Pos Kalipapar, Distrik Waris,” ujarnya. Ia menegaskan, sweeping itu bukan hanya kali ini saja digelar. Sebelumnya, kegiatan itu juga rutin dilakukan oleh Satgas di bawah kendalinya tersebut. “Sweeping itu sengaja kita lakukan. Untuk menekan angka kriminalitas di wilayah perbatasan,” tegasnya. Selain sweeping, pihaknya juga rutin melakukan sosialisasi ataupun himbauan akan bahaya peredaran gelap narkotika dan miras. Bahkan, dirinya pun mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi memerangi adanya penyelundupan barang haram tersebut. “Wilayah perbatasan, harus aman dan kondusif,” pungkasnya.

Di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Satgas Yonif 512 Bangun Musholla

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY berupaya untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan di daerah perbatasan. Pada upaya itu, Satgas bersama masyarakat bersinergi membangun sebuah Musholla di Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua. Selasa, 06 April 2021. Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan, upaya yang dilakukan oleh personelnya itu, adalah suatu bentuk kepedulian yang diberikan oleh pihak Satgas terhadap warga di daerah perbatasan. “Agar nantinya, terjalin suatu hubungan emosional yang baik antara TNI dan rakyat,” jelasnya. Sementara itu, Harianto (49) salah satu warga setempat mengaku sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Satgas di bawah kendali Letkol Taufik itu. Pasalnya, kata Hariyanto, keberadaan Musholla itu bukan hanya sekedar mampu meningkatkan keimanan saja. Namun, rasa persatuan pun nantinya diharapkan dengan adanya pembentukan Musholla tersebut. “Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya. Ini suatu kebanggaan bagi kami umat Muslim di tanah Papua,” bebernya.

Dansatgas Pantau Langsung Paskah di Tanah Papua

Keerom, Papua- Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf Taufik Hidayat memantau langsung pelaksanaan ibadah Paskah di Gereja Katolik Saint Petrus, Kampung Wembi, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua.
Kedatangan Satgas di lokasi itu, disambut langsung oleh beberapa tokoh masyarakat dan Pendeta Gereja setempat. “Supaya Paskah ini berjalan lancar,” ujar Letkol Taufik. Minggu, 05 April 2021 pagi.
Bahkan, usai mengawal pelaksanaan Paskah tersebut, Dansatgas menyempatkan diri untuk bertemu dengan beberapa Jema’ah Gereja setempat.
Tak lupa, di lokasi itu pun dirinya membagikan beberapa paket bantuan ke anak-anak yang saat ini mengikuti ibadah Paskah.


Sementara itu, Arnoldus (34) salah satu Jema’at Gereja mengaku keberadaan Satgas di lokasi itu, memberikan rasa aan tersendiri bagi masyarakat.
Sebab, keberadaan Satgas diyakini mampu merangkul berbagai pihak dalam upaya mewujudkan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. “Saya juga merasa terhormat bisa menjalankan ibadah dengan bapak-bapak TNI disini. Saya harap, kebersamaan ini tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Ibadah Jumat Agung di Papua Dikawal Ketat Satgas Yonif 512/QY

Keerom, Papua- Pelaksanaan ibadah Jumat Agung di perbatasan Indonesia-Papua Nugini mendapat pengawalan ketat dari aparat Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY. Beberapa personel ditempatkan di beberapa titik lokasi selama berlangsungnya ibadah yang digelar di Gereja Emanuel Stasi Sack, Kampung Sach, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Jumat, 04 April 2021. “Keberadaan anggota itu, untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, itu sudah kewajiban kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman ke masyarakat,” ujar Dansatgas, Letkol Inf Taufik Hidayat. Terpisah, Pendeta Gereja Emanuel, Herman Ibe (54) menuturkan keberadaan Satgas di area Gereja, mampu menciptakan suasana yang damai selama ibadah berjalan. Itu terbukti ketika puluhan jema’at yang datang ke Gereja itu, bisa beribadah dengan nyaman. “Kehadiran TNI ini sangat berarti bagi kami. Sebab, suasana aman dan damai bisa terwujud dengan baik,” ungkapnya.

TNI Aktifkan Kembali Seni Marawis

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY berkomitmen untuk tetap menjaga kelestarian budaya lokal di Papua. Bukan sekedar kiasan, hal itu dibuktikan oleh Satgas ketika mengaktifkan kembali seni Marawis. Ternyata, adanya seni itupun disambut antusias oleh masyarakat, terutama di Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua. Jumat. 02 April 2021. Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan, Kampung Naramben merupakan salah satu area yang dihuni oleh para transmigran. Mayoritas penduduk di Kampung itu, beragama Islam. “Marawis itu seni keagamaan.

Kita mendapat informasi kalau seni Marawis di Kampung itu sudah lama tidak aktif. Nah, sekarang kita aktifkan,” ujarnya. Tak tanggung-tanggung, ia pun menerjunkan 2 personel ke Kampung itu untuk menghidupkan kembali budaya Marawis di Kampung itu. “Di sisi lain, seni itu juga bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” jelasnya.

Apel Dansat, Pangdam Fokus 2 Program di Jawa Timur

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menegaskan jika pihak Kodam saat ini sedang tertuju pada 2 program yang mulai digencarkan di Provinsi Jawa Timur di tengah pandemi Covid-19.
Selain penanganan dan penanggulangan adanya pandemi, Suharyanto menegaskan jika pihaknya saat ini mendukung Pemprov Jawa Timur untuk melakukan pemulihan perekonomian
“Kodam V/Brawijaya tetap komitmen mendukung program dari Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim, terutama pada 2 agenda besar yaitu pemulihan ekonomi nasional dan melawan Covid-19,” kata Pangdam usai memimpin Apel Komandan Satuan yang digelar di Kecamatan Sidodadi, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rabu, 31 Maret 2021.
Jawa Timur, kata dia, belum terlepas dari adanya pandemi Covid-19. Namun, penurunan yang cukup signifikan berhasil dibuktikan selama pelaksanaan PPKM. “Yang terasa memang di satu bulan terakhir. Angka positif tidak melonjak,” ungkapnya.
Ia menilai jika angka penurunan itu, berada di bawah standart yang sudah disarankan oleh pihak WHO. “WHO mensarankan paling tinggi 50 persen. Tapi kita sekarang berada di 42 persen,” bebernya.
Untuk diketahui, pelaksanaan apel Komandan Satuan tersebut digelar tak luput dari adanya penerapan protokol kesehatan. Bahkan, para peserta apel, sebelumnya sudah mengikuti proses vaksinasi sebanyak dua tahap, sekaligus proses rapid antigen.