Yonif Mekanis 512/QY Sulap Lahan Kosong jadi Lahan Pertanian

Keroom, Papua- Berbagai inovasi mulai bermunculan di dalam benak Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY. Inovasi itu, berupa adanya lahan kosong yang saat ini di sulap oleh Satgas menjadi lahan pertanian atau perkebunan yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh warga di Kampung Wembi, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua. Dansatgas Yonif 512, Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan, lahan itu nantinya akan ditanami berbagai bibit sayur maupun buah-buahan. “Masyarakat bisa mengkonsumsinya sendiri ketika panen nanti. Atau bisa juga dijual ke pasar.

Itu bisa membantu perekenomian warga,” kata Letkol Taufik. Selasa, 23 Maret 2021. Selama proses pertanian dan perkebunan berlangsung, kata Dansatgas, pihaknya bakal mengirim beberapa personelnya untuk melakukan pendampingan pada masyarakat. “Mereka kita berikan pemahaman cara bercocok tanam yang baik dan benar,” ujarnya. Sontak saja, adanya inovasi itupun mendapat tanggapan positif dari masyarakat setempat. Tak tanggung-tanggung, ketika proses pembersihan lahan berlangsung, beberapa warga pun tampak terlihat ikut serta membantu anggota Satgas Pamtas.

Minggu Damai bersama Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY

Keerom, Papua- Upaya mewujudkan daerah yang aman dan damai terus dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY. Berbagai kegiatan kebersamaan digelar oleh pasukan di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Saat ini, kebersamaan itu dicurahkan melalui adanya ibadah di hari Minggu yang digelar di Gereja Emanuel Stasi Sack, Kampung Sach, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Minggu. 21 Maret 2021 pagi. “Supaya, masyarakat lebih mengenal lebih dekat TNI. Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah impian, dan visi misi kami disini,” kata Dansatgas. Selain kebersamaan, adanya Minggu Damai itu juga ditujukan untuk mengajarkan arti toleransi dan saling menghormati antar umat beragama. “Dengan adanya upaya itu, kedamaian dan kondusifitas otomatis terbentuk,” bebernya. Terpisah, Herman Ibe (64) mengaku jika dirinya sangat mengapresiasi adanya ibadah Minggu Damai yang digelar oleh Satgas Pamtas itu. Pasalnya, kebersamaan dan keharmonisan di Kampung Sach, sangat penting untuk dijaga dan dipertahankan. “Kami sudah lama menginginkan adanya kebersamaan, kedamaian dan toleransi antar umat beragama. Satgas disini, sangat membantu dalam menjaga kerukunan itu,” ujar Pendeta Ibe. (Pendam V/Brawijaya)

Kesehatan Masyarakat di Perbatasan, Jadi Perhatian Khusus Satgas Yonif Mekanis 512

Keerom, Papua- Kesehatan masyarakat di perbatasan Indonesia-Papua Nugini seakan menjadi perhatian khusus bagi pasukan di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat.

Meski harus menyusuri setiap jalan setapak, ternyata tak membuat gentar nyali Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY untuk mengecek kesehatan warga di Kampung Kalilapar, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Minggu, 21 Maret 2021. Pengecekan sekaligus pengobatan itu bermula ketika Danpos Kalipapar, Letda Inf Wahyu Luhur menerima laporan adanya warga yang kesakitan di Kampung setempat. “Segera kami bergegas bersama beberapa personel ke lokasi adanya warga yang sakit itu,” kata Letda Wahyu. Setibanya di lokasi itu, salah satu anggota Letda Wahyu pun langsung memeriksa kondisi Lusia Maunda, salah satu warga yang saat itu mengeluh kesakitan. “Seketika kami periksa, dan langsung diobati oleh tim kami,” bebernya. Tak ketinggalan, di lokasi itu pula para Satgas juga menyempatkan diri untuk mensosialisasikan adanya protokol kesehatan. Sosialiasi itu, sebagai upaya dalam rangka memutus rantai penyebaran pandemi di daerah perbatasan, khusunya Indonesia-PNG. (Pendam V/Brawijaya)

Kehadiran Satgas Yonif 512/QY Ringankan Beban Guru

Keerom, Papua- Meski baru menginjakkan kaki di Tanah Papua, ternyata keberadaan Satgas Pamtas Yonif 512/QY, mendapatkan sambutan hangat dari berbagai pihak. Salah satunya, para guru yang berada Paud Harapan Bangsa yang berada di Jalan Kutilang Arso XIII, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua.

Novi, salah satu guru Paud mengatakan, kehadiran Satgas di tempat ia mengajar itu seakan mampu merubah suasana, khsususnya proses belajar mengajar.

