Tenaga Pendidik Dituntut Untuk Lebih Kreatif

Surabaya,- Pandemi seakan menghasilkan berbagai inovasi yang digagas oleh pihak Kodam V/Brawijaya, terlebih mendidik para murid yang menempuh sekolah di lingkungan Yayasan Kartika Jaya, Cabang IV Brawijaya. Pemanfaatan aplikasi E-Pembelajaran, seakan menjadi terobosan baru bagi tenaga pendidik di lingkungan Yayasan tersebut. Pasalnya, para guru tak harus bertatap muka ketika mendampingi para murid untuk mengikuti jam pelajaran.

“Artinya, seorang guru harus bisa memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun siswa berada di rumah. Solusinya, guru harus bisa mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan jaringan internet atau online,” kata Suharyanto usai meresmikan bimbingan teknis SDM terampil di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Selasa, 30 Maret 2021 pagi. Dijelaskannya, bimbingan teknis yang dipandu langsung oleh Pusdatin Kemendikbud RI itu, sangat penting dilakukan dalam membentuk guru maupun tenaga pengajar sekolah agar lebih memiliki ketrampilan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. “Itu bisa mendorong para guru untuk lebih kreatif, serta menguasai teknologi informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan pembelajaran,” bebernya.

Perkuat Hubungan Melalui Anjangsana

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY berupaya memperkuat Kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang selama ini sudah terjalin dengan baik di Kabupaten Keerom, Papua. Pada kesempatan itu, pihak Satgas sengaja menggelar anjangsana di beberapa Kampung yang berada di Distrik Waris. Rabu, 31 Maret 2021 Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan, anjangsana yang dilakukan oleh personelnya merupakan salah satu sarana yang dinilai ampuh dalam menjaga kekompakan antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini itu. “Kegiatan ini rutin kami lakukan sebagai bentuk Kemanunggalan,” kata Letkol Taufik.

Immanuel (44), salah satu Kepala Kampung di Distrik Waris menjelaskan selama ini, hubungan antara masyarakat dengan pihak TNI, berjalan cukup harmonis. Menurutnya, keberadaan Satgas di Kabupaten Keerom, dinilai mampu menciptakan suatu keharmonisan. “Kami semua merasa aman dan nyaman,” ungkapnya.

Bagikan Tas dan Buku, Pasukan Yonif 512 Pacu Semangat Belajar di Perbatasan

Keerom, Papua- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY berupaya meningkatkan semangat belajar anak-anak di perbatasan.
Berbagai cara dilakukan, salah satunya melalui bagi-bagi buku dan tas di salah satu Sekolah Dasar yang berada di Kampung Wambes, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua.
Demikian dikatakan Dansatgas, Letkol Inf Taufik Hidayat pada Selasa, 30 Maret 2021 pagi.
“Semua pos kita instruksikan untuk berkunjung ke setiap sekolahan. Di tempat itu, mereka membagi-bagikan tas dan buku yang sudah kami siapkan untuk anak-anak,” ujarnya.
Selain bagi-bagi buku dan tas, kata Dansatgas, dirinya juga menginstruksikan personelnya untuk memberikan pembekalan berupa wawasan kebangsaan dan pelatihan baris-berbaris. “Itu untuk pembentukan karakter disiplin anak,” jelasnya.
Terpisah, Etius Wonda (53) Kepala Sekolah SD Wambes menambahkan jika ia sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh prajurit asuhan Letkol Inf Taufik tersebut.
Pasalnya, bantuan yang diberikan oleh Satgas tersebut diyakini dapat memacu semangat belajar muridnya. “Kami keluarga besar SD Wambes, sangat berterima kasih adanya dukungan dari bapak-bapak TNI ini,” ungkapnya. (Pendam V/Brawijaya)

Puluhan PNS Korem 081/DSJ Terima Vasin Covid-19 Tahap 1

Madiun – Serbuan vaksinasi merupakan upaya TNI untuk mendukung pemerintah guna mempercepat penanganan Covid-19 yang telah menjadi pandemi hingga saat ini.

Lebih dari itu, serbuan vaksinasi yang dilakukan juga untuk melindungi anggotanya agar dapat terhindar atau tidak tertular Covid-19.