“Semua murid disini senang dengan adanya bapak-bapak Satgas ini,” kata Novi. Jumat, 19 Maret 2021. Selama berada di sekolahan itu, beberapa personel di bawah kendali Lettu Inf Suwandi tersebut terlihat memberikan berbagai materi belajar mengajar yang diberikan pada murid-murid tersebut. “Kita disini juga sebagai tenaga pendidik. Itu sudah menjadi tugas kami,” kata Lettu Suwandi. Sontak saja, berbagai pertanyaan pun diluapkan oleh para murid-murid Paud itu berkenaan dengan adanya materi pelajaran yang diberikan oleh Satgas. “Kita terapkan pola belajar sambil bermain. Itu sangat mudah dipahami oleh anak-anak,” pungkasnya.

Menkopolhukam Mahfud MD Apresiasi Forkopimda Jatim Tangani Covid

Surabaya,- Menkopolhukam Mahfud MD mengapresiasi kinerja Forkopimda Jawa Timur dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.
Sebelumnya, kata Mahfud MD, banyak masyarakat yang enggan berkunjung ke Provinsi Jawa Timur. “Orang sampai bilang, takut lah ke Jawa Timur,” kata dia dalam kunjungan kerjanya di Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Rabu, 17 Maret 2021 siang.
Tapi sekarang, Mahfud menilai jika Provinsi Jawa Timur sudah berubah drastis. Bahkan, Jawa Timur saat ini berada di bawah daerah lain zona pandemi.
“Ini suatu keberhasilan. Pemerintah sekarang fokus berperang melawan Covid. Pemerintah itu punya 2 program. Perang melawan Covid dan pemulihan ekonomi nasional,” jelasnya.


Ia menilai Jawa Timur merupakan salah satu contoh daerah yang mampu menjaga kekompakan dalam bersinergi melawan pandemi. “Itu dibangun secara bersamaan. Jawa Timur adalah contoh karena kerjasama antara pimpinan Pemerintahan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan lainnya,” kata Mahfud.
Saat ini, Mahfud menjelaskan jika program vaksinasi sedang berlangsung di seluruh Provinsi di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, Pemerintah juga telah menyediakan fasilitas dan dukungan biaya yang fantastis. “Itu harus dilakukan dengan cermat,” ujar Menkopolhukam.
Selain disambut oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Mahfud MD tersebut juga turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim, Irjen pol Nico Afianta beserta beberapa pejabat lainnya.

Danrem 081/DSJ Dampingi Tim Wasev Tinjau TMMD di Pacitan

Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mendampingi Pa. Sahli Tk. III Kasad Bid. Jahpers, Mayjen TNI Subiyanto selaku Tim Wasev TMMD ke-110 meninjau pelaksanaan TMMD di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Senin (15/3/2021).
Selain Danrem, Tim Wasev juga tampak didampingi oleh Kapok Sahli Pangdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Bagus Yoyok Budianto dan Forkopimda Pacitan, mulai dari Bupati Pacitan, Indartato, Dandim 0801/Pacitan, Letkol Kav Ibnu Khazim yang sekaligus sebagai Dansatgas TMMD, dan Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono.

Kegiatan pengawasan itu dimulai dari paparan Dansatgas TMMD kepada Mayjen TNI Subiyanto di Pendopo Pacitan, dan dilanjutkan dengan meninjau berbagai sasaran fisik maupun non fisik yang dikerjakan dalam TMMD yang dilaksanakan di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo.
Sesampainya di Desa Widoro, Tim Wasev dan rombongan kemudian meninjau pengerjaan berbagai sasaran fisik, mulai dari rabat jalan, renovasi mushola dan rehab rumah tidak layak huni.
Selain sasaran fisik, mereka juga meninjau berbagai kegiatan non fisik, seperti pengobatan gratis, donor darah, Baksos berupa pembagian sembako dan pelampung kepada masyarakat, serta pelayanan E-KTP.
Dalam momen peninjauannya, Mayjen Subiyanto menilai pemilihan sasaran dalam TMMD di Pacitan telah tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan TMMD.
Dirinya berharap, berbagai sasaran yang dikerjakan itu dapat memberikan dampak positif terhadap semakin baik dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Indartato mewakili seluruh masyarakat Pacitan, mengucapkan terima kasih dan rasa bangganya atas terselenggaranya TMMD di Desa Widoro tersebut.
Dirinya optimis, dengan pelaksanaan TMMD tersebut nantinya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan. Karena diakuinya, saat ini angka kemiskinan masyarakat di Pacitan masih mencapai sekitar 13%.
Sedangkan Danrem Kolonel Inf Waris berharap, sisa waktu yang ada agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk dapat lebih mengoptimalkan pencapaian hasil dari berbagai sasaran yang tengah dikerjakan.
Dirinya juga berharap, agar nantinya berbagai sasaran itu dapat dijaga dan dipelihara dengan baik oleh masyarakat setempat, supaya usia pakainya dapat lebih lama dan semakin bermanfaat.
Selanjutnya, terkait sulitnya kondisi medan yang harus dihadapi, khususnya dalam pengerjaan rabat jalan, mulai dari kondisi medan yang terjal dan berlumpur dikarenakan tingginya intensitas hujan yang turun juga diakui oleh Dansatgas TMMD.
Namun menurutnya, berbagai hambatan tersebut dapat teratasi dengan baik, berkat adanya kemanunggalan antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat yang terus bekerjasama dan bahu-membahu dalam menyelesaikannya.