Bukan hanya bagi mereka para Prajurit TNI yang menerimanya, tetapi juga mereka para PNS (Pegawai Negeri Sipil) di lingkungan TNI.

Hal itu seperti yang terlihat pada pagi ini, saat puluhan PNS dari Korem 081/DSJ berbondong bondong ke RS. DKT Madiun untuk menerima vaksin Covid-19 tahap 1.

Terlihat mereka sangat antusias dan senang dapat menerima vaksin tersebut, salah satunya PNS Agus Priyanto yang kesehariannya bertugas di Penrem 081/DSJ. “Senang dan bersyukur,” katanya sesaat setelah menerima vaksin di RS. DKT Madiun, Jl. Pahlawan No. 79 Kota Madiun, Senin (29/3/2021).

Dia juga berterima kasih kepada Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto atas adanya program serbuan vaksinasi yang dilaksanakan di jajaran TNI. “Terima kasih Bapak Panglima,” imbuhnya.

Ditanya dampak yang dirasakan setelah menerima vaksin, dirinya yang biasa disapa dengan panggilan PNS Komando itu mengaku baik-baik saja dan tetap sehat.

Gereja Santo Petrus, Saksi Persahabatan Masyarakat dan Satgas Yonif Mekanis 512

Keerom, Papua- Hari Minggu, seakan menjadi suatu momentum tersendiri bagi masyarakat dan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY. Pasalnya, tanpa memandang usia dan perbedaan suku. Umat Nasrani di Kabupaten Keerom, khususnya di Kampung Ampas, Distrik Waris berkumpul di salah satu Gereja untuk mengikuti ibadah Minggu. Gereja Santo Petrus, seakan menjadi saksi persahabatan antara Satgas dan masyarakat.

Di tempat ibadah itu, warga dan Satgas terlihat secara bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan. “Sedangkan untuk personel lainnya, berjaga-jaga di pintu masuk Gereja untuk mengamankan berjalannya ibadah suci itu,” kata Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Taufik Hidayat dihubungi melalui via seluler miliknya pada Minggu, 28 Maret 2021 pagi. Seruan aksi Minggu Damai, kata Letkol Tafik, diyakini mampu meningkatkan sinergitas antara TNI dan rakyat. Bukan hanya itu, ia menilai jika aksi itu juga mampu meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama. “Apapun perbedaan keyakinannya, tapi rasa Persatuan dan Kesatuan harus tetap kita jaga dan kita rawat di Tanah Papua ini,” pungkasnya.

Kekurangan Tenaga Medis, Satgas 512 Kirim Personel ke Distrik Mannem

Keerom, Papua- Minimnya tenaga medis di Papua, seakan menjadi pusat perhatian bagi Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY. Letkol Inf Taufik Hidayat sengaja mengirimkan beberapa personel kesehatan dalam program Posbindu yang dipusatkan di Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua. Minggu, 28 Maret 2021. “Ini dalam rangka mewujudkan peran serta TNI dalam membantu tenaga kesehatan menjalankan program Pemerintah, demi tercapainya masyarakat yang sehat,” kata Dansatgas.

Membudayakan pola hidup bersih dan sehat, kata Letkol Taufik, menjadi prioritas utama yang harus dilakukan pasukannya selama berada di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Bahkan, ia juga menginstruksikan personelnya untuk bisa bersinergi dengan pihak Kesehatan lainnya di Kabupaten Keerom. “Setiap hari harus melakukan pengecekan kesehatan ke masyarakat,” tegasnya. Terpisah, salah satu tenaga kesehatan di Puskesmas Wonorejo, Wariani (35) menjelaskan jika dirinya sangat terbantu dengan kehadiran Satgas yang dikirim oleh Letkol Taufik itu. Pasalnya, ia mengungkapkan jika selama ini ia kesulitan untuk melakukan pengecekan kesehatan masyarakat, terlebih lagi lokasi yang jauh dari pemukiman masyarakat pun menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya. “Keberadaan Satgas ini sangat membantu kinerja saya. Mudah-mudahan kesehatan masyarakat disini bisa terwujud dengan baik,” ucapnya.