Kodam Brawijaya mampu Kebut Vaksinasi

Surabaya,- Kinerja baik dibuktikan oleh pihak Kodam V/Brawijaya dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 di wilayah teritorialnya.
Pasalnya, dalam kurun waktu 3 hari pihak Kodam telah berhasil menyelesaikan program vaksinasi yang sebelumnya hanya diberikan batas waktu 10 hari oleh pihak Mabesad tersebut.
“Alhamdulillah, Kodam Brawijaya mampu menyelesaikan dalam waktu 3 hari,” kata Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto usai meninjau vaksinasi yang digelar di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Selasa, 16 Maret 2021.

Percepatan itu, kata Pangdam, sengaja dilakukan sebagai upaya membantu program Pemerintah, terlebih dalam rangka memutus rantai penyebaran pandemi di wilayah teritorial Kodam. “Jadi, semakin cepat semakin baik. Untuk sisa hari 7 hari bisa dilaksanakan ke personel lainnya,” jelasnya.
Dirinya menjelaskan, selain alokasi vaksin dari Markas Angkatan Darat, Kodam Brawijaya ternyata juga mendapatkan alokasi, atau pemberian izin dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk prajurit TNI yang ada di daerah untuk melaksanakan vaksinasi.
“Nah, sampai sekarang jumlahnya juga sampai 9 ribu lebih. Artinya, yang dari Mabesad 9.559 dosis. Kemudian dari Dinkes Kabupaten/Kota juga 9 ribu lebih. Sehingga prajurit yang sudah tervaksin kali ini sekitar 18 ribu lebih,” ungkapnya.

kliping elektronik Senin sore 08 maret 2021

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/03/laporan-kliping-elektronik-Senin-sore-08-maret-2021.-1.pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

kliping elektronik Senin pagi 8 maret 2021.

[pdfjs-viewer viewer_width=0 viewer_height=500 url=https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/03/laporan-kliping-elektronik-Senin-pagi-8-maret-2021.-1.pdf download=true print=true fullscreen=false fullscreen_target=false fullscreen_text=”View%20Fullscreen” zoom=auto search_term=”” ]

Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Dandim 0803/Madiun Bersama Kapolres Madiun Kota Gelar “Cangkrukan Kamtibmas”

Madiun – Guna menciptakan kamtibmas yang kondusif, Polres Madiun Kota bersama Kodim 0803/Madiun mengelar “Cangkrukan Kamtibmas” dengan para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, bertempat di Caffe Gudang Desa Krokeh, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. Senin malam (08/03/2021).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0803/Madiun Letkol Inf Edwin Charles, Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, S.I.K, M.H., Camat Sawahan Hariono, S.Sos., M.Si., Danramil Tipe B 0803/17 Sawahan Kapten Inf Hariyono, Kapolsek Sawahan AKP Samsul Hadi, Ketua Ranting PSHT Kecamatan Sawahan dan Ketua PSHT Sub Rayon se-Kecamatan Sawahan. 

Dalam sambutanya Dandim 0803/Madiun menyampaikan, bahwah Dandim mempunyai dua wilayah yaitu kota dan kabupaten Madiun yang saling berkaitan, dengan wilayah yang sangatlah luas itu sangat penting menjalin dan mempererat sinergitas tiga pilar sehingga tercipta kamtibmas yang kondusif.

“Saya menilai selain dari sinergitas tiga pilar yang sudah terjalin dengan baik, peran dan andil dari saudara – saudara PSH T ini sangat besar dalam menciptakan lingkungan yang aman serta kamtibmas yang kondusif di wilayah kota dan kabupaten Madiun,” ungkap Dandim.

Dandim juga menambahkan, dengan terciptanya lingkungan yang aman dan kamtibmas yang kondusif, diharapkan dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terkait itu Kapolres Madiun Kota menyampaikan, kedepan PSH T  akan melaksanakan kegiatan prampatan luhur dalam waktu dekat ini, kami selaku aparat harus netral dan selalu berada di tengah- tengah masyarakat yang ada di wilayah tanggung jawab kami.

Sementara itu Camat Sawahan menyampaikan ucapan banyak terimakasih kepada Bpk Dandim dan Bpk Kapolres serta para tokoh  PSH T yang telah hadir diacara cangkrukan ini, guna mempererat sinergitas dan menciptakan kamtibmas yang kondusif khususnya di wilayah kecamatan Sawahan.”Untuk diketahui bahwa wilayah kecamatan Sawahan alhamdulilah sudah membentuk kampung pesilat, yang mana para pengurus dan anggotanya berasal dari ke 6 Organisasi pencaksilat yang ada di wilayah kecamatan sawahan ini,” tuturnya.