Satukuan Visi dan Misi Demi Kemajuan, Pasukan Yonif Mekanis 512 Kunjungi Setiap Kepala Suku di Papu

Satukuan Visi dan Misi Demi Kemajuan, Pasukan Yonif Mekanis 512 Kunjungi Setiap Kepala Suku di Papua Keerom, Papua- Pendekatan di setiap Kepala Kampung atau Kepala Suku di Tanah Papua terus dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY demi terwujudnya visi dan misi. Sebab, keberadaan Satgas di perbatasan Indonesia-Papua Nugini itu dinilai sangat penting dalam mewujudkan kemajuan di Tanah Papua. Seperti yang dilakukan oleh pasukan di bawah binaan Letkol Inf Taufik Hidayat di beberapa Kampung yang berada di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Sabtu, 27 Maret 2021. “Kami selalu melakukan pendekatan dengan masyarakat. Supaya, tujuan kami untuk membantu masyarakat di perbatasan dan persaudaraan dapat terwujud,” ujar Dansatgas. Bukan hanya itu saja, Letkol Taufik menilai jika pendekatan yang dilakukan oleh personelnya itu, juga ditujuan untuk mengetahui setiap keluhan yang dialami oleh warga. “Kita bisa tau apa yang dirasakan dan dialami warga. Sehingga, kendala maupun keluhan-keluhan yang ada bisa segera teratasi,” pungkasnya. (Pendam V/Brawijaya)

Di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, TNI Bukan Cuma Diwajibkan Pandai Berperang

Keerom, Papua- Ternyata, sebagai seorang prajurit TNI-AD yang ditugaskan di daerah perbatasan, khususnya Indonesia-Papua Nugini tak semudah yang dibayangkan oleh semua orang.
Selain dituntut untuk pandai berperang, seorang anggota TNI juga diwajibkan untuk bisa memiliki beragam keahlian, salah satunya mengaji.
Demikian dikatakan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf Taufik Hidayat usai memerintahkan personelnya untuk melatih kemampuan mengaji anak-anak di Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua. Jumat, 26 Maret 2021 siang. “Satgas juga harus bisa menjadi sosok seorang guru,” ujarnya.
Upaya itu, kata Letkol Taufik, sengaja ia lakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan anak-anak yang berada di daerah perbatasan itu. “Suatu bentuk tugas dan tanggung jawab dari kami. Kami harus bisa melakukan itu,” jelasnya.

Wujudkan Ketertiban Bersama Masyarakat di Tanah Papua

Keerom, Papua- Upaya sinergitas dan Kemanunggalan terus dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY di perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
Dalam mewujudkan kondusifitas, prajurit di bawah kendali Letkol Inf Taufik Hidayat itu menggelar komunikasi sosial yang dipusatkan di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Kamis, 25 Maret 2021.
“Sebab, menjaga keutuhan Negara, bukan hanya kewajiban TNI. Tetapi juga seluruh warga negara,” kata Dansatgas.
Membangun keakraban, kata Letkol Taufik, merupakan tugas dan kewajiban seorang prajurit di setiap wilayah tugas. Adanya komunikasi maupun interaksi TNI dengan masyarakat, merupakan salah satu cara mencegah terjadinya suatu permasalahan. “Sehingga, kita bisa mengetahui setiap permasalahan yang timbul,” bebernya.

Anggota Yonif Mekanis 512 Makamkan Jenazah Warga Kampung Sach

Keerom, Papua- Kedekatan antara Satgas Yonif Mekanis 512/QY dengan masyarakat Keerom, Papua kian semakin kuat.
Kedekatan itu, dibuktikan dengan adanya berbagai kegiatan yang melibatkan antara masyarakat dan TNI di daerah perbatasan Indonesia-Papua Nugini tersebut.
Bahkan, rasa toleransi dan empati antara sesama pun mulai bermunculan. Itu terlihat, ketika salah satu warga Kampung Sach, Distrik Waris meninggal dunia pada Rabu, 24 Maret 2021. “Sebagai Satgas, bukan cuma menjaga kedaulatan saja. Tapi juga kepedulian,” kata Dansatgas, Letkol Inf Taufik Hidayat.
Bukan hanya itu saja, dirinya juga mengapresiasi adanya keikutsertaan personelnya dalam pemakaman jenazah salah satu warga di daerah itu.
“Menurut informasi yang kita terima, almarhum itu menderita penyakit asam lambung. Prosesi pemakaman juga dilakukan oleh warga dan Satgas,” bebernya.